KPU Payakumbuh Tetapkan Nomor Urut Paslon Walikota dan Wakil Walikota

KPU Payakumbuh Tetapkan Nomor Urut Paslon Walikota dan Wakil Walikota

EkspresNews.com – Pengundian nomor urut pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota peserta Pemilukada Payakumbuh berlangsung aman dan sukses. Namun wajah ketiga pasang calon terlihat tegang saat detik detik pengambilan nomor urut paslon dalam rapat pleno terbuka KPU Payakumbuh GOR Serbaguna Muhammad Yamin, Kubu Gadang Kota Payakumbuh, Selasa (25/10) malam pukul 22.00 WIB.

Pengundian nomor urut itu dilakukan setelah rapat paripurna yang terbuka untuk umum yang dibuka oleh ketua KPU Payakumbuh Hetta Manbayu, SH, pembacaan tata tertib pengundian oleh komisioner KPU devisi hukum dan pengawasan Ade Jumiarti Marlia S.IP dan pengundian dipandu oleh komisioner KPU devisi perencanaan dan tekhnis penyelenggaran pemilu Muhamad Khadafi.

Setelah ketiga pasang calon Walikota dan Wakil Walikota naik ke panggung, masing masing disuruh maju ke depan oleh Khadafi untuk mendekati meja tempat bola tenis yang berisi nomor urut di letakkan panitia dalam toples. Sesuai dengan nomor urut pendaftaran, calon wakil walikota pasangan Wendra Yunaldi SH,MH Ennaidi S.Sos dipersilahkan untuk mengambil salah satu boleh tenis meja yang ada dalam toples, berikutnya Fitrial Bachri pasangan Suwandel Mukhtar mengambil salah satu bola tenis meja dan terakhir giliran calon wakil walikota Erwin Yunas SE pasangan Reza Falepi yang mengambil salah satu bola tersebut.

Kemudian khadafi meminta masing-masing pasangan untuk membuka bola dan mengambil nomor urut yang ada didalamnya. Hasilnya, pasangan Wendra Yunaldi mendapat angka 7, pasangan Suwandel mendapat 1 dan pasangan Riza Falepi mendapat 5. Usai pembukaan bola brisi nomor tersebut, suasana gemuruh di dalam ruangan GOR M.Yamin,tidak bisa dihindari. Yel yel pasangan menggema dari seluruh penjuru ruangan. Pendukung pasangan Suwandel yang mendapat nomor urut 1 berjingkrak-jingkrak, tetapi setelah diumumkan Khadafi bahwa nomor yang dicabut pasangan calon wakil walikota itu baru untuk menentukan siapa yang akan mencabut pertama nomor undian, pendukung Suwandel terdiam.

kpu-payakumbuhSesuai dengan nomor pengundian yang didapat masing masing calon, maka pasangan Suwandel Mukhtar yang diberi kesempatan memilih pertama diantara tiga kertas yang di gulung itu, berikutnya Riza Falepi dan terakhir Wendra harus menerima gulungan yang tinggal, tidak bisa memilih lagi karena gulungan itu hanya tiga.

Setelah ketiganya memegang kertas gulungan yang dibungkus dengan rapfi itu, Khadafi memandu untuk membukanya, mulai dari membuka pita pengikatnya, kemudian bungkusnya. Dengan hitungan mundur dari 3,2,1,ketiga calon membuka nomor yang di ambil masing masing. Ternyata Suwandel Mukhtar yang mengambil pertama mendapat nomor urut 3 (tiga), Riza Falefi mengambil kedua mendapat nomor urut 2 (dua) dan Wendra Yunaldi mengambil terakhir mendapat nomor urut 1 (satu). Bersamaan dibukanya nomor urut itu, kembali suasana dalam GOR M.Yamin itu bergemuruh dengan yel yel masing masing, bahkan pendukung Suwandel Mukhtar yang membawa warles bernyanyi dan bergoyang bersama dengan musik dangdut di balkon sebelah kiri ruangan GOR.
Melihat antusiasnya masing masing pendukung diumumkan oleh Khadafi dalam masa kampanye yang waktunya cukup panjang, mulai dari tanggal 28 Oktober 2016 sampai tanggal 11 Februari 2017, masing masing pendukung silakan mengekpresikian pada masa kampanye tersebut.

kpu-payakumbuh2Ada hal yang menarik dari ketiga paslon tersebut. Setelah nomor urut tetap paslon keluar, wajah wajah tegang dari ketiga pasang paslon ini hilang dan berganti dengan senyum simpul. Bahkan ketiga pasang paslon tersebut masih sempat sempatnya melakukan selfie bareng di atas podium.

