50 Persen Hutan Pasaman Dibabat Habis

50 Persen Hutan Pasaman Dibabat Habis

EkspresNews.com – Dua puluh tahun yang lalu, kawasan Rimbo Malampah hingga Simpang menuju Lurah Barangin sangat terasa nyaman, dengan udara sejuk yang dingin dapat dinikmati oleh siapapun. Hal tersebut dikarenakan lokasi itu adalah cagar alam yang dijaga kelestariannya.

Namun sangat disayangkan, saat Indonesia Raya (affiliate EkspresNews) melalukan perjalanan kembali ke lokasi Cagar Alam, nyatanya telah gundul alias dibabat habis. Padahal jika dibandingkan pada saat dahulu, anggaran masih sangat terbatas dan saat ini anggaran untuk cagar alam sangat banyak, ada apa?

Menurut salah tokoh warga Pasaman, bahwa Dinas Kehutanan yang bertanggun jawab saat ini banyak melakukan kegiatan seremonial tangkap pelaku illegal logging saja. “Seperti ada tiga kubik kayu yang dijarah oleh orang tidak dikenal, tapi Dinas Kehutanan seakan tutup mata,” ungkap Edy Bonjol kepada Indonesia Raya beberapa waktu lalu di Rimbo Malampah.

Baca : Korupsi Tambang Dilaporkan ke KPK

Lebih lanjut dikatakan Edy Bonjol, jika saat nanti banjir bandang datang, maka Dinas Kehutanan bergegas menuju lokasi seperti yang terjadi 4 tahun silam. “Pada saat itu, dinas bergegas menuju lokasi dan mengklaim bahwa itu murni benca alam, bukan ilegal logging ataupun penebangan hutan secara liar, padahal kalau boleh berkata jujur, bencana itu terjadi karena ilegal logging kan?” ujarnya mengingatkan.

Menurutnya, jika hal tersebut dilakukan pembiaran, masyarakat Pasaman yang akan menjadi korban jika banjir kembali terjadi. “Siap-siap saja menerima banjir bandang, karena penahan air di hutan telah habis ditebang,” ungkapnya.

Keindahan dan keasrian cagar alam tinggal kenangan, keamanan lingkunganpun menjadi tanggungjawab bersama. Kendati demikian, Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Pasaman tidak dapat ditemui untuk perihal konfirmasi.

(Ismed Badun)

Read more

Travel Warning Pemerintah Bahama, “Tunda Kunjungan ke AS”

EkspresNews.com – Pemerintah Bahama mengimbau warga negaranya untuk berhati-hati saat bepergian ke Amerika Serikat karena ketegangan yang terjadi akibat tewasnya beberapa orang kulit hitam di tangan polisi baru-baru ini. Sebagian besar penduduk di negara Karibia itu berkulit hitam.

Kementerian luar negeri mengatakan para pemuda Bahama terutama harus berhati-hati jika berurusan dengan polisi di kota-kota AS. “Jangan konfrontatif dan harus kooperatif,” kata kementerian dalam sebuah pernyataan, seperti dilaporkan AFP.

Senin adalah hari libur di Bahama, jadi banyak orang diperkirakan akan memanfaatkan akhir pekan panjang untuk pergi ke AS. Peringatan perjalanan biasanya dikeluarkan Kementerian Luar Negeri AS untuk warga Amerika yang bepergian ke negara yang dianggapnya berbahaya.

Ketegangan rasial sedang memanas di AS karena kematian dua pria kulit hitam di tangan polisi pada pekan lalu. Mikha Johnson menembak lima polisi hingga tewas dan melukai tujuh lainnya selama protes damai pada Kamis (7/7) di Dallas. Polisi membunuhnya dengan meledakkan bom yang dibawa oleh sebuah robot.

(Hua/AFP)

Read more

Final EURO 2016 Portugal Tantang Prancis

EkspresNews.com – Partai final EURO 2016 akhirnya mempertemukan tim Portugal melawan tim tuan rumah Prancis.

Prancis berhasil menghentikan tim unggulan Jerman setelah menang 2 – 0, Jumat (8/7). Griezmann tercatat sebagai top skor.

Sementara itu, sebelumnya Portugal melenggang ke partai final usai menggalahkan Wales 2 – 0.

(Imam AR)

Read more

EURO 2016 – Prancis Unggul 1 – 0 Atas Jerman Babak Pertama

EkspresNews.com – Pertandingan semifinal antara Jerman menghadapi Prancis, Jumat (8/7) dini hari pada babak pertama bermain sengit.

Jerman yang mengambil inisitif menyerang langsung menguasai jalannya pertandingan. Serangan Tim Panser ke lini pertahanan Tim Tuan Rumah tidak membuahkan hasil. Namun, keadaan berbalik saat Prancis mengambil inisiatif penyerangan ke gawang Neuer.

Wasit memberikan hadiah pinalti untuk tim Prancis dipenghujung babak pertama. Skor 1 -0 untuk Prancis bertahan hingga babak turun minum.

(Jefri)

Read more
Salat Idulfitri Presiden di Padang, Ini Momen Silaturahmi

Salat Idulfitri Presiden di Padang, Ini Momen Silaturahmi

EkspresNews.com – Sahut-sahutan takbir bergema di seluruh penjuru dunia, termasuk di Kota Padang. Rabu (6/7) umat Islam di seluruh dunia tengah merayakan hari kemenangan, Hari Raya Idul Fitri. Mengenakan sarung dan jas berwarna abu-abu‎ bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo yang mengenakan busana muslimah berwarna putih ‎langsung menempati tempat yang telah disediakan dan berbaur bersama ribuan warga masyarakat.

Tepat pukul 07.35 WIB, Presiden dan Ibu Iriana bersama ribuan jemaah lainnya melaksanakan Salat Id yang dipimpin oleh Imam Masjid Raya Sumatera Barat H. Indra Hadi, S.IQ dan  khotbah Idul Fitri dengan tema “Silaturahmi,” Dr. H. Urwatul Wusqa, Lc, MA. Presiden bersama Ketua DPD Irman Gusman, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno bersalaman dengan masyarakat dan berjalan menuju Lantai dua Masjid Raya Sumatera Barat.

Presiden mengatakan bahwa hal ini merupakan kali pertama dirinya berlebaran di Padang. “Saya melihat keramahtamahan masyarakat, melihat antusias dari pemudik yang dari rantau. Semuanya di sini berjalan aman, berjalan dengan baik. Tadi salat Id bersama dengan seluruh masyarakat juga berjalan dengan baik. Alhamdulillah,” ucap Presiden.‎

Presiden menjelaskan bahwa dirinya memilih Padang sebagai tempat berlebaran pada tahun ini karena Indonesia bukan hanya Jakarta. “Dari Sabang sampai Merauke dan mungkin nanti sekali di Jakarta, yang lain di daerah-daerah. Baik nanti di Idul Fitri, Idul Adha, dan juga di tahun baru, di Natal, semuanya di daerah, ini momen silaturahmi,” ucap Presiden.‎‎

Makna Lebaran sendiri bagi Presiden adalah ‎silaturahmi. “Silaturahmi dengan keluarga, silaturahmi dengan tetangga, silaturahmi dengan masyarakat,” kata Presiden.‎ ‎Dari Padang, Presiden dan Ibu Iriana bersama rombongan pada siang nanti akan bertolak ke Bandara Adi Soemarmo, Provinsi Jawa Tengah dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.‎

(Imam AR)

Read more