Pendaftaran  Calon Taruna Polri Terpadu di Mapolres Solok Kota Berjalan Aman Dan Lancar

Pendaftaran  Calon Taruna Polri Terpadu di Mapolres Solok Kota Berjalan Aman Dan Lancar

EkspresNews.com – Pendaftaran calon Taruna Polri Terpadu calon taruna Akpol, Bintara, dan Tamtama di Wilayah hukum Mapolres Solok Kota Berjalan aman dan lancar. Pendaftaran berlangsung sejak Tanggal 26 Maret sampai 11 April 2018,

Sejak dibukanya pendaftaran tersebut, Mapolres Solok Kota diserbu warga, mulai dari pagi hingga sore hari. Seolah-olah tak mampu membendung warga yang berminat untuk mendaftar menjadi calon Taruna Polri tahun 2018 ini.

Dari pantauan media ini di lapangan, dan sampai berita ini diturukan, para peminat yang mendaftar sebahagian besar berasal dari kalangan anak-anak lulusan berijazahkan SMA, SMK, MA, dan berijazah D,III. Kesemua rata-rata warga yang mendaftar berasal dari Kota dan Kabupaten Solok.

Disela acara pendaftaran itu, Kapolres Solok Kota AKBP, Dony Setiawan, S.I.K. M.H melalui Waka Polres Solok Kota Kompol Sumintak menyatakan. Pebdaftaran dan penerimaan calaon Taruta Polri tahun 2018 ini dilaksanakan serentak di semua Mapolres di seluruh Indonesia, termasuk juga di Polres Solok Kota.

Nah, untuk menjawab tantangan dan narasi yang berkembang ditangah masyarkat selama ini. Terhadap tata cara pendaftaran serta penerimaan Anggota Taruna Polri Terpadu Taruna Akpol, Bintara, dan Tamtama Polri tahun 2018 khusus bagi Pendaftar di Polres Solok Kota. “Pendaftaran dilakukan dengan cara transparan, terbuka dan tanpa dipungut biaya alias gratis,”tutur Kompol Sumintak.

Dia menjelaskan, adapun pendaftar yang dmbakal diterima. Akpol, Bintara, dan Tamtama Polri tahun 2018. Yang memiliki Ijazah Lulusan SMA, MA, SMK, dan DIII. Pendaftaran dimulai 26 Maret s/d 11 April 2018. Pendaftaran dilakukan secara Online melalui Website, www.penerimaan,polri,go,id pendaftaran tanpa dipungut biaya (Clear and Clean) alias gratis.

Waka Polres mengatakan, diberlakukan pendaftaran di Polres Solok Kota adalah Sejak tahun 2015 lalu. Sedangkan untuk bimbingan binlat pembinaan dan pelatihan di polres kepada para pendaftar diberlakukan mulai tahuns 2018 ini.

Lebih detil dipaparkan Sumintak, kepada para pendaftar di tingkat Polres Selok Kota yang dilakukan, untuk semua tingkatan, diantaranya fokus pada kelegkapan administrasi. Kelengkapan persyaratan, seperti registrasi online, ktp, kk, akte kelahiran, usia, ijazah, rata-rata nilai, SKCK, Domisili, SKBS dan Sket Bebas Narkoba, setifikat bila ada, dan pas photo. Tinggi dan berat badan, dan selanjutnya mereka akan dikirim ke Polda Sumbar untuk penyaringan lebih lanjut.

“Sejak hari dan tabggal diberlakukanya pendaftaran bagi calon taruna Polri di Mapolres Solok Kota. Jumlah warga mendaftar berjumlah, 216 orang. Yang terdiri dari Akpol 15 orang, 13 pria dan 2 wanita. Bintara Tugas Umum (PTU).188 orang, terdiri dari pria 158 orang dan wanita 30 orang. Bintara Komsut Pelayaran 1 orang. Dan tamtama khusus pria sebanyak 12 orang,”Urai Sumintak..

Selanjutnya kata Sumintak. Untuk Mempermudah anak-anak mendaftar dan menjalani sleksi di tingkat Polda dan tingkat pusat nantinya. Panitia pendaftaran di tingkat Polres Solok Kota sebelumnya telah melakukan pelatiahan Binlat (bimbingan dan pelatihan), jauh sebelum jadwal pendaftaran dilaksanakan kepada calon pendaftar.
Hal itu kita lakukan untuk mempermudah anak-anak dalam menempuh audio sleksi nantinya, baik disaat mendaftar, ataupun disaat seleksi diadakan nantinya.

