Dinkes Padang Panjang Bentuk Posko Kesehatan Mudik Lebaran

Dinkes Padang Panjang Bentuk Posko Kesehatan Mudik Lebaran

EkspresNews.com – Mengantisipasi kecelakaan dalam perjalanan selama lebaran ini, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Panjang H. Nuryanuwar, Rabu, (28/5), telah mengoperasionalkan Posko Kesehatan bagi pemudik lebaran tahun 2019, yang tergabung dalam Emergency Team Dinkes Kota Padang Panjang.

Tim ini terdiri atas dokter dan tenaga paramedis. Menurut Pak Ujang demikian Yanuar sering disapa, team ini dibagi dalam 2 shiff siang dan malam serta dilengkapi dengan 4 Unit Ambulance.

“Posko Kesehatan dibuka/dioperasionalkan mulai Rabu ( 28/5) dan berakhir senin (10/6) mendatang,” katanya. Selain itu untuk antisipasi pelayanan kesehatan, tambahnya, selama libur lebaran bagi masyarakat Kota Padang Panjang serta masyarakat yg melaksanakan mudik, Dinkes Kota Padang Panjang juga membuka/operasionalkan semua puskesmas yang berada di jalur mudik.

Sebelum dimulainya pelaksanaan tugas, Kepala Dinas Kesehatan ini telah memberikan arahan kepada seluruh anggota team serta pimpinan Faskes termasuk pimpinan RSUD dan RS Swasta bertempat di ruang rapat Dinas Kesehatan tentang koordinasi teknis pelaksanaan agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat lebih baik dan maksimal. (Relis)

Read more
Kapal Tenggelam di Budapest, 7 Meninggal, 21 Masih Hilang

Kapal Tenggelam di Budapest, 7 Meninggal, 21 Masih Hilang

EkspresNews.com – Tragedi kapal terbalik dan tenggelam di Danube, Budapest menjadi mimpi buruk bagi sekelompok turis Korea Selatan. Data terakhir mencatat tujuh dari mereka meninggal dunia dan 21 lainnya masih hilang akibat kejadian itu.

Itu berdasarkan catatan petugas Korea Selatan pada Kamis (30/5). Insiden kapal terbalik itu terjadi di perairan dekat gedung parlemen di jantung kota Hungaria. Kapal wisata yang biasa dinaiki turis untuk melihat-lihat kondisi sekitar ibu kota Budapest itu bertabrakan dengan kapal pesiar yang lebih besar.

Kebetulan Rabu (29/5) malam itu, sekitar pukul 21.15 waktu setempat, hujan turun deras. Tabrakan terjadi di kawasan populer sekitar Sungai Danube, di mana para penumpang bisa melihat pemandangan dari kota dan lampu gedung parlemen yang menerangi malam hari.

Setelah kecelakaan, kapal pun terbalik dan penumpangnya ‘morat-marit.’ Menurut data Kementerian Luar Negeri Korea Selatan, ada 33 turis asal Korea Selatan di kapal itu, termasuk yang paling muda adalah anak perempuan berusia 6 tahun.

Kapal berukuran 26 meter bernama ‘Mermaid’ itu juga mengangkut dua kru asal Hungaria. “Layanan kami mencatat yang meninggal tujuh orang,” ujar juru bicara layanan darurat Hungaria, Pal Gyofri seperti dikutip dari AFP.

Ia melanjutkan, tujuh orang ditemukan selamat dan dibawa ke rumah sakit. Kondisinya stabil, namun mengalami hipotermia dan gejala syok. Suhu air saat kejadian memang terbilang sangat dingin, 10 hingga 15 derajat Celcius.

“Sebanyak 21 orang masih hilang,” juru bicara kepolisian Hungaria Kristol Gal menambahkan.

Sementara itu, Mihaly Toth yang merupakan juru bicara Panorama Deck, pemilik kapal ‘Mermaid,’ mengatakan bahwa kapalnya sudah biasa digunakan secara rutin melayani turis. Kapal itu juga tidak punya kerusakan atau kesalahan teknis.

“Perjalanan itu adalah sebuah perjalanan turistik yang rutin dilakukan,” kata dia.

“Kami tidak mengetahui bagaimana kecelakaan itu terjadi. Pihak berwenang sedang melakukan investigasi. Yang kami tahu, kapal tersebut tenggelam dengan cepat,” tambah dia.

