Hipelmas Pertahankan Gelar

Hipelmas Pertahankan Gelar

EkspresNews.com – Perjuangan mempertahankan gelar trophy bergengsi turnamen futsal Himpunan Pelajar Mahasiswa Aesesa (Hipelmas) CUP IV 2019 terjawab indah setelah pada partai final tim tuan rumah Hipelmas A mengalahkan tim Laskar Politeknik Negeri Kupang, dengan skor 4 vs 2, yang berlangsung di Lapangan Futsal Auri Penfui Kota Kupang, Kamis (30/05) 2019.

Pantauan Tabloid Berita Indonesia Raya pada partai final yang dipimpin wasit Utama Martinus M. Maran dibantu wasiit II Noldi B. Taneo berlangsung meriah dan menegangkan karena mempertemukan juara bertahan Hipelmas A dan Laskar politeknik yang bermaterikan pemain – pemain futsal andalan kota Kupang, tak heran jika ke dua tim ini berhasil melenggang ke partai final setalah menyisihkan lawan – lawannya pada babak penyisihan dan babak knock out dari 35 tim yang berpartisipasi dalam turnamen bergengsi yang digelar setiap tahunan ini selama sepekan penuh.

Sebelum pertandingan final dimulai, yel – yel pendukung kedua tim mulai bergemuruh, sekitar dua ribu lebih orang menyaksikan langsung partai final, pertandingan baru dimulai pukul 20.00 Wita. Ketika wasit meniup peluitnya, jual beli serangan di pertontonkan ke dua tim, diwarnai pula permainan keras, namun tetap memberikan permainan indah kepada para pendukung setianya serta para penonton menjadikan partai final ini sebagai hiburan menarik bagi warga kota Kupang yang menyaksikannya.

Pada menit ke- 10 Anak – anak Aesesa ibu Kota Kabupaten Nagekeo mulai mebuka kran golnya melalui kaki Heru Meo dan terus meningkatkan serangannya dan lagi – lagi Heru berhasilkan menggandakan golnya, namun tertinggal 2 gol tidak menyurutkan semangat anak – anak Laskar Politeknik, melalui skema serangan balik cepatnya mampu merobekkan gawang tuan rumah melalui Joy serta menyudahi babak pertama dengan skor dua satu untuk keunggulan Hipelmas A.

Memasuki babak ke II, kedua tim mulai menerpakan segala strategi dan kemampuan yang dimilliki juga taktik dari ke dua pelatih, namun dewi fortuna masih memihak kepada tuan rumah melalui tangan dingin pelatihnya Kodas Pake dan Manger Tristan Bene dengan berhasilkan menyarangkan 2 gol lagi serta mampu dibalas dengan 1 gol pada menit terakhir oleh Laskar Politeknik dan akhirnya Hipelmas A memenangkan pertandingan ini dengan skor 4 vs 2 serta Laskar Politeknik harus puas di posisi ke dua, decak kagum dan sambutan tepuk tangan meriah dari penonton diberikan kepada kedua tim yang menyuguhkan indahnya permainan futsal dari kedua tim.

Kepada para Juara di berikan penghargaan berupa Piala, Uang Tunai, Sertifikat, juga diberikan penghargan kepada Pemain Terbaik, Dicky Opat dari Laskar Poltek dan Top Sccore Agustinus Beli dari Hipelmas A.

Dalam ceremonial penutupan dan pemberian hadiah kepada para juara, ketua panitia pelaksana Adrianus Ndiwa didampingi sekertarsi Angela Pawe menyampaikan Tujuan dari kegiatan ini: Menjadikan Hipelmas IV sebagai ruang penemuan dan pengembangan bakat dalam diri mahasiswa serta menumbuh kembangkan nilai sportifitas dan kerjasama dalam nuansa persaudaaraan.

Lanjut ndiwa sportifitas dan kerjasama merupakan kunci penting dalam sebuah strategi permainan, namun perlu adanya komando dalam sebuah dinamika tim, bagaimana mungkin sebuah tim dapat memenangkan pertandingan apabila tidak didukung oleh kerjasama tim, ego setiap pemain menjadi dalang utama permasalahan kekuatan sebuah tim, Kegiatan futsal ini mencoba membangun pemahaman dan kesadaran dalam diri mahasiswa untuk membangun sebuah nuansa social dengan membangun nilai kebersamaan, serta menjalin komunikasi antara mahasiswa berlandaskan semangat persaudaraan.

