VIDEO : Salut! Mendengar Suara Adzan, Wasit Ini Menghentikan Pertandingan

VIDEO : Salut! Mendengar Suara Adzan, Wasit Ini Menghentikan Pertandingan

EkspresNews.com – Sebuah kejadian menarik terjadi dalam pertandingan King’s Cup Arab Saudi. Pertandingan yang mempertemukan Al Feiha melawan Al Fateh tersebut sempat dihentikan sementara pada awal babak tambahan oleh wasit Mark Clattenburg.

Dalam laga yang dilangsungkan di King Salman bin Abdulaziz Sport City Stadium itu, Al Feiha unggul lebih dulu melalui Abdullah Al Salem pada menit ke-11. Al Fateh dapat menyamakan kedudukan melalui Saith Sakala pada menit ke-56.

Lantaran masih imbang sampai waktu reguler habis, pertandingan pun harus dilanjutkan ke babak tambahan. Pada awal babak tambahan, tepatnya pada menit ke-95, Clattenburg meniup peluit untuk menghentikan pertandingan. Laga itu dihentikan sementara karena sayup-sayup terdengar suara azan.

Setelah azan selesai, laga kembali dilanjutkan. Al Feiha bisa meraih kemenangan setelah Sami Al Khaibari mencetak gol dua menit sebelum babak tambahan usai.

Clattenburg sendiri adalah mantan wasit FIFA asal Inggris. Ia kini berpindah ke Arab Saudi, menjadi Kepala Wasit di asosiasi sepakbola negara Timur Tengah itu. (Agw/Net)

Read more
Kota Padang Sukses Gelar Lomba Sepakbola

Kota Padang Sukses Gelar Lomba Sepakbola

EkspresNews.com – Pemerintah kota Padang kembali sukses menggelar event keolahragaan. Laga sepak bola tersebut diselenggarakan sejak enam sampai sepuluh Desember lalu. Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah mengatakan, event laga sepak bola tersebut termasuk perlombaan yang bergengsi.

Kendati bermain di luar kampung halaman, PSPS mampu menjadi kampiun di turnamen bergengsi memperebutkan Piala orang nomor satu Kota Padang ini. Alhasil, Semen Padang FC keluar sebagai juara dua dan PSP Padang (tuanrumah) di tempat ketiga.




Walikota Padang menyampaikan, gelaran Piala Walikota ini di samping menyajikan tontonan bagi penggemar sepakbola, diharapkan juga dapat memantik peningkatan persepakbolaan khususnya bagi Kota Padang. Sebagaimana ivent ini dilaksanakan bersamaan jeda liga atau libur akhir musim.

“Alhamdulillah, turnamen ini berjalan dengan semarak dari tahun ke tahun. Kita tentu berharap Piala Walikota Padang mendatang lebih meriah dan sukses lagi tentunya,” harap Ketua Umum PSP Padang itu saat menutup kegiatan tersebut pada Minggu (10/12) malam usai laga puncak antara Semen Padang FC vs PSPS Riau.

Ia melanjutkan, turnamen ini diharapkan semakin meningkat tiap tahunnya, baik untuk klub yang berpartisipasi maupun penyelenggaraannya. “Terima kasih atas dukungan semua pihak yang ikut andil menyukseskan gelaran ini. Alhamdulillah Piala Walikota Padang 2017 dapat berakhir dengan sukses,” ucap Mahyeldi.

Piala Walikota Padang 2017 dilangsungkan 6-10 Desember diikuti peserta sebanyak 6 tim. Yakni PSP Padang selaku tuanrumah serta 5 tim unggulan yang berasal dari Liga 2 Indonesia (Semen Padang FC, PSPS Riau, Persiraja Banda Aceh, PS Mojokerto Putra dan Persigo Simeru Lumajang). “Selamat bagi masing-masing klub yang menjadi pemenang di Piala Walikota Padang tahun ini. Kepada tim yang belum berhasil meraih juara, kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan keikutsertaannya. Insyaallah kesempatan masih panjang ke depan,” tukasnya sembari menutup secara resmi turnamen yang dipusatkan di Stadion H. Agus Salim itu.

Sementara itu, Kepala Bidang Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga kota padang Yuherdi mengatakan, permainan tersebut merupakan ajang untuk meningkatkan semangat pemuda khususnya yang hobi sepakbola.

Di samping itu, kata Yuherdi, olahraga juga menjadi salah satu cara dalam menghindari pengaruh buruk, seperti terlibat narkoba, tawuran, dan yang lainnya. Ia berharap, dengan suksesnya acara itu dapat menjadi semangat bagi yang lainnya di masa yang akan datang. “Ini acara tahunan, jadi hendaknya, ini bukan hanya sekedar permainan, tapi ada yang dapat diambil manfaatnya,” katanya. (Asra)

Read more
Prestasi Olahraga Solok Meningkat dalam 4 Tahun Terakhir

Prestasi Olahraga Solok Meningkat dalam 4 Tahun Terakhir

Koni Solok

EkspresNews.com – Keinginan pemerintah Kota Solok untuk menjadikan daerahnya sebagai lumbung atlet sepertinya bukan hanya isapan jempol belaka, hal itu terbukti dengan torehan prestasi yang diukir oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Solok dalam kurun waktu empat tahun terakhir.

