Peran Penting Mahasiswa UMMY Bantu Pembangunan Daerah

Peran Penting Mahasiswa UMMY Bantu Pembangunan Daerah

P_20171123_123336_1_p

EkspresNews.com – Pada dasarnya kemajuan suatu daerah tidak hanya terlihat sejauh mana suatu daerah itu mampu merampungkan segala pembangunan fisik didaerahnya, akan tetapi keberhasilan itu meliputi semua aspek salah satunya ada sektor budaya dan pariwisata.

Untuk mencapai kesemua itu, tentu pemerintah harus merangkul seluruh elemen masyarakat tak terkecuali kalangan mahasiswa, karena peran mahasiswa sangat besar dalam memajukan daerah ini. Demikian dikatakan wakil walikota Solok Reinier, ST, MM, (28/11).

Kalau kita lihat selama ini peran mahasiswa dalam memajukan daerah ini terutama dalam bidang pariwisata dan budaya sudah memberikan dampak yang positif. Hal itu dibuktikan dengan telah terbentuknya kelompok sadar wisata di kalangan mahasiswa dan kreativitas mahasiswa di bidang budaya juga tidak kalah hebatnya dengan universitas lainnya. “Potensi inilah yang harus kita jaga bersama sama, yaitu dengan cara melakukan pembinaan terhadap organisasi mahasiswa yang ada, jangan sampai potensi yang telah ada ini hilang begitu saja,” ujar Reinier.




Diharapkanya, kepada organisasi mahasiswa yang ada di Universitas Mahaputra Muhammad Yamin Solok, agar terus berkreativitas dan melakukan berbagai terobosan baru. Sementara itu, wakil rektor III UMMY Solok, Ir. Helmayuni, mengatakan, kita dari UMMY melalui organisasi mahasiswa akan selalu mendukung segala kegiatan pemerintah daerah apalagi kegiatan tersebut juga berdampak untuk UMMY sendiri.

Selain itu, kita juga mengharapkan dukungan dan bantuan dari pemerintah, karena kita di UMMY Solok memiliki organisasi kemahasiswaan yag berada dibawah pengawasan badan eksekutif mahasiswa (BEM) UMMY Solok, tutupnya. (Edrin)

Read more
FHUK UMMY Solok MoU dengan KPUD Kota Solok

FHUK UMMY Solok MoU dengan KPUD Kota Solok

EkspresNews.com – Dalam rangka meningkatkan kerjasana antara Fakultas Hukum Universitas Mahaputra Muhammad Yamin (UMMY) Solok dengan komisi pemilihan umum daerah (KPUD) Kota Solok untuk melakukan MOU, terutama dalam bidang penelitian dan penempatan mahasiswa magang serta dalam dalam upaya mewujudkan sistem demokrasi yang berintegritas di darah Kota Solok.

Penandatanganan memorandum of under standing (MOU) tersebut ditandai dengan pembuhan tanda tangan oleh wakil Rektor I UMMY Solok Ir. Renfiyeni, dekan Fakultas Hukum UMMY Solok Rifqi Devi Lawra,SH, MH, dan ketua KPUD Kota Solok, Budi Santosa, yang di laksanakan di kantor komisi pemilihan umum daerah (KPUD) Kota Solok, Rabu, (22/11).

Selain itu, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh ketua Jurusan Ilmu Hukum UMMY Solok Adriyanti, SH, MH, komisioner komisi pemilihan umum daerah Kota Solok, civitas akademika FHUK UMMY Solok dan seluruh mahasiswa Fakultas Hukum serta seluruh anggota KPU




Dalam sambutanya dekan FHUK UMMY Solok, Rifqi Devi Lawra, SH,MH, menyampaikan, tujuan dari dilaksankanya MUO ini adalah untuk meningkatkan kerjasama antara Fakultas hukum UMMY Solok dan Universitas Mahaputra Muhammad Yamin dengan komisi pemilihan pemilihan umum daerah Kota Solok.

Dengan adanya kesepakatan ini, natinya akan berdampak positif bagi fakultas Hukum dan UMMY terutama dalam hal penelitian dan penempatan mahasiswa magang, kalau selama ini belum adanya mahasiswa yang magang di lembaga ini mudah mudahan untuk tahun depan mahasiswa bisa melakukan magang disini.