Sementara Ketua Umum Hipelmas Heribertus Saze dalam sambutannya menyampaikan limpah terima kasih kepada semua pihak yang membantu menyukseskan kegiatan ini dan memberikan apresiasi kepada para juara “ saya sebagai ketua umum merasa bangga dan mengucapkan terima kasih kepada pendamping, senior, alumni, panitia pelaksana, yang sudah berperan dalam menyukseskan turnamen ini dan selamat saya ucapkan kepada para juara, kiranya kejuaraan ini tidak membuat pemain puas, tetapi memacu para pemain agar bisa meraih prestasi lebih besar lagi, yang belum meraih juara agar terus berlatih, persiapkan diri lebih baik menuju Hipelmas Cup berikutnya”, tutup Saze.

Hipelmas CUP IV secara resmi ditutup oleh pendamping/senior Hipelmas Kupang Bapak Emanuel Sina Jogo, sebelum ditutup dalam arahannya Jogo berharap Hipelmas terus berkontribusi melahirkan kader – kader yang nantinya berguna bagi daerah dan bangsa, “ kita sebagai anak – anak ibu kota jangan menjadi penonton dirumah kita sendiri, mari kita jadikan organisasi yang didirikan oleh para pendahulu kita sebagai wadah untuk kalian belajar dan berbagi, sehingga mampu melahirkan kader – kader yang memeberikan kontribusi untuk daerah Nagekeo, NTT dan Juga bangsa ini” . lanjut pegawai pada Kantor Wilayah Pertanahan Propinsi NTT ini, suksesnya kegiatan Hipelmas CUP IV ini, membuktikan kalian adalah kader – kader Aesesa yang siap jika dibutuhkan, teruslah berproses dan belajar, demikian disampaikan Ejon sapaan akrabnya.

Hadir Pula Pada Acara penutupan ini: para pendamping/senior Hipelmas: Erasmus N. Noi, Patris Gena, Veronika Yunitasari, Dody Mali, Omin Ngusu, Kodas Pake, Firman Sungga, juga Badan pengurus: Jimi Mali,Sri Wea,Yani Paso, Tristan Bene Endang Owa,Bony Meo,Selvy Mere, serta Ketua Stering Comite, Nus Nalle. (Erasmus Nagi Noi/Wartawan Madya)

Read more
Kemendikbud Gunakan UN untuk Koreksi Capaian Nilai Siswa

Kemendikbud Gunakan UN untuk Koreksi Capaian Nilai Siswa

EkspresNews.com – Bagian Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kemendikbud mengatakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2019 jenjang SMP sederajat berfungsi untuk mengkoreksi capaian rata-rata nilai siswa di tiap sekolah.

“Jadi UNBK itu mengkoreksi skor (siswa per sekolah) dan banyak sekolah yang terkoreksi banyak,” kata Kabalitbang Kemendikbud Totok Suprayitno di Gedung Kemendikbud, Jakarta, Selasa (28/5) yang dilansir CNNIndonesia.

Hal ini dikatakan Totok karena pada faktanya ada sekolah yang baru melaksanakan UNBK tahun ini yang hasilnya sangat rendah dibanding tahun lalu. 

“Ada sebuah sekolah yang rata-rata UNBK-nya ini tadinya seolah-olah nilainya 90. Ketika UNBK drop sekarang nilainya menjadi 45,” tutur Totok. 

Totok juga mengatakan kemungkinan besar ini disebabkan oleh adanya tindak kecurangan yang dilakukan pada saat Ujian Nasional tahun lalu, ketika ujian belum berbasis komputer seperti saat ini. 

Selain perihal koreksi nilai di atas, didapatkan juga data partisipasi peserta, di mana sebanyak 83 persen peserta didik SMP sederajat mengikuti UNBK 2019. Diketahui juga, angka ini meningkat tiap tahunnya. 

“Ekspansi UNBK berlangsung sangat cepat mulai 2015 kemarin, dan tahun lalu ini sudah 83 persen peserta sudah UNBK untuk siswa SMP ini, ini proses yang kita dorong dengan cepat,” ujar Totok. 

