Bupati Pasbar Hamsuardi Hadiri Apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Mantap Brata 2023-2024 dalam rangka Pengamanan Pemilu 2024

PASBAR, EKSPRESNEWS.COM – Polri yang merupakan salah satu garda terdepan didalam tugasnya menjaga keamanan dan juga mensukseskan pesta yang digelar sekali dalam lima tahun maka Polri dituntut untuk selalu siap.

Untuk menunjukan kesiapan tersebut, Polres Pasaman Barat (Pasbar) mengelar apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Mantap Brata 2023-2024 dalam rangka Pengamanan Pemilu 2024 bertempat dihalaman Polres Pasbar, Selasa (17/10).

Dalam kegiatan apel gelar pasukan tersebut turut hadir Bupati Pasbar Hamsuardi, Anggota DPRD, unsur Forkopimda, Intansi Terkait, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, serta perwakilan Partai Politik.

Sementara personil dan peserta apel terdiri dari pleton TNI Kodim 0305/Pasaman, pleton Brimob, Pleton personel Polres Pasbar, pleton Satuan Polisi Pamong Praja, pleton Dishub Pasbar, pleton Linmas, serta pleton Senkom.

“Dalam Operasi Mantap Brata kali ini kita akan menurunkan 295 personel untuk pengamanan persiapan Pemilu 2024, agar Pemilu 2024 di Pasaman Barat berjalan dengan aman dan lancar,” ujar Kapolres Pasbar AKBP Agung Basuki.

Apel gelar pasukan operasi Mantap Brata tersebut, dimaksudkan untuk mengecek kesiapan pasukan pengamanan menjelang Pemilu 2024 nanti yang terdiri dari pasukan Polri dan TNI serta stakeholder terkait.

Menurut Kapolres, Operasi Mantap Brata dilaksanakan selama 222 hari, yang dimulai pada tanggal 19 Oktober 2023 dan berakhir pada tanggal 20 Oktober 2024 nanti.

Kapolres Pasbar sudah memetakan wilayah rawan konflik dalam Pemilu yakni tiga kecamatan anatar lain Kecamatan Kinali, Sungai Aur, dan Kecamatan Lembah Melintang.

Dengan ada nya pemetaan tersebut, mempermudah personil untuk melakukan pengamanan di 1.286 TPS yang tersebar di wilayah hukum Polres Pasaman Barat.

Selain itu, orang nomor satu di tubuh Polri itu juga mengingatkan untuk melaksanakan pengamanan dengan penuh rasa tanggung jawab, humanis dan professional yang sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedure) dan melakukan pengaturan jadwal pengamanan sehingga kesehatan personel selalu dalam kondisi yang prima.

Terakhir, Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo mengarahkan untuk selalu megedepankan komunikasi publik dan upaya cooling system, agar masyarakat berpartisipasi penuh dalam mendukung penyelenggaraan Pemilu 2024 dan terhindar dari polarisasi serta tingkatkan sinergisitas dan soliditas antar seluruh personel pengamanan maupun stakeholder terkait, karena hal tersebut adalah kunci utama keberhasilan operasi.
(Andika)