Saksi-Saksi Yehuwa Indonesia Padati Kebaktian Tahunan

Saksi-Saksi Yehuwa Indonesia Padati Kebaktian Tahunan

EkspresNews.com – Ribuan hadirin Saksi-saksi Yehuwa Indonesia memadati Hall Bumi Serpong Damai (BSD) Tangerang Banten, Jumat pagi (17/8/2018) untuk mengikuti Kebaktian Tahunan 2018. Menurut Panitia Layanan Media Kebaktian Tahunan Saksi-Saksi Yehuwa Indonesia 2018, Paul Marthin Affidon selaku Pengawas Layanan Media,siapakah Saksi Saksi Yehuwa?

Menurut Paul Marthin Affidon, Yehuwa adalah nama pribadi Yang Maha Kuasa Sang Pencipta Alam Semesta ini, seperti yang dinyatakan dalam Alkitab. (Keluaran 6:3; Mazmur 83:18) Saksi adalah orang yang menyatakan pandangan atau kebenaran yang ia yakini.

Saksi-Saksi Yehuwa adalah sekelompok orang Kristen yang menyatakan kebenaran tentang Allah Yehuwa, Pencipta segala sesuatu. (Penyingkapan [Wahyu] 4:11) Kami memberikan kesaksian kepada orang lain melalui cara hidup kami dan dengan menceritakan apa yang kami pelajari dari Alkitab.—Yesaya 43:10-12; 1 Petrus 2:12. Saat ini jumlah Saksi-Saksi Yehuwa di seluruh dunia ada 8.340.982 orang di 240 Negeri.

Saksi Saksi Yehuwa di seluruh negeri mengadakan kursus Alkitab gratis dan ada 10.115.264 pelajaran Alkitab telah dilakukan. Saksi-Saksi Yehuwa seluruh dunia siap mengadakan rangkaian kebaktian tahunan mereka di seluruh dunia mulai Mei 2018. Dan di Indonesia dilaksanakan di beberapa kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, Makasar dan kota kota lainnya.

Tema tahun 2018 ini adalah ”Jadilah Berani!”. Sebelum acaranya berlangsung, para Saksi di seluas dunia melakukan kegiatan khusus untuk mengundang orang-orang ke acara ini. Kebaktian ini diadakan di 180 negeri, dan semua orang bisa hadir tanpa dipungut biaya. Kebaktian ini berlangsung selama tiga hari, 17, 18, dan 19 Agustus 2018 di Hall Bumi Serpong Damai (BSD) Tangerang, Banten.

Acaranya terdiri dari 54 bagian yang mencakup ceramah, drama audio, wawancara, dan video singkat. Selain itu, pada hari terakhir acara kebaktian akan ada pemutaran film berjudul Kisah Yunus—Pelajaran tentang Keberanian dan Belas Kasihan. Setiap hari, sesi pagi dan siang diawali dengan video musik yang disiapkan khusus untuk kebaktian ini.

Saudara Paul M Affidon, Pengawas Departemen Layanan Berita mengatakan, ”Kalau kita melihat berita, ada banyak orang, tua dan muda, yang merasa khawatir dan takut dengan keadaan sekarang. Kita semua butuh keberanian untuk menghadapinya. Kami senang mengundang semua orang untuk hadir ke kebaktian tahun 2018 ini. Kita akan mendapat berbagai nasihat bagus dari Kitab Suci.”

Acara ceramah dan wawancara: Cari tahu caranya kita bisa dengan berani menghadapi masalah yang ada sekarang dan di masa depan. Video: Tontonlah bagaimana kita bisa belajar tentang keberanian dari beberapa orang dan bahkan dari lima binatang ciptaan Allah Yehuwa.

Ceramah Alkitab untuk Umum: Yesus memberi tahu seorang ayah yang anaknya baru meninggal, ”Jangan khawatir.” (Markus 5:36) Kenapa? Jawabannya ada di ceramah berdasarkan Alkitab yang akan disampaikan pada Minggu pagi (19/8/2018). Temanya: ”Bagaimana Harapan Kebangkitan Membuat Kita Berani?” Film: Kenapa Yunus takut dan melarikan diri dari tugas yang Allah berikan? Tontonlah filmnya pada hari Minggu siang.

