Permohonan Informasi Izin Usaha Pertambangan Sundata Didapatkan

Permohonan Informasi Izin Usaha Pertambangan Sundata Didapatkan

EkspresNews.com – Komisi Informasi Publik Sumatera Barat memutus perkara sengketa informasiNomor: 27/X/KISB-PS/2017, melalui putusan Nomor 26/PTSN-PS/KISB/IV/2018 antara Masyarakat Nagari Sundata Kab Pasaman sebagai pemohon terhadapPejabat Pengelola Informasi Daerah (PPID)Provinsi Sumatera Barat.Putusan yang dibacakan pada Rabu 25 April 2018 oleh Majelis Komisioner Komisi Informasi Provinsi Sumatera Barat Syamsu Rizal, S.E (Ketua Majelis), Adrian Tuswandi, S.H (Anggota) dan Sondri, S.Pd (Anggota)menyatakan kemenangan atas permohonan informasi bagi masyarakat.

DSC_0587Givial Apris sebagai perwakilan masyarakat Nagari Sundata dan Beni Iryan Purna, S.H sebagai kuasa pemohon yang hadir pada sidang pembacaan putusan tersebut tampak senangmendengar putusan tersebut. Suasana ruang sidang utama Komisi Informasi Publik Sumatera Barat sontak berubah menjadi haru bahagia, karena informasi publik yang dicari sebagai dasar mengetahui Usaha pertambangan yang dikabarkan masuk ke wilayah masyarakat didapatkan kepastiannya.

Setelah melalui berbagai persidangan Permohonan dengan Akta Registrasi Sengketa Nomor: 27/X/KISB-PS/2017 sidang Ajudikasi tanggal 9 Maret 2018 lalu, kemudian sidang mediasi pertama dilakukan pada hari Rabu 21 Maret 2018, selanjutnya sidang mediasi kedua dilaksanakan pada hari Rabu 28 Maret 2018 dengan hasil (1) Pihak Kedua (Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Barat) akan menyerahkan dokumen yang ada dan dikuasi kepada Pihak Pertama (2) Sebagai dokumen yang diminta tidak bisa diserahkan karena prosesnya belum selesai sehingga dokumen tersebut tidak ada secara otomatis (3) Kedua belah pihak sepakat menyatakan bahwa penyelesaian sengketa ini berakhir dengan penyerahan dokumen sebagaimana pada poin nomor 1 (satu) sesuai Berita Acara Mediasi.

Putusan tersebut akhirnya memberikan  data salinan seperti Izin Usaha Pertambangan Eksplorasi, Salinan Surat Pemohonan Peningkatan PT Anugerah Batu Hirang ketahapan Operasi Produksi, Salinan SK Gubernur Sumatera Barat Nomor 544-447-2015 Tentang Persetujuan Penciutan Wilayah Izin Usaha Pertambangan Eksplorasi a.n PT.Anugerah Batu Hirang di Kabupaten Pasaman Provinsi Sumatera Barat, Salinan Dokumen pembayaran iyuran tetap (landrent) dan royalti PT. Anugerah Batu Hirang.

Givial Apris Masyarakat Nagari Sundata yang hadir dalam sidang putusan ini menyatakan putusan ini penting bagi kami untuk mengetahui informasi pembangun ataupun investasi yg akan masuk ke wilayah kami, dalam hal ini usaha pertambangan PT.Anugerah Batu Hirang, melalui putusan KIP dan dokumen yang diserahkan ini akan kami jadi pegangan untuk menentukan sikap terhadap pembangunan investasi yang akan masuk jika berdampak buruk jelas akan kami tolak, terangnya.

Kuasa Pemohon Beni Iryan Purna, S.H menyatakan, memang ada empat dokumen yang didapatkan dan itu sangat penting sebagai bahan informasi bagi masyarakat, Sedangkan Dokumen seperi Izin Usaha Operasi Produksi, AMDAL dan Dokumen Izin Lingkungan, Dokumen Laporan Kegiatan dari kegiatan Eksplorasi PT.Anugerah Batu Hirang tidak dapat diberikan oleh pihak Dinas ESDM karena prosesnya belum selesai sehingga dokumen tersebut tidak ada secara otomatis, itu juga sesuai dengan hasil berita acara mediasi kedua pada angka (5). Beni menambahkan untuk perusahannya izin eksplorasi sudah ada, dan diurus untuk peningkatan, tapi tidak selesai hingga sekarang untuk mendapatkan izin operasi produksi, penting diingat keberadan status usaha perusahaan ini mengikuti pada dokumen perizinan terakhir yang mereka miliki, dan untuk izin eksplorasi yang dilihat disini sudah berakhir, yang ini juga dibenarkan oleh perwakilan Dinas ESDM Provinsi ketika persidangan mediasi kedua, tutupnya.

