Bacaleg Sudah Bisa Urus Kesehatan di RS Adnaan WD

Bacaleg Sudah Bisa Urus Kesehatan di RS Adnaan WD

Rs-WDEkspresNews.com – Angin segar telah berembus, keuntungan dan kemudahan akan didapat oleh orang-orang yang berambisi untuk menamakan dirinya sebagai wakil rakyat di DPRD/DPR-RI dan DPD-RI. Pasalnya, untuk memenuhi persyaratan sebagai bacaleg, harus ada surat resmi tentang kesehatan jasmani dan rohani yang dikeluarkan oleh dokter rumah sakit tertentu. Konon selama tahun-tahun berlalu, masing-masing bacaleg memintak surat keterangan sehat itu di RS Achmad Muchtar Bukitttinggi atau M.Djamil Padang, kini sudah bisa dimintakan di RS Adnan WD Payakumbuh.




Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Payakumbuh Heidi Mursal mengatakan bahwa Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) yang akan maju pada Pemilihan Legisltif (Pileg) tahun 2019 nanti bisa mengurus Surat Keterangan Kesehatan yang meliputi Kesehatan Jasmani, Kesehatan Rohani serta Keterangan Bebas Penyalahgunaan Narkoba sudah bisa dilakukan di Rumah Sakit milik pemerintah daerah yakni RSUD dr. Adnaan WD Payakumbuh.

Sebelumnya sejumlah Bacaleg yang akan maju pada Pemilu tahun 2019 nanti masih ragu terkait rumah sakit mana saja yang ditunjuk untuk pelaksanaan ketiga tes tersebut. Bahkan beberapa Bacaleg ada yang telah melakukan pengurusan hingga kerumah sakit di Kota Bukittinggi dan Kota Padang. Ditunjuknya RSUD dr. Adnaan WD sebagai tempat pelaksanaan tes kesehatan bagi Bacaleg yang akan maju pada Pileg nanti diungkap Heidi Mursal usai menggelar pertemuan dengan pihak rumah sakit plat merah tersebut.

Iya hasil koordinasi dengan pihak Rumah Sakit Umum dr. Adnaan WD Payakumbuh tadi sore, bahwa rumah sakit tersebut bisa melakukan semua jenis pemeriksaan yangg dibutuhkan untuk pemeriksaan kesehatan bakal Caleg,” Sebut Heidi Mursal didampingi Sekretaris KPU, Dipa Surya Persada Rabu 4 Juni 2018. Heidi juga menambahkan, bagi Bacaleg yang sebelumnya telah mengurus Surat Keterangan Kesehatan dirumah Sakit Umum dr. Adnaan WD, maka yang bisa dinyatakan memenuhi syarat adalah surat keteragnan kesehatan bebas narkoba. (NS)

Read more
Pengurus DPC Gerindra Kab. Solok Tetap Solid

Pengurus DPC Gerindra Kab. Solok Tetap Solid

EkspresNews.com – Di tengah marak dan menggemanya kancah politik tahun 2018 ini menyonsong pesta pillet tahun 2019 bagi seluruh Kabupaten/Kota di Seluruh Indonesia. Kini, DPC partai Gerindra Kabupaten Solok, yang bermarkas di Jalan Bay Past Nagari cupak, sampai sekarang keberadaan pengurus Partai Gerindra DPC Kabupaten Solok tetap Solid, koordinasi antar pengurus, kader dan simpatisan dalam membangun dan membesarkan partai berlambang Kepala Burung Garuda itu tetap berjalan maksimal seperti biasanya.

Mengenai dugaan adanya riak-riak kecil yang terjadi di tubuh DPC Gerindra Kabupaten Solok seperti yang didengar, hal itu adalah tidak benar. Kita jangan terpengaruh dengan isyu-isyu gang intinya merusak jalanya parta Gerindra. Karena kita tahu sekarang adalah tahun politik, kancah pllet 2019 sudah diambang pintu, berbagai serangan dari pihak yang bukan pengurus dan kader Gerindra bisa saja menyusuk yang ingin melemahkan keutuhan partai Gerindra kedepannya. Dan kepada seluruh pengurus, kader dan simpatisan agar bisa mengantisipasi kesemua hal itu.

