Jaga Stabilitas Sistem Keuangan Sekaligus Mendorong Pemulihan Ekonomi

0

Jakarta, EkspresNews.com – Bank Indonesia (BI) berupaya menjaga stabilitas sistem keuangan dari tekanan akibat pandemi, sekaligus mendorong upaya pemulihan ekonomi nasional. Upaya ini dilakukan melalui berbagai bauran kebijakan bank sentral serta koordinasi dengan berbagai stakeholder.

Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengatakan salah satu kebijakan yang diambil oleh BI adalah kebijakan makroprudensial. Kebijakan itu dianggap mampu menjaga stabilitas sistem keuangan dan mencegah risiko sistemik selama pandemi.

“Di era pandemi sejak 2020, kebijakan makroprudensial menunjukkan peran penting dalam menjaga stabilitas sistem keuangan dan mendorong pemulihan ekonomi,” katanya di Jakarta, Selasa, 1 Juni 2021.

Melalui kebijakan ini, BI menggunakan instrumen kebijakan yang terkait dengan mendorong keseimbangan di sektor keuangan melalui kebijakan kredit serta likuiditas dan permodalan bank. Selain itu, kebijakan makroprudensial punya peran untuk mendorong sektor tertentu.

“Lebih lanjut, makroprudensial punya kelebihan untuk mendorong sektor-sektor tertentu untuk menjadi prioritas, serta mendorong inklusi keuangan khususnya UMKM. Indonesia mayoritas unit usaha adalah UMKM, di sisi lain mayoritas penduduk kita belum dapat layanan perbankan optimal,” jelas dia.

Salah satu contoh kebijakan makroprudensial yang diambil oleh BI adalah pelonggaran rasio loan to value (LTV) yang menurunkan kewajiban down payment (DP) pada kredit. Kebijakan LTV ini diimplementasikan untuk mendorong kredit kendaraan bermotor serta perumahan.

“Ini tentunya ini diharapkan mendorong konsumsi masyarakat dan mendorong sektor properti dan otomotif yang kita tahu punya backward linkage yang tinggi terhadap sektor-sektor ekonomi lainnya,” pungkasnya. (Rel/Nesha)

Comments

comments

About author

redaksi

Dalam perkembangannya, selain melakukan penyuntingan, secara umum redaktur juga bertugas memberikan pengarahan kepada reporter ketika peliputan ke tempat tertentu atau terhadap isu tertentu yang sedang hangat.