Yang menarik dari proses pengundian nomnor urut itu adalah teriakan yel yel pendukung ketiga pasangan. Mereka terlibat “perang” yel-yel ketika Pihak KPU Payakumbuh memberikan waktu untuk saling memberi semangat.
Pendukung Suwandel Muchtar dan Fitrial Bahri terdengar paling ‘berisik’ di dalam ruangan. Namun, pendukung Wendra Yunaldi dan Ennaidi Dt Angguang langsung meneriakkan yel-yel seakan tak mau kalah.

“W-fi ada dimana mana ” kata pendukung Wandel- Fitrial kompak di dalam ruangan.

”Wendra- Ennaidi” balas pendukung pasangan dari jalur perseorangan ini. Wendra menang semua pasti senang, tambah pendukungnya lagi.

Sementara itu, pendukung Riza Falepi dan Erwin Yunaz juga tak mau kalah dari pendukung Wandel-Fitrial dan Wendra- Ennaidi. Mereka meneriakkan yel-yel meyakini Riza Falepi dan Erwin Yunaz dua priode . “Riza Falepi- Erwin Yunaz,teriakan teriakan lanjutkan menggema dalam ruangan ketika diberi ruang oleh khadafi untukberteriak sekuat-kuatnya.
(Adv/NS)

Read more
Rapat Pleno Terbuka Penetapan Paslon Walikota dan Wakil Walikota Payakumbuh 2017

Rapat Pleno Terbuka Penetapan Paslon Walikota dan Wakil Walikota Payakumbuh 2017

datauri-file-5EkspresNews.com – Pada hari ini Senin tanggal 24 Oktober 2016 bertempat di kantor KPU Kota Payakumbuh,KPU Kota Payakumbuh melaksanakan Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Payakumbuh Tahun 2017. Rapat pleno dibuka oleh Ketua KPU Kota Payakumbuh, Hetta Manbayu, SH. Ketua KPU membacakan hasil keputusan KPU Kota Payakumbuh, dengan memutuskan ketiga pasangan calon memenuhi syarat calon dan syarat pencalonan.
Ketiga pasangan calon sebagai berikut :
  • Calon Walikota H. Wendra Yunaldi, SH, MH dan Calon Wakil Walikota H. Ennaidi, S.Sos
  • Calon Walikota Drs. H. Suwandel Muchtar, MM dan Calon Wakil Walikota Drs. Fitrial Bachri
  • Calon Walikota  H. Riza Falepi, ST, MT dan Calon Wakil Walikota H. Erwin Yunaz, SE

datauri-file-4 datauri-file-3 datauri-file-2 datauri-file-1

 

 

 

 

 

 

(Adv/NS)

Read more
AHM Hadirkan New Honda BeAT Street eSP

AHM Hadirkan New Honda BeAT Street eSP

EkspresNews.com – PT Astra Honda Motor (AHM) memperkenalkan New Honda BeAT Street eSP untuk menemani anak muda Indonesia berekspresi dengan gaya hidup khas mereka seperti cara berpakaian, aktivitas yang dijalani, serta beragam kegiatan olahraga ekstrim yang dilakukannya.

14714921_10207936851880313_9052319786666194977_oNew Honda BeAT Street eSP ini hadir dengan desain ekspresif berkonsep street style diwujudkan dengan warna Street Black yang terinspirasi dari gaya anak muda di perkotaan seperti goresan grafis grafiti dan kebanggaan memiliki barang dengan merk sendiri sebagai tren anak muda. Selain diwujudkan melalui desain, konsep street style juga diterjemahkan melalui penyematan fitur baru berupa naked handlebar yang tampil simpel dan dilengkapi dengan digital panelmeter yang informatif.

Direktur Pemasaran AHM Margono Tanuwijaya mengungkapkan kebutuhan sepeda motor di Indonesia saat ini sudah mulai terjadi pergeseran. Sepeda motor tidak hanya sebagai moda transportasi namun juga dibutuhkan untuk mempertegas identitaspemiliknya yang semakin personal sesuai dengan gaya hidup maupun hobi dari pengendara. Oleh karena itu, New Honda BeAT Street eSP diluncurkan untuk menjawab perkembangan kebutuhan tersebut.