Di tingkat provinsi, yang sudah 100 persen melakukan UNBK, di antaranya yaitu Aceh, Bangka Belitung, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Gorontalo, Jawa Timur dan Kalimantan Selatan. Sedangkan yang terendah adalah Nusa Tenggara Timur (NTT) sebesar 26 persen. Hal ini cukup disayangkan Totok.

“Lainnya hampir dan yang terendah itu di NTT, 26 persen, saya kira seharusnya bisa lebih dari itu, fasilitas enggak jelek jelek amat kok, ini soal kemauan juga,” ujarnya. 

Terakhir, Totok mengatakan di kategori Madrasah Tsanawiyah (MTS), jumlah provinsi yang mengikuti UNBK sampai 100 persen lebih banyak dibandingkan kategori SMP. 

“Nah, MTS lebih banyak, sudah 22 provinsi menjalankan UNBK 100 persen, lebih besar dari SMP, terendah itu Maluku Utara,” katanya.

Sebelumnya, Totok mengakui peningkatan jumlah peserta UNBK tingkat SMP membuat nilai rata-rata siswa menurun. Hal itu lantaran UNBK memangkas potensi kecurangan.

Dia menerangkan peluang ‘distorsi’ dalam nilai anak, seperti kecurangan, besar saat jumlah peserta UNBK kecil. Alhasil, nilai UN menjadi semakin tinggi tiap tahunnya. Dan sebaliknya, hasil UN semakin ‘murni’ saat peserta UNBK semakin banyak karena meminimalisasi kecurangan.

“UNBK dari tahun ke tahun mengalami kenaikan, tetapi ketika itu [jumlah peserta UNBK] naik, hasil [UN]-nya akan ada ‘penurunan’, saya beri tanda kutip. Penurunan ini bukan penurunan riil, tetapi proses koreksi,” jelas Totok.

Totok mengatakan bahwa hasil UN ini akan menjadi alat pemetaan kelemahan sistem pendidikan di Indonesia. Selain karena hasilnya yang lebih murni menggambarkan kemampuan siswa, UNBK juga bisa merefleksikan kemampuan guru atau sekolah dalam penyampaian materi.

“Maka UN bukan hanya sebagai alat pemetaan tetapi juga lebih kepada alat diagnosis untuk merekomendasikan upaya perbaikan kualitas proses belajar. Jangan-jangan bukan karena ruang kelasnya yang kurang baik, tetapi karena kompetensi gurunya yang perlu ditingkatkan,” ujarnya. (AM)

Read more
Pemko Padang Canangkan Kampung Islami

Pemko Padang Canangkan Kampung Islami

EkspresNews.com – Wali Kota Padang yang diwakili oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Muji Susilowati membuka secara resmi Pesantren Ramadhan 1440 H dan sekaligus mencanangkan Kampung Islami di Musholla Ukhuwah Transito Kelurahan Ulak Karang Selatan Kecamatan Padang Utara Kota Padang, Sabtu 11/05/2019.

Tingkatkan keimanan dan ketaqwaan jauhkan diri dari Narkoba, Judi, Miras, LGBT dan Maksiat lainnya serta mengajak seluruh elemen masyarakat dan anak anak mensukseskan Program 18.21 ini Inovasi Kelurahan yang sangat biasa, ujar Muji.

Ia menambahkan bahwa pembukaan Pesantren Ramadhan ini serentak dilakukan di Kota Padang saya mewakili Wali Kota Padang mengajak peserta Pesantren santriwan dan santriwati untuk dapat mengkuti kegiatan ini dengan baik, disinilah ajang kompetensi santri dalam pembelajaran keagamaan di luar sekolah dan atas nama Pemerintah Kota Padang mencanangkan secara resmi Kampung Islami yang ada di Kelurahan Ulak Karang Selatan ini saya sangat bangga sekali dengan Pemerintah Kelurahan dan masyarakat Ulak Karang Selatan, mendukung dan mensukseskan Program Pemerintah Kota Padang yang salah satunya Program 18.21 ayo kita sukseskan Inovasi Kampung Islami ini, tutur Muji.

