Polres Solok Kota Musnahkan Ribuan Botol Miras

Polres Solok Kota Musnahkan Ribuan Botol Miras

EkspresNews.com – Jelang hari raya idul fitri tahun 2018 Polres Solok Kota memusnahkan ribuan botol minuman keras dan ratusan mercon yang merupakan hasil penindakan selama beberapa bulan terakhir.

pemusnahan barang bukti miras sebanyak 1.989 botol miras yang terdiri dari berbagai merk, jenis tuak sebanyak 497 liter dan pemusnahan mercon dari berbagai merk yang terdiri dari petasan batangan sebanyak 106 batang, petasan kotak sebanyak 92 kotak dan petasan dalam bentuk butiran sebanyak 179 butir.

Ribun botol berisi minuman keras dan petasan ini merupakan hasil razia yang dilaksanakan oleh polres Solok Kota, dan selanjutnya dilakukan pemusnahan. Kata kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan, S.IK, MH,dimusnahkan di lapangan Mapolres Solok Kota, Rabu, (6/6).

Dikatakan Dony, Ini adalah hasil razia pekat yang dilakukan menjelang Ramadan dan selama ramadhan, tidak hanya miras pabrikan ada juga miras tradisional yang hari ini kita musnahkan. Pemusnahan dilakukan dengan dihancurkan dengan digilas alat berat.

“Ini bukti nyata bahwa Polres Solok Kota benar-benar serius dalam memberantasan peredaran miras di derah yang berjulukan kota beras serambi madinah. Sebagaimana kita ketahui miras kerap menjadi pemicu aksi kejahatan dan kecelakaan bahkan kematian sehingga perlu adanya perhatian serius

selain itu, apa yang kita lakukan ini juga sejalan dengan Peraturan Daerah Kota Solok Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Masyarakat.

Diharapkanya, kepada pemerintah dan dinas terkait serta seluruh elemen masyarakat kota Solok agar dapat bekerja sama dalam hal menciptakan rasa di daerahnya.

Sementara itu ketua LKAAM Kota Solok, H. Rusli Khatib Sulaiman, pada kesempatan itu menyampaikan apresiasi yang setinggi tingginya kepada pihak polres solok Kota yang senantiasa mengabdikan dirinya dalam mewujudkan rasa aman di daerah ini.

Sekarang masyarakat Kota Solok betul betul mendapatkan rasa aman dan nyaman terutama selama bulan ramadhan ini, berkat keaktifan pihak kepolisian bersama mitra kerjanya dalam menekan angka peredaran dan penggunaan mercon pada malam hari, ujarnya.

Selain itu, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh, wakil Walikota Solok, Reiner, ST, MM, Waka Polres Solok Kota, Kepala kejaksaan negeri Solok, Kodim 0309 Solok, Bundo kanduang, dan seluruh jajaran polres Solok Kota. (edrin)

Read more
Mentawai Raih Opini WTP Dari BPK RI

Mentawai Raih Opini WTP Dari BPK RI

EkspresNews.com – Kabupaten Kepulauan Mentawai untuk kali pertamanya meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia.

Piagam WTP tahun 2017 ini diserahkan langsung Kepala BPK Perwakilan Sumatera Barat, Pemut Aryo Wibowo kepada Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet di kantor BPK Perwakilan Sumatera Barat, Jalan Khatib Sulaiman, Padang, Senin (4/6/2018)

“ Puji Syukur dan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa, semoga opini WTP untuk Mentawai ini dapat menjadi motivasi bagi kami agar bekerja lebih baik lagi,” ujar Yudas Sabaggalet kepada Indonesia Raya usai menerima sertifikat WTP dari BPK di Padang.

Yudas mengatakan rasa bangga dan terima kasih kepada semua pihak, terutama kepada Gubernur, Wakil Gubernur, dan BPK Sumbar yang terus memberikan motivasi, sehingga Mentawai dapat meraih opini WTP itu.