Putusan Komisi Informasi ini kembali membuka jalan bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi-informasi terkait rencana pembangunan. Syamsu Rizal Komisioner Komisi Informasi Publik yang ditemui seusai sidang putusan, berkaitan dengan pertanyaan tantangan pelembagaan informasi publik di Sumetera Barat saat ini menyatakan kesadaran instansi terkait informasi publik hari ini masih lemah, mereka tahu tentang kewajiban mereka mengenai keterbukaan informasi, hal ini bisa dibuktikan dengan adanya PPID Utama dan PPID Pembantu di masing masing instansi, namun cenderung tidak memberikan data yang dimintakan yang dikarenakan beberapa alasan seperti dokumentasi data di instansi tidak bagus.

Di Sumatera Barat saat ini berlaku Surat Keputusan Gubernur Sumatera Barat Nomor 480-595-2017 Tentang Perubahan Atas Keputusan Gubernur Nomor 480-1216-2016 tentang Daftar Informasi Publik yang dikecualikan di Lingkungan Pemerintahan Provinsi Sumatera Barat memberikan pembatasan konten informasi, yang salah satunya di bidang Energi dan Sumber Daya Mineral mengecualikan Dokumen ijin usaha pertambangan (IUP), karena dianggap dapat menimbulkan persaingan yang tidak sehat antar pelaku usaha pertambangan dalam menjalankan kegiatan usahanya, dengan manfaat jika ditutup akan melindungi pelaku usaha dari persaingan yang tidak sehat.

Menanggapi itu, Adrian Tuswandi Komisioner salah seorang komisioner Komisi Informasi Publik seusai sidang saat ditanyai tentanga SK GubenurNo. 480-595-2017 mengatakan terhadap aturan yang dibuat daerah tentang data-data yang dikecualikan termasuk di Sumatera Barat dengan SK Gubernur No. 480-595-2017 tentang Perubahan Atas Keputusan Gubernur Nomor 480-1216-2016 Tentang Daftar Informasi Publik Yang Dikecuali di Lingkungan Pemerintahan Provinsi Sumatera Barat, memang hak mereka untuk membuat aturan seperti itu. Akan tetapi jika ada masyarakat atau badan hukum yang meminta data atau informasi dan itu dinyatakan data yang dikecualikan, sementara dinilai itu data umum, maka mereka bisa melakukan sengketa ke Komisi Informasi. Dan di Komisi Informasi inilah dinilai apakah data atau informasi tersebut data umum dan bisa diakses publik atau memang data yang dikecualian.

Nora Hidayati Direktur Perkumpulan Qbar mengatakan Surat Keputusan (SK) Gubernur Nomor 480-595-2017tersebut berseberangan dengan UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik bahwa, sesuai Pasal 6 ayat (3) huruf b yang mengatur ketentuan informasi yang tidak dapat diberikan oleh Badan Publik, sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah informasi yang berkaitan dengan kepentingan perlindungan usaha dari persaiangan usaha tidak sehat. Lebih lanjut jelas Nora ketentuan pengecualian itu merupakan persaingan antar pelaku usaha dalam menjalankan kegiatan produksi dan/atau pemasaran barang dan/jasa yang dilakukan dengan cara yang tidak jujur, melawan hukum, atau menghambat persaingan usaha, sehingga ketentuan pengecualian tersebut tidak berlaku bagi masyarakat yang meminta informasi dan kejelasan dokumen-dokumen perizinan perusahaan yang masuk kewilayah mereka.

Begitu juga terhadap pengecualian dokumen izin usaha pertambangan (IUP), juga tidak singkron dengan Pasal 11 ayat (1) huruf b, yaitu menyatakan hasil keputusan Badan Publik dan pertimbangannya. Izin Usaha yang dikeluarkan oleh Pejabat tata usaha negara merupakan keputusan badan publik, oleh karena itu seharusnya terhadap IUP yang diatur SK Gubernur  480-595-2017 tersebut tidak dikecualikan tutupnya. (Rel/Abdi)

Read more
Coffee Morning di GOR H Agus Salim

Coffee Morning di GOR H Agus Salim

EkspresNews.com – Rabu, 25 April 2018 disalah satu cafe di kawasan GOR H Agus Salim Padang, berkumpul belasan wartawan senior dalam acara diskusi bersama terkaig kasus kriminalisasi wartawan.

