Polres Solok Berhasil Ringkus Pelaku Pembunuh Sadis

Polres Solok Berhasil Ringkus Pelaku Pembunuh Sadis

EkspresNews.com – Setelah melakukan penyelidikan lebih kurang selama 2 x 24 jam akhirnya satuan reserse kriminal ( Sat Reskim) Polres Solok Kota berhasil menangkap Rahman alias Fito (28) pelaku pembunuhan Delvi Busyra (41) seorang warga kelurahan gunung Panggilun Kota Padang yang ditemukan oleh warga di sebuah kincir air jorong Piliang gila jorong Balai Pinang Nagari Muaro panas kec. Bukit Sundi kab. Solok. (14/5) sekitar pukul 16.30 Wib.

Rahman adalah tersangka atas hilangnya nyawa delvi Busyra yang tidak lain adalah rekan pelaku dalam menjalankan aksi sebagai pencuri kendaraan bermotor. Kata Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan, S.I.K, M.H, saat menggelar konferensi pers terkait pembunuhan tersebut, di Mapolres Solok Kota, Jum’at (17/5).

Selanjutnya berdasarkan Laporan Polisi No. Pol : LP / 07 / V/ 2019 / Polsek Bukit Sundi. Kemudian kita melakukan penyelidikan dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memintai keterangan dari saksi yang menemukan korban, selanjutnya kita lakukan pengejaran terhadap terhadap tersangka, dan didapatkan informasi bahwa tersangka sedang berada di solok selatan.

Kemudian tim operasional polres Solok kota menuju daerah Solok Selatan, pada hari kamis tanggal 16 mei 2019 sekira pukul 18.00 wib sewaktu team operasional polres Solok Kota sudah di solok selatan didapatkan lagi Informasi bahwa tersangka berusaha lagi melarikan Ke arah kerinci sungai penuh. Tepatnya di padang Aro, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan tim melihat tersangka sedang mengendarai sepeda motor dan seketika itu tim langsung melakukan Penangkapan, pada saat dilakukan penangkapan tersangka melakukan perlawanan terhadap petugas sehingga dilakukan tindakan represif terarah dan terukur.

Lebih lanjut dikatakan Dony, adapun motif pembunuhan terhadap Delvi dipicu dendam tersangka kepada Korban Karena pembagian uang hasil Kejahatan yang tidak sama rata, dimana sebelumnya tersangka pernah membantu korban Mengenalkan korban dengan pembeli mobil L300 hasil curian korban, namun setelah mobil terjual korban tidak memenuhi janjinya untuk membagi hasil dengan tersangka.

Ya, sebelum pembunuhan terjadi antara pelaku terjadi pertikaian perihal tidak sama ratanya pembagian uang hasil kejahatan, karena korban membagi tidak sama rata membuat pelaku naik pitam hingga menghujami leher korban dengan sebilah pisau hingga korban meninggal dunia.

” sementara itu, barang bukti yang diamankan oleh pihak kepolisian terkait pembunuhan tersebut adalah1 bilah pisau kecil, baju dan celana korban, 1 unit Handphone merk Black berry milik korban yg dibawa lari tersangka, 1 unit handphone milik tersangka dan 1 unit sepeda motor merk Supra tanpa plat nomor,” terang Dony.

Akibat perbuatanya pelaku dijerat dengan pasal 340 jo 338 KUHP tentang tindak pidana Menghilangkan nyawa orang (pembunuhan berencana). Dengan ancaman pidana mati atau seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama 20 tahun.

Selain itu, kata Dony, pelaku ini memiliki rekam jejak kriminal yang yang cukup menarik yaitu, ia merupakan residivis terhadap beberapa tindak piadana diantaranya pada tahun 2002 silam ia terlibat kasus pencurian dengan vonis 7 bulan di Lapas Palembang, pada tahun 2003 kembali terjerat kasus pencurian dengan kekerasan dengan vonis1 tahun di lapas Palembang, tahun 2006 ia terlibat kasus pencurian dan divonis 6 bulan di lapas Solok, tahun 2009 kembali melakukan tindak pidana pencurian dan divonis hukuman 7 bulan penjara di lapas Solok dan pada tahun 2015 ia kembali berhadapan dengan hukum terkait kasus penggelapan dan di vonis 2 tahun penjara di Lapas Solok serta pada tahun 2016 ia kembali berulah dengan melakukan penganiayaan dalam lapas Solok dan di jatuhi hukuman 1 tahun. (Edrin)

Read more

SD Dan TK IT Juara Laksanakan Wisuda dan Perpisahan

EkspresNews.com – Sebanyak 39 orang anak SD IT dan TK IT Juara Padang Panjang ikuti wisuda dan perpisahan di Gedung M.Syafe’i, Sabtu (27/4). Turut dihadiri Walikota Padang Panjang Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano, Dr. Novi Hendri, SE, M.Si Datuak Bagindo Saidi, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Asrul serta Orang Tua dan Wali Murid.