Raihan opini WTO itu kata Yudas juga menjadi petunjuk serta panduan dalam penyusunan laporan keuangan pada tahun anggaran selanjutnya. Selain itu juga catatan dan rekomendasi lainnya dari BPK RI tentunya juga menjadi bahan evaluasi dan peningkatan yang lebih baik lagi.

Yudas mengakui mempertahankan raihan opini WTP jauh lebih sulit, untuk itu katanya kedepan pihaknya akan memperkuat institusi Badan Keuangan Daerah (BKD) Mentawai dalam artian profesionalisme dan Sumber Daya Manusia (SDM). “Loyalitas, kerja keras dan SDM menjadi acuan untuk dapat memperkuat institusi BKD,” katanya.

Ketua DPRD Kabupaten Mentawai, Yosep Sarogdok memberikan apresiasi kepada pemerintahan Mentawai yang mampu meraih opini WTP perdananya, “Ini semua menjadi kebanggaan bersama, dan kedepan yang harus dipikirkan dan dilakukan adalah bagaimana mempertahankan penghargaan tersebut,” katanya.

Ia mengimbau, semua rekomendasi dan peningkatan mutu laporan juga harus terus ditinggkatkan untuk dapat mempertahankan opini WTP tersebut.

Sementara Kepala BPK Perwakilan Sumatera Barat , Pemut Aryo Wibowo mengatakan, opini merupakan pernyataan profesional sehingga dapat dipertanggungjawabkan secara profesional pula, ” aturan perundangan merupakan dasar kita bertindak, sehingga lahir pernyataan profesional berupa opini itu, ” jelasnya.

Seperti daerah lain yang meraih opini WTP, kata Pemut, Kabupaten Kepulauan Mentawai bisa mendapat predikat WTP, karena dinilai sudah bisa menyajikan laporan keuangan terutama laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) tahun 2017 yang secara wajar dalam semua hal, menyangkut material, kemudian posisi keuangan, laporan realisasi anggaran, laporan arus kas dan kesemuanya sudah sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum.

Ikut mendampingi bupati Mentawai menerima WTP di gedung BPK Perwakilan Sumbar itu antara lain Ketua DPRD Yosep Sarogdok, Plt Sekda Syaiful Jannah, Kepala Badan Keuangan Daerah, Rinaldi dan Kepala Inspektorat Daerah,Miko Siregar, Kepala Dinas kominfo,Joni Anwar dan sekretaris DPRD, Martinus Dahlan. (N)

Read more
Jalin Silahturahmi Ramadan Polres Solok Kota Buka Bersama

Jalin Silahturahmi Ramadan Polres Solok Kota Buka Bersama

IMG-20180601-WA0022 SOLOKEkspresNews.com – Solok Kota, Dalam upaya menjalin silaturahmi serta memperkokoh jembatan1 hati sekaligus berbagi kebahagiaan di bulan Ramadhan 1439 H tahun 2018 ini. Polres Solok Kota  menggelar buka puasa bersama dengan Personil, Bhayangkari, Anak yatim dan Media. Kegiatan buka puasa bersama itu diadakan di Aula Polres Solok Kota pada hari Kamis (31/05/2018) Dengan mengambil tema : “Silahturahmi di bulan yang Suci”,

Kapolres Solok Kota mengundang Bhayangkari cabang Solok Kota, anak-anak yatim dan awak media Kota Solok untuk berbuka puasa bersama. Acara berlangsung hikmat dan damai. Kegiatan pada bulan Ramadhan 1439 H pada tahun ini berupa buka puasa bersama anak yatim ini sudah menjadi tradisi Polres Solok Kota setiap tahunya.

Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan SIK MH disela Acura itu  menyatakan, kegiatan kali ini diadakan dengan mengundang anak-anak dari Panti Asuhan Tunas Bangsa dari tembok Kel. Nan Balimo Kec. Tanjung Harapan Kota Solok. “dalam acara buka puasa kali ini, Kapolres menyerahkan tali asih  Ramadhan kepada para anak yatim piatu berupa santunan uang tunai ”, jelas Dony.

Dilaksanakan Acara itu jelas1 Kapolres Solok Kota, memperkokoh jembatan hati antara kita sesama, maka dengan Acara silahturahmi Ramadhan, dalam bentuk buka bersama dengan Personil, bhayangkari, anak yatim dan media ini.

“Ditujukan sebagai implementasi kepedulian Polri terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar, dan sebagai wujud dari Respon Sosial Polres Solok Kota terhadap masyarakat setempat,”papar Doni.

Kegiatan acara buka bersama tersebut tersa lebih hikmah lagi dengan diawali penyampaian tausyiah /siraman rohani oleh Buya Ibrahim dari Kemenag Kota Solok,  Buya Ibrahim dalam tausyiahnya menyampaikan, dalam kehidupan sehari_hari ditengah masyarakat. kita harus tumbuh kembangkan rasa kepedulian terhadap lingkungan kita, termasuk dengan anak yatim.




“Maka dengan mengadakan acara berbuka puasa bersama dengan anak yatim. Hal itu merupakan salah satu bentuk kepedulian kita terhadap orang yang berada disekitar kita. Dan nilai_nilai itu harus kita kembangkan terus menerus, “ujarnya.

Menariknya, kegiatan acara buber itu sebelum acara makan bersama. Diawali dengan shalat magrib bersama, dan Sekira pukul 19.10 Wib kegiatan Buka Puasa Bersama Personil Polres Solok Kota, Bhayangkari bersama Anak Yatim dan Media selesai dilaksanakan. (Roni/Stmudo)

Read more
Polres Solok Kota Laksanakan Rakor Lintas Sektoral Dengan Instansi Terkait

Polres Solok Kota Laksanakan Rakor Lintas Sektoral Dengan Instansi Terkait

IMG-20180601-WA0000 SolokEkspresNews.com – Solok Kota, Agar  lebih memaksimalkan koordinasi yang terintegrasi dengan unsur – unsur pelaksana dan pendukung Operasi Ketupat tahun 2018 (pengamanan hari raya Idul Fitri 1439 H), Polres Solok Kota mengundang Instansi terkait yang ada  pada pemerintah Kota Solok dan Pemkab Solok, dalam kegiatan  musyawarah Lintas sektoral, kegiatan dilaksanakan Rabu (30/05/2018), tempat di Aula Polres Solok Kota

Dalam pertemuan out, Kapolres Solok Kota AKBP Doni Setiawan, SIK,MH memaparkan, kegiatan Operasi Ketupat tahun 2018 akan dilaksanakan diperkirakan mulai dari persiapan dan pelaksanaan dimungkinkan pada H-10 hari raya Idul Fitri 1439 H,  maka dalam menyongsong hal itu sangat lah perlu mempersiapan,  yang terkoordinasi antara lain.

” Pengamanan arus mudik dan arus balik,  pengamanan perayaan hari raya Idul Fitri 1439 H,  pendirian Pospam pada beberapa  titip,  ketersediaan bahan pokok, kesiap siagaan penanganan Kontijensi bencana dan konflik sosial, waspada ancaman terorisme dan lain – lain,”terangnya.

Doni memaparkan, adapun yang mendasari pelaksanaan operasi ketupat tahun 2018 adalah  diantaranya, Undang – undang nomor 2 tahun 2002 tentang kepolisian negara republik Indonesia. Surat telegram Kapolri nomor : STR/198/IV/OPS 1.1/2018 tanggal 17 April 2018 tentang rencana garis besar pelaksanaan operasi ketupat tahun 2018. Surat telegram Kapolri nomor : STR/197/IV/OPS 1.1/2018 tanggal 17 April 2018 tentang undangan pelaksanaan rakor linsek bidang operasional tahun 2018.

