SMK Negeri I Talamau Berangkatkan Siswa PKL

SMK Negeri I Talamau Berangkatkan Siswa PKL

Sebanyak 170 orang siswa kelas XI SMK Negeri I Talamau diberangkatkan Praktek Kerja Lapangan (PKL) ke berbagai daerah selama lebih kurang 3 bulan dari bulan Januari s/d awal April 2018.

EkspresNews.com – Camat Talamau Ahmad Hanif, S. IP, mewakili Pemda Pasbar memimpin upacara melepas keberangkatan siswa yang akan melaksanakan PKL di halaman SMK Negeri I Talamau, Kamis (04/01). Dalam sambutannya, Ahmad Hanif mengatakan bahwa PKL yang dilaksanakan meningkatkan kualitas dan menjadikan siswa siap terjun ke lapangan kerja dunia industri, selain itu diharapkan agar siswa bekerja secara professional di perusahaan tempat PKL dengan menjaga nama baik orang tua dan nama sekolah.

camat Talamau pada acara pemberangkatan PKL SMK NI TalamauCamat juga menyampaikan pesan agar siswa memperhatikan beberapa hal tentang pentingnya keseriusan, menumbuhkan rasa ingin tahu, menjaga etika, berkepribadian yang menyenangkan dan pribadi yang sopan serta mampu bekerja sama. “Kita berharap, SMK Negeri I Talamau ini menjadi sekolah percontohan bukan hanya di Pasbar, tetapi juga di tingkat Provinsi,” ujar Ahmad Hanif.

Sebelum melaksanakan PKL, siswa yang akan berangkat diberi pembekalan selama tiga hari (18 s/d 20 Desember 2017) yang nantinya setelah PKL diharapkan mampu melahirkan calon tenaga kerja yang yang siap kerja nyata, cerdas, kompetitif dan berakhlak mulia.

Kepala SMK Negeri I talamau, Heliswan, S.P,.M. Si Melalui Waka Humas Dudi, Refinal, S.Ag mengatakan PKL merupakan bagian dari pendidikan ganda (dual System) dengan pelaksanaan praktek kerja industri dan lapangan, siswa secara aktif mendapatkan kesempatan mengembangkan ketrampilan kejuruan dengan kompetensi keahlian yang dimiliki masing – masing.

PKL merupakan upaya mensingkronkan teori kerja dengan praktek kerja di Dunia Usaha dan Dunia Industri. Siswa juga diharapkan mampu memiliki profesionalisme mengenal etos kerja, disiplin kerja, etika dan budaya yang menjadi bekal bagi siswa untuk terjun ke dunia kerja yang sebenarnya.

Dikatakannya, SMK dengan dunia kerja bagaikan dua sisi mata uang yang saling melengkapi. Disatu sisi, SMK sebagai pencetak tenaga kerja, disisi lain dunia kerja sebagai pemakai. “Diharapkan Pemerintah berperan aktif untuk mempersaudarakan antara SMK dengan pemakai tenaga kerja atau dunia usaha. Kita juga berharap Dunia Usaha dan Dunia Industri member peluang sekaligus memberikan koreksi, baik sebagai tempat praktek maupun rekruitmen dan lelang tenaga kerja,” ujar Refinal.




Penempatan siswa praktek kerja lapangan SMK Negeri I Talamau Tahun Pembelajaran 2017/2018 Kompetensi keahlian Teknik Sepeda Motor yang ditempatkan di Bukittinggi guru pembimbingnya Leni Sanrina, S.Pd dengan 11 orang siswa yaitu M. Rafi, Febi Prima di Mantari Motor. Jhorgi Haviz di Gio Motor, Arif Ramadoni di Felix Motor, Sugito, Ramadani Fadil Aulia di Surya Prima Motor, Sanyus Meidi di Taruna Motor, Darul Ihsan, Rido di Suzuki Motor.

Untuk Kota Padang, guru pembimbingnya Rusyidi, S.Pd dengan 10 siswa yaitu Febi Devara, Rivaldo di AW Motor. Sapriadi, Dafi Yunarto di MR Motor. Zulkifli, Ferry Alendri di GM Motor, Abdul Hamid, Yogi Regia di Amanah Global Motor. Rinaldi Aprianto, Andika Restu Perdana di Andalas Motor. Dan guru pembimbing Ahmad Fikri, S.Pd dengan 10 siswa yaitu Ulil ambri Siddik di Magnet Motor, Dendi Andika di Mitra Motor, Jaka Wiranda di Tunas Motor, Zufri Wahyudi, Ahmad Adrizal di Teqleck Motor. Galih Setiawan, Andrian Gulvino, Ferdian Utama di BilBoy Motor. Andiki Wahyudi, Alex Perdana di Sunrice Motor.

