15 Pejabat Bersaing dilelang Jabatan Kadisparpora Payakumbuh

15 Pejabat Bersaing dilelang Jabatan Kadisparpora Payakumbuh

EkspresNews.com – Sebanyak 15 peserta lolos seleksi administrasi lelang jabatan pimpinan tinggi pratama Dinas Pariwisata Pemuda Olahraga (Disparpora) Kota Payakumbuh. Dari 18 pejabat eselon III di lingkungan pemko yang mendaftar, hanya 15 peserta yang lengkap administrasi, dan berhak menjalani seleksi berikutnya. Pejabat bersangkutan, berhak bersaing merebut kursi jabatan Disparpora Payakumbuh.

Sekdako Payakumbuh H. Benni Warlis didampingi Kepala Sekretariat Pansel lelang  jabatan Kadisparpora ini, H. Iqbal Bermawi, di Balaikota di Bukik Sibaluik Payakumbuh, Selasa (19/7), menginformasikan, lelang jabatan Disparpora ini, awalnya nyaris sepi peserta. Tapi, menjelang injuri time, Senin (18/7) sore, total peserta akhirnya  menjadi 18 orang.

Menurut sekdako, lelang jabatan Disparpora ini, akan berlanjut dengan penyampaian presentasi peserta di depan tim pansel, tentang bagaimana memajukan Disparpora ke depan. Visi dan misi ke-15 peserta dalam memajukan SKPD ini, sangat menentukan untuk dipertimbangkan menjadi orang nomor satu di Disparpora.

Seleksi administrasi peserta itu, diamati secara ketat oleh ketua sekretariat pansel H. Iqbal Bermawi yang juga Asisten III Setdako dan dua staf BKD Firdaus dan Fitria.

Dikatakan sekdako, presentasi peserta dalam jabatan itu,  akan berlangsung di aula BKD Payakumbuh, Kamis (21/7). Tim penilainya meliputi Sekdako H. Benni Warlis, Kepala BKD Ipon Satria Chan dan tiga dari akademisi dan praktisi. Yaitu, Dr. H. Khairul Ikhwan, MM (UNP), Dr. Elsantra Eka Putra, M.Si (Badan Diklat Sumbar) dan Ir. Sevindrajuta, MP (Universitas Muhammadyah).

Ke-15 peserta lolos administrasi dan merupakan pejabat eselon III di jajaran pemko itu, masing-masing Ir. Antoni Jaya, M.Si (Ka. Ketahanan Pangan), Drs. Aplimadanar (Sekretaris Disparpora), Drs. Atur Satria, (Kabag Tapem), Budhy Dharma Permana, S. Sos, M.Par (Kabid Kendali Program Disparpora), Dony Prayudha, S.STP (Camat Payakumbuh Selatan), Dra. Elfriza Zaharman (Kepala Kesbangpol), Fauzi Firdaus, SP (Kasatpol PP), Herlina, SH, M.Si (Sekretaris Dinsosnaker).

Berikutnya, Jhon Kenedi, S.Sos (Kabag Humas), Julpiter, SE, MM (Kabag Perekonomian), Hj. Sovita Yenuris, SH (Sekcam Payakumbuh Barat), Sufriadi, S.Sos, MM (Kabag Adum), Ir. H. Wal Asri, MM (Kabid Tanaman Pangan), Hj. Yuniri Yumirman, SE, M.Si, A.Kt (Irban Pendapatan dan Kekayaan) dan Zulfa Riyanti, S.S, M.SI (Sekretaris Dinas PU).

(Arief Wisa)

Read more
Walikota Payakumbuh Genjot Pimpinan SKPD

Walikota Payakumbuh Genjot Pimpinan SKPD

EkspresNews.com – Menyusul pertemuan Walikota Payakumbuh H. Riza Falepi dengan Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Pupera) RI, Mudjiaji dan Dan Direktur Bendung dan Waduk Imam Santoso, di Kementerian Pupera, puasa Ramadhan lalu, Walikota Riza Falepi meminta pejabat terkait di kota ini, untuk segera menuntaskan seluruh persoalan dalam pembangunan infrastruktur di sepanjang daerah aliras sungai Batang Agam Payakumbuh.

Usai melakukan kunjungan silaturahim ke seluruh SKPD, kecamatan  dan kelurahan, Walikota Riza Falepi bersama Sekdako H. Benni Warlis, memanggil Kadis PU Marta Minanda, Kepala DTRK Elfi Jaya, Kepala Bappeda Rida Ananda, Kadis Koperindag Dahler dan Kadis Pendidikan H. Hasan Basri serta Kadis Kesehatan Elzadaswarman, membicarakan percepatan pembangunan fisik yang ada pada SKPD bersangkutan, di ruang kerja walikota, Senin (11/7). Hadir dala acara ini, ketiga asisten setdako, H. Amriul, Yoherman dan H. Iqbal Bermawi.

