Stabilitas dan Likuiditas Industri Jasa Keuangan Februari Dalam Kondisi Terjaga

Stabilitas dan Likuiditas Industri Jasa Keuangan Februari Dalam Kondisi Terjaga

880_ojk

EkspresNews.com – Jakarta, 1 Maret 2018. Rapat Dewan Komisioner (RDK) Otoritas Jasa Keuangan menilai stabilitas sektor jasa keuangan dan kondisi likuiditas di pasar keuangan Indonesia dalam kondisi terjaga sejalan dengan perkembangan ekonomi global dan nasional.

Perbaikan ekonomi global semakin solid dan merata. Hal ini ditunjukkan kinerja perekonomian Amerika Serikat (AS), Eropa, Jepang dan Tiongkok yang meningkat. Perkembangan perekonomian AS yang positif ditunjukkan oleh peningkatan inflasi, upah yang meningkat dan terjaga rendahnya tingkat pengangguran.

Reformasi pajak Trump yang akan meningkatkan defisit fiskal dapat mendorong naiknya pertumbuhan ekonomi sekaligus tekanan inflasi. Hal ini telah mendorong naiknya ekpektasi pasar atas laju kenaikan Fed Fund Rate yang lebih cepat.

Di domestik, indikator makroekonomi bergerak solid. Inflasi Januari 2018 terpantau turun, kinerja eksternal naik sejalan dengan tren global, serta akumulasi cadangan devisa terpantau meningkat. Meskipun demikian, pertumbuhan ekonomi Q4-2017 masih meningkat secara moderat dan perbaikan indikator sektor riil masih terbatas.




Di pasar keuangan domestik, meskipun terdapat net sell nonresiden sebesar Rp9,14 triliun di bulan Februari 2018, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus melanjutkan penguatan. Per 23/2 Februari IHSG secara ytm menguat tipis 0,2%. Sementara, yield SBN tenor jangka pendek, menengah dan panjang masing-masing naik sebesar 4 bps, 28 bps, dan 18 bps.

Hal ini didorong oleh net sell nonresiden di pasar SBN sebesar Rp13 triliun pada Februari 2018.
Sesuai dengan siklus awal tahun, kinerja intermediasi lembaga jasa keuangan pada Januari 2018 masih berada pada level yang moderat. Kredit perbankan Januari 2018 tumbuh sebesar 7,40% yoy (Des’17: 8,24% yoy) dan piutang pembiayaan tumbuh sebesar 6,92% yoy (Des’17: 7,05% yoy).

Dari sisi penghimpunan dana, Dana Pihak Ketiga (DPK) Perbankan tumbuh sebesar 8,36% yoy (Des’17: 9,35% yoy). Sementara, premi asuransi jiwa dan asuransi umum/reasuransi masing-masing tumbuh sebesar 44,78% yoy (Des’17: 33,43% yoy) dan 22,93% yoy (Des’17: 6.29%).

Sementara itu, hingga 27 Februari 2018 penghimpunan dana di pasar modal telah mencapai Rp22 triliun dengan jumlah emiten baru yang tercatat satu perusahaan.

Di tengah perkembangan intermediasi keuangan tersebut, risiko Lembaga Jasa Keuangan (risiko kredit, pasar, dan likuiditas) Januari 2018 berada pada level yang manageable. Rasio Non-Performing Loan (NPL) gross perbankan tercatat sebesar 2,86% (Des’17: 2,59%) dan rasio Non-Performing Financing (NPF) perusahaan pembiayaan tercatat 2,95% (Des’17: 2,96%).

Ke depan, OJK akan terus memantau dinamika perekonomian global dan dampaknya terhadap likuiditas pasar keuangan dan kinerja sektor jasa keuangan nasional, khususnya laju kenaikan Fed Fund Rate dan tren kenaikan suku bunga di pasar keuangan global. (Rel/OJK)

Read more
Outlook Ekonomi dan Klinik Investasi bersama Mandiri Sekuritas

Outlook Ekonomi dan Klinik Investasi bersama Mandiri Sekuritas

DSC_0711 - Copy

EkspresNews.com – Investor Gathering Market Update dan outlook 2018 yang digelar oleh Mandiri Sekuritas bersama Bursa Efek Indonesia kantor Perwakilan Padang di Hotel Grand Zuri, Padang, Rabu (14/2/2018). Kegiatan ini ditujukan untuk memberikan informasi kepada nasabah terkait kondisi oulook ekonomi Indonesia di tahun 2018 dan bagaimana cara menghadapi tantangan di tahun ini.

