Baru dikerjakan, Jalan Kajulaki – Malabai Mulai Rusak

Baru dikerjakan, Jalan Kajulaki – Malabai Mulai Rusak

WhatsApp Image 2018-01-06 at 18.31.01EkspresNews.com – Sungguh Ironis, proyek pengerjaan peningkatan jalan Kajulaki – Malabai, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur, menggunakan uang rakyat dengan menelan anggaran sebesar 4,9 Miliar Lebih, sepanjang 2 kilo meter, diperkirakan baru sebulan lalu selesai dikerjakan tampak mulai rusak.

Tampak pada papan formasi, proyek ini dikerjakan oleh PT.Pesona Permai Indah. Bagi para pengguna jalan ini terutama masyarakat di Kelurahan Dhawe, Desa Teda Kisa, Desa Tedamude, pasti sontak merasa heran, karena proyek yang baru selessai dikerjakan ini, dihiasi oleh retakan – retakan di sisi kiri kiri jalan yang juga berdampak pada keselamatan pengguna jalan.

Agustinus Meo, tokoh muda asal Malabai, Desa Tedamude, kepada Tabloid Berita Indonesia Raya perwakilan NTT, melalui WhatsAPP Sabtu (06/01/18), mengtakan bahwa proses pengerjaan jalan ini terkesan asal jadi, karena tanpa ada drainase, dan ironisnya beberapa titik sudah mulai retak padahal baru sebulan dikerjakan.

WhatsApp Image 2018-01-06 at 18.31.07Meo juga dengan keras mengatakan bahwa ia mewakili masyarakat sangat kecewa dengan pekerjaan yang asal jadi tersebut. “Kami sangat kecewa, kalau kerja hanya asal jadi sebaiknya tidak perlu di kerjakan, kami masyarakat sangat butuh jalan, sebagai kebutuhan vital kami, tapi jalan yang bisa di nikmati dalam waktu yang lama, bukan baru sebulan sudah mulai rusak,” tegas Meo.

Mantan aktifis PMKRI Cabang Ende ini,  juga menilai bahwa terjadinya pengerjaan yang asal jadi ini akibat dari lemahnya proses pengawasan dari dinas terkait maupun maupun DPRD Nagekeo sebagai perwakilan masyarakat yang dalam salah satu tugas utamanya yaitu fungsi pengawasan, dan berharap jika pihak pelaksan proyek yang tidak bekerja sesuai kontrak, langsung di tindak tegas.

“Kita sangat di mengharapkan agar proses pengawasan harus berjalan, dimana diman dinas atau instansi terkait melihat hal ini, dimana fungsi pengawasan dari DPRD Kab. Nagekeo? Ini harus ada tindakan tegas dari pihak pihak terkait, terhadap kontraktor, bila perlu di black list” tutup Meo.

Sementara itu, pihak PT Pesona Permai Indah hingga berita ini diturunkan belum bisa dihubungi untuk upaya konfirmasi. Begitu juga dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang bidang Bina Marga Kabupaten Nagekeo, NTT. (Erasmus Nagi Noi – Wartawan Madya)

Read more
Penyambungan Listrik Serentak 250 Pelanggan di Pulau Timor

Penyambungan Listrik Serentak 250 Pelanggan di Pulau Timor

Menjelang HUT NTT ke-59, Perusahan Listrik Negara/PT. PLN (Persero) gencar meningkatkan penambahan jumlah pelanggan dan salah satunya melalui percepatan penyambungan 250 bagi pelanggan baru yang bertempat di Perumahan Pitoby II Kelurahan Manulai II Kec. Alak, Kota Kupang, Provinsi NTT, Senin (18/12).

EkspresNews.com – Acara penyambungan listrik Ini dihadiri langsung oleh General Manager PT PLN (Persero) Wilayah NTT Christyono dan Owner pengembang Perumahan Pitoby II, Bobby Pitoby dan bukti pelayanan PLN serta komitmen PLN mendukung  pengembang perumahan di NTT diwujudkan.

“Kerjasama yang baik ini akan terus berlanjut dan mencapai hasil yang terbaik, jadi dimanapun kami selalu berupaya untuk melayani setiap permintaan dari pelanggan,” ujar Christyono.