Acara ini gratis, dan tidak ada kolekte. Hal-hal yang bisa menarik untuk menjadi bahan liputan: Ketertiban, Kebersihan dan kerapihan tempat acara. Hadirin yang datang dari berbagai daerah. Keriangan para hadirin yang sedang memperhatikan acara. Keluarga dan anak-anak yang sedang bernyanyi bersama. Kawula muda dan anak-anak yang antusias memperhatikan acara. Relawan yang mempersiapkan tempat, mengatur parkir, dan lainnya.

“Perkenalan publikasi atau buku baru. Kami yakin para penonton liputan anda akan tertarik untuk mengetahui lebih banyak tentang acara yang unik dan sangat bermanfaat ini,” tutup Paul Marthin Affidon selaku Pengawas Layanan Media Kebaktian Tahunan Saksi-Saksi Yehuwa Indonesia 2018.

Dalam satu khotbah di acara ini disampaikan bahwa umat Allah Yehuwa kini sedang dianiya di Negara Rusia. Umat Allah Yehuwa dilarang berkumpul melaksanakan ibadat. Polisi Rusia menggeledah ruang ibadat, menangkap beberapa umat Saksi-saksi Allah Yehuwa. Sementara di Amerika Serikat juga dianiaya saat melakukan pengabaran.

Namun saudara-saudari yang dianiaya dan ditangkap di seluruh dunia tidak akan berhenti menyampaikan kabar baik (mengabar/menginjil). Dan Selain Rusia dan Amerika Serikat, di China, Mozambik, dan lain-lain umat Allah Yehuwa ini juga ditangkap dipenjarakan. Tapi para musuh Allah Yehuwa ini tidak akan pernah berhasil.

Kebaktian Tahunan 2018 ini bertema “Jadilah Berani” dihadiri oleh 10.053 hadirin. (Relis)

Read more
Seorang PSK Terjaring saat Mesum di Siang Bolong

Seorang PSK Terjaring saat Mesum di Siang Bolong

EkspresNews.com – Tim Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Solok Selatan (Solsel), menjaring satu wanita pekerja seks komersial (PSK) berinisal RS, 19 th Rabu siang (15/8) di kontrakannya jorong Timbulun, nagari Lubuk Gadang Selatan usai tertangkap basah berbuat mesum di siang bolong bersama kekasihnya sekitar pukul 11.30. Sementara doi yang diduga selain sebagai kekasih juga sekaligus sebagai mucikari berhasil kabur.

Peyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Dinas Pol PP dan Damkar, Dina Daniati menyebutkan RS ditangkap saat melakukan hubungan terlarang layaknya suami istri di siang hari. Ia digerebek tengah berbuat mesum oleh dua petugasnya yang sedang melakukan patroli rutin.

“Sang gadis lantas digiring ke kantor Pol PP menggunakan sepeda motor petugas patroli, sementara prianya ditinggal di kontrakan tempat pelaku digerebek. Karena terkendala mobilitas ini, akhirnya sang pria ini melarikan diri. Namun kami sudah mengetahui identitas dan kediamannya,” katanya.

Diketahui, teman pria RS ini berinisial IW, warga asal Timbulun sendiri. Lalu, kediamannya disebutkan juga tak berada jauh dari lokasi penggerebekan, tepatnya hanya berjarak sekitar setengah Km.

Selain sebagai teman mesum, IW diduga juga merupakan mucikari dari RS atas pengakuannya saat di sidik. Guna memastikan perihal itu, petugas bakal secepatnya menjemput IW dan berkoordinasi dengan orangtuanya secara baik. Di sisi lain, petugas juga berencana menjemput HP dan uang milik RS yang disaat diamankan tertinggal di kontrakan kemudian ikut dibawa lari oleh IW.

RS sendiri berasal dari kenagarian Lubuk Besar, Kecamatan Asam Jujuhan, Dharmasraya. Tamatan SMPN 20 Solsel di Talao, Tidar Kerinci Agung (TKA) pada tahun 2016 lalu, sejak akhir Juli lalu mulai masuk dan menetap di solsel

karena menindaklanjuti adanya laporan sejumlah warga sekitar lokasi yang resah lantaran beberapa bulan ini, wilayah Timbulun kerap dijadikan lokasi praktik prostitusi terselubung.

Kemudian, dilakukanlah patroli oleh dua Petugas Pol PP, yakni Nopal Deprinaldi dan Fit Yulianti guna mencek ke kontrakan RS. Saat itu petugas memergoki RS dengan kondisi setengah telanjang dan ternyata tengah bercumbu dengan IW,” jelasnya.

