Ponpes Darul Musthofa Al Mukthar Gelar Kirab Maulid

Ponpes Darul Musthofa Al Mukthar Gelar Kirab Maulid

EkspresNews.com – Dinginnya pagi, dibawah guyuran rintik hujan ratusan santri dan warga, berjalan kaki menempuh sekitar lima kilometer, seolah tak dirasakan peserta Kirab Maulid yang digelar Pondok pesantren Salafi Darul Musthofa Al- Mukhtar, Kelurahan Jurangmangu Barat, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel).
Hal ini, bukan tidak beralasan, melainkan performa yang ditampilkan peserta kirab dengan mengarak reflika meriam si ‘Jagur’  berisi berbagai buah buahan dan replika kendaraan (mobil) dan replika lainnya, sebagai simbol rasa syukur. “Kirab ini merupakan perayaan tahunan untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan sebagai wujud syukur kepada Allah. Warga percaya dengan menggelar kirab ini akan mendapatkan berkah,” kata KH. Ubaidillah pengasuh Ponpes Darul Mustofa.
Ubadilah menjelaskan, Kirab Maulid ini, sudah menjadi agenda tahunan dalam rakaian memperingai Maulid Nabi Muhamad SAW, sebelum dilaksanakan kegiatan lainnya. “Kegiatan sudah menjadi tradisi masyarakat di lingkungan pondok. Namun tahun ini, berbeda lebih meriah pesertanya bukan hanya para santri tapi dari sejumlah padepokan ikut bergabung,” ujarnya.
Diiringi alunan Sholawat, ratusan peserta berpakaian tradisional dan baju muslim berjalah tertib. Dua kostum berbeda itu menggambarkan perpaduan tradisi Betawi dan muslim, menjadi perhatian sejumlah pengendara yang melintas.
Setelah menempuh perjalanan sekitar lima kilometer, makanan khas Betawi dan buah-buahan yang dibawa diletakkan halaman Pondok pesantren, menjadi rebutan. Upacara ditutup dengan do’a dan makan bersama.
Dalam kesempatan itu, Ketua Lingkar Masyarakat Berbudaya Betawi (Limabeta) Kota Tangsel, Hambali Ibnu Mansur menyambut baik pelaksanaan kegiatan Kirab Maulid selain ikut melestarikan budaya juga, salah satu magnet sesuai moto Kota Tangsel Cerdas,Moderen dan Religius.
“Kita berharap Kirab Maulid ini bisa terus lestari, bahkan bisa dijadikan ciri khas dan kekayaan Kota Tangsel,”pungkasnya. (Rel)
Read more
Paslon Diminta Tak Sebar Fitnah Jelang Pemungutan Suara

Paslon Diminta Tak Sebar Fitnah Jelang Pemungutan Suara

EkspresNews.com – Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Masykurudin Hafidz berharap seluruh calon kepala daerah mengajarkan masyarakat pemilih agar menentukan pilihan berdasarkan visi misi yang diusung.

Mendekati hari pemungutan suara, ia berharap tidak ada fitnah dan politik uang yang dilakukan para calon. “Ajari para pendukung dan didik masyarakat pemilih untuk menentukan pilihan berdasarkan program yang disajikan, bukan dengan menyebar fitnah apalagi dengan politik uang,” Masykurudin dalam keterangan tertulis, Senin (6/2/2017).

Masykurudin mengatakan, mendekati hari pemungutan suara pada Rabu (15/2/2017), semakin beragam cara untuk memengaruhi pilihan masyarakat. Ia menganggap, primitif para calon yang menggunakan politik uang untuk menarik suara. “Cara paling primitif dalam memengaruhi pemilih adalah dengan cara memberi uang dan atau barang untuk memengaruhi pilihan masyarakat,” katanya. “Semakin tinggi tensi persaingan, praktik transaksional semakin kuat,” ujar Masykurudin.

Masa kampanye akan berakhir pada Sabtu (11/2/2017). Masa tengah dimulai pada Minggu (12/2/2017) hingga Selasa (14/2/2017). Selama tiga hari itu, pasangan calon kepala daerah harus menertibkan alat peraga kampanye. (Rel)

Read more
Pemimpin itu Harus Mau Mendengar Warganya

Pemimpin itu Harus Mau Mendengar Warganya

EkspresNews.com – “Warga Jakarta butuh didengar oleh pemimpinnya. Warga Jakarta jangan termarjinalkan dalam pembangunan kota dan pembangunan manusia.” Pernyataan itulah yang selalu disampaikan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam setiap kesempatan berdialog dengan warga Jakarta.

