Esa Saputra Harapkan Bersama Masyarakat Nanggalo Tingkatkan Potensi Ekonomi Bersama

PADANG, EKSPRESNEWS.COM – Menjalin silaturahmi bersama adalah kewajiban dari setiap umat muslim. Tak pandang usia, sebab menjalin silaturahmi dijamin oleh sang pencipta akan membukakan pintu rezeki dan rahmat bagi yang menjalankannya.

Hal tersebut diungkapkan oleh pemuda anak pisang dari Berok Siteba Kelurahan Nanggalo, Esa Saputra saat silaturahmi bersama warga di balai pertemuan, Sabtu 10 Februari 2024.

Esa Saputra yang juga merupakan pengurus yayasan sejak 13 tahun silam saat ini mengajak masyarakat untuk berpikir menggalang ekonomi bersama demi kemaslahatan bersama didaerah tersebut.

“Potensi batang sungai yang ada disepanjang kawasan Berok Siteba Nanggalo ini merupakan aset masyarakat yang bisa digali nilai ekonominya,” ungkapnya dihadapan ratusan warga yang hadir.

Menurutnya, hingga saat ini dirinya masih mencatat para anggota legislatif yang berasal dari daerah tersebut belum ada yang bisa memaksimalkan potensi daerah Berok Siteba, terkhusus kawasan batang sungai.

“Aliran airnya tenang, kita bisa secara bersama menciptakan lokasi wisata sepeda dayung sore hari. Kuliner akan tercipta sendirinya disana, lalu anak nagari bisa mengelola parkir dari tempat wisata. Ini kan potensi yang bisa kita kerjakan bersama,” kata Esa yang saat ini maju dalam pesta rakyat dari Partai Gelora untuk DPRD Kota Padang dapil 6.

Saat salah seorang warga bertanya persoalan lebih lanjut, Esa Saputra yang sudah malang melintang memberikan makan bagi ratusan anak yatim dalam programnya Peduli Perut Yatim ini mengatakan tidak ingin berjanji, sebab janji adalah utang dan baginya maju dalam kontestasi politik adalah murni ingin berbuat lebih banyak untuk masyarakat terutama daerah Nanggalo karena dirinya adalah anak pisang daerah tersebut.

“Jika ditanya berapa uang yang sudah dikeluarkan untuk biaya caleg, jujur saja, banyak. Tapi Alhamdulillah saya tidak menghitung karena tidak ingin berbisnis nantinya jika duduk sebagai wakil rakyat,” tandasnya kian serius.

Diakui Esa, dirinya enggan berpolitik uang seperti bagi-bagi sembako atau bantuan jenis lain, apalagi dalam bentuk uang. “Kedewasaan caleg sebenarnya diukur dari sini, jika saya lakukan serangan fajar bagi-bagi uang, itu namanya berbisnis dengan rakyat lalu terjadi hitungan dikemudian hari, saya tidak mau. Kalau nanti diberi amanah duduk, berbuat untuk masyarakat yang sudah saya lakukan sampai saat ini, akan saya tingkatkan volumenya,” ujarnya.

Untuk itu, Esa berharap mohon doa restu agar dapat diberi kepercayaan dari masyarakat dapil 6 pada tanggal 14 Februari nanti. “Saya tidak mau berjanji, tapi jika duduk sebagai anggota legislatif, masyarakat adalah prioritas,” tutupnya dihadapan ratusan warga Nanggalo. (Red)