Universitas Tamansiswa Padang Jadi Rumah Kebudayaan Mahasiswa

EkspresNews.com – Universitas Tamansiswa (Unitas) Padang bersama Leon Agusta Institute menggelar Kelas Kebudayaan PAGA Mahasiswa di ruang aula kampus Tamansiswa Padang, Jumat (4/10/2019).

Dalam sambutannya, Rektor Unitas Padang yang diwakili oleh Dekan Fakultas Ekonomi, Sepris Yonaldi menjelaskan bahwa kampus saat ini butuh kehadiran stakeholder yang mampu dan sepakat membangun dunia pendidikan.

Unitas Padang akan menjadi kampus terdepan menciptakan iklim perkuliahan yang berbudaya. “Dengan perkembangan industri saat ini, kita yakini akan menggerus kebudayaan-kebudayaan bangsa. Sehingga kampus ini akan menjadi tempat anak-anak muda yang paham dengan budayanya sendiri,” kata Sepris Yonaldi.

Ketua Umum Leon Agusta Institute, Julia F Agusta dalam sambutannya menyebutkan ini merupakan tahun ketiga kerjasama Leon Agusta Institute dengan Unitas Padang dan ini merupakan kali pertama membaur bersama seluruh keluarga besar Universitas Tamansiswa.

“InshaAllah, Universitas Tamansiswa Padang akan menjadi Rumah Kebudayaan Mahasiswa Sumatera Barat, dengan juga merangkul kampus-kampus lain di Sumatera Barat, seperti Universitas Andalas,” kata Julia. (Red)

Read more
Gandeng ACT, FORMALIN Sawahlunto Siapkan Donasi Wamena

Gandeng ACT, FORMALIN Sawahlunto Siapkan Donasi Wamena

EkpresNews.com – Forum Masyarakat Lintas Generasi (Formalin) Kota Sawahlunto bekerjasama dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT) kembali lakukan aksi solidaritas menggalang dana untuk memulangkan perantau Minang di Wamena, Papua.

Penggalangan dana dengan tema #MINANGBERDUKA di depan Gedung Pusat Kebudayaan (GPK) Kota Sawahlunto, Kamis (3/10/2019).

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Formalin Kota Sawahlunto Eraflah Bharny Kepada media bahwa Formalin sudah melakukan koordinasi dengan pihak ACT Sumatera Barat terkait informasi yang akurat tentang kondisi Wamena, maka akhirnya diputuskan untuk melakukan penggalangan dana agar masyarakat Minang yang berada di Wamena dapat dipulangkan ke kampung halamannya serta adanya bantuan lain untuk warga Negara Indonesia yang terancam disana untuk bisa mendapatkan bantuan baik moril maupun materil.
“Alhamdulillah penggalangan dana untuk hari ini sudah terkumpul sebanyak Rp2.202.200, rencananya akan kita lakukan hingga seminggu kedepan”, ucapnya.

Ia sangat mengapresiasi kepedulian masyarakat Kota Sawahlunto dalam hal Penggalangan Dana ini karena masyarakat sangat antusias untuk menyumbangkan dananya agar warga Minangkabau yang berada di Wamena dapat bernafas lega atas kepulangannya ke kampung halaman .
Disamping dukungan totalitas untuk property dari Kawan kawan seperti Sabaleh Duobaleh Stiker, Treeder Cell dan HenCell serta komunitasCinta Alam yang langsung unjuk jari melibatkan diri dalam forum lintas generasi ini.

“Kita berharap Pemerintah Kota Sawahlunto juga melakukan penggalangan dana dan bekerjasama dengan Formalin serta ACT sehingga dana dapat disalurkan melalui satu pintu saja dan Energi Sinergisitas Pemerintah dan Forum Masyarakat betul betul terjalin”, pintanya. (Ab1)

Read more
Pengukuhan Pengurus PAMANSAM UIN Imam Bonjol Padamg

Pengukuhan Pengurus PAMANSAM UIN Imam Bonjol Padamg

EkspresNews.com – Persatuan Alumni MAN Model Bukittinggi (PAMANSAM) UIN Imam Bonjol Padang gelar pengukuhan pengurus baru masa bakti 2019/2020. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kantor DPRD Kota Padang, Minggu (29 September 2019).

