Waspada, Kanker Serviks Berakhir Dengan Kematian

Waspada, Kanker Serviks Berakhir Dengan Kematian

EkspresNews.com – Sebanyak 500.000 kasus baru kanker serviks atau kanker leher rahim terjadi didunia dalam setahun. Setengahnya, 250.000 kasus berakhir dengan kematian. Ini dikarenakan 70% penderita datang ke pusat layanan kesehatan dengan stadium lanjut (IIIB).

“Kalau sudah stadium lanjut, artinya sudah tidak bisa diapa-apakan secara medis. Tinggal menunggu waktu”, tutur dr. Efriza Naldi SPOG. Penuturan tersebut disampaikan dokter kandungan yang memiliki RSIA Sukma Bunda Payakumbuh itu,  sebagai narasumber dalam acara sosialisasi Deteksi Dini Kanker Leher Rahim di aula lantai 3 Balaikota Payakumbuh, Bukik Sibaluik, pada Senin (25/7).

Kegiatan yang diprakarsai TP-PKK Payakumbuh bersama BPJS Kesehatan itu, dibuka Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh Ny. Henny Riza Falepi,  dihadapan 62 orang peserta yang terdiri dari ibu-ibu pengurus TP-PKK, Bhayangkari, dan Persit se-kota Payakumbuh.

Kepala BPJS Kota Payakumbuh Dahidin, SE, MM dalam sambutannya menguraikan, kegiatan sosialisasi deteksi dini kanker leher rahim ini akan dilanjutkan dengan pemeriksaan IVA dan Papsmear secara gratis. BPJS Cabang Payakumbuh yang mencakup kota Payakumbuh, kabupaten Limapuluh Kota dan Kabupaten Tanah Datar menargetkan 2.423 orang untuk pemeriksaan IVA dan 610 orang untuk pemeriksaan papsmear. Pemeriksaan sudah bisa dilakukan mulai hari ini hingga tanggal 29 Juli 2016 di Puskesmas Lampasi, Puskesmas Ibuh, Klinik Densthetica, dan Klinik Benteng.

Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh, Ny. Henny berharap kegiatan ini dapat memotivasi ibu-ibu di kota Payakumbuh untuk menerapkan pola hidup sehat sebagai upaya preventif kanker serviks. “Pemeriksaan IVA dan Papsmear ini adalah upaya preventif  kanker serviks. Saya harap ibu-ibu yang hadir pada acara ini dapat menjadi yang pertama yang mengikuti IVA test dan mengajak ibu-ibu lainnya yang di dekat rumah”, harap Henny.

Lebih lanjut Henny mengatakan, bagi ibu-ibu yang mampu mengajak 10 orang ibu lainnya untuk mengikuti tes IVA, akan mendapatkan penghargaan berupa piagam dari TP-PKK kota Payakumbuh dan souvenir dari BPJS Kesehatan Kota Payakumbuh. “Kegiatan ini  tak lain adalah untuk kebaikan kita. Kalau sudah sakit biayanya sangat mahal. Jangan sampai Sadikin, Sakit Jadi Miskin. Mari kita sukseskan kegiatan ini bersama untuk kebaikan kita semua”, tutup Henny.

(Arief Wisa)

Read more
Padang Panjang Raih Anugrah Adipura

Padang Panjang Raih Anugrah Adipura

EkspresNews.com – Komitmen Padang Panjang untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan hijau akhirnya mengantarkan Kota yang berjuluk Serambi mekah tersebut meraih anugrah Adipura yang berlangsung di Siak Provinsi Riau, Jumat (22/7).

Penyerahan anugrah Adipura tersebut diberikan secara langsung oleh Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla yang didampingi oleh Menteri Lingkungan Hidup Siti Nurbaya kepada Walikota Padang Panjang Hendri Arnis.

Rasa haru dan bangga terlihat dari raut Walikota muda tersebut usai menerima penghargaan yang diraih oleh Kota Padang Panjang. “Ini adalah bukti bahwa kota Padang Panjang adalah Kota yang memliki masyarakat yang sadar akan kebersihan lingkungannya. Terima kasih tak lupa saya sampaikan kepada petugas kebersihan yang telah bersusah payah menguras energinya untuk keindahan dan kebersihan”,katanya

Lebih lanjut beliau berpesan agar Adipura yang kita raih hendaknya dapat meningkatkan kesadaran kepada seluruh masyarakat yang ada di kota Padang Panjang akan kepedulian terhadap kebersihan lingkungannya.” Untuk kedapannya kita Berharap Anugrah Adipura ini bisa kita pertahankan, sebagai indikator Komitmen kita menciptakan lingkungan kota kita yang bersih dan hijau”,ungkapnya.

Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kota Padang Panjang, Erwina Agreni mengatakan bahwa Adipura Tahun ini adalah Anugrah Adipura ke 11 yang diraih oleh Padang Panjang. Untuk Tahun ini, kepada Kota Padang Panjang diberikan Anugrah Adipura Buana, yaitu Penghargaan Adipura untuk kota-kota yang dinilai layak huni/nyaman ditinggali.

Sementera itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum Defrial mengatakan ucapan terima kasih kepada masyarakat yang telah berpartisipasi menjaga kebersihan kota, hingga penghargaan yang diidamkan tersebut dapat diraih kembali setelah dua tahun kita tidak meraihnya. “Dinas PU sebagai SKPD teknis Juga mengucapkan terima kasih kepada para petugas kebersihan yang telah bekerja keras siang dan malam untuk mewujudkan padang panjang yang bersih dan hijau”, pungkasnya.

Sejalan dengan Rebranding Program Adipura Nasional, pada tahun ini sebanyak 98 Kota di Indonesia berhasil meraih anugrah Adipura dengan tiga kategori yaitu Adipura Buana, Adipura Kirana maupun Adipura Paripurna. Adipura Kirana ditujukan bagi kota-kota yang dinilai memiliki potensi pengembangan ekonomi dari pemanfaatan jasa ekosistem/jasa lingkungan. Sedangkan Adipura Paripurna diberikan kepada Kota yang memenuhi kriteria Adipura Buana dan Adipura Kirana sekaligus.Penyerahan Anugrah.

Adipura Tahun 2016 di Siak ini diselenggarakan dalam Puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia, dengan tema “Go Wild for Life” dalam terjemahnnya menjadi “Selamatkan Tumbuhan dan Satwa Liar untuk Kehidupan”. (Humas)

Read more
Pemilihan Kepala Uni Afrika Gagal, Pemilihan Kembali Januari 2017

Pemilihan Kepala Uni Afrika Gagal, Pemilihan Kembali Januari 2017

EkspresNews.com – Pertemuan para kepala negara Afrika di Kigali pada Senin (18/7) gagal memilih kepala baru Uni Afrika dan akan mencobanya kembali pada Januari tahun depan. Presiden Komisi Uni Afrika saat ini, Nkosazana Dlamini-Zuma, dijadwalkan akan mundur, namun para pemimpin tidak menyepakati penggantinya saat konferensi tingkat tinggi Uni Afrika ke-27 di ibu kota Rwanda.

“Asap hitam mengepul dari KTT Uni Afrika ke-27 karena tidak ada pemenang yang muncul… Pemilihan Komisi ditunda sampai KTT berikutnya,” kata Eben, juru bicara Dlamini-Zuma, di Twitter, merujuk pada sinyal asap yang biasanya muncul sebelum menunjuk seorang paus baru.

Tidak satu pun dari tiga kandidat pemimpin yang memperoleh dua pertiga suara mayoritas yang dibutuhkan untuk memenangkan pemungutan suara tertutup tersebut. Menjelang pemilihan, banyak negara mengungkapkan kecemasan atas “kurangnya reputasi” di antara kandidat yang kurang dikenal dari Botswana, Guinea Khatulistiwa dan Uganda.

Pada akhirnya, 28 dari 54 negara anggota memilih abstain dari putaran final pemilihan yang menyebabkan penundaan dan dan perpanjangan jabatan Dlamini-Zuma, demikian laporan AFP.

(AFP)

Read more
Khatib Muda Payakumbuh Bentuk Forum Komunikasi

Khatib Muda Payakumbuh Bentuk Forum Komunikasi

EkspresNews.com – Khatib dan imam muda Payakumbuh bentuk forum komunikasi. Beranggotakan 30 peserta, para khatib dan imam muda yang baru saja menjalani diklat itu,  bernaung dalam wadah Ikatan Dai Muda Indonesia (IDMI) Kota Payakumbuh. IDMI Kota Payakumbuh itu, dipimpin Alridha Nashrah. Pemilihan ketua berlangsung sangat demokratis. Semua Dai muda itu, sepakat menunjuk Alridha sebagai ketua, untuk periode tiga tahun ke delan.

