Kapolres Solok Tuai Penghargaan WBK/WBBM

Kapolres Solok Tuai Penghargaan WBK/WBBM

EkspresNews.com – Dinilai berhasil dalam menerapkan tatanan ZI menuju daerah WBK/WBBM di daerah Kota/Kabuoaten Solok Sumatra Barat. Akhirnya kerja Keras dan kerja nyata itu membuahkan mutiara manis bagi AKBP Dony Setiawan, S.I.K. M.H Kapolres Solok Kota Sumatra Barat tahun ini, Dinana dari kerja nyata itu, Kapolres Solok Kota Dianugrahi Penghargaan ZI, Menuju daerah WBK/WBBM tahun 2018 oleh Penerintah Pusat.

Penghargaan tingkat tinggi Penganugrahan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM tahun 2018 itu diterima langsung oleh Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawab, S.I.K. M.H, yang diserahkan langsubg oleh Menpan RB Drs. Syafrudin, M.Si dan Deputi Zona Integritas Kemenpan RB Yusuf Ateh, MBA. Pada Hari Senin (10/12),bertempat di Golden Ballroom The Sultan Hotel & Residence Jalan Gatot Subroto Kota Jakarta Pusat.

Momentun penyerahan Penganugerahan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM Tahun 2018 dihadiri oleh. Wapres Republik Indonesia Bapak Jusuf Kalla, Menpan RB Drs. Syafrudin, M.Si, Menkeu Sri Mulyani Indrawati, S.E., M.Sc., Ph.D, Menkumham Yasonna Hamonangan Laoly, S.H., M.Sc., Ph.D, Wakapolri Komjen Pol Drs. Ari Dono Sukmanto, M.Si, Jaksa Agung Drs. H. Muhammad Prasetyo, S.H., M.H. Hakim Agung Prof. Dr. H. Muhammad Hatta Ali, S.H., M.H.

Ketua BPK Prof. Dr. Moermahadi Soerja Djanegara, CA., CPA. Asrena Polri Irjen Pol Dr. Gatot Edi Pramono, M.Si, Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Drs. Damisnur AM, S.H., M.M, Para Pimpinan Unit Kerja Penerima Penganugerahan Zona Integritas WBK/SBBM. Tamu undangan kurang lebih sebanyak 500 orang. Dimana selama kegiatan berlangsung Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan, S.I.K., M.H. didampingi oleh Kabag Ops Kompol Bresman Simanjuntak, S.H. dan Kasat Intelkam Iptu Luhur Fachri Utomo, S.I.K.

Menpan RB Drs. Syafrudin, M.Si dikesempatan itu memaparkan, terintegritasnya Reformasi Birokrasi di suatu tatanan pemerintahan daerah. Adalah merupakan langkah utama bagi pemerintah untuk melakukan perbaikan tata kelola pemerintah yang baik, Karena sasaran Reformasi Birokrasi yaitu mewujudkan birokrasi yang semakin bersih, akuntabel, berkinerja tinggi, efektif, efisien serta berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.

“Maka untuk mencapai hasil tersebut, maka instansi pemerintah wajib untuk membangun Zona Integritas/ZI sebagai miniatur pelaksanaan reformasi birokrasi di unit/satuan kerja, Dan bagi unit/satuan kerja yang berhasil dalam membangun ZI, akan menjadi cahaya model bagi unit kerja lainnya. Dan mendapatkan predikat menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM),”ungkap Syafrudin.

Dia menyatakan, adapun Pembangunan ZI di suatu daerah, adalah sejalan dengan arahan Bapak Presiden RI dan kebijakan pemerintah Pusat. Dalam upaya untuk meningkatkan Ease of Doing Business (EODB) dan Corruption Perception Index (CPI). Zona Integritas/ZI adalah predikat yang diberikan kepada unit kerja pelayanan percontohan pada instansi pemerintah. Dimana daerah itu memenuhi indikasi bebas dari korupsi dan melayani publik dengan baik.

Pembangunan ZI dimulai dari pencanangan unit kerja percontohan sebagai ZI, pembangunan ZI, evaluasi internal oleh tim TPI, penilaian dari tim TPN. Sedangkan Tahapan proses evaluasi ZI antara lain, penerimaan usulan unit kerja WBK/WBBM dari daerah, Survei oleh BPS, evaluasi lapangan, rapat panel 1, rapat panel 2, dan penerapan serta proses di lapangan, dan sebagainya.

