Tingginya Angka KDRT di Tangsel, Kelurahan Pondok Kacang Barat Lindungi Hak Anak

Tingginya Angka KDRT di Tangsel, Kelurahan Pondok Kacang Barat Lindungi Hak Anak

EkspresNews.com – Antisipasi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang pernah terjadi pada tahun 2016 di Tangsel mencapai 63 kasus dimana setengah dari kasus tersebut merupakan kasus kejahatan seksual pada anak. Forum Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) kelurahan Pondok Kacang Barat bekerjasama dengan Badan pemberdayaan mayarakat, perempuan dan keluarga berencana (BPMPPKB) Tangsel menggelar Sosialisasi kepada masyarakat terkait UU no 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.

Selain pengurus RT dan RW juga sejumlah masyarakat antusias mengikuti pentingnya penanganan kasus terhadap anak yang diselenggarakan aktivis PATBM di Aula kelurahan Pondok Kacang Barat, Pondok Aren, Kota Tangsel, Rabu (22/02). Ketua PATBM Pondok Kacang Barat Rohadi menjelaskan, selain tanggung jawab negara, pemerintah dan pemerintah daerah, undang-undang ini pun memberikan amanah, tanggung jawab dan kewajiban kepada masyarakat, sehingga masyarakat tidak boleh lagi berpangku tangan dan bermasa bodoh dalam hal perlindungan terhadap anak.

“Dalam hal ini organisasi masyarakat, akademisi dan pemerhati anak sudah seharusnya turun langsung ke lapangan melakukan pencegahan dengan jalan banyak melakukan edukasi dalam hal perlindungan kepada anak, sehingga kasus-kasus kejahatan terhadap anak (terutama kejahatan seksual) yang akhir-akhir ini banyak menghantui kita bisa diminimalisir,” jelasnya.

Sementara itu, Kabid Bidang Perlindungan Anak BPPMKB Kota Tangsel Nasuha mengatakan, kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi kepada aktivis dan masyarakat yang sudah menyatakan bergabung sebagai Satgas perlindungan anak di tingkat kecamatan dan kelurahan, terkait pemberlakuan Undang Undang perubahan
No 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak. “Perlindungan dan penanganan kasus anak, bukan suatu kewajiban pemerintah pusat saja namun pihak kelurahan dan kecamatan serta peran keluarga dan masyarakat menjadi prioritas,” kata Nasuha.

Nasuha menambahkan, penanganan anak membutuhkan teknik sendiri. “Menangani anak jangan mengunakan seragam Uniform (seragam resmi) itu akan menimbulkan Psikologis anak menjadi ketakutan,” kata Nasuha dihadapan sejumlah aktivis.

Dalam kesempat itu, kepala Kelurahan Pondok Kacang Barat Yusdi Gozali menjelaskan, sosialisasi perlindungan anak juga telah dilakukan sejak bulan November 2016, PATBM Pondok Kacang Barat Kecamatan Pondok Aren telah ditetapkan menjadi pilot project dalam penanganan dan sosialisasi perlindungan anak. “Sejumlah kegiatan menandai ditetapkannya Pondok Kacang Barat sebagai pilot project dalam penanganan dan sosialisasi perlindungan anak. Seperti lomba mewarnai tingat Play Grup, Paud, TK, SD kelas 1 -3 dan sosilasisasi kepada orang tua terkait hak dan perlindungan anak,” pungkasnya. (rel)

Read more
Kompleksitas Issue Dunia, Peran Indonesia Dalam Penanganan Dan Penyelesaian Konflik Dunia 

Kompleksitas Issue Dunia, Peran Indonesia Dalam Penanganan Dan Penyelesaian Konflik Dunia 

EkspresNews.com – Penanganan Krisis di Eropa membutuhkan kerjasama lintas negara, khususnya negara yang tergabung di uni eropa dan di benua Eropa, untuk menangani krisis tersebut dibutuhkan kerjasama multi bidang antar negara-negara Eropa dan Non Eropa dalam hal pemenuhan kebutuhan Logistik Nasional serta pemenuhan kebutuhan dalam negeri disetiap bidang. Dalam hal ini Indonesia sebagai negara Non-Eropa dapat berperan sebagai Suplier Pangan dan Mineral untuk memenuhi kebutuhan kebutuhan mereka, setelah memenuhi kebutuhan dalam negeri, tentunya dengan memberdayakan masyarakat tani lokal yang terbebas dari intervensi Asing berupa Monopoli harga pangan dalam negeri.