“Bagi anak-anak yang mentaftar di tingkat Polres Solok Kota, dan telah dinyatakan lulus semua syarat administrasinya, mereka akan dikirim ke Mapolda tanggal 15 April 2018 nanti untuk seleksi lebih lanjut,”terang Sumintak.

Sebanyak 216 orang calon Taruna Polri yang dinyatakan telah mendaftarkan diri melalui Mapolres Solok Kota. “Ke semuanya itu akan diberikan arahan dan sebagai bekal melalui upacara bendera oleh Kapolres Solok Kota, Jumat tanggal 13 April 2018 di halaman upacara Mapolres Solok Kota,”jelas Sumintak lagi. (Roni Natase)

Read more
Jurnalis Solok Serentak Mengurus Surat Ijin Mengendarai

Jurnalis Solok Serentak Mengurus Surat Ijin Mengendarai

EkspresNews.com – Sehubungan dengan gencar-gencarnya Kapolres Solok Kota melalu Kasat Lantasnya memberikan himbauan kepada masyarakat pengguna kendaraan mobil ataupun pengguna Kendaraan roda dua dijajaran Wilayah hukum Mapolres Solok Kota. Tentang tiap pengendara diwajibkan memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Maka dari hari ke hari, Mapolres Solok Kota terlihat selalu dipenuhi warga untuk mengurus SIM, termasuk juga awak media yang bertugas di daerah itu.

Dari pantauan media ini Selasa (10/04 ) di Mapolres Solok Kota. Selain warga yang berdatangan mengurus SIM. Juga terlihat puluhan awak media yang bertugas di daerah itu beramai-ramai memenuhi room satlantas Solok Kota untuk mengurus SIM.

Ketua Forum Komunitas Wartawan Solok (F-Kuwas) Roni Natase mengatakan. Tugas wartawan sangat berat, jelajahi segala daerah terutama daerah di wilayah tugasnya.

Untuk itu, tentunya wartawan harus dibekali dengan Surat Izin Mengemudi dalam bertugas. Hal itu supaya dalam mengendara tidak menemui rintangan di jalan raya disaat ada rahazia.

“Saya sangat mengucapkan apresiasi kepada awak media Kota Solok. Yang juga taat dan patuh dengan peraturan yang dikumandangkan Mapolres Solok Kota dan jajaranya,”papar Roni.

Kapolres Solok Kota AKBP, Dony Setiawan, SIK.MHmelalui Kasat Lantas Iptu, Rifaizal Samual kepada media ini menyatakan. Sesuai instruksi Kapolri yang menegaskan. Bahwa seluruh Pengguna Kendaraan (Sopir), di seluruh Indonesia baik itu pengguna kendaraan umum, pribadi, atau semua jenis kendaraan serta termasuk juga kendaraan roda dua (motor). Diharuskan penggunanya memiliki SIM.

” Maka untuk wilayah hukum jajaran Mapolres Solok Kota, sangat diharapkan kepada masyarakat untuk memiliki SIM tersebut. Hal itu bertujuan agar pengguna kendaraan tidak berurusan dengan hukum saat ada rahazia, dan pemeriksaan surat di lapangan nantinya,”ujar Samual.

Kita sangat bangga kalangan media di Kota Solok, bersatu menegakkan aturan dan taat aturan. Keinginan untuk memiliki SIM sangat besar, kami bangga,” ujar Samual.

Dia menyatakan, sampai saat ini masih banyak lagi kami temukan pengguna kendaraan yang masih belum mematuhi hukum dan taat peraturan dalam berkendaraan. Jadi kami sangat mengharapkan masyarakat mematuhi peraturan agar tidak terjadi tindakan saat dirazia nantinya,

Lebih lanjut ditekankan Rifaizal Samual, bagi pengguna kendaraan, bukan saja kita terpokus pada SIM saja. Ada beberapa hal yang harus dipenuhi bagi pengguna kendaraan di jalan raya. Diantaranya, Wjib memiliki SIM, Menggunakan Helen, bagi kendaraan roda dua, punya kaca spion, pajak kendaraan harus hidup, untuk semua kendaraan, serta lengkap surat-surat dan sebagainya.

“Kalau itu semua sudah terpenuhi, tentunya pengguna kendaraan di jalan raya, akan berjalan aman saat menggendara. Dan kalau hal itu tidak terpenuhi, kita dari aparat akan melakukan tilang di tempat,”tegas Samual.