Fadly Amran sangat mengapresiasi atas diselenggarakan kegiatan wisuda ini, karena sekolah SD IT ini merupakan sekolah yang berbasis islami. “Dengan melihat kegiatan-kegiatan yang ada di sekolah ini, dimana anak-anak didik di SD IT diwajibkan untuk sholat berjamaah, mengikuti sholat duha dan juga tahfidz Al-Qur’an,” kata Fadly.

Sedikit tambahan dari Novi Hendri, beliau mengingatkan untuk anak SD IT yang perpisahan hari ini, diharapkan nanti di sekolah yang baru terus meningkatkan pembelajaran dan jangan hanya disaat belajar di SD IT Juara saja.

Sedangkan Kepala Sekolah SD IT Juara Dalvi, M.Pd menyebutkan wisuda ini merupakan yang ke tiga kalinya untuk anak tingkat SD, dan yang keempat kalinya untuk tingkat TK.

“Kita berharap SD IT ini terus dapat melahirkan generasi islami sesuai dengan julukan Kota Padang Panjang, yakni Kota Serambi Mekah yang merupakan pusat pendidikan islami,” ungkapnya. Dalvi menambahkan siswa yang wisuda dan perpisahan tersebut terdiri dari 13 orang siswa SD dan 26 orang dari TK. (Abdi)

Read more
Antisipasi Inflasi di Bulan Ramadan, Pemko Padang Panjang Akan Gelar Rapat TPID

Antisipasi Inflasi di Bulan Ramadan, Pemko Padang Panjang Akan Gelar Rapat TPID

EkspresNews.com – Guna mengupayakan pengendalian inflasi menjelang ramadhan dan idul fitri Pemerintah Provinsi Sumatera Barat adakan rapat High Level Meeting (HLM) TPID Sumatera Barat, Rabu (24/4).

Rapat HLM TPID Sumatera Barat.

Rapat digelar di ruang rapat Excellent, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Prov. Sumbar dan dipimpin langsung oleh Gubernur Sumbar Prof. Dr. Irwan Prayitno, S.Psi, MSc.

Rapat tersebut dipandu oleh Kepala Perwakilan BI Prov. Sumbar Wahyu Purnama A dan menghadirkan Bupati & Walikota se Prov. Sumbar, OPD Prov, KPPU, Bulog, Pertamina, Garuda Airline, Hiswana Migas. Serta Walikota Padang Panjang yang diwakili oleh Kabag Perekonomian dan Kasubag Bina Produksi Daerah.

Dalam rapat tersebut membahas mengenai inflasi (proses meningkatnya harga) pada Maret 2019. Inflasi yang terjadi pada tingkat Nasional berkisar sebesar 0,11 persen, untuk Sumbar 0,30 persen, untuk Kota Padang dan Bukittinggi berkisar 0,33 persen dan 0,11 persen. Penyumbang inflasi Sumbar terbanyak pada bulan Maret yaitu Bawang Merah, Bawang Putih, serta tempat-tempat Rekreasi.

Untuk komoditi potensial menghadapi tekanan harga saat Ramadhan dan Idul Fitri adalah Beras, cabe merah, bawang merah, telur, daging ayam ras dan tarif angkutan udara.

Strategi mengantisipasi terjadinya inflasi selama ramadhan dan idulfitri tersebut yaitunya dengan adanya penguatan peran ulama agar memperbanyak topik pengendalian nafsu makan minum selama berbuka dan sepanjang idulfitri, memperbanyak Iklan masyarakat melalui berbagai media agar hemat dan efisien berbelanja dan berkonsumsi, pelaksanaan operasi pasar, memperbanyak pasar murah/bazar yg diselenggarakan Pemda, BUMN, BUMD, Baznas, dan pihak-pihak lain serta dengan melaksanakan Sidak Pasar.

Sedangkan untuk stok BBM, beras dan gas pada ramadhan dan idulfitri di Sumbar dinyatakan cukup. “Agar semua itu tercapai Bupati dan Walikota diminta menindaklanjuti hal tersebut di daerah masing-masing, serta memperkuat koordinasi daerah dan antar daerah,” kata Irwan.