Mendegarkan warga adalah ciri khas model kampanye yang dilakukan Agus Harimurti, bersama pasangan duetnya, Sylviana Murni. Dalam setiap aksi blusukan, pasangan nomor urut 1 ini selalu mendengarkan keluh kesah warga, masukan dan juga kritik terhadap model pembangunan di Jakarta.

Dengan blusukan dan mendengar keluh kesah warga, Agus ingin membuat kebijakan yang benar-benar pro untuk rakyat Jakarta. Ketika blusukan di sejumlah wilayah pada akhir pekan lalu, Agus menegaskan bahwa lebih baik dirinya turun langsung, blusukan ke gang-gang menemui warga, daripada harus banyak menghabiskan energi untuk berdebat. Karena menurutnya, banyak berdebat dan adu argumen soal kebijakan, hanya sebatas retorika atau teori saja.

Beda halnya dengan mendengar langsung, kemudian mewujudkannya dalam bentuk kebijakan. Apa yang disampaikan Agus ini sekaligus menjawab pertanyaan, kenapa dirinya tidak hadir dalam sejumlah debat yang diadakan media televisi. Menurutnya, ada saatnya berdebat, sebagaimana aturan yang sudah ditetapkan KPUD DKI Jakarta. Karena bersifat aturan, Agus pasti akan berpatisipasi. “KPUD sudah menetapkan debat resmi yang harus diikuti oleh seluruh paslon. Jadi kita harus mengikuti aturan tersebut,” ujar Agus dalam sebuah kesempatan.

Dia menambahkan, berbagai program seperti pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), bantuan modal usaha, ketersediaan transportasi massal yang aman dan nyaman, serta kebijakan pro rakyat lainnya ditetapkan Agus bersama Sylvi, setelah sebelumnya berdialog dan mendengarkan keinginan masyarakat.

Agus menegaskan programnya yang dikritik sejumlah pihak itu bukan berada di awang-awang. Tidak susah untuk mewujudkan program-program tersebut, selama ada keterlibatan dari masyarakat. “Makanya dalam program kami adalah mengikutsertakan masyarakat dalam proses pembangunan. Masyarakat Jakarta tidak boleh terpinggirkan oleh pembangunan yang dilakukan di Jakarta. Masyarakat harus terlibat,” tegasnya.

Agus juga menampik bahwa janji menggelontorkan bantuan modal dan pemberdayaan RT/RW hanya sebagai bentuk iming-iming, bukan juga sebagai money politic. Karena basisnya adalah APBD DKI Jakarta. Jadi, semua program tersebut didukung oleh APBD yang akuntabel dan transparan.

Agus juga menambahkan masyarakat Jakarta sekarang menginginkan pemimpin yang dekat dengan mereka. Warga ingin pemimpin yang tidak memberikan rasa takut. Warga ingin pemimpin yang santun, yang mengayomi dan melindungi mereka.

(MM- tim kampanye Agus Sylvi)

Read more
Pemko Bukittinggi Bantu PAUD Senilai 1.2 M

Pemko Bukittinggi Bantu PAUD Senilai 1.2 M

EkspresNews.com – Wakil Walikota H. Irwandi SH menghimbau tenaga pengajar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) untuk menjadi garda terdepan dalam melindungi perkembangan anak di usia emasnya. Hal ini berkaitan dengan seringya terjadi kasus kekerasan dan ekploitasi terhadap anak yang berujung pada terganggunya perkembangan mental si anak.

paudDikatakan Irwandi rangsangan-rangsangan atau tindakan yang diterima anak pada usia dini akan sangat berpengaruh pada perilaku dan karakter mereka saat dewasa nanti. Untuk itu, ia berharap 107 lembaga PAUD yang ada di kota jam gadang ini dapat memanfaatkan usia emas tersebut guna menanamkan nilai-nilai kebaikan dan perlikau-perilaku santun pada anak.

Hal itu Ia sampaikan pada acara penyerahan bantuan operasional penyelenggaraan pendidikan (BOP) senilai Rp.1,2 milliar pada  lembaga PAUD Kota Bukiittinggi, Selasa (11/10) di Hall Balaikota Gulai Bancah. Acara turut dihadiri Bunda PAUD Ny. Yesi Ramlan Nurmatias, Kadisdikporan Elya Makmur, Ketua HIMPAUDI dan Guru Lembaga PAUD.