Menurut Asroel BB, wartawan senior dari Kabupaten Agam warataaan muda harus patuh dengan kode etik jurnalistik. Ia mengatakan kitab suci seorang wartawan adalah UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode etik jurnalistik wajib dipatuhi.

Read more
Pelaksanaan TMMD Mayjen TNI Irwan : Kegiatan Ini Sangat Membantu Masyarakat

Pelaksanaan TMMD Mayjen TNI Irwan : Kegiatan Ini Sangat Membantu Masyarakat

EkspresNews.com – Memasuki hari ke 15 TMMD ke 101 tahun 2018 di nagari Sulit Air Kab. Solok, membuat kasad TNI AD Mayor Jendral TNI Irwan, mengunjungi langsung Pelaksanaan kegiatan Tentara Manunggal Masuk Daerah (TMMD) yang dilaksanakan oleh seluruh personil Kodim 0309 Solok, kunjungan Jendral Bintang dua ini di sambut secara antusias oleh masyarakat Sulit Air beserta seluruh personil baik TNI maupun Polri, selain itu juga terlihat Dandim 0309 Solok letkol Arh Priyo Iswahyudi bersama Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan serta Forkompida Kabupaten solok mengiringi kunjungannya.

Kunjungan tersebut diawali dengan meninjau Posko pengobatan gratis yang di buka dan di selenggarakan di lapangan sulit air, pengobatan gratis ini sebagai wujud kepedulian TNI pada masyarakat terutama di bidang Kesehatan.

Ini kita lakukan untuk mengetahui sejauh mana tindak lanjut dari posko pengobatan gratis ini,seperti apa yang dominan penyakit yang di derita oleh masyarakat sulit air,selain itu apa apa saja tindakan yang di ambil untuk pasien ini.

Setelah kunjungan di Posko Pengobatan Gratis,Mayjen TNI Irawan melanjutkan peninjauannya ke pelaksanaan TMMD yakni pengecoran jalan, di mana pengecoran jalan sepanjang 700 meter ini secara bersama sama di bangun dan dilaksanakan oleh masyarakat dan TNI.

Di lokasi Pengecoran jalan tersebut terlihat,Mayjen TNI Irawan bersama Dandim 0309 Solok Letkol Arh Priyo Iswahyudi bersama Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan, tidak segan turun tangan melaksanakan pengerjaan pengecoran jalan tersebut.

Dalam arahannya, Mayjen TNI Irwan, menyampaikan kunjungannya kesini dalam rangka melindaklanjuti kegiatan TMMD yang dilakukan oleh seluruh personil Kodim 0309 Solok di nagari Sulit Air, dan alhamdulillah pelaksanaan TMMD ini sangat meriah dan membanggakan karna Kegiatan yang di kerjakan oleh TMMD ini sangat membantu masyarakat dan tampak secara jelas dengan adanya kerjasama antara TNI dan masyarakat.

Diharapkannya, Dengan adanya kegiatan kerjasama ini pembangunan di daerah ini berjalan dengan baik, mudah mudahan kedepan dilanjutkan dan dianggarkan oleh Pemerintah Daerah untuk pembangunannya seperti pembangunan jembatan dan kelanjutan pembangunan jalan ini, ujarnya.

Selanjutnya, kunjungan Mayjen TNI Irwan dilanjutkan ke lokasi bedah rumah salah seorang warga sulit air bernama Yusnimar yang mana rumah tak layak huni ini dibedah dibantu biaya pembangunannya oleh Basnas dan pemkab solok yang mana untuk pelaksanaan pembangunannya oleh TNI .

Kita sangat bangga melihat TNI dan masyarakat yang telah mengobarkan semangat bergotong royong dalam membantu pembangunan rumah ini. Dan pada kesempatan tersebut beliau berharap pada tuan rumah agar bisa menjaga dan menempati rumah ini dengan baik. (Edrin)

Read more
Program Mabit di Kota Solok Kehilangan Rohnya

Program Mabit di Kota Solok Kehilangan Rohnya

EkspresNews.com – Program malam bina iman dan taqwa (Mbit) yang di cetuskan beberapa tahun silam oleh pemerintah daerah Kota Solok, yang digadang—gadang sebagi penunjang daerah tersebut sebagai daerah yang berlandaskan kepada nilai-nilai agama islam sesuai dengan sebutanya kota beras serambi madinah.