Hal senada juga diungkapkan Wakil Rektor I UMMY Solok, Ir. Renfiyeni, kita dari pihak UMMY Solok sangat berterima kasih kepada KPU Kota Solok yang telah memberikan kesempatan untuk bekerja sama dalam bidang penelitian dan penempatan mahasiswa magang.

Selain itu, kita juga berharap kepada pihak KPUD Kota Solok kedepanya agar melibatkan mahasiswa dalam berbagai kegiatan, apa lagi tahun 2019 mendatang kita akan memasuki pesta demokrasi, maka dari itu perlu kiranya dilaksanakan semacam enyuluhan tentang pemilu ke tengah-tengah masyarakat kampus, ujarnya.

Sementara itu, ketua KPUD Kota Solok Budi Santosa, sangat mengapresiasi gebrakan yang dilakukan oleh Fakultas Hukum dan pihak UMMY Solok yang telah mengupayakan untuk melakukan MOU ini, kita dari KPU akan senantiasa mendukung seluruh kegiatan yang dilakukan fakultas Hukum UMMY Solok.

Kedepan kita sangat mengharapkan adik adik mahasiswa/i UMMY Solok terutama fakultas Hukum melakukan penelitian dan magang di KPU ini dan kita juga akan membantu mahasiswa yang sedang melakukan penyusunan skripsi mendapatkan data di KPU ini. (Edrin)

Read more
Sabtu, Sekolah Diliburkan di Sumbar

Sabtu, Sekolah Diliburkan di Sumbar

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) sudah sepakat untuk meliburkan sekolah pada Sabtu (2/9) besok atau 11 Dzulhijah.

Ali AsmarEkspresNews.com – Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar Ali Asmar mengatakan, itu sudah kesepakatan bersama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar. Awalnya, kata Sekda tersebut, Dinas Pendidikan memang agak ragu untuk meliburkan, tapi akhirnya disepakati bahwa proses belajar mengajar di sekolah pada hari Sabtu tersebut ditiadakan.

Menurut Ali Asmar, ada dua alasan mengapa diliburkan. Pertama adalah karena 10 Dzulhijah tahun ini jatuh pada hari Jumat. Biasanya, pada hari tersebut juga dilanjutkan dengan penyemblihan hewan Qurban. “Hari Jumat itu relatif pendek. Karena ada salat Jumat juga. Nah, dengan begitu pasti qurbannya akan dilanjutkan pada hari esoknya,” katanya di Rumah Bagonjong Sumbar pada Rabu (30/8) kemarin.

Alasan yang kedua katanya adalah perayaan idul adha ini adalah perayaan umat muslim. Kita harus menghormati perayaan agama tersebut. Ia juga mengatakan, agar saat penyemblihan dan pembagian hewan Qurban tersebut anak remaja juga diikut sertakan. “Seperti usia SMP atau SMA, libatkan mereka, karena mereka adalah kader untuk masa depan.” Katanya.




Ia mengakui, sebelumnya ia sudah membuat surat edaran terkait liburnya di hari Sabtu tersebut. “Sudah dibuat edarannya, kemudian juga diintruksikan lisan Sekda saja lagi melalui grup WhatAps Kabupaten dan kota di Sumbar,” tutupnya. (Asra)

Read more
Kembali Sekolah Walau Minim Sarana dan Prasarana

Kembali Sekolah Walau Minim Sarana dan Prasarana

EkspresNews.com – Sejak seminggu terakhir, proses belajar dan mengajar di Kecamatan Pangkalan Koto Baru sudah dimulai kembali, seluruh TK, SD dan Madrasah Ibtidaiyah yang terdampak banjir di Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Limapuluh Kota, sudah kembali memulai proses belajar-mengajar. Sebagian besar murid yang datang ke sekolah masih belum memakai seragam lengkap. Buku-buku dan tas juga masih sangat terbatas. Kondisi ini sempat dikabarkan mantan Rektor Unand Profesor Werry Darta Taifur beberapa waktu lalu.

werryWerry yang pergi mengantar bantuan ke Pangkalan dalam kapasitasnya sebagai Ketua Gonjong Limo Padang (komunitas perantau Payakumbuh dan Limapuluh Kota di Padang) menyebut, setelah mengelilingi nagari yang tertimpa bencana perwakilan Gonjong Lima Padang berkesimpulan tas sekolah, buku dan alat tulis anak-anak warga korban banjir banyak yang hilang. “Mereka yang tidak banyak punya buku, tas sekolah dan alat tulis cukup banyak. Perlu juga menjadi perhatian, agar siswa SD dapat belajar dengan baik. Kemudian, perangkat sekolah dasar yang rusak, hancur dan alat mengajar lainnya, juga sangat diperlukan. Selain bantuan makanan dan yang diberikan sekarang, masyarakat juga memerlukan tikar, alas tidur, kain sarung dan mukenah,” kata Profesor Werry, Minggu (12/3).