Dia menambahkan, kalaulah semua pengguna kendaraan melengkapi segala surat-surat dalam berkendara. “Tentunya akan lebih membuat pengendara akan aman di manapun di jalan raya,” ujarnya. (Roni Natase)

Read more
Kapolres Solok Kota Rangkul Berbagai Elemen Seminarkan  Hoax & Bijak Bermedia Sosial

Kapolres Solok Kota Rangkul Berbagai Elemen Seminarkan  Hoax & Bijak Bermedia Sosial

EkspresNews.com – Disaat pesatnya perkembangan zaman sekarang ini, dan saat perkembangan media sosial semakin menjadi terdepan. Disitu Trend permasalahan yang berkembang semakin luarbiasa. Berita Hoax menjadi bisnis, fhoto-fhoto Hoax dan bagi pengguna medsos semakin berkembang dan menjadi trend di tengah masyarakat.

Malah hal itu menjadi senjata politik, strategi itu menyebarkan sentimen senjata ampuh dalam menyebar kebencian untuk menyerang pemerintah dan masyarakat luas dengan menggunakan simbol agama Islam, dengan berita- berita palsu, bohong (Hoax).

Untuk mengantisipasi berkembangnya berita hoax ditengan masyarakat Kota Solok . KaPolres Solok Kota gelar seminar tentang penanggulangan hoax Literasi bijak bermedia sosial, cara mendeteksi konten dan foto hoax, penanggulangan hoax dan penggunaan medsos di tengah masyarakat.

Kegiatan seminar itu dilaksanakan adalah dalam upaya memerangi literasi bijak bermedia sosial dan cara mendeteksi dan penanggulangan Hoax yang berkembang ditengah masyarakat dewasa ini, Selasa 10/04, bertempat di Aula Polres Solok Kota.

Acara seminar yang di bungkus rapi itu, dibuka oleh Walikota Solok, yang diwakili Ass II, Jefrizal, dengan peserta. Tokoh adat Kota Dan Kabupaten Solok, KAN, LKAAM, Bundo Kandung, MUI, Mahasiswa, Pelajar Kota Solok dan undangan lainya. Dengan Permateri, Ustadz Yon Abu Dzaky. Ketua FMPI Kab/Kota Solok.Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan SIK. MH. Komimfo Kota Solok.

Setelah akhir Maret 2018 lalu Kapolres Solok Kota berhasil gelar listerasi bijak memerangi isu hoax bagi jajaran kepolisian Solok Kota. Kini Kapolres Solok Kota Kembali rangkul pemangku agama Islam, MUI, mubaluqh, da,i, Tokoh adat, Lembaga KAN, LKAAM, Bundo Kandubv, Mahasiswa, dan pelajar kota Solok sebagai peserta seminar.

Dalam materinya Kapolres Solok Kota Dony Setiawan memaparkan. Langkah Penanggulangan, berita hoax dan Edukasi Literasi cerdas bermedia Sosial, adalah dengan kemampuan menganalisa konten di media Sosial tentang kebenarannya. Kita harus Hati-hati dengan judul provokatif, cermati alamat situs, cek silang, periksa fakta, cek keaslian foto melalui google images, ikut grup anti hoax. dan Penggunaan Medsos”.

Dony Setiawan, memaparkan penanggulangan hoax, cara mendeteksi konten dan gambar hoax, yakni kita harus bijak meneliti segala hal timbul
Hoax di Medsos.

“langkah Penanggulangan, Edukasi Literasi cerdas bermedia Sosial, Kemampuan menganalisa konten di media Sosial tentang kebenarannya. Hati-hati dengan judul provokatif, cermati alamat situs, cek silang, periksa fakta, cek keaslian foto melalui google images, ikut grup anti hoax,”ujarnya.

Ujaran kebencian harus dilawan dengan bijak, Melawan pikiran dengan pikiran, tidak dengan emosi, beri pembelajaran kepada masyarakat. Hal itu agar menjadi manusia suprarasional, berlatih mencari kebenaran matang dan tahan uji.

Kegiatan seminar yang dilaksanakan kata Dony, agar Masyarakat terbiasa melihat suatu organisasi dari medsosnya, serta perbanyak follower, dengan akun yang jelas. Memposting topik yang berbeda-beda, simpel, informatif dan berguna/ kita memahami apa kehendak audiens. Akun usahakan tetap aktif, pergunakan kata-kata hormat dan santun.,

Lebih lanjut Dony memaparkan, media sosial memberikan peluang besar bagi comunity policing, identifikasi kejahatan dengan bantuan masyarakat, mengurangi gap komunikasi, meningkatkan koordinasi antara masyarakat dan masyarakat. Kita harus meningkatikan kepercayaan masyarakat dengan Pemahaman-pemahaman.