Bagian dari kapal ‘Mermaid’ dilaporkan ditemukan di dasar sungai, setelah beberapa jam pencarian di dekat jembatan Margaret. Akibat dari kecelakaan itu, akses ke sungai itu telah dihadang oleh pihak yang berwenang.

Sementara itu, pencarian korban yang masih hilang terus dilakukan dengan bantuan penyelam. Namun pencarian dilaporkan sulit lantaran ada gelombang hujan deras yang datang sejak Mei. Permukaan air meningkat dan gelombang pun bergerak cepat. (AM)

Read more
Avengers Endgame Tayang Perdana, Bioskop Membludak Dari Pagi

Avengers Endgame Tayang Perdana, Bioskop Membludak Dari Pagi

EkspresNews.com – Film tentang Superhero yang menyita perhatian tayang perdana, Rabu (24/4/2019). Tidak seperti film biasa yang berdurasi 1-1,5 jam, Avengers: Endgame sudah dipastikan akan berdurasi tiga jam lebih. Untuk itu, duo sutradara Endgame, Joe dan Anthony Russo, memberikan saran kepada orang-orang yang ingin menonton film tersebut.

“Jangan ke toilet,” kata Joe dalam group interview yang dihadiri Kompas.com di Four Seasons, Seoul, Korea Selatan, baru-baru ini.

Saat ditanya apakah itu salah satunya karena ada ada adegan post-credit, Joe hanya menyarankan bahwa sebaiknya penonton tak banyak minum air sebelum masuk ke studio. “Kami tak akan mengatakan ada credit scene atau tidak, tapi kami akan bilang ini, ‘jangan minum air dua jam sebelum film main!’,” ujar Joe.

Anthony kemudian menambahkan, sebaiknya penonton membawa camilan atau apa pun itu yang bisa dimakan sambil menonton. “Kami tak akan mengatakan ada credit scene atau tidak, tapi kami akan bilang ini, ‘jangan minum air dua jam sebelum film main!’,” ujar Joe.

Anthony kemudian menambahkan, sebaiknya penonton membawa camilan atau apa pun itu yang bisa dimakan sambil menonton.

Sementara pada kesempatan yang berbeda, dalam konferensi pers keesokan harinya, Produser Endgame, Kevin Feige, mengatakan bahwa penonton tak perlu membawa tisu. “Saya tidak bilang ‘bawalah tisu’. Kalian tak harus bawa tisu. Tapi bawalah antusiasme kalian, karena para pemainnya bekerja dengan sangat keras dam lama,” ucap Feige.

“Kami membuat film ini selama dua tahun bersamaan dengan shooting Infinity War. Saya harap kalian menikmatinya,” imbuhnya.

Beberapa bioskop di Indonesia ada yang buka pada jam 5 pagi. Sementara itu pantauan EkspresNews di Plaza Andalas, pukul 10.30 terlihat antusias masyarakat untuk menyaksikan tayang pertama cerita superhero ini. (Abdi)

Read more
Terima Serangan Finah, Weldison Ketua Demokrat Sawahlunto Jawab Dengan Senyuman

Terima Serangan Finah, Weldison Ketua Demokrat Sawahlunto Jawab Dengan Senyuman

EkspresNews.com – Memasuki detik detik pemilihan serentak pilpres dan pileg 2019 , suasana semakin alot dan panas. Dimulai dari adu kekuatan jaringan oleh tim dari setiap kontestan, sampai trik trik yang diluar kewajaran pun dilakukan. Semua demi perolehan suara dicapai pada tingkat aman. Apalagi penghitungan dengan metode Lague cukup membuat caleg diambang pesimistis.

WhatsApp Image 2019-04-16 at 22.49.50Akibatnya Beberapa Caleg pun diterjang badai fitnah. Salah satunya Weldison Caleg Partai Demokrat Dapil Lembah Segar Silungkang yang mengaku gerah dengan pola yang sangat tidak etis. Kepada ekspresnews saat ditemui di posko relawan, Weldison mengaku gerah dan menyayangkan sikap dari pihak yang tak bertanggung jawab melancarkan serangan fitnah ini. Tidak tanggung tanggung mulai dari beberapa Tim tertangkap dibeberapa daerah dalam satu dapil, sampai posisi dirinyapun diisukan tertangkap di wilayah Kubang, padahal dirinya tengah bersama keluarga di rumahnya Muaro Kalaban.