“Generasi muda perkotaan di Indonesia memiliki kecenderungan untuk mengekspresikan gayanya dengan gayanya sendiri, serta menyukai olahraga dan permainan yang berbeda dan menyenangkan. Mereka membutuhkan sepeda motor untuk mengekspresikan dirinya. Kami optimis New Honda BeAT Street eSP dapat memenuhi keinginan mereka dan menjadi pilihan terbaik bagi para remaja tersebut.”

New Honda BeAT Street eSP mengusung mesin 110cc berpendingin udara Enhanced Smart Power (eSP) yang terbukti menghasilkan performa tinggi dan konsumsi bahan bakar terbaik di kelasnya. Model terbaru kali ini turut hadir dengan fitur ECO Indicator yang akan menampilkan tanda berkendara secara irit. Saat berkendara dengan irit, ECO Indicator berwarna hijau ini akan menyala di panel meter dengan 3 pola untuk menunjukkan berkendara yang irit termasuk saat lampu dalam kondisi off.

Konsep dasar desain model ini selaras dengan All New Honda BeAT eSP yang sudah diluncurkan sebelumnya, seperti desain sisi muka dengan desain garis tajam agresif dan lampu sein yang semakin memperkuat tampilannya. Velg dengan desain baru yang kuat dan ringan semakin menghadirkan kemudahan pengendalian. Sisi belakang semakin ramping dengan desain tajam, yang menjadi ciri khusus dari tampilan baru Honda BeAT. Penyematan LCD di speedometer full digital menghadirkan kesan yang sesuai dengan tren terkini, termasuk dengan adanya fitur ECO Indicator.

Model yang telah didesain compact sesuai postur rata-rata orang Indonesia ini responsif dengan akselerasi mencapai 12,6 detik pada jarak 0-200m, serta lebih bertenaga dengan top speed mencapai 94 km/jam menggunakan alat uji performa. Honda BeATeSP series tetap mempertahankan posisinya sebagai motor skutik paling irit di kelasnya hingga mencapai 55 km/ (metode ECE R40) dengan metode pengetesan EURO 3 (EURO 2 = 57 km/l).

Model ini juga memiliki desain frame terbaru yang lebih ringan untuk memberikan kemudahan saat berkendara secara cepat dan ringan. Kapasitas fuel tank besar hingga 4 liter mampu menghadirkan kemampuan jelajah lebih jauh hingga 236 km setelah dilakukan pengisian bahan bakar secara penuh. Untuk menghadirkan rasa berkendara yang ringan dan jarak pandang pengendarayang lebih baik, penyesuaian posisi stang yang lebih rendah ke arah depan juga diadopsi untuk menghadirkan posisi berkendara terbaik. Jarak terendah motor ke tanah (ground clearance) terbaik di kelasnya dan penggunaan ban tubeless sehingga lebih tahan kebocoran.

Secara konsisten AHM menyematkan Combi Brake System (CBS) di tipe CBS yang membantu menyeimbangkan pengereman roda belakang dan depan secara optimal. Hal ini bermanfaat membantu pengendara terutama bagi pemula dalam pengereman yang optimal. Model ini tetap dilengkapi fitur-fitur canggih lain yaitu standar samping otomatis (Side Stand Switch) di mana mesin tidak dapat dinyalakan apabila dalam posisi turun, serta Parking Brake Lock yang lebih mudah dioperasikan untuk mencegah motor loncat saat dinyalakan atau motor tetap dalam kondisi diam saat berhenti di tanjakan.

Skutik compact ini memiliki kapasitas u-box (utility box) yang besar yaitu 11 liter dalam ukuran motor yang ramping. Dengan ketinggian jok yang nyaman setinggi 740mm memberikan kenyamanan pada saat berkendara sendiri maupun berboncengan, baik pria maupun wanita. Fitur unggulan lain juga dipertahankankan seperti pengaman kunci bermagnet (Secure Key Shutter) yang efektif mencegah pencurian.

Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI), Honda BeAT series tercatat sebagai skutik terlaris di Indonesia dengan dimiliki oleh 11.069.035 konsumen di Tanah Air sejak kehadirannya pada 2008 hingga September 2016. Bahkan model ini telah berkontribusi sebesar 37,37% dari total penjualan sepeda motor nasional pada periode Januari – September 2016.

