Hari Kedua Liga SSB Askot Semarang Tim SSS Bantai Tim PMC 3 – 0

0

Semarang, EkspresNews.com – Liga SSB Askot PSSI Kota Semarang KU 15 tahun hari kedua minggu 5/9/2021kembali digelar dilapangan sepakbola Sambiroto Kedungmundu ,Semarang dengan mempertandingkan 3 pertandingan digrup A dan 5 pertandingan di grup B.

Untuk pertandingan ke- 3 grup A KU 15 tahun yang mepertandingkan antara kesebelasan SSB PMC (Pemuda Mrican Club ) melawan Kesebelasan SSS (Sport Supaya Sehat ) berakhir untuk kemenangan SSS dengan skor akhir 3 – 0.

Pelatih SSS KU 15 Dodik Waskito mengatakan dalam.menghadapi Liga SSB persiapan mepet karena setwlah ada PPKM kita.jarang latihan. Sebelumnya kita rutin latihan seminggu tiga kali setiap selasa, jumat dam minggu pagi,” ucapnya.

” Sebelum PPKM level 2 baru dua minggu kita latihan rutin, selebihnya kita jogging jogging dirumah untuk temen temen dalam menjaga stamina,” papar Genthong sapaan akrab Dodik Waskito.

Genthong mengaku liga SSB askot ini pertama kalinya digelar untuk kelompok umur. Semoga kedepannya lebih baik untuk kemajuan sepakbola usia dini di Semarang.

” Keberhasilan kita tadi.memetik angka penuh atas PMC berkat latihan rutin saja.itu semua terbentuk dari usia dini di SSS,setiap kelompok umur kita ada.

Terkait partisipasi dalam menghadapi event apapun kita tidak ada persiapan khusus karena latihan rutin saja yang menjadikan tim kita solid,” tutup Genthong.

Sementara Pelatih PMC KU 15 Daryanto mengungkapkan jalamnya.pertandingan normal pelaksamaam.sudah bagus, beejalan dengan baik untuk wasit ok tidak ada masalah.

Mengenai jalannya pertandingan tadi normal, kita.perlu banyak belajar dari tim lain juga. Namanya pembinaan kan tidak harus menang, kita.ambil teknik dan cara bermainnya,” ujar Daryanto.

Menurutnya kendala PMC karena fasilitas lapangan, kita pakainya lapangan futsal tapi kita tetap latihan fisik,teknik.

” Untuk latihan dilapangan besar kita pakai lapangan leboh di zebra,pedurungan kidul setiap minggu sore,” papar Daryanto.

Terkait kekalahan, kita harus menyiapkan dari segi fisik terutama mental.

” Kita kalah mental,kalah fisik. Jadi kita pressingnya terlambat, tekniknya kalah karena fisik nggak mendukung sehingga gerakan tekniknjadi hilang karena fisik udah kecapekan,” pungkasnya.

( Taufiq )

Comments

comments

About author

redaksi

Dalam perkembangannya, selain melakukan penyuntingan, secara umum redaktur juga bertugas memberikan pengarahan kepada reporter ketika peliputan ke tempat tertentu atau terhadap isu tertentu yang sedang hangat.