Fakta Terbaru Tol Trans Sumatera Dari Aceh Hingga Lampung, Sumbar Apa Kabar?

Fakta Terbaru Tol Trans Sumatera Dari Aceh Hingga Lampung, Sumbar Apa Kabar?

JAKARTA, EKSPRESNEWS.COM – Jalan Tol Trans Sumatera merupakan Proyek Prioritas Pemerintah yang pembangunannya dimulai sejak tahun 2015. Jalan tol Trans Sumatera akan terbangun sepanjang 2.812 km membentang hingga ujung Pulau Sumatera dengan nilai investasi sebesar Rp538 triliun.

Lalu bagaimana kondisi terkini proyek yang digosipkan mangkrak tersebut. Berikut fakta-fakta yang telah ditangkum terkait Jalan Tol Trans Sumatera.

  1. Ruas yang Sudah Siap 531 Km

Presiden Joko Widodo (Jokowi), menyatakan jalan tol Trans Sumatera yang membentang 1.884 kilometer dari Lampung sampai Aceh. Sepanjang 531 kilometer jalan tol ini telah dapat dilalui. “Wajah terkini jalan tol Trans Sumatera yang membentang 1.884 kilometer dari Lampung sampai Aceh. Sepanjang 531 kilometer jalan tol ini telah dapat dilalui. Selebihnya sedang dalam pembangunan konstruksi dan dalam perencanaan,” ujar Presiden Jokowi seperti dikutip Okezone.

  1. Dampak Signifikan Jalan Tol Trans Sumatera

Presiden Joko Widodo menjelaskan jalan tol Trans Sumatera akan memangkas waktu tempuh antardaerah, memperlancar arus barang, dan menghidupkan titik-titik perekonomian baru di sepanjang Pulau Sumatera. Pembangunan dan pengoperasiannya juga menyerap ratusan ribu tenaga kerja. “Pembangunan infrastruktur menjadi salah satu strategi yang memberikan daya ungkit bagi percepatan pemulihan ekonomi nasional,” ungkapnya.

  1. PT SMI Aktif Bantu Pembiayaan

Jalan tol Trans Sumatera akan terbangun sepanjang 2.812 km membentang hingga ujung Pulau Sumatera dengan nilai investasi sebesar Rp538 triliun. Direktur Pembiayaan dan Investasi PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (PT SMI) Sylvi J. Gani mengatakan pembiayaan itu terbagi menjadi dua tahap yakni konstruksi Rp16 triliun dan operasional Rp54 triliun.

Empat proyek Jalan Tol Trans Sumatera yang dibiayai adalah ruas Medan-Binjai (16,72 km), Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (189 km), Bekauheni-Terbanggi Besar (140 km) dan Palembang-Indralaya (21,9 km). “Proyek ini dibangun dengan tujuan membuka sentra-sentra ekonomi baru yang dapat terbangun dari kawasan industri serta mampu menjadi akses utama dalam menghubungkan berbagai provinsi di Pulau Sumatera,” kata Sylvi.

Sebagai Special Mission Vehicle (“SMV”) Kementerian Keuangan, SMI terlibat aktif dalam pembiayaan pembangunan 5 (lima) ruas Jalan Tol Trans Sumatera ini dengan nilai komitmen sebesar Rp18,5 triliun. Jalan tol Trans Sumatera akan terbangun sepanjang 2.812 km membentang hingga ujung Pulau Sumatera dengan nilai investasi sebesar Rp538 triliun.

Direktur Pembiayaan dan Investasi PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (PT SMI) Sylvi J. Gani mengatakan pembiayaan itu terbagi menjadi dua tahap yakni konstruksi Rp16 triliun dan operasional Rp54 triliun.

Empat proyek Jalan Tol Trans Sumatera yang dibiayai adalah ruas Medan-Binjai (16,72 km), Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (189 km), Bekauheni-Terbanggi Besar (140 km) dan Palembang-Indralaya (21,9 km). “Proyek ini dibangun dengan tujuan membuka sentra-sentra ekonomi baru yang dapat terbangun dari kawasan industri serta mampu menjadi akses utama dalam menghubungkan berbagai provinsi di Pulau Sumatera,” kata Sylvi.

Sebagai Special Mission Vehicle (“SMV”) Kementerian Keuangan, SMI terlibat aktif dalam pembiayaan pembangunan 5 (lima) ruas Jalan Tol Trans Sumatera ini dengan nilai komitmen sebesar Rp18,5 triliun.

Sementara itu, Tol Padang Pekanbaru yang merupakan conneting Tol Trans Sumatera ternyata sudah ditangguhkan, kendati demikian masih ada beberapa ruas Tol yang pekerjaannya tetap dilanjutkan. Lantas, apakah mimpi Sumatera Barat akan memiliki jalan bebas hambatan tersebut ambyar ? Kita tunggu saja. (Abdi)

Read more