Hal demikian ditegaskan Dodi Hendra Ketua OKK Partai Gerindra DPC Kabupaten Solok, yang juga menjabat sebagai Sekretari PD Satria Gerindra Propinsi Sumatra Barat, Didampingi Wakil Ketua PD Satria Herindra Sumbar Ade Saputra, Ketua OKK PD Satria Herindra Sumbar Jasril, Ketua PC Satria Gerindra Kabupaten Solok, H. Hendra Yulizar. Saat Diwawancarai Media ini Kamis, (07/06) disela-sela jamuan acara Buka Puasa Bersa dengan Ratusan Guru Paud di Salah satu restauran Rumah Makan di Singkarak Kabupaten Solok.

Dodi Hendra memaparkan, sampai saat ini jalanya dan keutuhan pengurus, kader, dan simpatisan DPC Partai Gerindra Kabupaten Solok sampai ke anak ranting. Itu koordinasi berjalan mulus dan segala sesuatunya berjalan maksimal. Tidak ada permasalahan ditubuh dan di markas partai,

“Begitu juga hubungan antar pengurus tidak ada permasalahan dan akur-akur saja. Dan juga koordinasi Kami dengan Ketua DPC Partai Gerindra, Kabupaten Solok yang saat sekarang ini di nahkodai oleh saudara Kami Jon Forman Pandu berjalan baik aman dan hangar,”tegas Dodi Hendra.

Berikut kutipan Wawan cara Wartawan Media ini dengan Ketua OKK Partai Gerindra Kabupaten Solok Kamis 07/06 di Singkarak Sumatra Barat. Dodi Garindra. Apa pendapat bapak tentang adanya dugaan isyu yang menyatakan Kantor DPC diterpa sedikit permasalahan. menurut saya, itu semua adalah Isyu dan pemberitaan itu tidak benar, saya yakin Kepengurusan DPC Gerindra Kab Solok sekarang ini dibawah Komando Saudara Kami Jon Forman Pandu. sudah melunasi hutang-hutangnya yang menyangkut dengan keutuhan partai gerindra.

Adalah hal itu mungkin terjadi???……tidak mungkin itu terjadi, saya sebagai kader siap membantu dan berjuang bersama kawan-Japan yang lain. untuk dapat mengatasi setiap masalah yang ada. saya juga sangat yakin bahwa Gerindra Kab Solok selalu terbuka. beberapa kali saya datang me Kantor DPC Gerindra Kabupaten Solok. kondisi kantor dalam keadaan terbuka, segala aktifitas Kantor berjalan dengan maksimal.

Apa pendapat Bapak dengan pernyataan dpc yg menyatakan Bapak sebagai kader yg tidak loyal?….
saya yakin ini adalah pernyataan dari orang-orang yang bukan pengurus serta kader dari Partai Gerindra. Dan itu mungkin saja disebarkan oleh orang-orang yg berseberangan dengan partai. Dan bermaksud merusak kekompakan dalam partai.

Bagai mana hubungan Bapak sebagai Ketua OKK DPC Partai Gerindra, yang juga bapak saat ini menjabat sebagai Sekretaris PD Satria Gerindra Sumatra Barat..???? “Hubungan saya dengan Ketua DPC, Partai Herindra Jon Firman Pandu berjalan baik kok. Dan kami selalu kompak-kompak dan akur saja, bahkan juga dengan Pengurus yang lainya di DPC dan sampai ketingkat Pimpinan Ranting, kami satu keluarga besar.

Apa visi bapak berjuang dipartai Herindra… bagi saya berjuang dipartai Gerindra ini, bukan untuk karier, tapi sebagai medan perjuangan agar dapat bersama-sama membawa serta mengantarkan Pak Prabowo menuju Indonesia yang sejahtera kedepannya.