Menpan RB Syafrudin mebgapresiasi, pencapaian apresiasi penghargaan Zona Integritas/ZI menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) yang diraih Polres Solok Kota ini. Adalah tidak terkepas berkat kepemimpinan Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan, S.I.K., M.H, bersama jajaranya yang senantiasa dan aktif menggerakkan seluruh personel Polres Solok Kota. Dalam hal memberikan pelayanan publik yang baik dan prima kepada masyarakat Kota/Kab Solok dari waktu kewaktu

Dikesempatan yabg sama Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan menyatakan, Pada Tahun 2018 ini terdapat 3 unit kerja di lingkungan Polda Sumbar yang memperoleh Anugerah penghargaan Zona Integritas/ZI menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) oleh Pemerintah Pusat. Diantaranya, Polres Solok Kota, Polres Tanah Datar dan Polres Bukittinggi..

dalam memberikan dan menerima seluruh pelayanan kepolisian yang ada di Polres Solok Kota yakni Pelayanan SPKT, Pelayanan SKCK dan Pelayanan SIM, dan pelayanan lainya.

Dony menyebutkan, adapun Pencapaian apresiasi penghargaan Zona Integritas/ZI menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) yang diraih Polres Solok Kota ini. Bukan merupakan hal yang instan, namun membutuhkan proses yang lama dan waktu yang cukup panjang untuk merubah mental dan budaya kerja dalam melayani masyarakat.

“Hal ini dimulai dari pencanangan Zona Integritas dalam unit kerja yang dimulai dari tekad hati kita yang kuat beserta personel, dilanjutkan pembangunan Zona Integritas dengan didasari 6 indikator komponen pengungkit antara lain. Manajemen Perubahan, Penataan Tatalaksana, Penataan Manajemen, Penguatan Pengawasan, Penguatan Akuntabilitas Kinerja, dan Peningkatan Akuntabilitas Pelayanan Publik,”terangnya.

Lebih lanjut dikatakan Dony, Pembangunan Zona Integritas ini kemudian di evaluasi internal oleh Tim Penilai Internal dari Itwasda Polda Sumbar dan Itwasum Polri. Serta dilanjutkan dengan penilaian Nasional yang melibatkan Tim Kemenpan RB dan BPK Kota Solok/BPS Provinsi Sumbar.

dengan indikator meningkatnya pelayanan publik dengan didukung nilai indeks persepsi korupsi yang sangat baik dari masyarakat. Tentunya bakak terwujudnya pemerintahan yang bersih dan bebas KKN, hal ini didukung dengan nilai persepsi kualitas pelayanan, semua ini merupakan hasil dari survei eksternal.

“Alhamdulillah pembangunan Zona Integritas Polres Solok Kota berhasil menuai dan berbuah manus dengan meberima apresiasi dari penerintah pusat dengan menerina penghargaan,”cetus Dony sambil tersenyum..(Roni Natase)…

Read more
Pendamping Desa Dinilai Belum Bekerja Maksimal

Pendamping Desa Dinilai Belum Bekerja Maksimal

EkspresNews.com – Camat Sipora Utara menjelaskan peran dari pendamping desa sangat penting bagi tata kelola administrasi dan penggunaan dana desa. Pendamping desa menurutnya harus bekerja maksimal dan profesional serta harus memahami aturan-aturan yang ada, sehingga bisa di terapkan di desa.
Ia menilai peran para pendamping desa dilapangan belum begitu maksimal.

Pasalnya, masih banyak persoalan yang terjadi di desa dalam administrasi dan penggunaan dana desa serta cukup banyak aturan yang harus dipelajari dan diselesiakan supaya tidak ada permasalahan dikemudian hari.

“Dari hasil monitoring kami di enam desa ditemui di lapangan penggunaan dana desa dan tata kelola administrasi nya tidak maksimal. Karena pendamping desa itu tidak bekerja dan hanya ditempat saja” kata Camat Sipora Utara Marsen Taileleu saat dihubungi beberapa waktu lalu di ruangan kerjanya.