Sebanyak 21 pengurus baru PAMANSAM UIN Imam Bonjol Padang dikukuhkan secara langsung oleh ketua pengurus PAMANSAM demisioner periode 2018/201 dan selanjutnya diambil sumpah pegurus.

Vani selaku ketua PAMANSAM Yang dikukuhkan, dalam sambutannya menyampaikan kegiatan kedepannya akan berjalan dengan dukungan dari berbagai pihak. “Kegiatan PAMANSAM kedepannya akan berjalan dengan semakin baik tentunya dengan kerjasama semua anggota, serta dukungan dan support dari senior-senior PAMANSAM”, ujarnya.

Syafriadi selaku ketua demisioner masa bakti 2018/2019 menyampaikan harapannya supaya kepengurusan periode 2019/2020 ini bisa mengemban amanah dengan baik dan dapat melanjutkan program-program yang bermanfaat untuk anggota dan bermanfaat untuk orang banyak. ” Semoga pengurus terpilih semangat menjalankan program kerja dan bisa mempertahankan serta meningkatkan solidaritas sesama anggota dan bisa membawa PAMANSAM untuk eksis di tengah-tengah mahasiswa dan masyarakat”, ujarnya.

Didampingi senior PAMANSAM, acara dilanjutkan dengan pengarahan dan pembahasan road map PAMANSAM kedepannya. Melalui pengarahan ini, pengurus diharapkan dapat menyusun program kerja dengan baik.

Dengan dilantiknya pengurus PAMANSAM periode 2019/2020, diharapkan akan membawa pergerakan PAMANSAM ke arah yang semakin baik dan memberi dampak yang baik pula kepada semua pihak. (Ys)

Read more

Polemik PPDB SMA1 Sawahlunto Usai Kemendikbud : Siswa Yang Dikeluarkan Kembali Belajar.

EkspressNews.com – Melewati Proses panjang dan menguras tenaga dan fikiran akhirnya Direktorat Pembinaan Ditjen Dikdasmen Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia memberikan jawaban terkait polemik sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) melalui jalur khusus di SMA 1 Sawahlunto dengan menerima kembali semua siswa yang dikeluarkan.

Polemik yang berawal dari kelebihan siswa pada PPDB 2019 hingga berdampak pada kasus jilid satu dan dua ini akhirnya membawa DPRD Sawahlunto kekementerian pendidiman dan kebudayaan RI.

Utusan DPRD Kota Sawahlunto dibawah komando Ketua Sementara Eka Wahyu bertemu Ditjen Dikdasmen Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia di Jakarta, pada Kamis pagi (19/9).

Lewat sambungan seluler kepada ekspressnews.com Eka Wahyu menyampaikan solusi yang Sangat baik dan tepat usai mereka melakukan konsultasi demand pihak Donkey Dikdasmen Kemendikbud RI.

” Alhamdulillah semua murid harus tetap masuk, dan dibagi penambahan.permasing masing lokal yaitu dari 7 lokal yang ada “, jawab Eka .

Saat ditanya kemungkinan penambaham Rombel ( Lokal ) Eka menjawab dari hasil pertemuan tadi kemungkinan SMA 1 Sawahlunto bisa menambah rebel ninth pada tahun kedua.

Senada dengan Eka Wahyu, perwakilan Warga dan tokoh masyarakat Desa Muaro Kalaban Weldison juga menyatakan telah menemukan jalan yang terbaik untuk polemik ini.
” Terbaik untuk kita semua, utamanya tentu anak anak kita agar dapat mengikuti proses belajar mengajar tanpa ada tekanan dan kecemasan “, ujar Weldison.

Disamping itu tak lupa dia memberikan apresisai kepada Anggota DPRD yang telah berbuat sebagaimana fungsinya sebagai wakil Rakyat.
” kita patut bangga, sebagai wakil dari rakyat yang memilih mereka telah mempelihatkan kinerja, juga semua pihak lain yang terlibat “, katanya lagi.