Bagai mana Loyalitas Anda di Partai, apakah Solid …????…soal loyalitas, jangan pernah ragukan, Loyalitas saya, saya siap berkorban harta bahkan nyawa sekalipun demi perjuangan ini
Karena kita sama-sama berjuang, bukan untuk kepentingan pribadi. Akan tetapi berjuang untuk dapat bersama kita membangun dan membesarkan Partai Gerindra untuk mampu menjadi partai besar, solid, dipercaya dan dicintai masyarakat Indonesia. Dan kita bersama bagaimana mampu mengantarkan Pak Prabowo dalam mewujudkan Indonesia yang Jaya, sejahtra.

Apa pendapat anda dengan maslah kader yang mundur …? Insya Allah tidak ada kader yang mundur, kami semua solid, namun hidup ini pilihan. jika ada yang ingin berubah haluan silahkan saja tapi kita tetap bersaudar. Kalau saya lihat dan perhatikan. Kader dari DPC gerindra Kabupaten Solok, sampai ke tingkat ranting sekalipun. Itu berjalan sangat solid, dan tidak ada yang mundur, kalau ada itu cuma isyu dari orang yang bukan pengurus dan kader dari partai gerindra.

Kalau masalah dugaan adaya perpecahan di kepengurusan Gerindra DPC Kabupaten Solok. Apa pendapat anda.???? Saya nyatakan, dan saya tegaskan. Saya selaku Ketua OKK DPC Gerindra Kabupaten Solok. Yang di SK kan oleh Pimpinan Pusat DPP Gerindra. Tidak ada perpecahan di kepengurusan partai gerinda, semua akur-akur dan berjalan damai. Saya sangat yakin tidak ada perpecahan di DPC Gerindra Kabupaten Solok, kami sangat solid.

Kalau dilihat perkembangan Partai Gerindra sekarang ini, apa prediksi pendapat anda terhadap capaian pillet 2019 mendatang..?? Kalau masalah untuk raihan suara dari partai gerindra 2019 mendatang. Saya yakin dan percaya. Partai Gerindra akan mampu menjadi yang terbaik dengan perolehan kursi yang diinginkan partai, InsyaAllah. (Roni)

Read more
DPC Garindra Kabupaten Solok Terancam Tutup, Sewa Kantor dan Utang Warung Kacau Balau

DPC Garindra Kabupaten Solok Terancam Tutup, Sewa Kantor dan Utang Warung Kacau Balau

EkspresNews.com – Kantor Sekretariat Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Solok Ditutup. Penyebabnya diduga karena belum dibayarnya sewa gedung dan adannya utang di warung nasi. Jumlahnya tidak sedikit, yakni mencapai Rp 32 juta untuk sewa per dua tahun dan bon nasi yang mencapai jutaan rupiah.

Padahal, kepengurusan baru di bawah komando Ketua DPC Jon Firman Pandu baru seumur jagung. Yakni belum genap setahun saat “dikudeta” dari ketua sebelumnya, Septrismen Dt Putiah.
Kini dampaknya, terancan Kantor Gerindra Kabupaten Solok Ditutup, Sewa Kantor dan Utang di Warung tidak dibayar.

Sepertinya Keoengurusan DPC Garindra Kabupaten Solok Menuai banyak kritikan dan sorotan dari berbagai kalangan, pengurus terutama bagi pemilik Kantor, sejak dikukuhkanya kepengurusan porsi Ketua yang saat ini di bawah komando Jon Furman Pandu. Partai yang berlambang Kepala Burung Garuda itu, menjadi kacau kacau.

Keberadaan DPC Kantor Garindra yang saat ini bermarkas Nagari Cupak, teparnya di Bay Past Cupak Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok. Dari hari ke hari Kantor tersebut tidak seperti biasanya terlihat berrutinitas para pengurus dan simpatisan sebagai sebuah kantor.