Menurut  Walikota Riza Falepi, kepercayaan pemerintah pusat terhadap Payakumbuh sekarang ini cukup tinggi. Ditandai dengan mengucurnya dana APBN yang lumayan besar ke Payakumbuh, sepanjang 2016. Namun, kata walikota, kepercayaan tersebut jangan sampai dicederai,  dengan tak rampungnya pekerjaan fisik yang dibelanjai dukungan dana APBN itu. “Saya akan kecewa, jika kita tak mampu menjawab kepercayaan pemerintah pusat ini,” tegasnya.

Terhadap proyek pembangunan inftastruktur di sepanjang aliran sungai Batang Agam Payakumbuh, dan Embung Bulakan di kawasan Kelurahan Limbukan, Payakumbuh Selatan, kata walikota, Kementerian Pupera, sudah memastikan bakal menambah anggarannya di  tahun anggaran 2017. “Saya sudah bicarakannya dengan Pak Dirjen Sumber Daya Air Mudjiaji,” sebut walikota.

Menurut walikota, secara prinsip, pihak kementerian setuju untuk kontinuitas pembangunan penataan, normalisasi dan pemeliharaan  Sungai Batang Agam, sepanjang 12 Km lebih itu.  Batang Agam bakal menjadi pusat pertumbuhan kota baru yang akan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi Payakumbuh ke depan. Diperlukan waktu tiga sampai lima tahun lagi, buat menyelesaikan pembangunannya.

Menurut Marta Minanda, embangunan fisik disepanjang DAS Batang Agam,  terdiri dari tiga bagian pekerjaan, yaitu normalisasi sungai, dalam rangka pengendalian banjir di kota ini. Bagian pekerjaannya, termasuk penggalian sendimen sungai, agar tak dangkal.

Kemudian, pengamanan tebing sungai dengan susunan batu  kawat beronjong atau dengan pengedaman beton. Dimaksudkan, agar tebing sungai tidak mengalami abrasi atau runtuh ke dasar sungai.

Sementara itu, bagian pekerjaan lainnya, berupa penataan taman dan jalan disepanjang DAS Batang Agam. Di beberapa titik, pemko akan membangun ruang terbuka hijau, space buat olahraga, space buat anak-anak dan lansia bermain serta space buat pedagang kuliner. DAS Batang Agam, bakal menjadi objek pariwisata baru yang bakal ramai dikunjungi masyarakat.

Di bagian lain, walikota juga meminta, Diskoperindag memacu pembangunan pasar  di Padang Kaduduk di Kelurahan Tigo Koto Diate. Kemudian, meminta Dinas Pendidikan, memacu penyelesaian pembangunan SMKN 4 berbasis IT, serta meminta Dinas Kesehatan memacu pembangunan Puskesmas Lampasi dan meminta Dirut RSUD Adnaan WD menggenjot pembangunan gedung operasi rumah sakit.

(Arief Wisa)

Read more
Pratikno Menampik Adanya Pergantian Menteri

Pratikno Menampik Adanya Pergantian Menteri

EkspresNews.com – Kabar mengenai akan diumumkannya reshuffle atau perombakan kabinet kian berhembus kencang. Disinggung mengenai peluang reshuffle terjadi pada Rabu (13/7), Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno menampiknya.

Dia menyatakan, lazimnya reshuffle diumumkan tidak terlalu direncanakan. Menurutnya, pada Rabu (13/7), Presiden Joko Widodo (Jokowi) hanya akan melantik Komjen Tito Karnavian sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Badrodin Haiti.

Oleh karena itulah, dia meminta semua pihak untuk tetap menunggu kepastian reshuffle. “(Reshuffle) sudah dipikirkan jauh-jauh hari, tapi kan tidak perlu diumumkan jauh-jauh hari juga. Kita tunggu saja,” kata Pratikno di Gedung Sekretariat Negara, Jakarta.

(Rahmad)

Read more

Isu Pergantian Menteri Kembali Merebak

EkspresNews.com – Dalam pesan yang beredar terkait reshuffle, tertulis bahwa akan ada lima menteri yang diganti dan berpindah pos kementerian. Pertama, menteri BUMN Rini Soemarno akan digeser menjadi Kepala Staf Kepresidenan (KSP) menggantikan Teten Masduki.

Kedua, posisi Rini akan digantikan oleh Presiden Komisaris PT Telkom, Hendri Saparini. Ketiga, Teten Masduki akan diangkat menjadi Menteri Agraria dan Tata Ruang menggantikan Ferry Mursidan Baldan yang didepak dari Kabinet Kerja.