Mendapati hal itu, kemudian petugas langsung mengamankan RS ke kantor Pol PP. IW yang ditinggal dikontrakan itu, saat dijemput kembali oleh petugas dengan menggunakan mobil Patroli oleh petugas, IW yang mengetahui petugas datang menjemputnya kabur melarikan diri dengan meloncati jurang. Petugas urung mengejar karena dikhawatirkan terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan terhadap IW.

Sebab, berdasarkan penuturan Noval, IW lari tunggang langgang bahkan sempat masuk ke kawasan kebun dan terjun ke jurang sedalam empat meter. Jika dipaksakan untuk dikejar, petugas khawatir IW lebih nekat lagi, misalnya dengan menerjuni jurang yang lebih dalam.

“Setelah membawa si wanita, kami menjemput kembali si laki-laki. Dan diketahui sudah berada di rumah orang tuanya yang berada tak jauh dari kontrakan tempatnya digerebek. Namun, si laki-laki ini melarikan diri,” katanya.

Di sisi lain, melakoni pekerjaan sebagai penghibur pria hidung belang Diakui RS baru dijalaninya tiga minggu ini. Selama itu, ia mengaku sudah melayani hingga tujuh pelanggan dengan tarif Rp 1 juta permalam. Sementara, mengenai IW, di sebutkan RS merupakan seorang teman dekat bahkan berjanji akan menikahinya.

Kepada awak media, gadis kelahiran 13 Februari 1999 ini mengaku datang ke Solsel lantaran dibawa oleh teman satu kampungnya yang bernama Santi, yang disebutkannya masih berusia 15 tahun. Selama di Solsel, Santi yang diakuinya juga berprofesi sebagai PSK, dialah yang mencarikan pelanggan untuk RS selaku PSK baru.

“Saya kabur dari rumah dan pergi bersama Santi. Alasannya, karena kalau dimintai izin pada orangtua tidak akan diperoleh. Suasana di rumah juga tidak nyaman, akhirnya saya ikut dengan Santi dan nekat kabur, sebab di rumah lagi banyak masalah keluarga,” ujarnya.

Dijelaskan RS, Santi sudah berada di Solsel selang waktu satu tahun ini. Selain bersamanya, Santi juga memiliki satu teman PSK lainnya bernama Meggy (Nama samaran) usia 20 tahun, merupakan seorang janda beranak satu, warga Limbur, Jambi.

Sementara, Meggy sendiri sudah pernah diamankan petugas Satpol PP, Kamis, pekan lalu. Akan tetapi, dilepaskan kembali dengan alibi ia hendak menikah. Namun, berdasarkan informasi RS, Meggy saat ini tengah berada di sebuah kafe di kawasan tambang, Kimbahan, Abai, Kecamatan Sangir Batang Hari.

Saat ini, RS tengah menjalani pembinaan di kantor Dinas Satpol PP dan Damkar, Solsel. RS rencananya akan diserahkan langsung kepada orangtuanya. Awalnya, RS bakal langsung dikirim ke rumah rehab Andam Dewi, di Sukarami, Solok. Namun lantaran ia kabur dari rumah maka petugas memutuskan bakal memberitahukan dan menyerahkan kembali pada orangtuanya. (Zaki)

Read more
Peipei Siberut Barat Daya Banjir, Aktivitas Warga Lumpuh

Peipei Siberut Barat Daya Banjir, Aktivitas Warga Lumpuh

EkspresNews.com – Aktivitas warga Peipei Kecamatan Siberut Barat Daya, sempat lumpuh akibat banjir kemaren yang melanda daerah itu.
“Semua jalan banjir. Tidak bisa orang lewat. Banyak rumah yang tergenang” kata Camat Siberut Barat Daya Mateus Lajo saat dihubungi melalui media sosial miliknya Selasa, (7/8/2018).

Dia mengatakan, hujan yang turun sejak Minggu (6/8/2018) hingga Senin sangat deras sehingga hanya dalam waktu singkat Peipei Ibu kota Kecamatan Siberut Barat Daya langsung dikepung banjir.

“Banjirnya rata. Hampir semua rumah terendam banjir,” katanya.
Selain aktifitas warga yang lumpuh, lanjutnya, aktivitas Pemerintah Kecamatan dan Puskesmas pun ikut lumpuh sementara.

Mateus Lajo kemudian turun langsung ke sejumlah lokasi banjir bersama warga mengantisipasi terjadinya korban jiwa maupun harta benda dengan membantu warga setempat.