Hal itu dikarenakan dari pantauan media ini di lapangan, banyak desas desus, berkata, berucap bahwa keberadaan Kantor itu bermasalah, alias kontrak kantor belum dibayar kepada pemilik gedung.

Dan yang lebih parahnya lagi uang makan minum sekretariat belum dibayar kepada pihak rumah makan.

Setelah dikonfirmasi kepada Ketua Organisasinya Kader dan Keanggotaan (OKK) Dodi, Senin 21/05, melalui Via Telphon dia menyatakan. Mengenai adanya gonjang ganning DPC Kepengurusan dan Keberadaan Kantor Partai Garindra Kabupaten Solok.

Ketua Bidang Organisasi, Kader dan Keanggotaan (OKK) DPC Gerindra Kabupaten Solok, Dodi Pandeka, dirinya mengaku sangat terkejut. Jika hal ini benar, Dodi mengaku sangat menyayangkan hal ini bisa terjadi pada partai sebesar Gerindra di Kabupaten Solok. Saat ini, di Kabupaten Solok, Partai Gerindra menjadi peraih suara terbanyak ketiga pada Pileg 2014, dengan raihan 4 kursi dan mendapatkan jatah Wakil Ketua DPRD Kabupaten Solok.

“Saya sangat terkejut dengan berita ini. Saya tidak tahu mengapa bisa terjadi seperti ini. Saya tidak pernah diundang dalam rapat dan pertemuan partai di DPC Kabupaten Solok srlama ini. Silakan konfirmasi ke Pak Septrismen (Wakil Ketua DPRD Kabupaten Solok,”katanya.

Menurut Dodi saat ditanya tentang pertanggungjawaban keuangan partai, Dodi mengaku dirinya bersama pengurus dan Anggota DPRD Kabupaten Solok dari Partai Gerindra, selama ini selalu rutin memberikan kontribusi ke Partai. Bahkan, disinyalir, Dodi sudah memberikan kontribusi puluhan juta untuk DPC Partai Gerindra Kabupaten Solok.

“Untuk uang itu, biarkan saja. Jangankan uang, jiwa raga siap kita berikan untuk kebesaran Partai Gerindra di Kabupaten Solok, Sumbar dan Indonesia. Terus terang, saya kecewa dengan berita seperti ini,” Ungkapnya.

Dodi menerangkan, saya sebagai Ketua OKK tidak mengetahui tentang hal-hal yang terjadi di Sekretariat Kantor Garindra Kabupaten Solok. Begitu juga mengenai urusan pembayaran Kontrak Kantor dan urusan makan minum sekretariat partai Garindra Kabupaten Solok.

“Saya merasa terkejut dengan berita itu, saya rasa selama ini Kantor Garindra Kabupaten Solok berjalan seperti yang kita harapkan. Namun adanya masalah gonjang ganjing tentang adanya belum dibayar Utang Kontrak Kantor dan uang makan minum yang belum diselesaikan pihak Ketua Garindra Jon F. Pandu. Itu adalah merusak nama baik Partai Garindra Yang selama ini berjalan baik,”sesal Dodi.

Dodi Mengatakan, kalau permasalahan itu dibiarkan berlanjut- lanjut. Tentunya akan berdampak buruk terhadap keberadaan partai bahkan terhadap pencalonan anggota legislatif tahun 2019 mendatang.

Ketua Dewan Penasehat Partai Garindra Kabupaten Solok Septrismen Saat dikompirmasi media ini Senin 21/05 menyatakan. Adanya gonjang ganjeng yang terjadi di tubuh Garindra Kabupaten Solok, yang saat ini heboh dibicarakan banyak orang. Sebagai Ketua Dewan Penasehat Partai Garindra Kabupaten Solok, sangat menyesalkan hal itu.

Septrismen Dt Putiah, mengaku sangat menyayangkan peristiwa ini. Menurutnya, selama ini, seluruh pengurus, kader dan simpatisan partai, telah berjuang membesarkan Partai Gerindra di Kabupaten Solok.

