Dengan Adanya Wabah Covid 19 Tidak terlalu Berdampak Dengan Omzet Penjualan Beras dan DedakPati – Di saat masa pandemic Covid 19 banyak sekali usaha kecil menengah yang mengalami kemunduran dalam usahanya.Laju ekonomi yang melambat di karenakan terjadi pandemik Covid 19 selain itu juga pandemi Covid juga telah banyak sekali menelan banyak korban kematian. baik itu di desa maupun di kota hamper seluruh rumah sakit kewalahan mengatasi banyaknya pasien yang terpapar covid 19 ini di karenakan penderita dan virus covid mengalami lonjakan yang sangat besar.Rabu(07/07/2021).

0

Memang selama masa pandemic covid 19 hampir semua usaha mengalami penurunan pendapatan bahkan tidak sedikit yang menutup usahanya . Tapi semua itu tidak berlaku bagi Ibu Nurhidayah salah satu pemilik selep padi sekaligus penjual beras di desa tamansari usahanya tetap lancar meskipun di tengah tengah situasi pandemic covid 19. Baik stok maupun penjualan beras dan dedak sampai sekarang ini tidak begitu ada penurunan yang signifikan, atau boleh di bilang tidak terdampak sama sekali dengan adanya pandemic Covid 19 .

Dalam Komsosnya dengan Ibu Nurhidayah Sertu Toha selalu menghimbau dan mengajak untuk tetap melaksanakan Protokoler kesehatan di dalam usahaya. “Tutur Sertu Toha Untoro” apalagi dalam kesehariannya ibu Nurhidayah selalu berintraksi dengan masyarakat lain sehingga sangat rawan tertular Virus Covid 19 maka dari itu perlu kehati hatian yang lebih agar terhindar dari penularan Virus Covid 19 “imbuh Sertu Toha Untoro”

protokoler kesehatan yang diantaranya menjaga jarak aman minimal + 2 meter ,menghindari kerumunan selalu membawa hand saniteser, mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun serta gunakan Masker saat keluar rumah mestinya kita melaksanakan secara terus menerus“tutur Sertu Toha Untoro” Saat ini di Kab.Pati angka penularan virus covid 19 terbilang masih sangat tinggi serta angka kematian meningkat maka dibutuhkan kesadaran dan kewaspadaan tang tinggi .

Comments

comments

About author