Untuk melengkapi gaya berkendara, turut hadir 6 item Honda Genuine Accesories (HGA) warna Grey yakni Step Bar, Double Step Floor, Hand Guard, Fan Protector, Air Filter Protector dan Wheel Sticker dengan range harga HET (Harga Eceran Tertinggi) Rp. 56.000,- hingga Rp 270.000,-. HGA ini juga dijual secara paket untuk Double Step Floor dan Hand Guard dengan harga HET Rp 450.000,. Sementara itu Honda apparel khusus untuk varian baru yakni Street Black T-Shirt dan Street Snapback Cap.

New Honda BeAT Street eSP sebagai varian baru ini dipasarkan dengan harga OTR (On The Road) DKI Rp 15.400.000,- untuk tipe CBS. Honda BeAT series ditargetkan terjual 170.000 unit setiap bulan dan model ini sudah tersedia di jaringan Honda pada bulan Oktober 2016. (AHM)

Read more
Opini : Humas (Harus) Mengerti Good Will ?

Opini : Humas (Harus) Mengerti Good Will ?

Banyak hal yang terucap ketika masyarakat mendengar sebutan polisi. Berbagai opini muncul begitu saja dari berbagai individu ketika mendengar dan mengartikan seperti apa itu polisi. Ada yang beropini positif dan ada juga masyarakat beropini negatif. Pada umumnya setiap opini yang dikeluarkan dari masyarakat hampir sama kecenderungan penilaiannya mengenai polisi. Keadaan ini membuat suatu cakupan luas opini masyarakat dari tadinya hanya mereka rasakan perindividu menjadi sebuah Publik Opinion yang semakin dan bahkan terus berkembang di tengah-tengah masyarakat. Namun sejauh ini, opini yang bermunculan lebih banyak ke arah yang negatif.

EkspresNews.com – Pandangan masyarakat ini tentunya dipengaruhi oleh berbagai pengalaman yang dirasakaan masing-masing individu masyarakat ketika ia berhadapan langsung dengan pihak kepolisian. Hal ini secara luas dapat dilihat karena adanya beberapa kenyataan perilaku buruk atau menyimpang yang dilakukan oleh oknum-oknum kepolisian. Berbagai pemicu dari berita negatif membuat para masyarakat semakin mengurangi rasa bangga mereka bahwa mengakui pihak kepolisian itu sangat layak untuk dipuji. Banyaknya berita negatif yang bermunculan di media membentuk publik opinion seperti ketidaksukaan serta ketidakpercayaaan masyarakat kepada polisi padahal hanya berlaku pada oknumnya saja.

publik-relationPolisi harusnya menjadi contoh buat masyarakat. Kalau ada oknum polisi yang memakai obat-obatan terlarang contohnya, bagaimana masyarakatnya tidak menggunakan barang haram tersebut. Tidak hanya itu opini lain yang sudah berkembang polisi ketika ada razia, suka mencari-cari kesalahan dari pengendaranya. Itu dilakukan agar mendapatkan uang masuk, bukan masuk ke kas negara, melainkan masuk kantongnya sendiri. Lagi-lagi ini ulah oknum.

Isu yang bermunculan yang paling heboh berkembang yaitu masuk Polisi butuh biaya besar. Kalau sudah lulus menjadi polisi, maka ia akan mencari lagi duit dengan menganggarkan seragamnya. Ini sering terjadi pada polisi lalu lintas. Lihat saja, ia selalu meraun-raun mencari mangsa di jalanan yang melanggar aturan berlalu lintas. Mending kalau uang dari tilang tersebut masuk ke dalam kas negara, tapi ini malah sebaliknya, yaitu masuk kantong pribadi para oknum tersebut. Yang anehnya, hal ini hanya berani dilakukan pada masyarakat kecil.

Kebanyakan yang kita dengar, polisi selalu menangkap pion saja, sedangkan rajanya sangat jarang sekali berhasil tertangkap. Dalam hal peraturan, ada beberapa peraturan lalu lintas yang dibuat oleh pihak kepolisian. Salah satu peraturan yang dibuat adalah, memakai helm, kaca spion dua, dan lain sebagainya. Tapi peraturan itu hanya untuk masyarakat sipil, kalau untuk pihak kepolisian berlaku juga, tapi hanya 50:50 saja, ini namanya polisi yang buat aturan dan polisi juga yang melanggar.