Di Simpang Empat Pasbar dua orang yaitu Defa Setiawan di Raja Motor dan M. Andika di Millenium Motor serta satu orang di Pekan Baru yaitu Okky Jaya Saputra di Aspacindo Servis.

Kompetensi Keahlian Teknik Komputer Jaringan yang ditempatkan di Padang guru pembimbingnya Despira Suspa, S.Pd dengan 6 siswa yaitu Indah Gusti ayu, Efrina Lestari di Milinium Komputer. Fitri Hasni, Arzikko Duranda di HC Komputer. Yanzil Fajri, Nitria Ernanda di Mulia Komputer.

Pembimbing Erik Nofika, S.Pd dengan 8 siswa yaitu Amru Hamdi, Yoan Yuranda di Molek Komputer. Afrisa Yenita, Aknes Lisma, Irna Yoriyani di Double Komputer. Ramjhane Vinolia, Annisak, Maitika Safitri di HC Komputer. Pembimbing Lili Safitri, S.Pd dengan 9 siswa. Rahma Deni, S.Pd dengan 13 siswa. Alrozika dengan 9 siswa. Pembimbing TSM dengan 1 siswa dan di Bukittinggi 4 siswa serta di Pasbar 2 siswa.

Kompetensi Keahlian Agribisnis Pengelolaan Hasil Pertanian dengan guru pembimbing Wetri Yanti dengan 9 siswa di Ummi Aufa Hakim 4 orang, Elna Bakeri 3 orang, Varien Cake 3 Orang dan Yuliani, S.TP dengan 7 siswa di Usaha Kue Bunda 3 orang, Henny Bakeri 2 orang, RS Bread Bakery 2 orang. Kompetensi Keahlian AgribisnisTernak Ruminansia guru pembimbingnya Neta Etriza dengan 12 siswa di Keltan Harimau Agam.




Kompetensi Keahlian Agribisnis Tanaman Pangan dan Holtikultura Guru pembimbing Wiskatriana, SK. S.Pd dengan 6 siswa di Kelta Iklas Biara BKT. Nella Farida, S.P dengan 5 siswa di BBI- Kinali. Wismelli, S.K S.Pd dengan 6 siswa di PT Mutiara Agam-Tiku. Zukiman, S.P,.M.Si dengan 5 siswa di PT. Anam Koto. Ir. Detra Amar dengan 6 siswa di PT. INKUD. Susi Erawati, S.Pd di PT. Bakri. Haflinda Malai, S.Pd dengan 4 siswa di PT. Bakri. Eliyanafri, S.P dengan 5 siswa di PT. Garsindo. Kompetensi Keahlian Agri Bisnis Ternak Unggas guru Pembimbingnya Aida Yustiti, S.Pd dengan 6 siswa di Nurisfa Farm. (Adv/Buana)

Read more
Peran Penting Mahasiswa UMMY Bantu Pembangunan Daerah

Peran Penting Mahasiswa UMMY Bantu Pembangunan Daerah

P_20171123_123336_1_p

EkspresNews.com – Pada dasarnya kemajuan suatu daerah tidak hanya terlihat sejauh mana suatu daerah itu mampu merampungkan segala pembangunan fisik didaerahnya, akan tetapi keberhasilan itu meliputi semua aspek salah satunya ada sektor budaya dan pariwisata.

Untuk mencapai kesemua itu, tentu pemerintah harus merangkul seluruh elemen masyarakat tak terkecuali kalangan mahasiswa, karena peran mahasiswa sangat besar dalam memajukan daerah ini. Demikian dikatakan wakil walikota Solok Reinier, ST, MM, (28/11).

Kalau kita lihat selama ini peran mahasiswa dalam memajukan daerah ini terutama dalam bidang pariwisata dan budaya sudah memberikan dampak yang positif. Hal itu dibuktikan dengan telah terbentuknya kelompok sadar wisata di kalangan mahasiswa dan kreativitas mahasiswa di bidang budaya juga tidak kalah hebatnya dengan universitas lainnya. “Potensi inilah yang harus kita jaga bersama sama, yaitu dengan cara melakukan pembinaan terhadap organisasi mahasiswa yang ada, jangan sampai potensi yang telah ada ini hilang begitu saja,” ujar Reinier.