Ini akan menjadi upaya penyejahteraan petani jika kebijakan Negara tidak melibatkan pihak Asing untuk mengamankan stok pangan dalam negeri dan suplai pendukung pangan luar negeri, menghentikan Import dan menciptakan lahan pangan guna menarik minat kerja dalam hal pertanian di dalam negeri, pertanian dengan sumber biaya negara yang dikelola secara professional tanpa campur tangan pihak asing sedikitpun.

Kekhawatiran Amerika sebagai negara akibat pengungsi yang masuk ke Negara Amerika, akan membebani konstelasi anggaran dalam Negeri Amerika, status pengungsi menjadi tidak menentu, akibat perang terjadi di beberapa negara-negara dan menghasilkan ribuan hingga jutaan pengungsi yang tersebar ke banyak negara, termasuk juga ke Amerika sebagai tempat suaka dan pusat persatuan bangsa-bangsa.

Para pengungsi banyak mengalami peristiwa yang menyebabkan : terjadinya diskriminasi agama dan Human trafficking, dan yang berkaitan dengan kejahatan serta pelanggaran Hak Asasi Manusia. Negara-negara kelompok Konvensi atau yang tergabung didalam perserikatan Bangsa-bangsa harus segera memberikan keputusan mengenai Status dan Keamanan Pengungsi, sebagai upaya realisasi ketaatan terhadap konferensi Hak Asasi Manusia dengan prinsip-prinsip non-diskriminasi, untuk mendukung program pemberian pemukiman bagi pengungsi serta program pengembalian para pengungsi kembali ke negaranya masing-masing.

Bom Migrasi Penduduk China adalah fenomena luar biasa yang harus diselesaikan dari dalam negeri pemerintahan china, sebelum menjadi pembahasan kebijakan dunia. Sebaiknya pemerintah china melalui kebijakan negara melaksanakan pembangunan perumahan vertikal atau bersusun untuk penempatan masyarakat dalam negeri serta membuat program inisiatif untuk produktifitas pangan mandiri disekitar perumahan yang akan dibangun tersebut.

Hal ini sangat substantif dan representatif bagi pemerintah china dalam memenuhi kebutuhan di segala bidang termasuk pertanian, kesehatan, dan pendidikan yang dibutuhkan rakyat china. Negara-negara yang berada di Benua Amerika, Eropa dan China berkaitan dengan pencegahan bencana alam, setidaknya mampu mencontoh Indonesia dalam hal pendidikan budaya lingkungan hidup, terkait dengan issue dunia tentang perubahan iklim, dalam hal meminimalisir efek perubahan iklim dimasa mendatang.

Kerjasama antara negara-negara juga sangat dibutuhkan dalam penyelesaian konflik ditimur tengah dan Asia, Perserikatan Bangsa-bangsa dapat menggandeng pihak Rusia dan Indonesia untuk menjadi duta perwakilan perdamaian dunia, pihak pemerintah rusia dan Indonesia hendaklah melakukan komunikasi tentang perencanaan “Konferensi Asia dan timur tengah” dengan tujuan turut serta menciptakan perdamaian dunia.

Dengan demikian konferensi diharapkan mendapat respon multinegara dan mendorong hubungan multilateral, menciptakan solidaritas lintas penduduk bumi. Selanjutnya, dengan menjaga keutuhan dunia yang bersatu dalam kebersamaan membangun kedamaian dan menyelesaikan atau melaksanakan penanganan konflik lintas negara seperti Palestina dan Israel untuk tunduk dan patuh terhadap hukum kedamaian internasional yang disusun didalam konfrensi tanpa berpihak (independen) hal ini juga diberlakukan untuk semua negara untuk menghindari terjadinya ketimpangan ekonomi global.
Oleh : Adi Putra / Adhyp Glank
Direktur Forum Reproduksi Gagasan

Read more
Marsianus Jawa dikukuhkan jadi Ketua IKEBANA, Gubernur NTT: Jangan Lupa Asal usul, Nagekeo Tanah Tumpah Darah

Marsianus Jawa dikukuhkan jadi Ketua IKEBANA, Gubernur NTT: Jangan Lupa Asal usul, Nagekeo Tanah Tumpah Darah

Ketua DPRN NTT, Anwar Pua Geno, SH dan Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu RayaEkspresNews.com – Ditandai dengan sumpah janji  yang dipimpin langsung oleh sesepuh IKEBANA yang juga Ketua Dewan Penasihat, Damyan Godho,  Drs. Marsianus Jawa, M.Si  bersama  jajaran badan pengurusnya secara resmi menjadi : Badan Pengurus Ikatan Keluarga besar Nagekeo (IKEBANA) Kupang Perode 2017 – 2021.