Sedangkan Lurah Ulak Karang Selatan menyampaikan bahwa Pelaksanaan Pesantren Ramadhan selalu kami lakukan setiap tahunnya agar anak anak tidak menggunakan waktu liburnya dengan kegiatan negatif kita isi dan kita berikan siraman rohani dan pembelajaran tentang keagamaan. Kampung Islami di Transito ini bukan hanya di canangkan saja akan tetapi kami telah melakukannya terlebih dahulu Inovasi ini sudah lama berjalan sejak tahun 2018, kami lihat dan kami lakukan monitoring dalam pelaksanaan dan kegiatannya secara terus menerus, alhamdulillah kegiatan keagaamaan sangat meningkat secara signifikan salah satu kegiatannya sudah ditayang dan live di TVRI SUMBAR hari ini kita canangkan bersama, ujar Irnovriadi.

Lebih lanjut dikatakan Pembukaan Pesantren Ramadhan 1440 H dan Pencanangan Kampung Islami ini juga dihadiri oleh Ketua LPM, Ketua RW dan RT, Bhabinkamtibmas, PKK, Posyandu, Ketua Pemuda, Pemuka Masyarakat, Bundo Kanduang dan Santriwan-Santriwati, dengan mengucapkan Alhamdulillah seluruh hadirin menandatangani Komitmen Bersama mewujudkan Kampung Islami di Kelurahan Ulak Karang Selatan dengan menjauhkan diri dari Narkoba, Judi, Miras, LGBT dan Maksiat lainnya serta Mensukseskan Program 18.21. (rel)

Read more
Observasi Study Tour Unitas Padang ke Serambimilk

Observasi Study Tour Unitas Padang ke Serambimilk

EkspresNews.com – Mahasiswa Universitas Tamansiswa (Unitas) Padang melakukan Observasi Study Tour atau kunjungan lapangan tepatnya pada Jumat, 12 April 2019 di Serambimilk Padang Panjang. Dalam kegiatan tersebut merupakan matakuliah praktek kewirausahaan jurusan Manajemen di Fakultas Ekonomi. Adapun tujuan Observasi Study Tour tersebut untuk meningkatkan kompetensi tentang bagaimana menjadi entrepreneur dan mengembangkan ilmu praktek kewirausahaan itu sendiri.

Sepris Yonaldi selaku dosen pembimbing praktek kewirausaahan menuntut mahasiswa menjadi seorang entrepreneur yang mampu mengelola manajemen dalam perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan.

“Serambimilk merupakan tempat untuk pemerahan dan pengelolahan hingga sampai ke proses pengemasan susu sapi. Selain itu terdapat juga tempat pengolahan pupuk kompos yang berasal dari kotoran sapi. Selain itu pula, semua kegiatan tersebut disatukan menjadi paket wisata edukasi,” ujar Ridwansyah, Jumat (12/4).

Dalam kunjungan ini, mahasiswa diajarkan untuk mengetahui proses pemerahan susu sapi dan kapan waktu yang baik untuk memerah susu sapi. Proses tersebut dilakukan oleh masing-masing mahasiswa yang mau mencoba. Mahasiswa sangat antusias dalam mencoba bagaimana cara memerah sapi dengan baik. “Akhirnya punya pengalaman dan dapat mencoba langsung memerah susu sapi,” ujar Rahma salah satu peserta kunjungan.

Ridwansyah mengatakan zetiap hari produksi susu sapi perah di daerah ini berkisar 1.312 liter. “Jumlah sapi kami yang menghasilkan susu sebanyak 115 ekor dan secara keseluruhan populasi sapi daerah kami berjumlah 289 ekor,” katanya.

Sebelum terbangunnya Serambimilk ini, Bapak Ridwansyah selaku pemilik susu sapi perah Serambimilk, hanya mengikuti perjalanan bisnis kakaknya saja. Namun seiiring berjalannya waktu dengan memiliki pengetahuan di bidang manajemen, beliau memberanikan diri membuka usaha Serambimilk.

Pada tahun 2017 Ridwansyah mengorganisasi kelompok peternak melalui koperasi yang diberi nama Koperasi Peternak Sapi Perah Merapi Singgalang (KPSP MESI). Hingga saat ini berliau mengatakan bahwa jalannya belum sesuai kaidah cara berkoperasi. Namun menurut beliau para peternak sudah mau berusaha bersama.