Namun, dalam perjalananya program tersebut terkesan kehilangan ruhnya, karena tidak didukung dengan konsep yang mumpuni. Demikian disampaikan oleh juru bicara DPRD Kota Solok Ilzan Sumarta, saat sidang paripurna istimewa DPRD Kota Solok dengan agenda penyampaian rekomendasi DPRD terhadap laporan keterangan pertanggungjawaban Walikota Solok tahun anggaran 2017, Selasa (17/4).

Disampaikan Ilzan Sumarta, utnuk penyelenggaraan malam bina iman dan taqwa perlu dilakukan evaluasi secara menyeluruh. Karena dinilai persentasenya saat ini jauh berkurang dari awal perencanaanya.

Kalau kita lihat, dalam kurun waktu satu tahun terakhir ini pelaksanaan mabit ini hanya sekedar saja tidak adanya keseriusan dari pemerintah daerah bersama dinas terkait untuk meningkatkan kulaitas dari program tersebut. Pada hal saat ini Kota Solok telah menyandang sebutan Kota Beras semabi madinah, yang artinya siap untuk menjadikan daerah ini sebagai penghasil generasi penerus bangsa yang berlandaskan kepada nilai-nilai agama Islam.

Kalau hal ini terus dibiarkan dan tidak adanya keinginan dari pemerintah Kota Solok untuk menciptakan inovasi baru dalam penyelenggaraanya, kita yakin dan percaya tujuan daerah ini untuk mewujudkan kota beras serambi madinah tidak akan terwujud. Karena untuk mewujudkan semua itu harus dimulai dari bawah terlebih dahulu, ujar iizan Sumarta.

Diharapkanya, kepada pemerintah daerah kedepanya agar dapat membuat konsep baru terhadap penyelenggaraan malam bina iman dan taqwa ini, kita akui untuk mencapai itu tidak semudah membalikan telapak tangan, pemerintah harus mengandeng seluruh unsur yang ada baik itu lembaga adat dan masyarakat. (edrin)

Read more
Tanamkan Nilai Kebangsaan Mayor Inf. Supadi Berikan Sosialisasi Wasbang Masyarakat Sulit Air

Tanamkan Nilai Kebangsaan Mayor Inf. Supadi Berikan Sosialisasi Wasbang Masyarakat Sulit Air

EkspresNews.com – Agar lebih menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan bela negara. Kasdim 0309/Solok, Mayor inf, Supadi berikan Sosialisasi Wasbang bagi masyarakat  di Aula Kantor Wali Nagari sulit Air, jorong balai lamo, Nagari Sulit Air, Kab Solok 2018

Kodim Solok JumatSosialisasi Wawasan kebangsaan yang disampaikan Kasdim 0309/Solok ini berthema ” Mari Kita Tingkatkan Rasa Nasionalisme dan Patriotisme”. Dengan tujuan sampai sejauh mana masyarakt mampu menanamkan nilai-nilai kebangsaan serta patriotismenya dalam membela negara dan tanah air.

Dalam sambutanya Mayor Inf Supadi menyatakan, Wawasan Kebangsaan dan Kesadaran Bela Negara dewasa ini di nilai sangat perlu di tanamkan kembali bagi seluruh rakyat Indonesia khususnya bagi generasi muda sebagai generasi penerus bangsa ini. “Dalam menanamkan nilai bela negara itu, tidak memandang usia, baik yang sudah tua maupun yang masih muda,”sebut Myr Inf Supadi didepan ratusan masyarakat Sulit Air yang hadir di acara itu.

Kegiatan Sosialisasi Wasbang dihadiri oleh langsung oleh, Kasdim 0309/Solok Mayor inf Supadi. Staf Ahli Hukum dan politik dari kab Solok,  Drs Aliber Mulyadi. Kasi Kesbang Pol Kab. Solok Ota Pendri S.St. Wali Nagari Sulit Air Ibu Alek Suriani. Seluruh Aparatur pemerintah dan Wali nagari Se Kec X Koto di Ateh Kab Solok, dan  Masyarakat Sulit Air kec X Koto di Ateh Kab Solok.




Kegiatan yang dilaksakan itu, di ikuti lebih Kurang 100 peserta, kelansungan acara ini sangat bersemangat dan antusias terlihat dari diskusi dan tanya jawab Tentang Materi Wawasan Kebangsaan yang diberikan. Dia mengharapkan, dengan adanya kegiatan ini. Agar masyarakt lebih cinta terhadap tanah air, dan selalu menanamkan nilai bela negaranya di dirinya masing-masing. (Roni Natase)

Read more