“Sejak bergabung dengan Partai Gerindra sejak tahun 2008 lalu, seluruh pengurus, kader dan simpatisan telah ditekankan untuk berjuang untuk rakyat. Kalau seperti ini, berarti telah merugikan rakyat. Saya akan mempertanyakan hal ini,” ungkapnya.

Septrismen mengaku, sebagai kader, sangat menyayangkan, rumah yang sudah didirikan susah payah, justru menjadi seperti ini. Saya tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi selama ini katanya.

Sejumlah Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Geindra Kabupaten Solok, juga mengaku sudah mendapatkan kabar ini. Diantaranya, Ketua PAC Kecamatan Gunung Talang, Zakaria membenarkan hal ini.

Menurut Zakaria, dirinya sudah mendengar kabar ini dan melihat setiap hari kondisi sekretariat yang selalu tertutup. “Bau yang tak sedap itu sudah mulai menghembus ke tengah Simpatisan dan masyarakat, kalau hal itu dibiarkan begitu saja, tentunya akan bermuara pada kerusakan partai Garindra Kabupaten Solok,”ujarnya. (Roni)

Read more

Kota Solok Satu-Satunya Lumbung Inovasi Di Sumbar

EkspresNews.com – Kota Solok Gelar Display Inovasi dengan tujuan kegiatan ini sebagai deklarasi dari Pemerintah Kota Solok, yang memproklamirkan Kota Solok sebagai lumbung inovasi di Sumatera Barat.

Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari mulai tanggal 08-09 Mei 2018, direncanakan bertempat di Terminal Bareh Solok. Melalui kegiatan Laboratorium Inovasi yang dilaksanakan bekerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN-RI) dibawah Koordinasi Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kota Solok.
Kota Solok telah me-launching 158 inovasi yang berasal dari OPD se-Kota Solok.

“Secara khusus pagelaran ini dimaksudkan. untuk memberitahukan kepada masyarakat bentuk-bentuk inovasi yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Solok,”ujar Nurzal Gustim melalui Pressnya kepada berbagai media di Kota Solok, Kamis (03/05)..

Nurzal Gustim menjeladkan, secara umum keberhasilan Kota Solok dalam berinovasi, melalui pagelaran ini diharapkan Kota Solok dapat menyebarkan virus-virus inovasi ke pemda lainnya, bahwa inovasi itu ternyata mudah bahkan dapat ditiru dan dimodifikasi.

Nurzal memaparkan, adapun rencana agenda hari pertama dihadiri oleh Walikota dan seluruh jajarannya, Gubernur Sumatera Barat, Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN), Menteri PAN RB dan undangan secara terbuka bagi masyarakat. Direncanakan Menteri PAN RB akan membuka Display Inovasi Kota Solok dilanjutkan dengan talkshow Inovasi Kota Solok.

“Sedangkan untuk hari kedua, Walikota Solok akan memberikan penghargaan kepada Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD)/Inovator yang berhasil masuk 10 besar dalam konvensi inovasi daerah yang dinilai oleh tim juri yang berasal dari Kemen PAN RB dan LAN,”paparnya.

Lebiih meriah dan menarik, kegiatan ini ditutup dengan semarak budaya kota Solok, peserta dianjurkan untuk memakai baju adat setempat serta juga akan diadakan Festival Rendang dan bazaar murah.

Beberapa inovasi terkait pelayanan publik yang akan ditampilkan dalam display, LANGKOK (Lahir Pulang OK) – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. bayi yang baru lahir langsung memperoleh akta kelahiran. SMASH CARE’S (Solok Madinah Sehat Cara Revolusi untuk Sehat) – Dinas Kesehatan. integrasi program pemerintah pusat yakni PSC 119 dengan program Pemko Solok, jemput bola pelayanan kesehatan saat darurat secara langsung kepada masyarakat.

