DPRD Pasbar Gelar Paripurna Penyampaian nota Pengantar Realisasi Semester Satu Dan prognosos semester dua APBD Anggaran Tahun 2023

PASBAR, EKSPRESNEWS.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasaman Barat menggelar rapat paripurna penyampaian nota pengantar realisasi semester satu, dan prognosos semester dua APBD Kabupaten Pasaman Barat anggaran tahun 2023, dilaksanakan di Ruang Rapat DPRD Setempat, Selasa (18/07).

Rapat paripurna ke-6 masa sidang ke-3 tahun 2023 itu, dibuka langsung oleh Wakil Ketua DPRD Pasaman Barat Endra Yama Putra, dan dihadiri oleh Bupati Pasaman Barat H. Hamsuardi, Forkopimda, anggota DPRD dan Kepala OPD se Pasaman Barat.

Endra Yama Putra, dalam sambutannya menyampaikan, sesuai peraturan Mentri Dalam Negeri nomor 77 tahun 2020 informasi capaian realisasi APBD wajib disampaikan oleh Pemerintah daerah.

Usai membuka rapat, Endra Yama Putra langsung mempersilahkan Bupati Pasaman Barat H. Hamsuardi untuk memaparkan nota pengantar realisasi semester satu, dan prognosos semester dua APBD Kabupaten Pasaman Barat anggaran tahun 2023.

Bupati Pasaman Barat H. Hamsuardi dalam pemaparannya menjelaskan, besarnya APBD tahun 2023 yang sudah ditetapkan dengan peraturan daerah nomor 04 tahun 2021 tentang anggaran pendapatan belanja daerah anggaran 2023, dan peraturan Bupati Pasaman Barat nomor 58 tahun 2021 tentang penjabaran anggaran pendapatan belanja daerah tahun anggaran 2023.

“Dengan rincian, total pendapatan sebesar Rp. 1.113.920.371.247. Total belanja sebesar Rp. 1.216.187.887.173. Suplus atau defisit anggaran sebasar Rp. 102.267.515.926.”, terangnya.

Per tanggal 30 Nuni 2023, realisasi sudah mencapai Rp. 397.168.382.884.80 atau sebesar 36 % dengan prognosis sebesar Rp. 721.872.440.803.20.

Sementara itu, dari belanja daerah yang disediakan sebesar Rp. 1.216.187.887.173, yang dapat direalisasikan sampai semester satu tahun 2022, sebesar Rp.340.011.559.144 atau sebesar 27,96 %, sehingga sisa anggaran atau prognosis belanja untuk enam bulan ke depan sebesar Rp. 888.059.295.976.49.

“Kami menyadari secara keseluruhan masih banyak target yang belum tercapai sesuai perencanaan, oleh karena itu, Pemerintah daerah mengharapkan DPRD Pasaman Barat memberikan dukungan dalam perbaikan kinerja pemerintah daerah dalam pelaksanaan pembangunan”, katanya. (Andika)