Kegiatan rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka operasi ketupat tahun 2018, di jajaran Wilayah hukum Polres Solok Kota dihadiri oleh. Kapolres Solok Kota AKBP Doni Setiawan, S.I.K., M.H, Dandim 0309 Solok, Wali Kota Solok, Dansub Denpom Solok, Kadishub Kota Solok, Kasat Pol PP Kota Solok, Kepala Dinas Kesehatan Kota/Kab. Solok, Kepala Dinas PU Kota/Kab.Solok,

Ketua LKAM dan Bundo Kanduang Kota Solok, Ketua Senkom Kota/Kab Solok, Camat Lubuk Sikarah Kota Solok, Camat T. Harapan Kota Solok, Camat X Koto Diatas, Kab. Solok.  Camat X Kota Dibawah Kab. Solok,  Camat Bukit Sundi, Camat Junjung Siri, Kab. Solok, Camat Sungai Lasi. Kab. Solok, Instansi terkait dan tamu undangan lainya.

Dalam sambutannya Kapolres Solok Kota AKBP Doni Setiawan, S.I.K., M.H menyampaikan. Dalam menindaklanjuti tentang  antisipasi kerawanan pada Pos pengamanan lebaran, petugas yang melaksanakan pelayanan kepada masyarakat di Pospam.  Harus selalu dalam keadaan waspada dan siap siaga,

Disampaikan dia, pelaksaan tugas harus secara Buddy system dikarenakan situasi ancaman teror  saat ini bukan tidak mungkin sasarannya kepada petugas yang sedang melaksanakan tugas pengamanan di Pospam, dan diharapkan di setiap kewilayahan,  tamu yang masuk ke pemukiman penduduk diterapkan wajib lapor 1×24 jam.

Dikesempatan itu, Kabag Ops Polres Solok Kota Kompol B. Simanjuntak, S.H, memaparkan tentang rencana garis besar dan kesiapan rencana pelaksanaan Operasi Ketupat Singgalang tahun 2018 Polres Solok Kota.

Sementara Kasat Lantas Polres Solok Kota IPTU Rifaizal Samual, S.I.K, memaparkan tentang Kesiapan Sat Lantas Polres Solok Kota yang berkoordinasi dengan Dishub Kota dan Kab. Solok dalam mengamankan arus mudik dan arus Balik hari raya Idul Fitri 1439 H

Di kesempatan yang sama,  Kadis Perhubungan Kota Solok  juga memaparkan,  kelengkapan sarana prasarana jalan arus mudik dan arus balik selama H, hari raya Idul Fitri 1439 H. Sementara Kadis Koperindag Kota Solok memaparkan tentang Pengendalian Harga Sembako Serta Upaya Mencegah Penimbunan Sembako. Sedangkan Kepala Bulog Kota Solok memaparkan tentang Ketersediaan Bahan Pangan/Sembako Pada Bulan Ramadhan dan Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1439 H

Acara kegiatan rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka pengamanan hari raya Idul Fitri 1439 H di wilayah hukum Polres Solok Kota diakhiri dengan diskusi dan tanya jawab. (Roni/stmudo)

Read more
Gonjang-Ganjing DPC Gerindra, Jon Firman Pandu : Semua Hanyalah Fitnah

Gonjang-Ganjing DPC Gerindra, Jon Firman Pandu : Semua Hanyalah Fitnah

IMG-20180524-WA0000_1EkspresNews.com – Terkait Adanya dugaan isu dan gonjang ganjing yang terjadi di Kantor Sekretariat Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Solok. Seperti yang diberitakan berbagai media Online, terbitan Senin, (21-22/05/18) lalu.