Selanjutnya kata Nurzall Gustim, inovasi terkait tata pemerintahan, SCANDAL TALAK (Scan Dokumen Anti Hilang – Tata Laksana) – Bagian Organisasi, efektivitas pengelolaan surat-surat masuk dan keluar, sebelum inovasi surat-surat sering hilang, tercecer. Setelah berinovasi permasalahan teratasi. Ketika dokumen dibutuhkan tinggal mencari di database surat-surat yang di scan. SATE LOKAN (Selesai Kegiatan Langsung Laporkan Pertanggungjawaban) – Balitbang : sebelum inovasi, laporan keuangan sering terlambat karena PPTK terlambat menyelesaikan administrasi, berdampak bendahara sering telat pulang dan lembur.

“Maka setelah adanya inovasi, bendahara rutin membuat pengumuman melalui aplikasi whatsapp pada grup balitbang, permasalahan dapat diatasi, FASTREN (Fasilitator Perencana Teladan Tingkat Kota) – Bappeda sebelum adanya inovasi, peran fasilitator perencana kurang optimal. Dengan inovasi, fasilitator yang ditunjuk menjadi lebih proaktif dalam menjalankan tugasnya.

Inovasi terkait urusan-urusan pemerintahan, KAMPUNG BERDASI (Bersih, Indah, Sehat dan Berseri) – Dinas Lingkungan Hidup : aktiivitas/kegiatan dalam menjadikan Kota Solok Bersih, Indah, Sehat, dan Berseri. TAPASO JARWO (Tanam Padi Solok Jajar Legowo) – Dinas Pertanian : upaya dalam meningkatkan ketersediaan varietas beras anak daro yang asli dan murni dengan berinovasi membudayakan teknologi jajar legowo di sebahagian besar lahan sawah yang ada di Kota Solok.

JAKA SUPER (Jadikan Pekarangan Sebagai Sumber Pangan Keluarga) – Dinas Pangan. upaya dalam pemanfaatan pekarangan untuk dipergunakan sebagai sumber pangan dan tambahan penghasilan keluarga. SIMESRA (Sistem Informasi Ruang Pertemuan Bersama). (*)

Read more
Penanggulangan Hoax dan Paham Radikalisme di Kota Solok

Penanggulangan Hoax dan Paham Radikalisme di Kota Solok

EkspresNews.com – Gendrang Pileg 2019 di seluruh wilayah Indonesia sudah menggema, begitu juga bagi daerah Kota/Kabupaten Solok. Untuk mengantisipasi bahaya hoax dan paham radikal serta redikalisme muncul di tengah masyarakat. Disini sangat dibutuhkan peran Para Penyuluh Agama dan pengurus Masjid yang ada di wilayah hukum Mapolres Solok Kota, dan Kabupaten Solok.

Hal demikian diungkapkan Kapolres Solok Kota AKBP, Dony Setiawan, S,I,K, MH, dalam sambutanya pada acara Silaturahmi dan Deklarasi Pengurus Madjid Kab/Kota Solok dalam Penanggulangan bahaya hoax dan paham radikalisme di daerah Kabupaten/Kota Solok Senin, (30/04) di Mapolres Solok Kota.

Dony Setiawan menilai, berhubung tahapan Pilet saat ini sudah diambang pintu. Para bacalek untuk duduk di kursi DPRD Kabupaten Kota, DPRD Propinsi, bahkan di DPR RI/ MPR RI, dan DPD RI. Menghalaikan berbagai cara untuk mempengaruhi warga, dengan cara mendatangi Rumah Warga, dalam merai simpatisan.

Malah bisa saja datang melalui Masjid dan Suarau-surau, serta tempat ibadah lainya dan juga sekolah-sekolah untuk mencari simpati warga dengan berita bohong atau hoax. “Untuk mengantisipasi permasalahan itu, peran pemangku agama, seperti pengurus Masjid, Mushalla, para ustad dan ustazah, kiyai, da,i, dan pemangku agama lainya jangan sampai tertipu oleh cara-cara yang merusak akhidah, dan nilai-nilai Agama,” ujar Dony.