Adrianda Anwar mengungkapkan, pasar modal Indonesia dalam perjalanannya telah mengalami banyak perubahan dan pertumbuhan. “Kontribusi pasar modal terhadap perekonomian nasional juga tidak sedikit,” kata alumni Magister Manajemen Universitas Andalas ini.




Pasar modal, menurut Adrianda, memberikan efek bergulir (multiplier effect) yang besar terhadap perekonomian, seperti meningkatkan penerimaan pajak dari emiten saham maupun emiten obligasi, mendorong pertumbuhan dan peningkatan ekspansi bisnis perusahaan, baik secara organik maupun nonorganik.

Wahyu Tjahjono dari Mandiri Sekuritas Jakarta sebagai pembicara, menyampaikan paparan terkait peluang investasi di tahun 2018. “Ada beberapa emiten yang tidak terganggu karena pergerakan asing, seperti unilever,” ujar Wahyu dihadapan puluhan investor yang hadir.

Menurutnya, peluang meningkatkan indeks masih terbuka lebar walaupun harus diwaspadai dengan meningkatnya suhu politik dalam negeri. “Sektor yang layak diperhatikan adalah sektor finansial, sektor konstruksi, dan sektor konsumsi tadi seperti Unilever,” tuturnya.

Sedangkan, Kepala Cabang Bursa Efek Indonesia Perwakilan Early Saputra memaparkan kondisi ekonomi Indonesia saat ini. “Ini menjadi acuan dalam perhitungan saham sehingga investor perlu memerhatikan kondisi ekonomi saat ini,” ujar Early Syahputra dalam pemaparannya.

Dikatakannya, ada beberapa paket kebijakan dalam ekonomi yang dapat menjadi gambaran dalam mengambil keputusan. “Tahun 1998 rupiah melemah 190 persen, 2008 masih lemah juga. Trus soal inflasi, dan sekarang sudah cukup baik diangka 3 persen. Namun kita tidak tahu pasti, akan tetapi ada sinyal positif,” paparnya.

(Red)

Read more
Smart Grid PLTS Pertama di Billa Cenge Kab. Sumba Bàrat Daya NTT Diresmikan

Smart Grid PLTS Pertama di Billa Cenge Kab. Sumba Bàrat Daya NTT Diresmikan

oleh : Erasmus Nagi Noi (Wartawan Madya)

PT PLN (Persero) Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan penandatanganan perjanjian kesepakatan bersama yaitu Pengembangan Teknologi Smart Micro Grid dan Pengkajian Penerapan Teknologi Energy Management System pertama dari Kyudenko Jepang, pada sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Desa Billa Cenge, Kabupaten Sumba Barat Daya Provisi Nusa Tengga Timur, Selasa (19/12).

EkspresNews.com – “Smart micro grid controller ini sebagai aplikasi technology PLTS pertama yang diaplikasikan ke dalam system grid di NTT dan keberadaannya penting untuk mengintegrasikan sumber Energi Baru Terbarukan (EBT) agar tetap stabil dan aman,” kata General Manager PT PLN (Persero) Wilayah NTT Christyono kepada EkspresNews.




Lanjutnya, keberhasilan aplikasi energy storage management tersebut nantinya dapat meningkatkan kesempatan kepada pengembangan sistem EBT pada skala yang lebih besar di sistem kelistrikan Pulau Sumba.

IMG-20171220-WA0001“Harapan saya teknologi yang diterapkan PLTS di desa Billa Cenge ini dapat memberikan benchmark dalam pemanfaatan dan pengembangan EBT sebagai sumber energy yang melimpah dan ramah lingkungan dalam menjamin ketersediaan listrik kepada masyarakat di Sumba secara berkecukupan, handal, terjangkau dan berkelanjutan dan pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumba,” harap Chris.

Sementara itu Wakil Bupati Sumba Barat Daya Drs. Ndara Tanggu Kaha mengatakan, bangga dan bersyukur atas capaian ini. “Kami bangga dan bersyukur bahwa kabupaten Sumba Barat Daya terpilih menjadi daerah pertama di Indonesia yang melakukan  pengembangan PLTS Smart Grid, Semoga keberadaannya dapat memenuhi kebutuhan listrik disini,” ungkap Drs. Ndara Tanggu Kaha.