Sementara Permateri, Ustadz Yon Abu Dzaky. Ketua FMPI Kab/Kota Solok memaparkan. Hoax dengan perkembangannya sudah leluasa berkembang memasuki tanah air sampai kepelosok-pelososok. Kalau hal itu tidak kita antisipasi dengan seksama. Maka kita akan terjerumus oleh tipuan belaka.

Untuk itu adalah tugas kita semua dalam memeranginya. “Kita harus seayun selangkah dan seirama saling bersinerji memberantasnya,”terang Yon Abu Dzaky. (Roni Natase)

Read more
Letjen Arh. Priyo Iswahyudi Hadiri Tabliq Akbar HUT Ke- 105 Kab Solok

Letjen Arh. Priyo Iswahyudi Hadiri Tabliq Akbar HUT Ke- 105 Kab Solok

EkspresNews.com – Walau Kabut mendung menyelimuti komplek perkantoran Bupati Solok Arosuka Jumat (06/04). Namun semangat dan antosias ASN dan masyarakat di daerah itu tetap menggebu menghadiri acara Tabliq Akbar yang dipusatkan di Lapangan Apel Halaman Kantor Bupati Arosuka. Acara bernuansa Islami itu digagas dalam rangka memeriahkan HUT ke-105 Kabupaten Solok.

IMG_1523005451832Juga tidak ketinggalan hadir dalam acara itu, Bupati Solok H. Gusmal, SE.MM, Kapolres Solok Kota diwakili Kompol Yus Eri, Kapolres Arosuka diwakili, dan juga tampak hadir Dandim 0309 Solok Letjen. Arh. Priyo Iswahyudi. OPD di jajaran Pemkab Solok, dan ribuan warga masyarakat kabupaten Solok.

Tabliq Akbar dengan mengambil tema ” BERTAUBATLAH ” dengan penceramah ustadz ternama Syahril Ramdhan dari Kota Padang Panjang dan Syahrial Saher Kota Padang. Walau diselimuti awan mendung, namun tidak menyurutkan semangat warga untuk mengikutinya. Termasuk Dandim 0309 Solok Priyo Iswahyudi.

Acara diawali dengan sambutan Bupati Solok Gusmal yang menyatakan. Penghargaan yang sangat tinggi disampaikan kepada masyarakat Kabupaten Solok. Yang telah berbondong- bondong mengikuti acara tabliq Akbar ini. Gusmal menyatakan, dioilihnya acara tabliq akbar ini sebagai bagian acara memperingati HUT Kabupaten Solok ke- 105. Karena acara ini akan mampu mereda segala sesuatu mempertebal iman kita terutama iman masyarakat yang menghadiri.

“Semoga acara tabluq akbar ini akan memperdalam iman kita semua, dan akan mampu kita jadikan sebagai wadah evaluasi diri kita masing- masing,” tegas Gusmal. Dari pantauan media ini dil apangan. Saat al Ustadz memaparkan ceramahnya. Semua tampak tapakur seraya seakan mengenang masa yang telah dilalui selama ini. Apakah diri kita sudah bertaubat atau setengah-setengah.

Dandim 0309 Solok Priyo Iswahyudi, yang duduk sejajar dengan barisan Bupati Solok Gusmal, serta Kapolres Solok dan Kapolres Solok Kota. Juga terlihat sangat tapakur mengikuti acara itu. Tetesan hujan di arena itu tidak menyurutkan niat dari semua yang menghadiri acara itu dari awal sampai selesai. (Roni Natase)

Read more
Pemuda Tewas Tenggelam di Danau Singkarak

Pemuda Tewas Tenggelam di Danau Singkarak

EkspresNews.com – Danau Singkarak kembali menelan korban jiwa. Kali ini pria tanpa indentitas ditemukan tewas tenggelam sekitar kawasan Pasie Udang Nagari Saniang Baka Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok Kamis sekira pukul 14.30 WIB.

Dari informasi yang dirangkum media ini, Dari keterangan saksi yang tengah memancing di pinggiran danau Singkarak menyebut korban awalnya berenang dari pinggir danau sekitar Pukul 14.00 Wib, korban berenang sendirian menyusuri pinggiran danau Pasie Udang.