Dilihat di lapangan, polisi hanya beraninya dengan masyarakat sipil, polisi selalu menyulitkan masyarakat sipil ketika masyarakat tersebut bersalah. Sangat banyak fakta di lapangan ketika seorang polisi menindas masyarakat dengan cara yang halus dan terkadang anarkis.  Polisi itu harus ramah tamah terhadap masyarakat, baik masyarakat itu masih muda, anak-anak, remaja, orang miskin, orang kaya, pejabat, masyarakat biasa maupun orang tua.

Tidak semua polisi penyebab jeleknya citra polisi. Hanya beberapa polisi saja, seperti pepatah mengatakan, gara-gara nila setitik rusak susu sebelanga. Sudah sepatutnya atasan tertingi dari Polri membenahi ini secepatnya. Pada bulan September tahun ini, nama pihak kepolisian kembali tercoreng. Itu diakibatkan lantaran beredar berita bila satu diantara oknum kepolisian di Sijunjung, Sumatera Barat, yang menendang seorang pengendara sepeda motor, polisi tendang pengendara motor itu hingga tewas, begitulah berita yang terdengar di sosial media baru-baru ini.

Peristiwa itu berjalan saat digelarnya razia pengendara pada hari Senin 25 Juli 2016 lantas. Seseorang warga yang di sebut-sebut bernama Alan Wahyudi (15), tewas sesudah terjatuh akibat polisi yang menendang sepeda motor yang dikendarainya itu lantaran mencoba kabur saat bakal dicheck. Kemudian remaja itu alami luka yang cukup serius hingga akhirnya dia wafat.

Berita polisi yang menendang pengendara motor itu sontak menjadi polemik bagi masyarakat yang mendengar hal tersebut khususnya masyaraka Sijunjung. Hingga momen itu buat para warga meradang. Ratusan orang yang datang dari beberapa desa yakni Negari Mauro, Padang Laweh, Padang Laweh Selatan, serta Tanjung Ampalu bersama-sama mendatangi Mapolres Sijunjung. Mereka meluapkan kekesalan lantaran aksi polisi yang menendang pengendara motor sampai tewas itu. Beberapa warga juga melempari kantor polisi dengan batu dan mereka juga meminta polisi bertanggungjawab atas satu tewasnya masyarakat.

Tindakan beberapa puluh warga ini mereda usai pihak dari kepolisian melepas tembakan peringatan hingga beberapa puluh kali serta menyemprotkan gas air mata ke arah kerumunan warga. Walaupun demikian, ada banyak warga yang mengakibatkan kerusakan pos-pos polisi yang ada di persimpangan, lantaran mereka terasa jengkel pada aksi polisi tendang ingindara hingga tewas. Karena mereka berasumsi bila tingkah laku polisi itu tidak sepantasnya ditangani.

Dengan banyaknya kompleksitas atas berbagai masalah yang terjadi di pihak kepolisian dari bermacam-macam masalah membuat masyarakat semakin menilai pihak kepolisian kurang baik. Malah akan memuat kecendrungan public opinion negatif yang semakin akan parah. Oleh sebab itu perlulah kembali para pihak kepoisian membangun relasi yang baik lagi dimata seluruh masyarakat dengan berbagai cara yang baik. Salah satunya keterbukaan informasi sebenarnya kepada masyarakat agar masyarakat nanti dapat memahami apa sebenarya yang terjadi. Sehingga masyarakat tidak memandang sebelah mata lagi, yaitu lebih percaya kepada media yang memunculkan berita mengenai kesalahan pihak kepolisian atau kesalahan pribadi dari beberapa oknum kepolisian.

Dalam hal ini, seorang humas kepolisian lebih dapat mengklarifikasi isu-isu buruk yang berkembang di tengah masyarakat baik itu yang didapat dari media maupun isu yang didapat dari penyebaran berita mulut ke mulut. Humas juga dapat melakukan pembenaran jikalau memang permasalahn itu benar adanya. Maka dari  itu humas dalam pihak kepolisian merupakan pondasi yang harus kuat dahulu ketika dibangun agar nantinya tidak mudah runtuh begitu saja.

Begitu pentingnya fungsi humas dalam kebijakan, penginformasian bahkan pengevaluasian maupun perencanaan di lembaga kepolisian. Humas kepolisian juga dapat mengevaluasi apasaja yang selama ini sudah salah yang berkembang di tengah hingar bingar masyarakat. Jika seorang humas sudah melakukan pengevaluasian maka humas akan dapat mengambil langkah-langkah dalam menangani isu-isu yang sudah terlanjur ada di tengah masyarakat. Tetapi jika seorang humas tidak melakukan sebuah pengevaluasian kembali, maka pihak kepolisian tidak dapat membangun good wiilnya kembali. Jika itu terjadi, bisa jadi masyarakat akan semakin tidak menyukai pihak kepolisian. Semoga ada upaca reformasi kepolisian di tangan Kapolri dan Kapolda disetiap provinsi. Amin.