Disamping itu Putra Dewangga yang mewakili Walikota Padang Panjang mengatakan, untuk menindaklanjuti hal ini Insyaallah TPID Kota Padang Panjang akan menggelar Rakor TPID Tk. Kota pada Senin, 29 April 2019 dan dipimpin langsung oleh Walikota dengan menghadirkan Kepala Perw. BI Sumbar, Ka. Biro Perekonomian Setdaprov Sumbar, Pimpinan OPD terkait dan seluruh anggota TPID Kota Padang Panjang. (Abdi)

Read more
Pelatihan SMK3 Konstruksi Berbasis E-Learning Lebih Efisien Waktu dan Biaya

Pelatihan SMK3 Konstruksi Berbasis E-Learning Lebih Efisien Waktu dan Biaya

EkspresNews.com – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) terus melakukan peningkatan kompetensi dan profesionalisme ASN Kementerian PUPR melalui berbagai pelatihan yang kini telah berbasis e-learning. E-learning dipandang sebagai solusi yang tepat bagi orang-orang yang ingin mengikuti pelatihan tanpa harus meninggalkan pekerjaan mereka. Berbeda halnya dengan pelatihan konvensional yang dibatasi oleh ketersediaan ruangan dan jumlah peserta.

Penggunaan e-learning salah satunya dalam Pelatihan Sistem Manajemen Keamanan dan Keselamatan Kerja (SMK3) Konstruksi yang mampu menghemat waktu sebesar 70% dan biaya sebesar 60% bila dibanding dengan sistim konvensional atau tatap muka. Selain itu keunggulan dari pembelajaran melalui e-learning, bisa dilakukan di mana saja, serta jangkauan peserta yang lebih luas.

“Dengan memaksimalkan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi, e-Learning menjadi sebuah solusi yang tepat dan strategi yang efektif bagi ASN Kementerian PUPR yang dengan kesibukan pekerjaannya tetap memperoleh hak pengembangan kompetensi tanpa harus meninggalkan pekerjaan/lokasi kerja,” kata Kepala Badan Pengembangan SDM Lolly Martina Martief dalam sambutan penutupan pelatihan yang diwakili oleh Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Air dan Konstruksi Yudha Mediawan di Balai Diklat PUPR Wilayah IV Bandung, Selasa (16/4).

Pelatihan berbasis e-learning juga telah diatur dalam Peraturan Lembaga Administrasi Negara No. 08 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pengembangan Kompetensi Pegawai Negeri Sipil Melalui E-Learning.

Hingga 11 April 2019 telah dilaksanakan pelatihan SMK3 Konstruksi secara e-learning sebanyak 3 angkatan dengan 111 peserta yakni di Balai Diklat Wilayah VI Jakarta, Wilayah I Medan, dan Wilayah IV Bandung, sebanyak 71 peserta telah dinyatakan lulus dan mendapatkan sertifikat ahli muda K3 Konstruksi.

Selanjutnya saat ini sedang berlangsung pelatihan serupa di 2 balai diklat yakni Balai Diklat Wilayah VII Banjarmasin dan Balai Diklat PUPR Wilayah VIII Makassar dan minggu depan akan berlangsung 2 angkatan lagi di Balai Diklat PUPR Wilayah II Palembang dan Balai Diklat PUPR Wilayah V Yogyakarta.

Rencana ke depan, pelatihan dengan metode e-learning ini dapat lebih banyak diselenggarakan. Direncanakan akan tersedia 2 angkatan per balai diklat, sehingga proyeksi sampai akhir tahun akan ada 18 pelatihan dengan target rencana peserta kurang lebih 1000 orang. (Abdi)

Read more
Khalawi Abdul Hamid : Tingkatkan Kinerja dan Kesejahteraan Paspampres

Khalawi Abdul Hamid : Tingkatkan Kinerja dan Kesejahteraan Paspampres

Kementerian PUPR Bangun Rusun Khusus Paspampres

EkspresNews.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat  (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan membangun Rumah Susun Tingkat Tinggi untuk Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) di Jakarta. Rusun Tingkat Tinggi Paspampres yang berlokasi di Jalan Tanah Abang II tersebut nantinya akan dibangun setinggi 10 lantai lengkap dengan meubelair dan laandasan untuk helikopter (helipad) di bagian atap.

IMG-20190221-WA0063 - Copy - Copy“Kami (Kementerian PUPR – red) berharap dengan pembangunan Rusun Tingkat Tinggi ini bisa meningkatkan kinerja dan kesejahteraan para anggota Paspampres TNI yang bertugas,” ujar Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid saat memberikan sambutan pada kegiatan Ground Breaking Rusun Tingkat Tinggi Paspampres di Markas Komando Paspampres Jakarta, Kamis (21/2/2019).