Seperti yang telah terjadi sebelumnya Kesalahan dalam proses PPDB lewat jalur khusus di tahun ajaran (2019/2020) ini tidak semestinya mengorbankan mental dan psikologis anak dengan cara mengeluarkan mereka dari sekolah. Apalagi mereka sudah mengikuti kegiatan belajar mengajar selama dua bulan dan sebentar lagi akan mengikuti ujian tengah semester.

Turut dalam konsultasi tersebut, DPRD Sawahlunto datang dengan anggota lengkap didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Sawahlunto, Asril. Dewan juga didampingi oleh dua orang perwakilan orang tua murid yaitu Reza Perkasa dan Zulharmen serta satu perwakilan dari tokoh masyarakat Muaro Kalaban, Weldison.(Ab1)

Read more
Kualitas Udara Semakin Tak Baik,  Warga Keluhkan Lambatnya Keputusan Pemda Untuk Meliburkan Siswa

Kualitas Udara Semakin Tak Baik, Warga Keluhkan Lambatnya Keputusan Pemda Untuk Meliburkan Siswa

EkspresNews.com – Kualitas udara akibat kabut asap di kota Sawahlunto, Sumbar, sudah melewati ambang batas baku mutu lingkungan dan masuk dalam kategori Tidak Sehat.
Kategori tak sehat ini disamping hasil penggitungan labor lingkungan hidup yang disampaikan secara umum via media sosial, juga diakui kepala Bidang oengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Sawahlunto dr. Alanshari Rabu (18/9).
Untuk itu Alanshari menghimbau agar masyarakat untuk tetap menggunakan masker apabila melakukan aktifitas di luar rumah.
Alanshari juga menganjurankan masyarakat untuk menggunakan Respurator mask (N95) yang dapat menyaring debu dan asap hingga 95%.
“Konsumsi buah-buahan yang banyak mengandung Vitamin C (seperti jeruk dan Strawberry) atau dapat di ganti dengan suplemen Vitamin C 300 mg per harinya. Mengkonsumsi air hangat apa bila ingin minum dan perbanyak minum air putih. Apa bila terjadi iritasi pada mata dapat mengkompres dengan air dingin,”jelasnya.
Sementara untuk aktivitas olahraga di luar ruangan agar dapat dihentikan dulu, jika perlu tutup ventilasi dengan kain basah sehingga kualitas udara diruangan lebih bersih,”tambah Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kota Sawahlunto
Namun disamping hasil pengukuran dan himbauan pemerintah untuk antisipasi udara kotor, Masyarakat juga dapat merasakan kondisi yang sudah pada taraf membahayakan ini.
Beberapa Warga mengeluh lambannya Pemerintah Kota Sawahlunto mengeluarkan Instruksi untuk.meliburkan saja pelajar sekolah, utamannya TK sampai SLTP.
” Padahal kita saja bisa merasakan perbedaan polusi kali ini dengan tahun tahun sebelumnya “, ujar Mba Yanti (56th) salah seorang warga yang anaknya masih tetap bersekolah di salah satu SD dan SLTP di Sawahlunto.
Katanya, untuk inisiatif meliburkan sendiri anak anak, juga takut tertinggal dalam mata pelajaran disekolah.
Hal senada juga disampaikan Zal ( 49 th), Warga kelurahan Tanah Lapang ini heran mengapa belum juga ada perintah libur sementara dari sekolah.
” Apa harus ditunggu kasus dulu, baru ambil sikap “, ujar Zal Kecewa.
Sampai saat ini para orang tua peserta didik merasa khawatir , namun berharap diliburkan secara serentak sehingga untuk bidang studi anak.anak yang diliburkan langsung oleh orang tua karena mulai berdampak terhadap para anak sekolah tidak berdampak kepada nilai mata studynya.
Secara terpisah Alanshari menjawab bahwa keputusan untuk.meliburkan anak anak sekolah tidak berada di Dinas Kesehatan.
” Kita hanya mengeluarkan Hasil penelitian Lingkungan, sama seperti yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup , seterusnya tentu menunggu keputusan setelah dilakukan duduk bersama dengan instansi terkait “, jawab Alanshari diujung seluler.(Ab1)

Read more