Pantauan  Tabloid Berita Indonesia Raya (Afiliasi EkspresNews.com) rangkaian acara ini berlangsung meriah,  Suasana kekeluargaan dan  penuh Nunsa Budaya Nagekeo, karena semua yang hadir mengenakan busana lengkap indahnya pakian adat Nagekeo dihadiri sekitar seribu lima ratus orang warga IKEBANA dan tamu undangan, Suguhan Tarian adat dan Etu(Tinju Adat) di sela –sela acara juga menyemarakan acara. Diawali  dengan misa Nata bersama  yang dipimpin: Pater Edu Dosi SVD, Pater Yustinus Tegu Wona, SVD, Pater Markus Ture, OCD, dan Romo Valens  Boy,Pr, dengan Tema: “Natal Mempersatukan Kita”.

Dalam Sambutanya Gubernur NTT, Frans Leburaya  mengaharapkan,  setelah dilantik badan pengurus IKEBANA mampu menjadi organisasi yang berguna bagi anggota, bagi daerah Nagekeo dan Nusa Tengara Timur. “ Semoga dengan pengukuhan ini, mengukuhkan komitmen dari seluruh pengurus IKEBANA , agar dapat membawa organisasi ini menjadi sebuah organisasi yang benar – benar berguna bagi anggotanya, bagi daerah Nagekeo, dan bagi Nusa Tengara Timur ”. Leburaya juga mengajak seluruh masyarakat Nagekeo di Kupang untuk turut berkontribusi untuk pembangunan Kabupaten Nagekeo, jangan hanya memberikan kritikan tetapi tidak memberikan solusi. “ Mari mejalin kebersamaan, kekeluargaan, persaudaraan utuk mumbantu Nagekeo, kadang kita hanya mengkeritik bahkan sampai pada tingkat  memfitnah,tetapi tidak pernah penyumbangkan solusi,  Jangan Lupa Asal  usul, Nagekeo Tanah Tumpah darah”. Tegasnya.

Gubernur Menambahkan, ada beberapa proyek strategis Nasional yang ada di Kabupaten Nagekeo, misalnya, Pembangunan Bandara yang mana kemernterian pada empat tahun lalu telah mengalokasikan angaran sebesar 43 milyar, sayangnya proyek strategis ini tidak terwujud, juga pembangunan waduk Lambo yang belum terwujud karena sampai sekarang masih terbentur masalah tanah.

“ Terkait dengan beberpa proyek strategis ini, namun terbentur dengan masalah tanah saya mengajak, Ayo ke enam anggota DPRD NTT, asal Nagekeo utuk turun bersama menjelaskan kepada msayarakat, saya juga pernah bilang kepada salah seorong tokoh Nagekeo di Jakrta, Goris Mere utuk kita bersama menjelaskan kepada masyarakat mengenai pentingnya pembangunan waduk Lambo tersebut. kalau memang tidak bisa, kita pindahkan ke kabupaten lain Bupati Ngada sudah siap menerimaya, begitupun di Sumba.”demikian disampaikan Gubernur NTT.

Senada dengan Gubernur, Ketua DPRD Nusa Tenggara Timur yang juga putra Nagekeo berharap IKEBANA Juga turut berpartisipasi aktif utuk pembangunan Nagekeo tercinta, “Kita harus terus peduli dan memmberikan kontribusi positif, perhatian dan tenaga untuk kemajuan tanah kelahiran kita”. Lanjutnya, pengurus IKEBANA dalam program kerjanya harus mampu menjawab segala kegelisahan dan kebutuhan masyarakat Nagekeo yang ada di Kota Kupang, juga kepada kauu muda untuk juga turut membanntu IKEBANA menjadikan Nusa Tengara Timur sebagai wilayah yang memiliki, Nilai Tertinggi Toleransi. kata Pua Geno yang juga sebagai Ketua Dewan Kehormatan IKEBANA KUPANG.

Sementara Itu  Bupati Nagekeo Drs. Elias Djo, menyampaikan  diusianya yang masih sangat muda  masih 10 tahun tentunya masih membutuhkan banyak sentuhan. Berkaitan dengan apa yang disampaikan Gubernur NTT mengenai masalah tanah, Djo mengatakan saat ini Pemda masih melakukan pendekaan secara budaya.” Soal masalah tanah untuk pembangunan Waduk Lambo kami masih melakukan pendekatan secara budaya, semoga masalah ini bisa mencapai hasil sehingga waduk ini bisa dibangun” ungkapnya.