Ground Btreaking ditandai dengan penekan tombol sirine oleh Dirjen Penyediaan Perumahan Khalawi Abdul Hamid bersama Inspektur Paspampres Kolonel (Inf)  Ade Prasetya Nurdin beserta jajaran perwira Paspampres dan Direktur Rumah Susun M Hidayat serta Direksi PT. Brantas Abipraya (Persero).

Khalawi menjelaskan, masih banyak anggota dan ASN di lingkungan TNI yang masih membutuhkan rumah. Untuk itu, pemerintah berupaya membantu mereka dengan membangun hunian yang layak sehingga mereka bisa lebih bersemangat dalam melaksanakan tugas di lapangan.

“Jika sekarang para anggota Paspampres TNI dan ASN di lingkungan TNI tinggal di Rusunawa tentunya ke depan mereka bisa menabung karena kan sekarang tinggal di rumah dinas. Untuk mendapatkan lahan untuk perumahan tapak di Ibukota tentunya sangat mahal, jadi kami dorong agar pembangunan Rusun untuk anggota TNI dengan hunian vertikal seperti Rusun ini,” terangnya.

Lebih lanjut, Khalawi menambahkan, tujuan pembangunan Rusun Tingkat Tinggi dan Rusunawa untuk anggota ASN dan TNI / Polri diperlukan untuk meningkatkan kinerja dari aparat. Harapannya adalah dengan tinggal dekat dengan tempat kerjanya maka merekja bisa menjadi lebih hemat waktu, hemat biaya dan tentu lebih disiplin dan lebih terawasi.

“Dengan dibangunnya Rusun ini tentu bisa memberikan suatu warna dari aparat bahwa tinggal di apartemen juga memindahkan budaya dari rumah tapak ke vertikal. Ini perlu contoh yang baik dan dengan tinggal di Rusun ini maka anggota yang bertugas bisa tinggal di rumah yang layak huni,” tandasnya.

Selain membangun Rusun untuk anggota TNI, Kementerian PUPR juga telah membangun Rusun untuk ASN di Kementerian / Lembaga lain misalnya untuk Kejaksaan, Kementerian Hukum dan HAM dan kementerian/ lembaga lainnya. Pembangunan Rusun tersebut bukan hanya di Jakarta saja tapi juga tersebar di seluruh Indonesia.

Terkait dengan Rusun Paspampres yang dibangun oleh Satker Pengembangan Perumahan Direktorat Rumah Susun Ditjen Penyediaan Perumahan ini, Khalawi menyatakan, ada hal special yang di peruntukkan bagi Paspampres karena Rusun ini adalah Rusun yang pertama dengan tipe yang beragam.

“Jika Rusun di Kejaksaan dibangun dua tower dengan dua tipe yang berbeda dan  tipe paling tinggi cuma 82 meter persegi, maka Rusun Tingkat Tinggi Paspampres ini terdiri dari empat tipe mulai tipe 45 sampai tipe 130 meter persegi,” terangnya.

Sementara itu, Komandan Paspampres Mayor Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Inspektur Paspampres Kolonel (Inf) Ade Prasetya menyatakan, rumah dinas bagi prajurit TNI merupakan kebutuhan utama yang belum dapat sepenuhnya terpenuhi oleh Negara. Oleh karena itu, kerjasama antara Kementerian PUPR dengan Mabes TNI dalam pembangunan Rusun merupakan momentum yang tepat dalam upaya pemenuhan kebutuhan rumah dinas prajurit.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada pemerintah dalam hal ini Kementerian PUPR dan Mabes TNI atas dimulainya pembangunan Rusun Tingkat Tinggi Paspampres ini. Ini merupakan wujud kepedulian pemerintah dan pimpinan TNI kepada Satuan Paspampres dalam mewujudkan perumahan prajurit yang layak huni dalam lingkungan yang sehat, aman dan harmonis ,” katanya.

Terkait dengan desain pembangunan Rusun, imbuhnya, sudah sesuai dengan acuan kerja yang disiapkan oleh Kementerian PUPR. Bangunan yang dibangun di atas lahan seluas 5.608 meter persegi ini diharapkan dapat bermanfaat bagi prajurit Paspampres beserta keluarganya. “Semoga pembangunan Rusun ini dapat berjalan lancer, aman dan tepat waktu. Sehingga Paspampres yang tinggal di Rusun ini bisa lebih bersemangat dalam mendukung pelaksanaan tugas pengamanan VVIP yang menjadi tanggung jawab dari Satuan Paspampres,” harapnya. (ABDI)

Read more