Sebagaimana kita ketahui perolehan prestasi daerah penghasil beras ternama itu dalam ajang porprov tahun 2014 telah mempersembahkan medali emas sebanyak 15 mendali, medali perak sebanyak 14 dan medali perunggu sebanyak 31, dengan total 60mendali, sementara pada ajang porprov tahun 2016 Kota Solok meraih mendali emas sebanyak 16, mendali perak 25 buah dan perunggu sebanyak 51 mendali dengan total perolehan 92 mendali.

Tentu, keberhasilan itu tidak terlepas dari tangan dingin ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia ( KONI) Kota Solok, Andri Maran, yang mampu mengayomi seluruh pengurus KONI dan seluruh pengurus cabang olahraga yang ada di Kota Solok.

Dalam perjalanannya lembaga yang di daulat sebagai penanggungjawab olahraga tersebut telah memberikan dampak yang membanggakan untuk kemajuan Kota Solok.




Menyikapi hal itu, ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Solok masa bakti 2013-2017, Andri Maran, Dt. Pito Rajo, mengatakan, keberhasilan yang telah kita raih selama ini merupakan buah kerja keras kita bersama, tanpa kebersamaan kita tidak akan bisa meraih hasil yang maksimal.

“Saya atas nama pribadi dan pengurus KONI Kota Solok mengucapkan terimakasih kepada pemerintah daerah kota Solok yang selalu mendukung segala kegiatan yang ada dalam tubuh KONI ini, dan ucapan terimakasih juga kepada seluruh pengcab olahraga yang ada di Kota Solok,” ujar Andri Maran.

Pada dasarnya, olahraga adalah kebutuhan yang sangat fundamental bagi kehidupan masyarkat, selain itu  olahraga juga merupakan pemersatu bangasa bangsa, bahkan saat ini dunia olahraga adalah profesi yang sangat menjanjikan.

“Setelah masa bakti saya ini berakhir pada tahun 2017 ini, ia mengharapkan kepada ketua KONI Kota Solok yang baru agar dapat memberikan prestasi yang gemilang bagi dunia olahraga di Kota Solok dan yang terpenting adalah kebersamaan di antara kita untuk memajukan kota ini,” harapnya. (Edrin)

Read more
Hansamu Yama Pastikan Indonesia Kuasai Leg Pertama Final Piala AFF 2016

Hansamu Yama Pastikan Indonesia Kuasai Leg Pertama Final Piala AFF 2016

EkspresNews.com – Luar biasa! Timnas Indonesia menaklukkan Thailand 2-1 pada leg pertama final Piala AFF 2016 di Stadion Pakansari Cibinong, Rabu (14/12) malam WIB. Hansamu Yama Pranata, bek masa depan Indonesia kembali menjadi pahlawan kemenangan melalui gol tandukannya memanfaatkan bola sepak pojok Rizky Pora pada menit ke-79. Sempat tertinggal 0-1 oleh gol Teerasil Dangda di babak pertama, Indonesia menyamakan kedudukan melalui gol jarak jauh Rizky Pora di pertengahan babak kedua.

Memasuki babak kedua, awal-awal menit timnas Thailand mampu mengancam gawang Kurnia Meiga. Aksi Pokklaw A-Nan yang melewati dua bek Indonesia dari sisi kiri pertahanan Indonesia membuat para pemain Garuda sempat panik. Kurnia Meiga pun keluar dari daerahnya untuk menghentikan bola yang digiring oleh Pokklaw A-Nan.

Pada 10 menit awal babak kedua, Thailand mulai lebih banyak menguasai bola dan mengepung pertahanan Indonesia. Stamina yang mulai mengendur tampaknya menjadi faktor berkurangnya tekanan-tekanan para pemain Garuda. Thailand juga begitu nyaman melakukan penetrasi-penetrasi dari kedua sisi sayap mereka dan membuat pertahanan Indonesia kewalahan. Keluarnya Andik Vermansah digantikan oleh Zulham Zamrun pada babak pertama lalu sepertinya membuat timnas Indonesia kehilangan daya eksplosivitasnya.

Zulham tidak menunjukkan peran penting di sisi sayap, termasuk dalam melakukan permainan bertahan.
Thailand mendapatkan peluang emas di menit ke-61. Sarawut Masuk yang mendapat umpan langsung merangsek ke dalam kotak penalti tanpa adanya kawalan. Beruntung tendangannya masih bisa ditepis kiper Kurnia Meiga dan hanya menghasilkan sepakan pojok. Boaz Solossa juga sempat mengancam gawang Kawin Tamsattchanan, tapi umpan silangnya mampu ditepis Kawin pada menit ke-64.