Irwandi juga mengapresiasi semangat masyarakat kota yang turut terlibat dalam penyelenggaraan pendidikan usia dini. Pasalnya dari 107 lembaga PAUD yang ada dikota jam gadang ini, hanya satu lembaga yang dimiliki oleh pemerintah dan selebihnya merupakan lembaga yang dikelola oleh individu, kelompok, yayasan dan organisasi. Hal tersebut membuktikan bahwa pentingnya penyelenggaraan PAUD dalam sebuah lembaga formal tidak hanya diemban oleh pemerintah tapi juga didukung oleh masyarakat kota.

Wawako Irwandi berharap dengan diberikannya BOP, lembaga PAUD dapat lebih kreatif dalam melahirkan ide-ide baru sehingga lembaga tersebut semakin eksis serta mampu mengembangkan potensi anak didik dan berujung pretasi.

“Prestasi merupakan hasil dari sebuah proses yang dilakukan secara terencana dan berkelanjutan. Sehingga melahirkan sebuah sistem pendidikan yang mampu bersaing baik di tingkat daerah, provinsi maupun pusat,” terangnya.

Sementara Kepala Bidang PAUD dan PLS Disdikpora Ahmad Saimi dalam laporannya mengungkapkan lembaga PAUD yang berhak menerima BOP adalah lembaga yang telah memiliki nomor poko satuan nasional (NPSN) dan menetapkan iuran atau pungutan sesuai ketentuan yang brelaku.

Lembaga PAUD penerima terdiri terdiri dari 37 taman kanak-kanak, 30 kelompok bermain, 16 taman penitipan anak, dan 14 satuan PAUD sejenis. Masing-masing lembaga menerima bantuan berkisar Rp.9 juta sampai Rp.12 juta.

Dana BOP, terang Saimi dapat dimanfaatkan lembaga untuk kegitan pembelajaran seperti pengadaan buku, peralatan pembelajaran, dan pertemuan dengan orang tua serta penyelenggaraan kegiatan pendukung lainnya. Meskipun dana tersebut berupa dana hibah, namun dalam pemanfaatannya tetap memerlukan pertanggungjawaban baik secara administrasi maupun bukti pelaksanaan kegiatan. Untuk itu Ia berharap kepada lembaga penerima untuk tetap berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk menyegerakan pembuatan pertanggungjawaban pemanfaatan dana tersebut. (Rizal/humas)

Read more
DPR RI : Layanan Semen Padang Hospital Sangat Baik

DPR RI : Layanan Semen Padang Hospital Sangat Baik

EkspresNews.com – Layanan RS. Semen Padang di Kota Padang, Sumatera Barat, dinilai sudah sangat baik. Tidak saja dari fasilitas kesehatan, tapi layanan pasien juga baik. Bahkan, fasilitas kesehatan VVIP untuk para Anggota DPR RI juga sangat memadai. Anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Andi Fauziah Pujiwatie  menyampaikan penilaian positif tersebut usai meninjau RS. Semen Padang, Senin sore (5/9). Dalam kesempatan itu Ichi, begitu ia akrab disapa, sempat melihat langsung pasien cuci darah yang menggunakan fasilitas Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari BPJS Kesehatan.

SPHYusri, pasien cuci darah tersebut setiap dua minggu harus cuci darah dan ini sudah lima tahun berjalan. Sebelum menggunakan JKN, ia harus membayar Rp800 ribu sekali cuci darah. “Layanan BPJS di RS ini sangat baik,” nilai Ichi.

Sementara mengomentari layanan VVIP untuk para Anggota Dewan di RS ini, sudah sangat memadai. Hanya saja, lanjut Ichi, belum ada loket khusus untuk Anggota Dewan untuk memudahkan layanan. Seperti diketahui, layanan VVIP Jamkestama untuk para Anggota Dewan diberikan lewat PT. Jasindo, asuransi khusus untuk VVIP.

Yang juga menarik, kata Ichi, desain RS ini seperti mall. Saat memasuki RS, yang terlihat pertama adalah gerai cafe dan toko. Ini membantu para pasien bisa sembuh labih cepat, karena suasananya begitu nyaman. “Dulu saya juga menyarankan agar RS didesain senyaman mungkin dan pelayan RS tidak mengenakan busana putih. Pasien biasanya merasa takut kalau sudah bertemu pelayan berbaju putih.

(DPR RI)

Read more