PSBB diperpanjang, Sawahlunto Belum Bisa buka Peluang Ibadah Jamaah

0

EkspresNews.com – Dari metode pool test oleh laboratorium Universitas Andalas (Unand) yang dipimpin oleh dr. Andani, Kota Sawahlunto dan beberapa daerah di Sumbar yakni Kabupaten Solok Selatan, Limapuluh Kota, Sijunjung dan Kota Solok, masih negatif corona. Hal ini dipaparkan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dalam rapat video converence bersama Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) se Sumbar selasa 5 Mei 2020.
Termasuk didalam memberikan celah bagi kota dan kabupaten status Negatif untuk melakukan aktifitas ibadah seperti berjamaah lima waktu, sholat Jum’at dan taraweh, sepanjang Kota dan Kabupaten memberikan jaminan yang dituangkan dalam surat keputusan.

Walikota Sawahlunto Deri Asta saat dikonfirmasi terkait peluang melaksanakan Ibadah seperti biasanya, melalui sambungan seluler Selasa malam ( 5/5) kepada Ekspresnew.com mengatakan bahwa selesai teleconfrence dngan Gubernur mereka ( Forkopinda ) langsung melakukan rapat dengan MUI dan atas pertimbangan kemudharatan maka Sawahlunto masih belum bisa untuk membuka ha yang dimaksud.

” karena kalau dilakukan itu artinya kita melaksanakn Lockdown dengan mengunci akses keluar dan masuk kota sawahlunto, dan untuk Lockdown sendiri kita tidak boleh “, Walikota memaparkan.
Namun atas perpanjang PSBB kedua ini tentu mekanisme dan sistem untuk memperketat pengawasan orang masuk di pintu perbatasan lebih dioptimalkan, bahkan diperketat, sambung Deri Asta.
Ada langkah langkah yang sedang dilaksanakan untuk menjaga kota kita ini agar tetap negatif diantara melalui tes sample yang saat ini tengah dijalankan Tim Gugus penanggulangan Covid-19.

Sejalan yang disampaikan Walikota ,Kepala Dinas Kesehatan Sawahlunto mengungkapkan di Sawahlunto sendiri pool test dilakukan dengan melibatkan 50 spesimen yang terdiri dari 5 PDP (Pasien Dalam Pengawasan), dan 45 orang yang rentan terpapar seperti petugas Posko Covid perbatasan serta sejumlah tenaga medis.

Pengambilan sampel Swab terhadap 50 Orang ini dilakukan oleh tenaga medis RSUD dan Dinkes Sawahlunto hingga senin kemaren, dan telah diperiksa di Labor UNAND.

Metode Pool Test merupakan salah satu strategi Pemerintah Sumbar untuk mengatasi penyebaran Covid 19.

Gubernur meminta 5 Kepala Daerah ini untuk memberlakukan PSBB, khususnya pembatasan pergerakan orang antar Daerah secara lebih ketat lagi, untuk mempertahankan kondisi zona hijau.

“Waspadai pendatang berpotensi carier, karena itu pergerakan orang dari luar Sumbar kita stop, begitupun pergerakan orang antar Kabupaten Kota juga kita stop” instruksi Irwan Prayitno.( Ab1)

Comments

comments

About author