Namun saat ditanya apakah dalam kasus ini akan mengambil upaya hukum, Selasa (16/4/2019), Weldison menjawab pihaknya tidak berniat melaporkan ke pihak keamanan ataupun Bawaslu. “Semakin tinggi pohon maka akan semakin kuat angin yang menghantam,” ujar ketua Partai Demokrat ini tersenyum.

“Kepercayaan masyarakat yang tinggi terhadap partai Demokrat dan saya secara pribadi nerupakan indikator mengapa fitnah fitnah murahan ini bergulir,” ujar Weldison lagi.

Senentara dihubungi via seluler Ketua Bawaslu Kota Sawahlunto Dwi Murini menjawab setidaknya memang ada laporan yang masuk ke Bawaslu kota Sawahlunto, namun masih sebatas indikasi dan tidak terbukti. Sesuai dengan sosialisasi yang kerap dilakukan dimana money politik adalah Pelanggaran Pidana Pemilu.

“Dan alhamdulillah dari indikator hasil pemantauan dan laporan di Panwas sepertinya kontestan menyadari resiko yang akan mereka terima,” kata Dwi Murini.

Jadi para caleg, kata Dwi, yang berkompetisi sadar bahwa dampak dari pidana pemilu ini adalah pembatalan keputusan penghitungan seandainya yang bersangkutan menang namun terhalang karena keputusan pidana pemilu. (Ab1)

Read more
Polres Mentawai Terus Tingkatkan Sinergitas Dengan Pihak Terkait Dalam Pengamanan Pemilu 2019

Polres Mentawai Terus Tingkatkan Sinergitas Dengan Pihak Terkait Dalam Pengamanan Pemilu 2019

EkspresNews.com – Kapolres Kepulauan Mentawai Hendri Yahya menegaskan, pihaknya akan terus meningkatkan sinergitas dengan TNI Polri serta pihak terkait seperti KPU, Bawaslu Panwascam, elemen masyarakat serta pihak terkait lainnya sebagai penanggung jawab keamanan dalam menghadapi Pemilu 2019 di Bumi Sikerei.
Hal itu diyakinkan Kapolres Mentawai Hendri Yahya saat dimintai keterangan usai apel mantap brata di halaman Mapolres Mentawai Jumat (22/3/2019).

WhatsApp Image 2019-03-22 at 14.33.46“Kami akan terus menjalin sinergitas dengan semua pihak dalam Pemilu mendatang, sehingga pemilu di Mentawai ini aman, sejuk serta terkendali ” katanya.  Selain itu, dalam menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2019, pihaknya menyatakan siap melakukan pengamanan melalui pengerahan seluruh personel yang ada.

“Kami sudah mempersiapkan program pengamanan yang mantap, tujuannya bagaimana penyelenggaraan Pemilu berjalan aman dan kondusif ” katanya. Ia mengatakan, penyelenggaraan Pemilu merupakan pesta demokrasi yang wajib harus berjalan sukses dengan baik, karena momen tersebut merupakan untuk keperluan bangsa dan negara.

“Harus kita pastikan bahwa penyelenggaraan nanti harus berjalan lancar. Khususnya di wilayah hukum Kepulauan Mentawai ” ujarnya. Hendri menuturkan, guna pengamanan Pemilu 17 April 2019 mendatang, Polres Mentawai akan mengerahkan seluruh personel yang berjumlah 300 orang ke 337 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di seluruh wilayah Kepulauan Mentawai.

Untuk menyesuaikan kebutuhan personel yang dimiliki Polres Mentawai yang tidak mencukupi penempatan anggota di seluruh TPS, maka pihaknya sudah meminta dukungan penambahan personel kepada Polda Sumbar serta di bantu dari personil Kodim 0319 Mentawai 76 orang, Personil Lanal Mentawai 20 orang dan pihak terkait lainnya seperti Linmas secara keseluruhan berjumlah 630 orang.

Lebih lanjut ia menyebutkan, pihaknya telah memetakan lokasi rawan potensi konflik akibat Pemilu tersebut, untuk rawan satu pihaknya akan menugaskan 1 personil untuk satu TPS, rawan dua pihaknya menugaskan 1 personil untuk satu TPS. Sementara untuk wilayah yang dianggap paling rawan yakni di daerah pelosok, pihaknya akan menugaskan 3 sampai 4 personil. Menurutnya, menjelang Pemilu saat ini keadaan aman dan kondusif dan tidak ada potensi masalah. Untuk itu, diharapkan keamanan di Bumi Sikerei tetap terjaga. (N/Bdi)

Read more