Dalam Pidatonya, ketua IKEBANA Marsianus Jawa menerangkan sebelum terbentuknya IKEBANA, “masyarakat Nagekeo yang ada dikupang masih sangat kental dengan budaya tersendiri yang berbeda – beda dari ketujuh kecamatan:  Aesesa, Wolowae, Aesa Selatan,Boawae, Mauponggo, Keotengh, Nagaroro, dengan terbentuknya sekitar 30 lebih Paguyuban / kelompok Arisan, Namun sekarang semua tergabung dalam satu Ikatan Keluarga Besar, yaitu: IKEBANA, paguyuban – paguyubani ini menjadi kekuatan besar yang mampu mengerkan IKEBANA.” Beliau juga memberikan apresiasi kepada Panitia, Mahasiswa PERMASNA, dan semua pihak yang telah membantu sejak Mubes II pertengahan Desember lalu, sampai acara pengukuhan dan Natal bersama.

Disela – sela acara Ketua Panitia Pelaksana, Raymudus Mega  atau Bang Remon sapan Akarabnya didampingi kordintor Seksi  Undangan Hendro Modo menjelaskan, kesukesan acara ini adalah berkat dukungan dari semua pihak baik dari pemerintah daerah, ke 6 Anggota DPRD NTT Asal Nagekeo, Para Sesepuh Nagekeo Kupang dan masyarakat Nagekeo yang ada dikupang dengan kerelaan hatinya  memberikan kontribusi secara moril maupun materi sehingga panitia mampu semngat  bekerja secara baik, target undangan kita juga sesuai dengan yang direncanakan, semoga ini menjadi tanda yang baik bagi IKEBANA,  kata Bang Remon yang juga salah seorang pengusaha sukses di Kota Kupang. (Erasmus Nagi Noi)

Read more
Mandiri Sekuritas : IHSG Diprediksi Bergerak Sideways

Mandiri Sekuritas : IHSG Diprediksi Bergerak Sideways

EkspresNews.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari kemarin ditutup tipis. Indeks turun 3 poin (-0,06 persen) ke 5.266. Pergerakan IHSG hari ini diestimasi akan bergerak relatif sideways dengan rentang perdagangan berada di 5.236 sampai dengan 5.300.

Mandiri SekuritasIndeks bursa AS pada ditutup terkoreksi. DJIA -0,30 persen, S&P500 -0,30 persen, dan Nasdaq -0,63 persen. Indeks saham di Eropa ditutup turun. Indeks FTSE di Inggris -1,46 persen, DAX di Jerman -0,31 persen, dan CAC di Prancis -0,46 persen. Dari Asia, indeks Nikkei di Jepang -0,48 persen, indeks Hang Seng di Hong Kong 0,54 persen, dan indeks SSE di Shanghai 0,17 persen.

Emas ditutup di US$ 1.212 per troy ounce atau 1,40 persen. Minyak mentah AS, WTI, ditutup di US$ 52,48 per barel atau 0,21 persen. Ada pun saham yang direkomendasikan oleh analis Mandiri Sekuritas adalah sebagai berikut:

BEST (BUY) Target Harga Rp. 310, Stop Loss Rp. 284. (Abdi)

Read more
Mengintip Proyek-Proyek Wanprestasi di UNP

Mengintip Proyek-Proyek Wanprestasi di UNP

Proyek wanprestasi kian menggila di UNP. Aktivis anti korupsi mengecam, rakyat mengelus dada. Kontraktor pelaksana tertawa lebar. Perpanjangan waktu sesuai dengan Perpres seakan dijadikan tameng untuk berlindung ?

CIMG6925EkspresNews.com – Gelombang kecaman terhadap banyaknya proyek-proyek tahun anggaran 2016 yang didanai dari pajak rakyat lewat APBN tidak selesai sesuai kontrak di Universitas Negeri Padang (UNP), berdatangan dari aktivis anti korupsi dan pemerhati jasa konstruksi yang ada di daerah ini. Malah ironisnya beredar rumor yang menyebut-nyebut banyak proyek yang belum siap itu tapi sudah di-PHO-kan sementara pekerjaan tetap berjalan. Padahal, kata salah seorang pemerhati jasa konstruksi yang mengaku bernama Arya Kemuning, proyek yang di-PHO-kan itu harus siap 100 persen. Jika tidak, katanya lagi, itu bukan PHO namanya tapi putus kontrak. “Untuk mem-PHO-kan sebuah pekerjaan proyek harus siap 100 persen,” ujarnya kepada Indonesia Raya Senin  siang (9/1), di depan gedung-gedung yang para pekerja masih kelihatan sedang bekerja di Universitas Negeri Padang (UNP).