Memuat, Sepertinya Kepengurusan DPC  Garindra Kabupaten Solok Menuai banyak kritikan dan sorotan dari berbagai kalangan pengurus, kader, dan terutama bagi pemilik Kantor, sejak dikukuhkanya kepengurusan porsi Ketua  yang saat ini di bawah komando Jon Furman Pandu. Partai yang berlambang Kepala Burung Garuda itu, menjadi kacau kacau.

Keberadaan DPC Kantor Gerindra yang saat ini bermarkas Nagari Cupak, teparnya di Bay Past Cupak Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok. Dari hari ke hari Kantor tersebut tidak seperti biasanya terlihat berrutinitas para pengurus dan simpatisan  sebagai sebuah kantor.

Padahal, kepengurusan baru di bawah komando Ketua DPC Jon Firman Pandu baru seumur jagung. Yakni belum genap setahun saat “dikudeta” dari ketua sebelumnya, Septrismen Dt Putiah.
Kini dampaknya, terancan Kantor Gerindra Kabupaten Solok Ditutup, Sewa Kantor dan bon di Warung, terindikasi ada dugaan belum dibayar pada pemilik gedung.

Ketua Partai Garindra Kabupaten Solok Jon Firman Pabdu, saat dihubungi Media ini Selasa (22/05) angkat bicara dan memberikan klarifikasi. Adanya stegmen yang dikeluarkan oleh kader Garindra Ketua OKK Dodi Hendra, dan Ketua Dewn Penasehat Partai Garindra Kabupaten Solok Septrismen kepada media, itu adalah fitnah dan tidak benar. “Sebaiknya kalau ingin memberikan stegmen kepada publik. Yang bersangkutan terlebih dahulu melakukan cros chek ke sekreteriat DPC Garindra atau melalui ketua Partai Garindra Kabupaten Solok terlebih dahulu,”jelasnya.

Menyikapi sejumlah berita di berbagai media, Senin-Selasa (21-22/5) tentang adanya dugaan kontrak Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupatrn Solok yang tertunggak, dan adanya bon makan minum yang belum dilunasi, pemgurus DPC Partai Gerindra Kabupaten Solok pihaknya memberikan klarifikasi.

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Solok Jon Firman Pandu menyatakan, mengenai kontrak kantornya berlaku selama tiga tahun. Yakni dari Januari 2017 hingga Januari 2020. Menurutnya, pembayaran dilakukan selama tiga tahap. “Untuk tahap 1 dan 2 sudah dibayarkan sampai dengan Januari 2019. Sementara untuk 2019-2020, juga sudah dilunasi dengan bukti-bukti yang lengkap,” ujarnya.

Jon Firman Pandu menegaskan, sekreterian Garindra sampai berita ini diturunkan tidak punya utang piutang sepersenpun terhadap Kontrak Kantor, begitu juga terhadap bon makan minum sekreteriat kantor pada pihak lain. Dan kalau ada isyu yang menyatakan DPC Garindra Kabupaten Solok punya utang piutang, itu semu adalh fitnah.

Menyikapi statement salah satu kader yang mengatakan bahwa Kantor DPC Partai Gerindra Kabupaten Solok ditutup, Jon Firman Pandu menyatakan. Itu semua adalah fitnah yang luar biasa, yang mestinya harus dipertanggungjawabkan. “Dia  juga menyatakan bahwa dalam menyambut Bulan Ramadhan, pihaknya memang meliburkan staf sekretariat dari hari Jumat sampai dengan hari Minggu tanggal 20 Mei 2018. Namun, mulai hari (Senin 21/05), rutinitas kantor DPC sudah kembali beraktivitas kembali seperti biasanya,”terangnya.

“DPC Gerindra Kabupaten Solok meyakini dinamika ini akan terus bergulir sampai ditetapkannya DCT (Daftar Calon Tetap) Anggota DPRD Kabupaten Solok. Tentunya harus disikapi secara bijak dan dewasa oleh semua pihak. Mengenai statement beberapa kader (Dodi Hendra dan Septrismen) di media online tersebut, harusnya sebagai seorang kader tentu melakukan cross check ke DPC,  dan tidak ikut melakukan upaya-upaya provokasi yang justru akan memperkeruh suasana,” paparnya.