Keempat, Idrus Marham akan diangkat menjadi Menteri Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi menggantikan Marwan Jafar. Kelima, posisi Yuddy Chrisnandi sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan) akan digantikan oleh kader Partai Amanat Nasional (PAN) Mulfachri Harahap.

Kemudian, Yuddy tertulis akan menggeser posisi pengusaha Sofjan Wanandi sebagai Kepala Staf Penasihat Wakil Presiden. Selanjutnya, juga tertulis bahwa Wakapolri, Komjen Pol Budi Gunawan akan dilantik menjadi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) menggantikan Sutiyoso.

(Rahmad)

 

Read more

Cegah Kemacetan Lebaran 2017, Tol Trans Jawa Dikebut

Sebelum Lebaran tahun depan, jalan tol tersambung hingga Semarang. Pemerintah menargetkan pembangunan jalan bebas hambatan Trans Jawa sisi barat telah tersambung dari Merak di Banten hingga Semarang di Jawa Tengah, saat ini pembangunan baru mencapai Brebes Timur.

EkspresNews.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan mempercepat pembangunan jalan tol Trans Jawa agar kemacetan parah, seperti yang terjadi di pintu keluar tol Brebes Timur saat arus mudik Lebaran lalu, tak terulang lagi. Targetnya, pengerjaan akan dioptimalkan hingga Semarang, sebelum Lebaran 2017.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono ingin pembangunan jalan tol berlanjut hingga Pemalang di Jawa Tengah. “Mudah-mudahan Pemalang bisa kami selesaikan tahun ini. Target utamanya itu,” kata Basuki di Jakarta, Senin (11/7).

Saat ini, proyek tol Trans Jawa telah menyambungkan Merak di Banten hingga Brebes Timur di Jawa Tengah. Brebes Timur adalah bagiand ari ruas jalan tol Pejagan-Pemalang sepanjang 57,5 kilometer yang baru tergarap sekitar 20,2 kilometer.

Kementerian terus mendorong penyelesaian sekki III ruas tersebut, yakni Brebes Timur-Tegal Timur, dan seksi IV, yaitu Tegal Timur-Pemalang. Beberapa ruas di Jawa bagian timur telah beroperasi sebelumnya.

Proyek selanjutnya adalah membangun ruas Pemalang-Batang dan Batang-Semarang. Lebih lanjut dikatakan Menteri, proyek tersebut dalam tahap pembebasan lahan. “Pemalang-Batang sedang pada tahap pembebasan lahan. Sudah 50 persen dikerjakan,” katanya.

Diakui bahwa saat ini pengerjaan tol Trans Jawa terkendala dalam pencairan dana dan pembebasan lahan. Namun, Kementeria PUPR optimis proyek akan selesai sesuai target. “Kami tidak berhenti membebaskan lahan. Setiap 20 kilometer tanah bebas, kami kerjakan (konstruksinya),” tambahnya.

Adapun solusi untuk mengurai kemacetan adalah pembayaran tol dari tunai ke elektronik. Analis Ekonomi Mandiri, Tripano Ali Hasan kepada EkspresNews mengatakan bahwa harus ada dukungan perbankan penyedia transaksi seperti BRI, Mandiri, BNI, dan BCA. “Kami menyakini pembayaran elektronik akan memangkas waktu henti di gerbang tol,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (15/7) di Jakarta.

Tripano menambahkan, Pemerintah tentu telah berkordinasi dengan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) seperti PT Jasa Marga, PT Waskita Karya, PT Lintas Marga Sedaya. Nantinya BUJT ini yang akan mengintegrasikan pelaksanaan pembayaran nontunai di jalan tol yang mereka kelola.

Sementara itu, pengamat transportasi Hedi Artono mengatakan bahwa kemacetan parah pada musim mudik 2016 lalu terjadi karena pertemuan arus pemudik dari jalan tol dengan pengendara di jalur non tol (jalan Pantura).

Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan, Sugihardjo saat dikonfirmasi membenarkan perihal pertemuan pemudik tersebut. Ia menambahkan kepadatan arus mudik juga terjadi karena bertambahnya volume kendaraan pribadi. Kementerian Perhubungan mencatat selama 10-11 Juli 2016 jumlah kendaraan yang masuk wilayah Jabodetabek mencapai 3,34 juta unit. Bandingkan dengan jumlah bus di seluruh termila kedatangan yang hanya 8420 unit.

Sugihardjo membenarkan bahwa pelayanan angkutan darat belum maksimal. Dari sisi kelaikan bus, misalnya, hanya 20 persen yang memenuhi syarat laik jalan. Adapun dari sisi prasarana, hanya dua dari 142 terminal bus tipe A yang memadai. “Meski patut diapresiasi, tahun ini zero accident untuk kendaraan umum,” ungkapnya.

(Des/Jefri)

Read more