Diharapkanya, kepada organisasi mahasiswa yang ada di Universitas Mahaputra Muhammad Yamin Solok, agar terus berkreativitas dan melakukan berbagai terobosan baru. Sementara itu, wakil rektor III UMMY Solok, Ir. Helmayuni, mengatakan, kita dari UMMY melalui organisasi mahasiswa akan selalu mendukung segala kegiatan pemerintah daerah apalagi kegiatan tersebut juga berdampak untuk UMMY sendiri.

Selain itu, kita juga mengharapkan dukungan dan bantuan dari pemerintah, karena kita di UMMY Solok memiliki organisasi kemahasiswaan yag berada dibawah pengawasan badan eksekutif mahasiswa (BEM) UMMY Solok, tutupnya. (Edrin)

Read more
FHUK UMMY Solok MoU dengan KPUD Kota Solok

FHUK UMMY Solok MoU dengan KPUD Kota Solok

EkspresNews.com – Dalam rangka meningkatkan kerjasana antara Fakultas Hukum Universitas Mahaputra Muhammad Yamin (UMMY) Solok dengan komisi pemilihan umum daerah (KPUD) Kota Solok untuk melakukan MOU, terutama dalam bidang penelitian dan penempatan mahasiswa magang serta dalam dalam upaya mewujudkan sistem demokrasi yang berintegritas di darah Kota Solok.

Penandatanganan memorandum of under standing (MOU) tersebut ditandai dengan pembuhan tanda tangan oleh wakil Rektor I UMMY Solok Ir. Renfiyeni, dekan Fakultas Hukum UMMY Solok Rifqi Devi Lawra,SH, MH, dan ketua KPUD Kota Solok, Budi Santosa, yang di laksanakan di kantor komisi pemilihan umum daerah (KPUD) Kota Solok, Rabu, (22/11).

Selain itu, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh ketua Jurusan Ilmu Hukum UMMY Solok Adriyanti, SH, MH, komisioner komisi pemilihan umum daerah Kota Solok, civitas akademika FHUK UMMY Solok dan seluruh mahasiswa Fakultas Hukum serta seluruh anggota KPU




Dalam sambutanya dekan FHUK UMMY Solok, Rifqi Devi Lawra, SH,MH, menyampaikan, tujuan dari dilaksankanya MUO ini adalah untuk meningkatkan kerjasama antara Fakultas hukum UMMY Solok dan Universitas Mahaputra Muhammad Yamin dengan komisi pemilihan pemilihan umum daerah Kota Solok.

Dengan adanya kesepakatan ini, natinya akan berdampak positif bagi fakultas Hukum dan UMMY terutama dalam hal penelitian dan penempatan mahasiswa magang, kalau selama ini belum adanya mahasiswa yang magang di lembaga ini mudah mudahan untuk tahun depan mahasiswa bisa melakukan magang disini.

Hal senada juga diungkapkan Wakil Rektor I UMMY Solok, Ir. Renfiyeni, kita dari pihak UMMY Solok sangat berterima kasih kepada KPU Kota Solok yang telah memberikan kesempatan untuk bekerja sama dalam bidang penelitian dan penempatan mahasiswa magang.

Selain itu, kita juga berharap kepada pihak KPUD Kota Solok kedepanya agar melibatkan mahasiswa dalam berbagai kegiatan, apa lagi tahun 2019 mendatang kita akan memasuki pesta demokrasi, maka dari itu perlu kiranya dilaksanakan semacam enyuluhan tentang pemilu ke tengah-tengah masyarakat kampus, ujarnya.

Sementara itu, ketua KPUD Kota Solok Budi Santosa, sangat mengapresiasi gebrakan yang dilakukan oleh Fakultas Hukum dan pihak UMMY Solok yang telah mengupayakan untuk melakukan MOU ini, kita dari KPU akan senantiasa mendukung seluruh kegiatan yang dilakukan fakultas Hukum UMMY Solok.

Kedepan kita sangat mengharapkan adik adik mahasiswa/i UMMY Solok terutama fakultas Hukum melakukan penelitian dan magang di KPU ini dan kita juga akan membantu mahasiswa yang sedang melakukan penyusunan skripsi mendapatkan data di KPU ini. (Edrin)

Read more
Sabtu, Sekolah Diliburkan di Sumbar

Sabtu, Sekolah Diliburkan di Sumbar

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) sudah sepakat untuk meliburkan sekolah pada Sabtu (2/9) besok atau 11 Dzulhijah.

Ali AsmarEkspresNews.com – Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar Ali Asmar mengatakan, itu sudah kesepakatan bersama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar. Awalnya, kata Sekda tersebut, Dinas Pendidikan memang agak ragu untuk meliburkan, tapi akhirnya disepakati bahwa proses belajar mengajar di sekolah pada hari Sabtu tersebut ditiadakan.