Marsen berharap pendamping desa harus betul-betul bekerja dan memberikan pendampingan kepada desa dalam mencapai pengelolaan administrasi dan penggunaan dana desa secara maksimal. “Pendamping desa seharusnya memberikan pendampingan dan harus memberikan pemahaman kepada kawan-kawan di lapangan” pungkasnya. (N)

Read more
Bupati Solok H. Gusmal Pembentukan Karakter Harus Menyeluruh

Bupati Solok H. Gusmal Pembentukan Karakter Harus Menyeluruh

EkspresNews.com – Bila melihat perkembangan zaman yang serba mederb sekarang ini. pembinaan akhlak bagi anak sangat penting dan harus dilakukan secara menyeluruh, dan harus dilakukan sedini mungkin. Untuk membentuk karakter anak, memerlukan kerjasama dengan berbagai pihak, terutama peran orang tua, guru peran da,i dan mubalg, baik di tingkat pendidikan umum, maupun di lembaga pendidikan keagamaan.

PKarena untuk membangun generasi muda yang berkhlak baik/mulia, serta mengurangi kenakalan remaja diperlukan pembangunan akhlak yang menyeluruh. Hal ini disampaikan Bupati Solok saat mendatangi jamaah Masjid Hidayatul Iman, Jorong Tangah padang Nagari Cupak, Kecamatan Gunung Talang Senin (6/8) Subuh. Dalam rangka monitoring program subuh mengaji di Nagari Cupak Ia juga didampingi istrinya yang juga sebagai ketua TP-PKK Kabupaten Solok Ny Desnadevi Gusmal.

Bupati pun terpana melihat jumlah jamaah sholat subuh yang begitu ramai, padahal kehadirannya tidak ada satupun pengurus masjid yang tau, ditambah lagi suasana subuh diselimuti kabut beserta hujan gerimis, Ia tidak menyangka masyarakat terutama generasi muda meramaikan rumah ibadah ini. “Hal ini yang harus ditanamkan di seluruh masjid dan mushala didaerah ini, selalu ramai terutama generasi muda ,” jelas H. Gusmal

Dari pemikiran Bupati Solok Gusmal, bila kita berkaca terhadap perkambangan zaman sekarang ini. Yang seiring berjalanya waktu, apalagi sekarang ini marak berita-berita yang menjurus pada hal negatif serta budaya asing yang tidak sesuai dengan budaya kita, dari keinginan beliau. Dengan pembekalan aklaq yang dilakukan sedini mungkin bagi anak-anak, beliau meyakini nantinya mereka dapat menyaring sendiri berbagai kondisi yang ada dalam kehidupan.

“Apalagi kehidupan serta pengaruh dunia luar yang begitu dekat dengan kehidupan masyarakat akan membawa dampak buruk terhadap kepribadian anak-anak yang akan menyonsong remaja dan dewasa kelak,” paparnya.

Dihadapan ratusan jamaah masjid, Bupati Gusmal menekankan, banyak manfaat yang didapat ketika masyarakat mencintai program Gerakan Subuh Berjamaah dan Magrib Mengaji. Setidaknya dapat mendorong tertanamnya nilai-nilai keagamaan bagi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu sangat bermamfaat nantinya bagi perkembangan karakter dan aklag generasi muda kedepanya.

Menurut beliau, m asyarakat yang beriman dan bertaqwa memang menjadi harapan dalam membangun daerah kearah yang lebih baik. Dengan sendirinya gerakan subuh berjamaah dapat mendorong terujudnya harapan tersebut ditengah-tengah masyarakat daerah Kabupaten Solok.

Gusmal mengatakan, akhir-akhir ini begitu besar pengaruh buruk terhadap kepribadian anak-anak, di pemerintahan Kabupaten Solok menjadikan pembinaan aklaq bagi generasi muda ini, untuk menjadikan perhatian yang serius. Selain itu juga diharapkan dukungan seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung langkah Pemkab dalam menjaga mentalitas penerus bangsa kedepanya.