Mateus Lajo mengatakan hingga saat ini dirinya tidak mendapat laporan adanya korban meninggal dunia dan kerugian signifikan akibat banjir tersebut.

Namun lanjutnya, pada hari Selasa 7/8/2018 pagi, air sudah mulai surut dan aktivitas warga perlahan mulai Normal. (N)

Read more
Diterima di Universitas Al-Azhar, Khairul dan Arif Berharap Uluran Tangan Dermawan

Diterima di Universitas Al-Azhar, Khairul dan Arif Berharap Uluran Tangan Dermawan

EkspresNews.com – Khairul Amal El Hifzi ( 19) dan Arif Rahmatul Aji (19) kini harap-harap cemas. Keduanya diterima di Universitas Al-Azhar, Kairo Mesir. Namun kedua tidak punya uang. Mereka dari Kayutanam, Padang Pariaman. Sudah dinyatakan lulus dan diterima di universitas terkenal tersebut.

Jika mengharapkan dari orangtua mereka saja tidaklah akan tercapai.
Khairul tamatan MAKN Muhammadiyah, Kauman Padang Panjang. Sedangkan Arif tamatan MAN 2 Limokaum, Batusangkar juga Santri Ponpes Darul Ulum Padang Magek. Mereka tamatan tahun 2018.

Senin (6/8) keduanya bertamu ke kantor Dinas Kominfo Padang Panjang dan menyampikan keluh kesahnya tentang kekurangan biaya untuk belajar ke Mesir.

Tahap awal, untuk biaya keberangkatan ke Mesir, masing-masing perlu biaya sekitar Rp30 juta. Untuk mendapatkan biaya itulah kedua berkonsultasi ke Dinas Kominfo dan diterima Ampera Salim yang sehari-hari sekretaris di dinas yang menjadi corong pemerintah daerah tersebut. Ikut juga Ketua PWI Padang Panjang Syamsudarman dan beberapa wartawan yang hadir saat itu.

“Tolong dibantu saya Pak. Kami butuh biaya. Kemena kami akan mengadu,” katanya dengan wajah sendu.

Kepada wartawan Khairul mengaku baru bisa mengumpulkan uang Rp7 jutaan. Sedangkan Arif baru Rp4 juta. Pengakuan keduanya, uang tersebut pun berasal dari sumbangan orang-orang yang peduli kepada mereka.

Kairul merupakan anak pertama dari tiga bersaudara pasangan suami istri Syatrul Hizi –Triwales Asih Indriani. Syatrul bekerja sebagai mekanik kecil-kecilan, sedangkan istrinya hanyalah seorang ibu rumahtangga.

Sementara Arif anak ke enam dari tujuh bersaudara pasangan suami istri Ajirin dengan Mawarni Murni. Ajir hidup bertani di Lubuk Napa, Anduring, Kayutanam. Ibunda Arif hanyalah seorang ibu rumahtangga dan dalam keseharian membantu suaminya sebagai petani di ladang.

Semenjak dinyatakan lulus di Universitas Al Azhar melalui Kementerian Agama RI 30 Juni 2015 lalu, keduanya benar-benar bangga. Tidak mudah untuk lulus. Keduanya bersaing dengan 7.000-an calon mahasiswa dari seluruh Indonesia.

Sebelumnya, setelah mendaftar secara online Kahrul menjalni ujian tertulis di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Sedangkan Arif mengikuti tes di UIN Susqa Riau di Pekanbaru dan dinyatakan lulus.

Namun di balik rasa bangga kelulusan itu, baik Khairul dan Arif terkendala dengan biaya kuliah yang diperlukan.

Uang puluhan juta yang dibutuhkan tidak mudah didapat. Mengandalkan uang dari orang tua saja tidaklah mungkin. Berapa benarlah penghasilkan kedua orang tua mereka. Untuk hidup sehari-hari saja sudah berhemat-hemat. Adik-adik Arif juga butuh biaya sekolah.

Pengakuan Arif dan Khairul, saat ini paspor sudah mereka siapkan termasuk persyaratan ain yang dibutuhkan.

Arif Rahmatul Aji terbilang anak berprestasi. Tahun 2017 Arif merupakan juara pertama lomba musabaqah fahmil Quran pada pekan musbaqah kampus (PKMK) tingkat SLTA se-Sumatra Barat.