 

OKTRI PERMATA LANI

MAHASISWI MAGISTER ILMU KOMUNIKASI TAHUN 2015 UNIVERSITAS ANDALAS

Read more
Pemko Bukittinggi Bantu PAUD Senilai 1.2 M

Pemko Bukittinggi Bantu PAUD Senilai 1.2 M

EkspresNews.com – Wakil Walikota H. Irwandi SH menghimbau tenaga pengajar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) untuk menjadi garda terdepan dalam melindungi perkembangan anak di usia emasnya. Hal ini berkaitan dengan seringya terjadi kasus kekerasan dan ekploitasi terhadap anak yang berujung pada terganggunya perkembangan mental si anak.

paudDikatakan Irwandi rangsangan-rangsangan atau tindakan yang diterima anak pada usia dini akan sangat berpengaruh pada perilaku dan karakter mereka saat dewasa nanti. Untuk itu, ia berharap 107 lembaga PAUD yang ada di kota jam gadang ini dapat memanfaatkan usia emas tersebut guna menanamkan nilai-nilai kebaikan dan perlikau-perilaku santun pada anak.

Hal itu Ia sampaikan pada acara penyerahan bantuan operasional penyelenggaraan pendidikan (BOP) senilai Rp.1,2 milliar pada  lembaga PAUD Kota Bukiittinggi, Selasa (11/10) di Hall Balaikota Gulai Bancah. Acara turut dihadiri Bunda PAUD Ny. Yesi Ramlan Nurmatias, Kadisdikporan Elya Makmur, Ketua HIMPAUDI dan Guru Lembaga PAUD.

Irwandi juga mengapresiasi semangat masyarakat kota yang turut terlibat dalam penyelenggaraan pendidikan usia dini. Pasalnya dari 107 lembaga PAUD yang ada dikota jam gadang ini, hanya satu lembaga yang dimiliki oleh pemerintah dan selebihnya merupakan lembaga yang dikelola oleh individu, kelompok, yayasan dan organisasi. Hal tersebut membuktikan bahwa pentingnya penyelenggaraan PAUD dalam sebuah lembaga formal tidak hanya diemban oleh pemerintah tapi juga didukung oleh masyarakat kota.

Wawako Irwandi berharap dengan diberikannya BOP, lembaga PAUD dapat lebih kreatif dalam melahirkan ide-ide baru sehingga lembaga tersebut semakin eksis serta mampu mengembangkan potensi anak didik dan berujung pretasi.

“Prestasi merupakan hasil dari sebuah proses yang dilakukan secara terencana dan berkelanjutan. Sehingga melahirkan sebuah sistem pendidikan yang mampu bersaing baik di tingkat daerah, provinsi maupun pusat,” terangnya.

Sementara Kepala Bidang PAUD dan PLS Disdikpora Ahmad Saimi dalam laporannya mengungkapkan lembaga PAUD yang berhak menerima BOP adalah lembaga yang telah memiliki nomor poko satuan nasional (NPSN) dan menetapkan iuran atau pungutan sesuai ketentuan yang brelaku.

Lembaga PAUD penerima terdiri terdiri dari 37 taman kanak-kanak, 30 kelompok bermain, 16 taman penitipan anak, dan 14 satuan PAUD sejenis. Masing-masing lembaga menerima bantuan berkisar Rp.9 juta sampai Rp.12 juta.

Dana BOP, terang Saimi dapat dimanfaatkan lembaga untuk kegitan pembelajaran seperti pengadaan buku, peralatan pembelajaran, dan pertemuan dengan orang tua serta penyelenggaraan kegiatan pendukung lainnya. Meskipun dana tersebut berupa dana hibah, namun dalam pemanfaatannya tetap memerlukan pertanggungjawaban baik secara administrasi maupun bukti pelaksanaan kegiatan. Untuk itu Ia berharap kepada lembaga penerima untuk tetap berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk menyegerakan pembuatan pertanggungjawaban pemanfaatan dana tersebut. (Rizal/humas)

Read more