Maraknya kenakalan remaja yang terjadi di daerah kita, itu semua menjadi tantangan kita bersamabukan saja perang Pemerintah daetah, akan tetapi juga menjadi tanggungjawab peran pengurus Masjid, Guru, Da’i, orang tua, tokoh agama, dan semua aspek termasuk peran masyarakat luas, untuk mengatasinya. “Karena kenakalan remaja bukan hanya diakibatkan oleh generasi muda semata. Akan tetapi, orang tua dan lingkungan juga punya andil yang besar dalam membentuk akhlak anak-anaknya,”papar Gusmal.

“Saya berharap adanya kepedulian, lembaga Pendidikan, Masjid, peran masyarakat dan seluruh pihak dalam mewujudkan gerakan subuh berjamah dan magrib mengaji di Kabupaten Solok. Dan juga smdari lembaga keagamaan dalam mendukung program pemerintah. Gusmal meyakini, sehingga Solok lebih aman dan tentram sehingga pembangunan akan tercapai dengan baik,” ujarnya.

Memang dalam gerakan subuh berjamaah, Bupati Solok Gusmal akan mengunjungi rumah ibadah yang ada didaerah Kabupaten Solok secara acak dan terkesan mendadak. Seperti kunjungan ke Masjid Hidayatul Iman, Jorong Tangah Padang Nagari Cupak ini. Selain tidak akan membebani masyarakat ketika Bupati datang berkunjung, suasana pertemuan diyakini lebih beraroma kekeluargaan.

“Saya berharap melalui gerakan subuh berjamaah ini tidak ada sekat keraguan antara masyarakat yang sedang melakukan sholat subuh berjamaah di rumah ibadah saat berdialog gengan Bupati Solok,” tandas Bupati Solok Gusmal di hadapan jamaah Subuh berjamaah di Masjid Hidayatul Iman Tangah Padang Cupak.

Sementara H. Sakar Soeib, S.Pd Kepala SMPN 06 Gunung Talang Kabupaten Solok yang juga pengurus Masjid Hidayatul Iman Tangah Padang Nagari Cupak menyatakan. Terkait program subuh berjamaah dan magrib mengaji yang telah dicanangkan oleh pemerintah Kabupaten Solok, Sakar Soeib mengatakan, masyarakat yang terdiri dari gabungan masyarakat nagari cupak dan nagari jawi-jawi telah menerapkan di setiap mushala. Program menjurus kepada pembentukan karakter anak pun juga rutin digelar di SMPN 06 tiap harinya secara berkala, dan juga di Masjid dan mushalla yang ada di Nagari tersebut.

“Kita melakukan wirid dua kali seminggu dan anak-anak pun juga ramai sholat jamaah, karena kita juga menekankan kepada orangtua untuk membawa anaknya saat wirid gabungan tersebut,” urainya.

Selain itu, papar H. Sakar Soib yang juga Ustad di Kabupaten Solok, sebagai penunjang dalam pendidikan keagamaan, Masjid Hidayatul iman meliki Taman Pendidikan Quran (TPQ), seperti wirid mingguan, didikan subuh, tilawah quran, thafis al-quran, bimbingan khatib jumat, bimbingan penyelengaraan jenazah dan Pondok Alquran.

“Dalam didikan subuh selalu kita adakan lomba adzan dan mengaji, reward pemenang kita berikan saat wirid gabungan tersebut, agar bisa menarik minat anak-anak untuk datang saat wirid gabungan,” tutupnya..(Roni)

Read more
Mentawai Wakili Sumbar Pada Pesparawi Tingkat Nasional

Mentawai Wakili Sumbar Pada Pesparawi Tingkat Nasional

EkspresNews.com – Pelepasan sejumlah 135 orang kontingen Pesparawi asal Kepulauan Mentawai yang mewakili Provinsi Sumbar berlangsung hikmat.

Pelepasan kontingen Pesparawi Kepulauan Mentawai yang mewakili Sumbar tingkat Nasional digelar di Gedung GKPM Jemaat Mandiri Pniel Tuapejat Kamis, (26/7/2018).