Sebelumnya, Kantor Sekretariat Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Solok Ditutup. Penyebabnya, kantor yang berada di Jalan By Pass Cupak, Kecamatan Gunung Talang itu, diduga belum membayar sewa gedung dan adanya utang di warung nasi. Jumlahnya tidak sedikit, dan bon nasi yang mencapai jutaan rupiah. Padahal, kepengurusan baru di bawah komando Ketua DPC Jon Firman Pandu baru seumur jagung. Yakni belum genap setahun saat “dikudeta” dari ketua sebelumnya, Septrismen Dt Putiah.

Ketika gonjang-ganjing ini dikonfirmasikan Senin, (21/05),  ke pengurus DPC Partai Gerindra Kabupaten Solok, Wakil Ketua Bidang Organisasi, Kader dan Keanggotaan (OKK) DPC Gerindra Kabupaten Solok Dodi Hendra dan Dewan Penasehat Septrismen Dt Putiah, keduanya sangat terkejut dan menyayangkan jika hal ini benar. Apalagi terjadi pada partai sebesar Gerindra di Kabupaten Solok.  Saat ini, di Kabupaten Solok, Partai Gerindra menjadi peraih suara terbanyak ketiga pada Pileg 2014, dengan raihan 4 kursi dan mendapatkan jatah Wakil Ketua DPRD Kabupaten Solok.

“Saya sangat terkejut dengan berita ini. Saya tidak tahu mengapa bisa terjadi seperti ini. Saya tidak pernah diundang dalam rapat dan pertemuan partai di DPC Kabupaten Solok selama ini. Silakan konfirmasi ke Pak Septrismen (Wakil Ketua DPRD Kabupaten Solok,”katanya.

Menurut Dodi saat ditanya tentang pertanggungjawaban keuangan partai, Dodi mengaku dirinya bersama pengurus dan Anggota DPRD Kabupaten Solok dari Partai Gerindra, selama ini selalu rutin memberikan kontribusi ke Partai. Bahkan, disinyalir, Dodi sudah memberikan kontribusi puluhan juta untuk DPC Partai Gerindra Kabupaten Solok.

“Untuk uang itu, biarkan saja. Jangankan uang, jiwa raga siap kita berikan untuk kebesaran Partai Gerindra di Kabupaten Solok, Sumbar dan Indonesia. Terus terang, saya kecewa dengan berita seperti ini,” Ungkapnya.

“Saya merasa terkejut dengan berita itu, saya rasa selama ini Kantor Garindra Kabupaten Solok berjalan seperti yang kita harapkan. Dodi Mengatakan, kalau permasalahan itu dibiarkan berlanjut- lanjut. Tentunya akan berdampak buruk terhadap keberadaan partai bahkan terhadap pencalonan anggota legislatif tahun 2019 mendatang.

Ketua Dewan Penasehat Partai Garindra Kabupaten Solok Septrismen Saat dikompirmasi media ini Senin 21/05 menyatakan. Adanya gonjang ganjeng yang terjadi di tubuh Garindra Kabupaten Solok, yang saat ini heboh dibicarakan banyak orang. Sebagai Ketua Dewan Penasehat Partai Garindra Kabupaten Solok, sangat menyesalkan hal itu.

Septrismen Dt Putiah, mengaku sangat menyayangkan peristiwa ini. Menurutnya, selama ini, seluruh pengurus, kader dan simpatisan partai, telah berjuang membesarkan Partai Gerindra di Kabupaten Solok. Septrismen mengaku, sebagai kader, sangat menyayangkan, rumah yang sudah didirikan susah payah, justru menjadi seperti ini. Saya tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi selama ini katanya. (Roni)

Read more