Sebagai solusi pihaknya gencar menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah setempat serta para peternak susu sapi perah di kota Padang Panjang, dan melakukan promosi melalui media sosial sehingga dapat meningkatkan penjualan melalui minuman susu sapi dan paket wisata edukasi. Setelah melakukan hal tersebut tepatnya pada tahun 2019, usahanya mulai dikenali masyarakat desa ataupun umum sehingga mengalami peningkatan jumlah pengunjung di Serambimilk.

Bukan hanya itu Serambimilk juga telah mendapatkan izin dari BPOM sebagai lokasi pengelohan yang layak dan yang paling dibutuhkan. Pada Mei 2018 Serambimilk mendapatkan bantuan, melalui Fonterra Brand Indonesia dari segi kualitas produksi, pembinaan standar operasional prosedur pemerahan dan peralatan kualitas susu yang baik.

Dalam hal ini, dengan dilakukannya Observasi Study Stour di Serambimilk Padang Panjang memberikan dampak bagi mahasiswa untuk mampu meneladani jiwa entrepreneur, sikap pantang menyerah dan berani mengambil peluang dari Ridwansyah. Hal tersebut juga mendorong mahasiswa untuk termotivasi dalam membuka lapangan pekerjaan dan memberdayakan sumber daya manusia lainnya. (Abdi)

Read more
Penandatanganan Kerjasama Unitas Dengan Dompet Dhuafa Niaga, Buka Bengkel Wirausaha

Penandatanganan Kerjasama Unitas Dengan Dompet Dhuafa Niaga, Buka Bengkel Wirausaha

EkspresNews.com – Kepala Badan Penyelenggara Pendidikan Tinggi Tamansiswa (BPPTTS) Ki.H. Irwandi Yusuf, SH mengatakan, bahwa Penandatanganan Kerjasama Badan Penyelenggara Pendidikan Tinggi Tamansiswa Padang Dengan Pt. Dompet Dhuafa Niaga pada hari Selasa Tanggal 12 Maret 2019 bertempat di Unitas Padang ditujukan untuk Pembukaan bengkel kewirausahaan (business Laboratorium)

Irwandi Yusuf mengatakan kerjasama ini diharapkan dapat mendukung kurikulum perkuliahan Program Studi Manajemen, Prodi kewirausahaan, dan Prodi Manajemen Ritel yang telah mendapatkan izin pembukaan pada tahun ini (tahun 2019) dari Kementerian Riset dan Teknologi.

Musfi Yendra selaku CEO PT. Dompet Dhuafa Niaga, sangat berbahagia dapat melakukan kerjasama dalam hal pembukaan Daya Mart sebagai bengkel kewirausahaani, karena Dompet Dhuafa Niaga memiliki tujuan untuk membangun ekonomi umat yang mampu bersaing di tingkat regional, nasional maupun internasional. Ia juga mengatakan, bahwa untuk menghadapi revolusi industry 4.0 diperlukan kemitraan antara stkake holders terkait sehingga mampu mencapai tujuan dengan baik.

Dekan Fakultas Ekonomi Unitas Padang Sepris Yonaldi mengatakan Perguruan Tinggi hari ini dituntut untuk berperan dalam menghasilkan generasi intelektual yang mampu mendorong ketahanan dan kekuatan ekonomi bangsa, apalagi saat ini Indonesia dihadapkan dengan tantangan revolusi industry 4.0. menyikapi hal ini tentunya Universitas Tamansiswa Padang sebagai salah satu lembaga pergerakkan pendidikan yang bercita cita mencerdaskan dan memberdayakan anak bangsa yang didirikan oleh Bapak Pendidikan Nasional (Ki.Hajar Dewantara) jauh sebelum Indonesia Merdeka harus ikut berkontribusi dalam mewujudkan generasi intelektual muda yang memiliki daya saing (Competitive advantage).

Harapannya dengan adanya bertambah 2 Prodi baru di lingkungan Fakultas Ekonomi Unitas Padang yaitunya Program studi kewirausahaan dan program studi manajemen ritel dan didukung penuh oleh PT. Dompet Dhuafa Niaga dalam pembangunan bengkel kewurausahaan akan mampu menjawab tantangan tersebut. (Rel)

Read more