Ekspres News

Mahasiswa Prodi Kewirausahaan Harus Tanggap Persoalan Pengangguran

EkspresNews.com – Memilih sebuah program studi bagi mahasiswa baru tentu tidak sembarangan. Apalagi ini menyangkut dalam persoalan masa depan. Hendak mau jadi apa nantinya sudah harus dipikirkan dari sekarang. Terutama bagi mereka-mereka yang hendak melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.

Calon mahasiswa sejatinya saat ini mempunyai banyak kesempatan untuk mencari tahu keinginan mereka dimasa yang akan datang. Mencari jati diri atau biasanya disebut sebagai passion sudah harus dimulai. Dengan harapan tidak terledor dihari tua, bahkan sampai menyesal salah masuk jurusan.

Beberapa orang teman pada waktu dulu sempat mengeluh kalau dia merasa salah masuk jurusan. Ia yang gemar bermusik malah memilih untuk berkecimpung dalam pusaran ilmu politik. Dia menyesal, namun pada semester berjalan, dirinya terlihat bernyanyi saat mereka-mereka melakukan aksi dibeberapa kegiatan.

Lain pula dengan salah seorang mahasiswi ekonomi. Ia suatu waktu menyesal telah belajar di jurusan ekonomi karena ingin menjadi pramugari. Tapi persoalannya, dia tetap menamatkan gelar sarjana ekonomi, dan saat ini menjabat sebagai HRD bagi salah satu maskapai di Indonesia.

Lalu, belakangan ini santer terdengar adanya program studi baru di Universitas Tamansiswa Padang. Yaitu Program Studi Kewirausahaan. Mahasiswa yang mendaftar cukup banyak, hingga yang mendaftar ulangpun memenuhi target dan ekspektasi awal. Bahkan perlu diberikan applause kepada pihak penyelenggara penerimaan mahasiswa baru karena telah memberikan pelayanan kepada mahasiswa-mahasiswa yang tertumpang didalam dirinya masa depan negeri ini.

Persoalannya muncul, Ketua Program Studi Kewirausahaan, Abdi Masa kepada EkspresNews.com mengatakan ada problem serius yang akan dihadapi oleh mahasiswa nanti disaat mereka dinyatakan lulus. “Memang naif jika saat ini kita berbicara soal lulusan, karena prodi ini sangat baru dan masih terus berbenah jika dikaitkan dengan persoalan kelulusan. Akan tetapi, hal ini sangat penting untuk diketahui bersama,” kata Abdi.

Katanya, prodi ini akan melahirkan sarjana yang mampu memberikan kontribusi menjawab tantangan para pengangguran saat ini yang ada. “Level S1 itu sudah cukup banyak yang tidak bekerja. Kalau ada program studi lain, yang akan menghasilkan orang-orang yang sama, lebih baik bersama-sama di Universitas Tamansiswa Padang karena akan menyelesaikan persoalan pengangguran tersebut,” katanya.

Kata Abdi lebih jauh, persoalan ini bukan hanya tugas pemerintah melainkan tugas bersama yang harus dikerjakan. “Di Unitas Padang kami perlahan mengajarkan dan membina mahasiswa untuk mempunyai bisnis kecil-kecilan. Semester lalu saja, ada mahasiswa kelas saya yang dapat mencapai laba dalam sebulan itu sekira 2 jutaan, cukup menjanjikan,” ungkapnya.

Oleh karena itu, karena Program Studi Kewirausahaan ini merupakan senjata utama untuk mencapai visi Unitas Padang yakni Menjadi Asean Enterpreneurial University yang berkarakter Ketamansiswaan pada tahun 2040. “Sehingga kehadiran Prodi Kewirausahaan ini visi tersebut bisa tercapai,” tuturnya. (Red)

Comments

comments