Pada kesempatan yang sama, Bobby Pitoby menyampaikan apresiasi atas kinerja PLN yang semakin baik dalam memberikan pelayanan. “Perubahan pelayanan PLN yang terjadi saat ini sangat jauh berbeda dengan dirasakan dahulu, mulai kami melakukan permohonan, respon yang baik langsung ditunjukkan hingga pada saat satu bulan kemudian langsung penyalaan ini,” ungkap Bobby. IMG-20171220-WA0005

Beliau menambahkan selaku owner sangat tersanjung PLN bisa mengadakan perayaan disini. “Terima kasih kepada PLN atas support yang telah diberikan kepada kami, bahkan melebihi apa yang kami harapkan, semoga PLN terus mendukung, karena kami masih akan membangun 1.314 rumah dan pembangunan di daerah-daerah,” harapnya.

Rencannya, perayaan atau selebrasi seperti ini tidak hanya dilakukan di Kupang saja, namun juga dilakukan di daerah lainnya seperti Kabupaten Kupang, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara, Kabupaten Belu, Alor dan Rote Nado. (Erasmus Nagi Noi – Wartawan Madya)

Read more
Smart Grid PLTS Pertama di Billa Cenge Kab. Sumba Bàrat Daya NTT Diresmikan

Smart Grid PLTS Pertama di Billa Cenge Kab. Sumba Bàrat Daya NTT Diresmikan

oleh : Erasmus Nagi Noi (Wartawan Madya)

PT PLN (Persero) Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan penandatanganan perjanjian kesepakatan bersama yaitu Pengembangan Teknologi Smart Micro Grid dan Pengkajian Penerapan Teknologi Energy Management System pertama dari Kyudenko Jepang, pada sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Desa Billa Cenge, Kabupaten Sumba Barat Daya Provisi Nusa Tengga Timur, Selasa (19/12).

EkspresNews.com – “Smart micro grid controller ini sebagai aplikasi technology PLTS pertama yang diaplikasikan ke dalam system grid di NTT dan keberadaannya penting untuk mengintegrasikan sumber Energi Baru Terbarukan (EBT) agar tetap stabil dan aman,” kata General Manager PT PLN (Persero) Wilayah NTT Christyono kepada EkspresNews.




Lanjutnya, keberhasilan aplikasi energy storage management tersebut nantinya dapat meningkatkan kesempatan kepada pengembangan sistem EBT pada skala yang lebih besar di sistem kelistrikan Pulau Sumba.

IMG-20171220-WA0001“Harapan saya teknologi yang diterapkan PLTS di desa Billa Cenge ini dapat memberikan benchmark dalam pemanfaatan dan pengembangan EBT sebagai sumber energy yang melimpah dan ramah lingkungan dalam menjamin ketersediaan listrik kepada masyarakat di Sumba secara berkecukupan, handal, terjangkau dan berkelanjutan dan pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumba,” harap Chris.

Sementara itu Wakil Bupati Sumba Barat Daya Drs. Ndara Tanggu Kaha mengatakan, bangga dan bersyukur atas capaian ini. “Kami bangga dan bersyukur bahwa kabupaten Sumba Barat Daya terpilih menjadi daerah pertama di Indonesia yang melakukan  pengembangan PLTS Smart Grid, Semoga keberadaannya dapat memenuhi kebutuhan listrik disini,” ungkap Drs. Ndara Tanggu Kaha.

Ndara juga mengimbau masyarakat untuk merawatnya. “Saya juga ajak masyarakat untuk menjaga dan merawat PLTS Smart Grid dengan baik dan terima kasih untuk Kyudenko dan BPPT serta PLN atas perhatiannya untuk kabupaten Sumba Barat daya,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut dari pihak BPPT Dr. Unggul Priyantouga menyampaikan terima kasih atas dibangunnya kerjasama yang baik untuk memenuhi kebutuhan listrik yang memadai. “Saya atas nama Pemerintah Indonesia mengucapkan terima kasih atas kerjasama dengan Kyudenko dengan terciptanya inovasi pada sistem di PLTS untuk memenuhi kebutuhan listrik,” ucap Unggul.

IMG-20171220-WA0000Pada kesempatan tersebut PLN juga memberikan bantuan dengan Program PLN Peduli dengan Dana Bina Lingkungan yaitu: penyambungan listrik gratis ke 250 calon pelanggan yang tidak mampu dengan total Rp 375.000.000,-  dan upaya ini dilakukan PLN untuk meningkatkan rasio elektrifikasi di Sumba.

Wujud kerja nyata PLN untuk melistriki wilayah di Pulau Sumba yang terkenal dengan Iconic Island (atau bebas asap) dilakukan untuk melayani masyarakat, antara lain dengan perluasan jaringan listrik, memberikan pra-elektrifikasi bagi masyarakat yang tinggalnya tersebar dan jaraknya jauh dari jaringan listrik PLN. (HUMAS PLN WIL.NTT)

Read more