Kontingen Pesparawi perwakilan Sumbar berjumlah 205 orang, dengan rincian 135 orang berasal dari Mentawai dan 70 orang dari Kota Padang.
Hal itu dijelaskan Ketua LPPD Mentawai Seminar Siritoitet saat memberikan laporan sekaligus sambutan pada pelepasan kontingen yang akan mengikuti Pesparawi tingkat Nasional pada tanggal 29 Juli – 4 Agustus 2018 di Tanah Khatulistiwa Pontianak Kalimantan Barat.
Kontingen Mentawai yang mewakili

Sumbar akan membawakan 10 kategori dari 12 kategori yang ditetapkan secara Nasional, yakni paduan suara dewasa campuran (PSDC), paduan suara pria (PSP), paduan suara wanita (PSW), paduan suara remaja pemuda campuran (PSRPC), vocal group, solo remaja putra, solo remaja putri, solo anak usia 10-13 tahun, solo anak usia 7-9 tahun dan musik etnik.

Dari 10 kategori enam diantaranya dibawakan kontingen dari Kepulauan Mentawai yakni PSP, PSW, PSRPC, Solo remaja putri, solo anak putri dan musik etnik sementara empat kategori dibawakan kontingen Kota Padang yakni PSDC, solo remaja putra, solo anak usia 7-9 tahun dan vocal group.
Dalam kesempatan itu Seminar mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung kegiatan tersebut dan kepada Pemkab Mentawai yang senantiasa mendorong dan mendukung setiap aktivitas keagamaan yang bertujuan meningkatkan keimanan.

Ia berpesan kepada kontingen agar selalu membulatkan tekad untuk bersungguh-sungguh berkompetisi sehingga mampu berprestasi dan mengharumkan nama Sumbar terkhusus Kepulauan Mentawai. (Nbl)

Read more
Bacaleg Sudah Bisa Urus Kesehatan di RS Adnaan WD

Bacaleg Sudah Bisa Urus Kesehatan di RS Adnaan WD

Rs-WDEkspresNews.com – Angin segar telah berembus, keuntungan dan kemudahan akan didapat oleh orang-orang yang berambisi untuk menamakan dirinya sebagai wakil rakyat di DPRD/DPR-RI dan DPD-RI. Pasalnya, untuk memenuhi persyaratan sebagai bacaleg, harus ada surat resmi tentang kesehatan jasmani dan rohani yang dikeluarkan oleh dokter rumah sakit tertentu. Konon selama tahun-tahun berlalu, masing-masing bacaleg memintak surat keterangan sehat itu di RS Achmad Muchtar Bukitttinggi atau M.Djamil Padang, kini sudah bisa dimintakan di RS Adnan WD Payakumbuh.




Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Payakumbuh Heidi Mursal mengatakan bahwa Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) yang akan maju pada Pemilihan Legisltif (Pileg) tahun 2019 nanti bisa mengurus Surat Keterangan Kesehatan yang meliputi Kesehatan Jasmani, Kesehatan Rohani serta Keterangan Bebas Penyalahgunaan Narkoba sudah bisa dilakukan di Rumah Sakit milik pemerintah daerah yakni RSUD dr. Adnaan WD Payakumbuh.

Sebelumnya sejumlah Bacaleg yang akan maju pada Pemilu tahun 2019 nanti masih ragu terkait rumah sakit mana saja yang ditunjuk untuk pelaksanaan ketiga tes tersebut. Bahkan beberapa Bacaleg ada yang telah melakukan pengurusan hingga kerumah sakit di Kota Bukittinggi dan Kota Padang. Ditunjuknya RSUD dr. Adnaan WD sebagai tempat pelaksanaan tes kesehatan bagi Bacaleg yang akan maju pada Pileg nanti diungkap Heidi Mursal usai menggelar pertemuan dengan pihak rumah sakit plat merah tersebut.

Iya hasil koordinasi dengan pihak Rumah Sakit Umum dr. Adnaan WD Payakumbuh tadi sore, bahwa rumah sakit tersebut bisa melakukan semua jenis pemeriksaan yangg dibutuhkan untuk pemeriksaan kesehatan bakal Caleg,” Sebut Heidi Mursal didampingi Sekretaris KPU, Dipa Surya Persada Rabu 4 Juni 2018. Heidi juga menambahkan, bagi Bacaleg yang sebelumnya telah mengurus Surat Keterangan Kesehatan dirumah Sakit Umum dr. Adnaan WD, maka yang bisa dinyatakan memenuhi syarat adalah surat keteragnan kesehatan bebas narkoba. (NS)

Read more