Menyikapi masih banyaknya murid TK dan SD di Pangkalan yang kekurangan buku tulis, Baznas Limapuluh Kota yang beberapa hari terakhir menggalang bantuan dan menyalurkan 1000 kodi buku tulis, pena dan alat peraga. Bantuan senilai Rp 75 juta itu didistribusikan melalui kepala sekolah di UPTT Dinas Pendidikan Kecamatan Pangkalan dan Kapur IX. Ketua Baznas Limapuluh Kota, Desembri Chaniago memimpin langsung pendistribusian 1000 kodi buku tersebut. Bersamaan Desembri, juga ikut mendampingi Wakil Ketua H Jayusman H Akmul dan H Nursal. Sejumlah bantuan yang diantarkan langsung itu, adalah bentuk penyaluran dari berbagai sumbangan yang dihimpun Baznas.

“Kami hanya menyalurkan. Sebab, bantuan yang sudah kami antarkan itu adalah sumbangan dari berbagai pihak, baik yang mengantarkannya langsung ke posko penanggulangan banjir di kantor Baznas, maupun yang mengirimnya melalui rekening bank,” kata Desembri.

Dia menyebut, sejak kejadian banjir, Baznas telah menyalurkan tidak kurang Rp 125 juta. Jumlah itu baik berupa beras dan segala macam kebutuhan dapur umum yang secara darurat dibuat Pemkab, berasal dari Baznas. Bantuan yang terkumpul di Baznas, disebar merata ke delapan kecamatan yang terkena musibah. Hanya hitungan beberapa jam usai kejadian, kami telah koordinasikan kepada Baznas se-Sumbar,” ujar Desembri. (NS)

Read more
ISI Tetap di Padang Panjang

ISI Tetap di Padang Panjang

EkspresNews.com – ISI Padang Panjang tidak akan pindah. Kami akan tetap disini, karena orang sudah tahu bahwa ISI itu ada dan berkembang di Padang Panjang. Demikian antara lain disampaikan Purek I ISI Padang Panjang Ediwar, M.Hum, Ph.D diruangannya, didampingi Purek II Purwo Prihatin, S.Sn, M.Hum dan Kepala Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan Perencanaan dan Sistem Informasi (AAKPSI) Drs. Ali Umar, MM, Rabu, (15/3).
Dikatakan, demi perkembangan ISI selanjutnya, Pemkab Padang Pariaman menyediakan lahan seluas 40 HA. Lahan tersebut bertempat di Nagari Kepala Hilalang Kecamatan 2×11 Kayu Tanam Kabupaten Padang Pariaman dan telah diserahkan secara resmi oleh Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni kepada Menteri Riset Teknologi Dan Pendidikan Tinggi (Ristek Dikti) Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D, Ak,  yang kemudian diserahkan kepada Rektor ISI Padang Panjang Prof. Dr. H. Novesar Jamarun, MS.
Lebih lanjut dikatakan, lahan tersebut akan dingunakan untuk membangun kampus 2 ISI Padang Panjang. Perluasan ini juga akan diiringi dengan pengembangan fakultas dan prodi baru. Direncanakan meliputi Fakultas Pendidikan Seni, Fakultas Ilmu Budaya dan lainnya. Dengan 2 fakultas yang ada sekarang, ditargetkan akan ada 6 fakultas yang nantinya akan kelola. Seiring pengembangan tersebut nantinya ISI Padang Panjang juga akan berganti nama menjadi Universitas Seni Budaya Indonesia (USBI).
Bahkan 2017 ini kami akan membangun asrama kampus yang masih tetap berlokasi di Padang Panjang. Kabupaten Padang Pariaman memang menyediakan sekitar 605 Hektar tanah untuk pembangunan Rumah sakit, Perguruan Tinggi dan lainnya. Berbarengan dengan ISI Padang Panjang, Universitas Negeri Padang, Poli Teknik Negeri Padang dan beberapa perguruan tinggi lainnya yang juga telah mendapat tanah hibah dari Pemkab Padang Pariaman.
(AS)
Read more