Menurut Ali Asmar, ada dua alasan mengapa diliburkan. Pertama adalah karena 10 Dzulhijah tahun ini jatuh pada hari Jumat. Biasanya, pada hari tersebut juga dilanjutkan dengan penyemblihan hewan Qurban. “Hari Jumat itu relatif pendek. Karena ada salat Jumat juga. Nah, dengan begitu pasti qurbannya akan dilanjutkan pada hari esoknya,” katanya di Rumah Bagonjong Sumbar pada Rabu (30/8) kemarin.

Alasan yang kedua katanya adalah perayaan idul adha ini adalah perayaan umat muslim. Kita harus menghormati perayaan agama tersebut. Ia juga mengatakan, agar saat penyemblihan dan pembagian hewan Qurban tersebut anak remaja juga diikut sertakan. “Seperti usia SMP atau SMA, libatkan mereka, karena mereka adalah kader untuk masa depan.” Katanya.




Ia mengakui, sebelumnya ia sudah membuat surat edaran terkait liburnya di hari Sabtu tersebut. “Sudah dibuat edarannya, kemudian juga diintruksikan lisan Sekda saja lagi melalui grup WhatAps Kabupaten dan kota di Sumbar,” tutupnya. (Asra)

Read more
Kembali Sekolah Walau Minim Sarana dan Prasarana

Kembali Sekolah Walau Minim Sarana dan Prasarana

EkspresNews.com – Sejak seminggu terakhir, proses belajar dan mengajar di Kecamatan Pangkalan Koto Baru sudah dimulai kembali, seluruh TK, SD dan Madrasah Ibtidaiyah yang terdampak banjir di Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Limapuluh Kota, sudah kembali memulai proses belajar-mengajar. Sebagian besar murid yang datang ke sekolah masih belum memakai seragam lengkap. Buku-buku dan tas juga masih sangat terbatas. Kondisi ini sempat dikabarkan mantan Rektor Unand Profesor Werry Darta Taifur beberapa waktu lalu.

werryWerry yang pergi mengantar bantuan ke Pangkalan dalam kapasitasnya sebagai Ketua Gonjong Limo Padang (komunitas perantau Payakumbuh dan Limapuluh Kota di Padang) menyebut, setelah mengelilingi nagari yang tertimpa bencana perwakilan Gonjong Lima Padang berkesimpulan tas sekolah, buku dan alat tulis anak-anak warga korban banjir banyak yang hilang. “Mereka yang tidak banyak punya buku, tas sekolah dan alat tulis cukup banyak. Perlu juga menjadi perhatian, agar siswa SD dapat belajar dengan baik. Kemudian, perangkat sekolah dasar yang rusak, hancur dan alat mengajar lainnya, juga sangat diperlukan. Selain bantuan makanan dan yang diberikan sekarang, masyarakat juga memerlukan tikar, alas tidur, kain sarung dan mukenah,” kata Profesor Werry, Minggu (12/3).

Menyikapi masih banyaknya murid TK dan SD di Pangkalan yang kekurangan buku tulis, Baznas Limapuluh Kota yang beberapa hari terakhir menggalang bantuan dan menyalurkan 1000 kodi buku tulis, pena dan alat peraga. Bantuan senilai Rp 75 juta itu didistribusikan melalui kepala sekolah di UPTT Dinas Pendidikan Kecamatan Pangkalan dan Kapur IX. Ketua Baznas Limapuluh Kota, Desembri Chaniago memimpin langsung pendistribusian 1000 kodi buku tersebut. Bersamaan Desembri, juga ikut mendampingi Wakil Ketua H Jayusman H Akmul dan H Nursal. Sejumlah bantuan yang diantarkan langsung itu, adalah bentuk penyaluran dari berbagai sumbangan yang dihimpun Baznas.

“Kami hanya menyalurkan. Sebab, bantuan yang sudah kami antarkan itu adalah sumbangan dari berbagai pihak, baik yang mengantarkannya langsung ke posko penanggulangan banjir di kantor Baznas, maupun yang mengirimnya melalui rekening bank,” kata Desembri.

Dia menyebut, sejak kejadian banjir, Baznas telah menyalurkan tidak kurang Rp 125 juta. Jumlah itu baik berupa beras dan segala macam kebutuhan dapur umum yang secara darurat dibuat Pemkab, berasal dari Baznas. Bantuan yang terkumpul di Baznas, disebar merata ke delapan kecamatan yang terkena musibah. Hanya hitungan beberapa jam usai kejadian, kami telah koordinasikan kepada Baznas se-Sumbar,” ujar Desembri. (NS)

Read more