Di tahun yang sama Arif terbaik dua MTQ Smanssu Gempati Muharram ke-6 tingkat SLTA se-Sumbar dan juara pertama Olimpiade Toafl dalam lomba bertema Opitimalisasi dan eksistensi bahasa Arab dan seni berbahasa dan berbudaya di bumi Minangkabau.

Sedangkan di bangku sekolah, berkali-kali tampil sebagai juara di kelasnya.

Tidak jauh beda dengan Khairul. Ia berhasil menampatkan pendidikan di MAKN Kauman Padang Panjang dengan nilai rata-rata 83 dan dari bangku kelas I sampai tiga di Kauman, berkali-kali juara kelas diraihnya. Paling tidak tiap menerima rapor semesnter masuk 10 besar.

Menunggu jadwal keberangkatan ke Mesir September mendatang, kini keduanya berupaya menghubungi orang-orang yang peduli pada mereka. Ditunggu kepedulian kita bersama. (A.M)

Read more
Pelaksanaan TMMD Mayjen TNI Irwan : Kegiatan Ini Sangat Membantu Masyarakat

Pelaksanaan TMMD Mayjen TNI Irwan : Kegiatan Ini Sangat Membantu Masyarakat

EkspresNews.com – Memasuki hari ke 15 TMMD ke 101 tahun 2018 di nagari Sulit Air Kab. Solok, membuat kasad TNI AD Mayor Jendral TNI Irwan, mengunjungi langsung Pelaksanaan kegiatan Tentara Manunggal Masuk Daerah (TMMD) yang dilaksanakan oleh seluruh personil Kodim 0309 Solok, kunjungan Jendral Bintang dua ini di sambut secara antusias oleh masyarakat Sulit Air beserta seluruh personil baik TNI maupun Polri, selain itu juga terlihat Dandim 0309 Solok letkol Arh Priyo Iswahyudi bersama Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan serta Forkompida Kabupaten solok mengiringi kunjungannya.

Kunjungan tersebut diawali dengan meninjau Posko pengobatan gratis yang di buka dan di selenggarakan di lapangan sulit air, pengobatan gratis ini sebagai wujud kepedulian TNI pada masyarakat terutama di bidang Kesehatan.

Ini kita lakukan untuk mengetahui sejauh mana tindak lanjut dari posko pengobatan gratis ini,seperti apa yang dominan penyakit yang di derita oleh masyarakat sulit air,selain itu apa apa saja tindakan yang di ambil untuk pasien ini.

Setelah kunjungan di Posko Pengobatan Gratis,Mayjen TNI Irawan melanjutkan peninjauannya ke pelaksanaan TMMD yakni pengecoran jalan, di mana pengecoran jalan sepanjang 700 meter ini secara bersama sama di bangun dan dilaksanakan oleh masyarakat dan TNI.

Di lokasi Pengecoran jalan tersebut terlihat,Mayjen TNI Irawan bersama Dandim 0309 Solok Letkol Arh Priyo Iswahyudi bersama Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan, tidak segan turun tangan melaksanakan pengerjaan pengecoran jalan tersebut.

Dalam arahannya, Mayjen TNI Irwan, menyampaikan kunjungannya kesini dalam rangka melindaklanjuti kegiatan TMMD yang dilakukan oleh seluruh personil Kodim 0309 Solok di nagari Sulit Air, dan alhamdulillah pelaksanaan TMMD ini sangat meriah dan membanggakan karna Kegiatan yang di kerjakan oleh TMMD ini sangat membantu masyarakat dan tampak secara jelas dengan adanya kerjasama antara TNI dan masyarakat.

Diharapkannya, Dengan adanya kegiatan kerjasama ini pembangunan di daerah ini berjalan dengan baik, mudah mudahan kedepan dilanjutkan dan dianggarkan oleh Pemerintah Daerah untuk pembangunannya seperti pembangunan jembatan dan kelanjutan pembangunan jalan ini, ujarnya.

Selanjutnya, kunjungan Mayjen TNI Irwan dilanjutkan ke lokasi bedah rumah salah seorang warga sulit air bernama Yusnimar yang mana rumah tak layak huni ini dibedah dibantu biaya pembangunannya oleh Basnas dan pemkab solok yang mana untuk pelaksanaan pembangunannya oleh TNI .

Kita sangat bangga melihat TNI dan masyarakat yang telah mengobarkan semangat bergotong royong dalam membantu pembangunan rumah ini. Dan pada kesempatan tersebut beliau berharap pada tuan rumah agar bisa menjaga dan menempati rumah ini dengan baik. (Edrin)

Read more