Indonesia akhirnya mampu menciptakan gol pada menit ke-65 melalui tendangan jarak jauh Rizky Pora yang tak mampu ditepis Kawin dan bola bersarang ke sisi kiri gawang Thailand. Kawin tampaknya tak bisa mengantisipasi tendangan Rizky Pora karena bola sempat mengenai pemain Thailand sehingga secara cepat berubah arah.

Indonesia membalikkan keadaan! Indonesia unggul 2-1 setelah sempat menyamakan kedudukan 1-1. Hansamu Yama Pranata mencetak gol melalui sundulan pada menit ke-79 menyambut umpan Rizky Pora. Thailand berusaha menambah daya dobrak dengan mengganti Sarawut Masuk dengan Siroch Chatthong, seorang striker pada menit ke-72. Sebelumnya, Lerby Eliandri juga masuk pada babak kedua untuk menambah daya eksplosif para pemain Indonesia.

Pada menit ke-78, Boaz digantikan oleh Ferdinand Sinaga karena sang kapten tampaknya sudah keletihan. Boaz memang jarang dimainkan hingga 90 menit penuh. Memasuki menit ke-80 gelandang serang Thailand Charryl Chappuis juga masuk menggantkan Pokklaw A-Nan, seorang gelandang bertahan. Pada menit ke-81, Bayu Pradana tergeletak karena mengalami cedera setelah berbenturan dengan pemain Thailand. Sinyal bahaya bagi timnas Indonesia.

Yang menarik adalah perubahan posisi Manahati Lestusen yang awalnya sebagai gelandang bertahan diposisikan sebagai bek kanan. Sang juru taktik timnas Indonesia Alfred Riedl memberikan instruksi itu lantaran melihat lemahnya sisi kanan pertahanan timnas Indonesia. Memasuki pengujung laga, banyak para pemain mengalami keram seperti Rizky Pora. Thailand terus melakukan gempuran-gempuran untuk menyamakan kedudukan. Semua pemain Indonesia pun meresponsnya dengan bertahan total!

Peluang emas didapatkan timnas Indonesia. Bayu Pradana beri umpan kepada Ferdinand Sinaga, tendangan Ferdinand mampu ditepis Kawin Tamsatchanan. Bola sempat memantul ke Lerby, sayang sundulannya lemah! Laga leg pertama berakhir, Indonesia akhirnya memastikan kemenangan pada laga kandang. Perjuangan tinggal selangkah lagi merenggut trofi Piala AFF 2016! Demikian dikutip dari CNNIndonesia.com. (*)

Read more
Rossi Akui Melambat Usai Mengganti Motor, Marquez Naik Podium

Rossi Akui Melambat Usai Mengganti Motor, Marquez Naik Podium

EkspresNews.com -Hasil yang mengecewakan bagi Valentino Rosii saat bermain di GP Jerman 2016. Hal tersebut diakuinya, terlebih setelah mengganti motor. Jerman saat itu diguyur hujan hingga lap 17 dan tentu akan semakin menyulitkan para rider.

Rossi mengganti ban saat lap tersisa lima putaran dan berakhir di posisi ke delapan. Rossi mengakui menyesal telah mengabaikan instruksi mengganti ban lebih awal. “Ini sangat menyakitkan bagi kami, karena saya sudah kompetitif saat lintasan kering dan kondisi di bawah normal. Saya bisa menjalani balapan yang bagus,” kata Rossi di situs

“Saya juga kompetitif saat lintasan basah. Di balapan basah yang normal saya bisa bersaing untuk menjadi juara, sialnya ini balapan setengah-setengah. Jika saya melakukan penggantian ban lebih awal, bakal bisa lebih baik. Saya bisa menempati posisi enam daripada delapan.” “Tapi, masalah besarnya adalah saat setelah memulai balapan lagi, saya sangat lambat. Saya tak merasakan suatu hal yang bagus dengan motornya dan saya tak cukup kuat.”

“Dovizioso dan Crutchlow bersama saya dan kami mengganti motor di lap yang sama. Tapi mereka bisa menempati podium. Ini merupakan pertanyaan besar apakah saya lebih baik mengendara dengan ban slick,” imbuhnya.

Rider Honda, Marc Marquez, menjadi pemenang saat beradu cepat di sirkuit Sachsenring, Minggu (17/7/2016) malam WIB. Dia pun mencatatkan tujuh kemenangan beruntun di seri balapan di Jerman sejak masih berkiprah di kelas 125cc. Marquez mampu melakukan strategi yang tepat hingga akhirnya bisa memenangi balapan. Dia melakukan penggantian ban lebih awal jika dibandingkan pebalap lain didepannya.

(MotoGP)

Read more