Ndara juga mengimbau masyarakat untuk merawatnya. “Saya juga ajak masyarakat untuk menjaga dan merawat PLTS Smart Grid dengan baik dan terima kasih untuk Kyudenko dan BPPT serta PLN atas perhatiannya untuk kabupaten Sumba Barat daya,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut dari pihak BPPT Dr. Unggul Priyantouga menyampaikan terima kasih atas dibangunnya kerjasama yang baik untuk memenuhi kebutuhan listrik yang memadai. “Saya atas nama Pemerintah Indonesia mengucapkan terima kasih atas kerjasama dengan Kyudenko dengan terciptanya inovasi pada sistem di PLTS untuk memenuhi kebutuhan listrik,” ucap Unggul.

IMG-20171220-WA0000Pada kesempatan tersebut PLN juga memberikan bantuan dengan Program PLN Peduli dengan Dana Bina Lingkungan yaitu: penyambungan listrik gratis ke 250 calon pelanggan yang tidak mampu dengan total Rp 375.000.000,-  dan upaya ini dilakukan PLN untuk meningkatkan rasio elektrifikasi di Sumba.

Wujud kerja nyata PLN untuk melistriki wilayah di Pulau Sumba yang terkenal dengan Iconic Island (atau bebas asap) dilakukan untuk melayani masyarakat, antara lain dengan perluasan jaringan listrik, memberikan pra-elektrifikasi bagi masyarakat yang tinggalnya tersebar dan jaraknya jauh dari jaringan listrik PLN. (HUMAS PLN WIL.NTT)

Read more
Bantuan Sosial Belum Diterima ?

Bantuan Sosial Belum Diterima ?

evolusi-bantuan-sosial-dalam-bentuk-nontunai-TDO

EkspresNews.com – Sejumlah masyarakat miskin penerima bantuan Dinas Sosial  dari program keluarga harapan mengeluh, dimana selama tahun 2017 ini mereka belum menerima bantuan tersebut. Demikian di sampaikan oleh salah seorang penerima bantuan  dari program keluarga harapan pada Indonesia Raya di Lubuk Basung, Agam, akhir pekan lalu.

Menurut dia yang enggan ditulis namanya itu, selama tahun 2017 ini belum pernah menerima bantuan tersebut yang mana seharusnya  setiap 3 bulan bantuan tersebut diterimanya. “Namum sejak Januari sampai sekarang bantuan tersebut tak pernah diterima, semenrtara dari daerah lain dana tersebut telah cair dan telah di terima oleh yang berhak,” katanya.




Kepala Dinas Sosial Agam, Kurniawan Syahputra didampingi Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Arfi Yunaldi di Lubuk Basung mengatakan, memang untuk Kecamatan Lubuk Basung bantuan untuk keluarga haran tersebut belum cair dikarenakan belum cair di Bank Rakyat Indonesia (BRI) Lubuk Basung.

Permasalahannya, dimana data yang ada di BRI tersebut tidak sesuai dengan data penerima dimana data penerima hawa semua, ungkapnya lagi, karna itu dana tersebut belum dapat dicairkan dan masih menunggu peroses pencairan.

Lebih lanjut dia mengatakan, untuk tahun 2018 mendatang dimana penerima bntuan keluarga harapan (PKH) ini bertambah sebanyak 16.209 keluarga, penambahan penerima PKH ini berdasarkan surat dari Kementerian Sosial Republik Indonesia beberapa minggu yang lalu.

Ia menambahkan, ke 16.209 KPM itu tersebar di Kecamatan Palupuh sebanyak 1.121 KPM, Baso 1.374, Ampek Angkek 680, Canduang 584, Tilatang Kamang 787, Kamangmagek 620 KPM, Banuhampu 828 KPM.

Sementara di Kecamatan Sungai Pua 629, Ampek Koto 1.191, Malalak 492 , Matur 971  Palembayan 1.757, Tanjung Raya 1.125, Lubuk Basung 2.323, Ampek Nagari 878 dan Tanjung Mutiara 849 Keluarga Penerima Manfaat,(KPM) dari program Keluarga harapan(PKH).




Penambahan KPM itu bukan usulan dari Dinas Sosial Agam, tetapi bedasarkan Basis Data Teradu (BDT) dari Badan Pusat Statostik (BPS) Agam pada 2012. Dengan penambahan itu, tambahnya, maka jumlah penerima PKH di Agam berjumlah sebanyak 23.529 KPM, karena pada 2017 jumlah penerima PKH di daerah itu 7.320 KPM.