Awalnya saksi sudah memperingatkan korban, supaya berhati-hati mandi dan berenang ketengah danau. Namun, korban tetap saja berenang tanpa mengindahkan perkataannya. Pada saat berada ditengah danau saksi melihat korban sudah mulai tenggelam.

“Saya dari pinggir danau berupaya untuk membantu korban ketengah danau, tapi saya belum sempat berenang ketengah danau, korban sudah tenggelam dan hilang,” kata Yandri (33 ) warga Padang Galundi kelurahan TanahGaram, Kota Solok.

Setelah melihat korban tengelam, Ia bergegas memberitahukan kejadian orang tenggelam tersebut kepada masyarakat yang berada di sekitar TKP, kemudian pencarian korban didalam danau dilakukan dgn sarana perahu dan menggunakan jaring ikan, pada saat ditemukan korban dalam keadaan tanpa busana dan sudah meninggal dunia. “Saya langsung memberitahu masyarakat dan masyarakat langsung memberi tahu Polsek setempat, kemudian kita berusaha mencarinya, kurang lebih sekitar setengah jam, korban ditemukan tidak bernyawa,” ungkapnya.

Kapolres Solok Kota AKBP, Dony Setiawan, SIK.MH menyebutkan. Bahwa korban tanpa identitas tersebut memiliki ciri-ciri seperti Kulit sawo matang, rambut Panjang/lurus, Perawakan Sedang, tinggi kurang lebih 170 Cm, terdapat luka pada bagian pipi sebelah kiri, kemudian ada tahi lalat pada leher bagian depan, paha kiri bagian dalam ada bekas luka gores, Kuku jempol tangan kiri rusak, juga memakai gelang tali 7 warna. diperkirakan korban berusia 17-20 tahun.

“Setelah selesai dilakukan proses Evakuasi, korban langsung dibawa ke RSUD Kota Solok. Korban dipastikan meninggal dunia. Keterangan warga setempat korban tenggelam bukan orang Nagari Saniangbaka. Karena warga Saniangbaka tidak mengenal korban. Korban ditemukan tanpa identitas diri,”jelasnya.

Dony menjelaskan, Barang Bukti Milik Korban, Kaos oblong warna merah, Celana Jeans pendek Warna biru. Korban Tanpa identitas, usia 17-20 Tahun. SukuMinang, Pekerjaan Swasta, dan alamat Belum diketahui. Ciri-Ciri Fisik Korban Kulit Sawo Matang, Rambut Panjang/lurus.Perawakan Sedang, Tinggi 170 Cm, Luka pada bagian pipi sebelah kiri, Tahi lalat pada bagian leher depan. Paha kiri bagian dalam ada bekas luka gores. Kuku jempol tangan kiri rusak dan Gelang tali 7 warna.

“Kronologis Kejadian, Pada hari dan tgl tersebut diatas, korban awalnya berenang dari pinggir danau Mushala Pasie Udang, korban berenang sendirian menyusuri pinggiran danau Pasie Udang.Sebelumnya saksi sudah memperingatkan korban supaya berhati-hati mandi dan berenang ketengah danau, setelah diperingati oleh saksi, korban tetap saja berenang tanpa mengindahkan himbauan saksi,”ujarnya.

Dia menyebutkan, pada saat berada ditengah danau saksi melihat korban sudah mulai kelelap kedalam air, saksi dari pinggir danau berupaya untuk membantu korban ketengah danau, belum sempat saksi berenang ketengah danau, korban sudah tenggelam dan hilang.

Kemudian saksi selanjutnya memberitahukan kejadian orang tenggelam tersebut kepada masyarakat yg berada di sekitar lokasi TKP. Lebih lanjut di ungkapkan dia, setelah itu saksi secara bersama-sama dibantu warga lain serta Personil Polsek X Koto Dibawah dan Polres Solok Kota melakukan proses pencarian dan evakuasi terhadap orang tenggelam.

Dony menyatakan, proses pencarian korban didalam danau dilakukan dengan sarana perahu dan menggunakan jaring ikan, pada saat ditemukan korban dalam keadaan tanpa busana dan sudah meninggal dunia.

“Setelah selesai dilakukan proses evakuasi terhadap orang tenggelam, korban langsung dibawa ke rumah Sakit dengan menggunakan mobil ambulance ke RSU Kota Solok. Keterangan warga setempat, korban tenggelam bukan merupakan orang Nagari Saniangbaka.
Warga Saniangbaka tidak mengenal Korban, Korban ditemukan tanpa identitas Diri,”Terang Kapolres Solok Kota Dony. (Roni Natase)

Read more