Dony meminta, peran para Pengurus Masjid dan pemangku agama lainya, yang ada di Kabupaten/Kota Solok menjadi salah satu tokoh kunci yang akan membantu mewujudkan terkendalinya sikap radikal dan berita hoax. Sikap radikal, pada hakekatnya biasa saja, Akan tetapi paham radikal yang menjadi radikalisme bisa merusak tatanan masyarakat yang mestinya tentram dan damai. Dimana paham Radikalisme bisa berujung pada Terorisme yang bisa memecah belah ummat.

” Oleh karena itu para penyuluh agama di daerah diminta untuk ikut mendorong terciptanya ketenteraman dengan memberi penjelasan tentang bahaya hoax dan radikalisme dan terorisme ditengah masyarakat,” pinta Kapolres Solok Kota.

Dony Setiawan mengharapkan, melalui sosialisasi dan silaturahmi ini. Yang diikuti ratusan para Pengurus Masjid/Mushalla, para Da,i, ustad, buya, dan pembesar agama itu. Dia meminta, pilihan yang tepat lah bagi para pengurus Masjid, da,i, dan pemangku agama lainya. untuk menumpangkan harapan kepada para penyuluh untuk mencegah dan menangkal bahaya radikalisme dan terorisme di tengah masyarakat. Karena para penyuluh berhadapan langsung secara face and to face dengan Masyarakat luas.

Sementara itu Ketua MUI Solok
Afrizal Tahib menyebutkan, upaya melakukan dan memerangi hoaz dan radikalisne ditengah masyarakat luas. Sangat petlu prran kita bersama pemangku agama, agar lebih berjalan maksimal. Sangat petlu sinerjisasi dengan pemerintah dan aparat lainya. Dan sangat memerlukan sinergi antarelemen dan bahkan antar institusi terkait lainya.

Sebagai ketua Mui Solok, Afrizal Tahip sangat mengapresiasi pertemuan yang di gagas oleh Kapolres Solok Kota dan jajaranya, semoga kedepan akan menjadi bekal bagi para pemangku agama dalam memerangi hoax dan munculnya paham radikalisme di Jajaran Wilayah Kota/Kabupaten Solok kedepanya.

Pengurus agama dan penyuluh agama di setiap daerah itu cukup banyak. Baik yang struktural yang di SK kan oleh Kementerian Agama maupun yang Non-struktural. “Kami berterimakasih kepada para pemangku dan penyuluh agama di daerah ini, yang telah berjuang dan bahu-membahu menegakan nilai-nilai agama di tengah masyarakat Solok srlama ini,”jelasnya.

Ditempat yang sama Ketua Panwaslu Kota Solok Triati mengatakan, tokoh agama punya peran penting dalam mencounter paham radikal ini dan meluruskan kembali mereka yang sudah tarsasar paham itu.

Sebagai Ketua Panwaslu kata Triati, berhubung tahapan pemilihan legis Latif sudah semakin dekat dan termasuk di Kabupaten dan Kota Solok. Triati menghimbau, para Pengurus Masjid/Muushalla, Da,i, Ustad, Buya, dan pemangku agama lain yang ada untuk dapat menjadi garda terdepan menerangi terjadinya berita hoax dan munculnya paham radikalisme di Kota Kabupaten Solok.

“Jangan nanti Masjid dan Mushalla dan tempat ibadah lainya dijadikan sebagai sarana bagi orang-orang tertentu dalam mencari simpatisan. Untuk kepentingan diri sendiri untuk meraih tempat yang diibginkan,”papar Triati.

Melalui acara ini kata Triati, saya yakin dengan kekohonan semua pemangku agama, dan kepaduan pemerintah dan aparat kepolisian dan aparat lainya. Tahapan pilet 2019 di Solok akan berjalan aman dan tertib dan lancar.

Acara itu para Pengurus Masjid Kota/Kabupaten Solok, kesepakatan bersama Menolak. Faham Radikalisme dan berita hoax di Solok. Dan sepakat memberantasnya secara bersama. (Roni Natase)

Read more