Saat ini, katanya, Dinas Sosial Agam sedang melakukan verifikasi ke 16.209 KPM dengan melibatkan pendaping PKH yang ada setiap kecamatan.Verifikasi tersebut untuk mencocokan data KPM dengan syarat penerima PKH seperti, ibu hamil, menyusui, memiliki balita dan lainnya.

Sementara itu Kepala BRI unit Lubuk Basung Hardian menjawab Indonesia Raya di ruang kerjanya Selasa pekan lalu, membenarkan bahwa dana bantuan sosial untuk Program Keluarga Harapan tersebut belum dapat dicairkan karna nama penerima di ATM dengan data belum cocok sehingga dilakukan pencocokan dengan data yang ada di pusat. “Pihak pusat yang mencegah untuk sementara dana tersebut belum dicairkan,” ujarnya.

Kini pihaknya masih menunggu konfirmasi serta kartu baru dari pusat, jika kartu baru tersebut tiba pihaknya akan langsung mencairkan dana tersebut. Dia mengimbau kepada masyarakat penerima PKH agar bersabar jangan gelisah Insha Allah akir tahun ini bantuan tersebut akan cair keseluruhannya. (Dt TM) 

Read more
Mentawai Berkomitmen Lepas Dari Belenggu Ketertinggalan

Mentawai Berkomitmen Lepas Dari Belenggu Ketertinggalan

EkspresNews.com – Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet  terus mantapkan 10 program kerja untuk melepaskan belenggu ketertinggalan Bumi Sikerei 5 tahun ke depan. Ke sepuluh program kerja yang disebut 10 Agenda Dasa Cita itu diantaranya adalah penataan menyeluruh pembangunan bidang pendidikan atau yang disebut dengan program Mentawai Cerdas, kemudian program Mentawai Sehat yaitu mengoptimalkan pembangunan dibidang kesehatan, dan Mentawai Mantap atau program kerja dibidang pembangunan infrastruktur yang merata.

IMG-20171006-WA0005 - Copy“Pembangunan jalan trans Mentawai  sepanjang 297 kilo meter, dan untuk tahun 2017 sampai tahun 2022 nanti kita targetkan akan dibangun 200 kilometer beserta pembangunan pelabuhan penyebrangan dan pembangunan pelabuhan laut,” ujar Yudas Sabaggalet pada pidatonya pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD Mentawai, dalam rangka memperingati Hari Jadi ke 18 Tahun  di halaman kantor Bupati Mentawai, Rabu (4/10/2017).

Sebagai daerah wisata, melalui program Mentawai Emas, yang dipadukan dengan program Mentawai Beradab dibidang pembangunan kebudayaan, kami berupaya mendorong investor untuk membangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata di Peipei Siberut Barat Daya, sehingga pengembangan pariwisata Mentawai menjadi Pariwisata Kelas Dunia.

Program-program untuk pengentasan ketertinggalan lainnya, menurut Yudas berupa program Mentawai Kerja, yaitu pembangunan dibidang industri, usaha kecil menengah, pembangunan industri pengolahan hasil hasil pertanian dan perikanan, serta membangun kelembagaan BUMD dan BUMDes maupun Koperasi untuk  membentuk jiwa kewirausahaan bagi pemuda.




Dibidang  kelistrikan, menurut Yudas, pihaknya telah menjalankan pembangunan energi baru terbarukan, dengan cara membangun biomassa berbahan bambu. Dibidang layanan birokrasi pemerintah Mentawai telah melakukan penataan birokrasi Pemerintahan dan kerangka kelembagaan. “Melalui program Mentawai Prima, kami berkomitmen menjalankan reformasi birokrasi dan pelayanan publik, sehingga pelayanan publik akan menajdi efektif dan efesien,” ujarnya.

Yudas dan wakilnya Kortanius Sabeleake berkomitmen memacu pembangunan hingga pada akhir jabatannya pada tahun 2022 mendatang. Puncak perayaan hari jadi Mentawai ke 18 yang digelar dengan didahului rapat paripurna istimewa DPRD Mentawai dimulai pada pukul 11.00 Wib, dan berakhir pukul 15.00 Wib.

Hadir pada acara tersebut antara lain  Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit, Anggota DPR RI Alex Indra Lukman, Ketua, wakil ketua dan para anggota DPRD Mentawai, Wakil Bupati Mentawai, Kortanius Sabeleake, Bupati Dharmasraya Sutan Riska, unsur pimpinan Forkopimda Mentawai, Sekda Mentawai Syaiful Djannah, para Kepala Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Mentawai. (Nobel)

Read more