Berdasarkan pengamatan Indonesia Raya (afiliasi EkspresNews) di Universitas Negeri Padang (UNP) Kamis (9/1-2017) sekitar pukul 14:00 WIB, memang ditemui banyak kejanggalan. Betapa tidak, paket-paket proyek yang didanai dari APBN 2016 yang nota bene adalah uang rakyat seharusnya pada 18 Desember 2016 laporan administrasi seluruh kegiatan sudah harus masuk ke KPKPN. Tapi, fakta yang terungkap di lapangan, Senin (9/1-2017) sekitar pukul 14:00 WIB kegiatan masih berlangsung di beberapa titik gedung proyek yang menggunakan anggaran tahun 2016. “Saya heran, kenapa perusahaan atau kontraktor-kontraktor yang tidak becus atau tidak profesional seperti ini dapat juga pekerjaan di Universitas Negeri Padang. Ada apa antara kontraktor pelaksana dengan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) ?” ujar Arya Kemuning yang tengah termangu menyaksikan kegiatan yang masih berlangsung.

Masih berdasarkan pengamatan Indonesia Raya di seluruh proyek infrastruktur pembangunan gedung-gedung baru di Universitas Negeri Padang (UNP), gedung-gedung baru di paket proyek 2016 seluruh areal parkir atau pelataran parkir harus diaspal semua di RAB dengan aspal hotmix. Tapi fakta yang terungkap di lapangan ketika Indonesia Raya turun pada Senin (9/1-2017)) sekitar pukul 14:00 belum satu pun yang diaspal. Akan tetapi, alat-alat berat terlihat masih melakukan aktivitas pemadatan sebelum aspal dilakukan.

Yang menjadi pertanyaan banyak pihak sekarang, apakah seluruh pelataran parkir paket gedung-gedung baru itu termasuk yang diperpanjang waktunya 50 hari seperti yang diukatakan KPA Alizamar sebagai penanggung jawab seluruh paket proyek di UNP ini. Salah seorang pekerja yang mengaku bernama Oyong kepada Indonesia Raya mengatakan bahwa gedung ini sudah di-PHO 100 persen. Tapi  KPA seluruh paket proyek UNP Tahun anggaran 2016 Alizamar terkesan berlindung di balik kelemahan perpres tentang perpanjangan waktu. Padahal seharusnya, pekerjaan yang tidak selesai sesuai kontrak yang telah disepakatai kontrak harus diputus.

Rumor yang beredar di lapangan, ada indikasi permainan proyek tahun anggaran 2016 di UNP yang dikelola oleh Alizamar, yang terindikasi berpotensi merugikan keuangan negara. Indikasi itu terlihat pada pelaksanaan proyek tahun anggaran 2016 di Universitas Negeri Padang (UNP), yang diduga kuat adanya laporan fiktif atas keterlamabatan pekerjaan. Dalam hal ini seharusnya putus kontrak, tetapi oleh tim Alizamar proyek tetap di-PHO-kan dengan laporan selesai 100 persen meski pekerjaan  belum selesai dan masih tetap berlangsung di lapangan. Informasi yang dihimpun Indonesia Raya di lapangan juga menyebutkan, bahwa Alizamar yang Wakil Rektor II itu sebagai pengelola proyek-proyek tahun anggaran 2016 di Universitas Negeri Padang (UNP), disebut-sebut sebagai salah satu tim penggalang dana pemenangan Yanuar Kiram pada pemilihan rektor Universitas Negeri Padang (UNP) baru-baru ini. Malah lebih ironisnya, kontraktor pun disebut-sebut ikut berpartisipasi untuk menggalang suara kemenangan bagi Yanuar Kiram. Akibatnya, terjadilah wanprestasi pada hampir seluruh gedung-gedung baru di paket  proyek tahun 2016 ini, atau proyek tidak selesai sesuai kontrak.

Wakil Rektor II Universitas Negeri Padang (UNP) saat itu, Alizamar yang juga Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Paket-paket proyek pembangunan UNP tahun anggaran 2016, mengatakan, bahwa paket-paket proyek pembangunan gedung yang tidak siap sesuai kontrak itu tidak dilakukan pemutusan kontrak. Sebab, katanya lagi, karena ia memanfaatkan perpanjangan waktu 50 hari dengan membayar denda 1 permil perhari sesuai dengan Perpres No : 54 Tahun 2010, dengan perobahan Perpres NO ; 70 Tahun 2012. “Tidak ada kontrak yang diputus, karena kami memanfaatkan perpanjangan waktu 50 hari sesuai dengan Perpres,” tulis Alizamar dalam sebuah pesan singkat, Selasa (10/1).

(Harianof)

Read more