Bersama ketua terpilih, para Dai muda juga memilih personil lainnya yang menjabat sebagai wakil ketua,  sekretaris dan bendahara. Untuk jabatan wakil ketua ditunjuk Sandi Pratama, sekretaris 1 dan sekretaris 2 dipercayakan kepada Abdul Aziz dan Rahmat Marta. Sedangkan, jabatan bendahara diserahkan kepada Teguh Saputra.

Keterangan Kabag Kesra Setdako Payakumbuh Devitra, M.Si, di balaikota, Senin (18/7), kepengurusan IDMI Payakumbuh itu dilakukan Walikota Payakumbuh diwakili Asisten II Setdako H. Amriul, M.Mpd, di balaikota, Jumat lalu.

“Kita mengapresiasi kegiatan tersebut, sehingga harapan kita tentunya agar para DAI dikota Payakumbuh dapat memajukan program pemerintah kota Payakumbuh yang menjadikan Kota Payakumbuh Kota Religi serta menjadi contoh bagi para generasi muda yang rentan terlibat salah pergaulan,” ungkap Kakan Kemenag Asra Faber.

Harapan walikota,  organisasi yang dibentuk itu, diharapkan mampu menjadi perekat sesama anggota dalam memajukan program kerja ke depan. Pengurus terpilih, diminta mampu mengakomendir  saran dan gagasan anggota, dalam mengapkikasikan kegiatan dakwah di tengah masyarakat, ingatnya.

(Arief Wisa)

Read more

Undang Menkominfo, Komisi I DPR Akan Bahas Pokemon Go

EkspresNews.com –Permainan Game Pokemon GO benar-benar menjadi tranding topik dimana-mana. Bahkan hal ini menjadi perhatian bagi perlemen di Indonesia. Menteri Kominfo Rudiantara rencananya akan diundang untuk membahas permainan Pokemon Go tersebut.

Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Tantowi Yahya membenarkan, namun menurutnya pembahasan tidak hanya soal Pokemon GO.  “Kita ada rencana undang menkominfo sebelum reses. Agendanya bukan cuma omongin Pokemon aja, banyak. Seperti ITE, Penyiaran, UU Telekomunikasi,” ungkap Tantowi, di Jakarta, Senin (18/7).

Presiden Country Music itu menyadari bahwa potensi Pokemon Go sangat tinggi jika rilis di Indonesia. “Lihat sekarang saja yang belum rilis sudah banyak yang main. Kita nggak bisa menafikan fakta aktual sekarang soal Pokemon. Itu bisa ditanyakan bagaimana sikap pemerintah menangani game ini,” ujar Tantowi.

Dikatakannya bahwa permainan adalah hak warga negara untuk menikmatinya, tapi pemerintah harus memperhatikan ketika game tersebut tidak mengganggu keamanan informasi negara. Game virtual tersebut menggunakan fasilitas GPS ketika seseorang hendak memainkannya. Itulah yang dianggap dapat membahayakan.

“GPS kan buat dia masuk ke mana-mana. Kita harus buat tegas dan kritis, apakah peralatan ini dibuat penciptanya untuk maksud tertentu. Dia kan dibebaskan,” kata Tantowi.

Komisi I ingin meminta klarifikasi pemerintah soal keamanan akses game Pokemon Go. Sebab bukan tidak mungkin, sebut Tantowi, ada kepentingan lain di balik game yang tengah diganderungi tersebut. “Apa iya begitu saja maksudnya. Apa ada kekuatan yang menungganginya dalam rangka tertentu,” ucap dia.

Tantowi sendiri mengaku sudah mengunduh aplikasi game Pokemon Go. Namun itu dilakukan karena rasa penasaran belaka. “Ya unduh, kalau nggak saya jadi nggak tau itu bisa ke mana-mana. Saya ada. Ingin tahu saja,” kata Tantowi. Sebelumnya Mabes Polri sudah mengimbau masyarakat agar berhati-hati jika bermain Pokemon Go, terutama di objek vital. Jangan sampai akibat bermain Pokemon Go, akan mengganggu apalagi menimbulkan persoalan keamanan.

(Citra)

Read more