2000 RTLH Di Padang Dapat Bantuan Kementerian PUPR, Ini Kata Kasatker Perumahan Syamsul Bahri

0

EkspresNews.com – Sebanyak 2.000 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kota Padang mendapat bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Dimana sebanyak 200 unit dibantu pada 2021 dan sisanya 1.800 di 2022.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Padang Hendri Septa usai bertemu dengan Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid di Kantor Kementerian PUPR, di Jakarta Rabu (15/9/2021).

“Alhamdulillah pada hari ini kita bersilaturahmi dengan Pak Dirjen Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid. Dari pertemuan tersebut, kita mendapat bantuan RTLH sebanyak 2.000 unit,” ungkap Wali Kota.

Wali Kota mengungkapkan, bahwa rumah tidak layak huni di Kota Padang berjumlah sekitar 9.000 unit. Setelah dilakukan verifikasi ada 4200 unit yang bisa dibantu.

“Dari 4.200 tersebut sebanyak 2.000 rumah akan kita perioritaskan untuk dibantu karena tanahnya sudah milik sendiri,” sebut Wako.

Di kesempatan itu, Wali Kota Padang Hendri Septa juga menyampaikan tentang pengembangan infrastruktur dan kawasan kumuh di Kota Padang. Dalam RPJMD Kota Padang ada sekitar 122 hektar kawasan kumuh di Kota Padang yang tersebar di 22 lokasi.

“Sesuai kewenangannya, pemerintah pusat bisa menangani sekitar 15 hektar. Untuk itu kita diminta menyiapkan perencanaan untuk pengembangan untuk kawasan kumuh tersebut,” imbuh Wako Hendri Septa.

Sementara itu, Kasatker Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Syamsul Bahri mengatakan pada tahun 2021 hanya ada 200 unit untuk RTLH Kota Padang. “50 unit dari aspirasi Andre Rosiade dan 150 unit aspirasi dari Atari. Jika bapak Dirjen menyetujui nantinya Kota Padang ditambah 2000 unit, Alhamdulillah,” kata Syamsul Bahri kepada EkspresNews, Kamis 16 September 2021, di Padang.

Lebih lanjut dikatakannya, dengan adanya 2000 unit RTLH di Kota Padang nantinya akan memberikan dampak ketersediaan rumah layak. “Ini bagian dari program sejuta rumah dulu, sehingga dapat membantu masyarakat akan rumah layak,” terangnya. (Abdi)

About author

redaksi

Dalam perkembangannya, selain melakukan penyuntingan, secara umum redaktur juga bertugas memberikan pengarahan kepada reporter ketika peliputan ke tempat tertentu atau terhadap isu tertentu yang sedang hangat.