Resmi Ditutup, HKG PKK Nasional Berikan Kesan Terbaik

Resmi Ditutup, HKG PKK Nasional Berikan Kesan Terbaik

EkspresNews.com – Empat hari telah dilalui menjadi kesan yang tak terlupakan bagi peserta HKG PKK se-Indonesia, khususnya Kota Padang Panjang, pelayanan dan fasilitas yang dsiapkan juga baik,” ujar Wakil Ketua TP PKK Kota Padang Panjang saat menghadiri penutupan kegiatan Peringatan HKG PKK ke 47 tahun 2019 tingkat Nasional di Lapangan RTH Imam Bonjol Padang, Sabtu (27/7).

Kegiatan yang ditutup langsung oleh Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Prof. Dr. H. Irwan Prayitno, S.Psi, M.Sc disaksikan oleh Ketua Umum TP PKK Pusat Ny. Erni Guntarti Tjahjo Kumolo, Ketua TP PKK Provinsi Sumbar Ny. Nevi Zuairina Irwan Prayitno serta Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia.

Gubernur Sumbar mengucapkan terimakasih atas kesempatan yang diberikan menjadi tuan rumah, semoga kegiatan ini dapat memberikan kenangan manis untuk semua kader PKK sehingga mau kembali lagi ke Sumbar.

Begitu juga Wakil Ketua TP PKK Kota Padang Panjang Ny. Nova Era Yanthy Asrul mengharapkan kegiatan PKK di lebih memsayarakat lagi, kerana tak lain dan tak bukan ini akan membantu jalannya program pemerintah.

“Semoga tahun depan kita masih bisa ikut andil dalam kegiatan ini, dan pastinya kita akan lebih menyiapkan segala sesuatunya dengan matang, sehingga tidak hanya juara bermain peran yang kita bawa pulang, tetapi juga juara lainnya,” tutur Wakil Ketua.

Sama halnya dengan wakil ketua, Kepala Dinas Sosial PPKBP3A Martoni, S.Sos,M.Si mengatakan “meskipun hanya satu juara yang kita bawa pulang, ini sudah menjadi kebangaan bagi kita, dan semoga tahun depan kita akan lebih banyak lagi membawa hasil yang terbaik,” tutupnya.

Juga hadir Walikota Padang Panjang yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Iriansyah Tanjung, SE, M.Si serta para kader dari Padang Panjang. (Agung)

Read more
DPD RI Apresiasi Prestasi Banyuwangi

DPD RI Apresiasi Prestasi Banyuwangi

EkspresNews.com – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah RI Akhmad Muqowam menjadi tamu kehormatan dalam pembukaan Festival Smart Kampung Banyuwangi yang dilangsungkan di Taman Blambangan, Banyuwangi, Sabtu (27/7).

Dalam sambutannya, Akhmad Muqowam mengapresiasi keberhasilan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang telah berhasil membangun desa-desa berbasis online. “Desa-desa di Banyuwangi sangat luar biasa dalam pelayanan publiknya, waktu pelayanannya ada yang hingga jam 9 malam dan bahkan ada yang 24 jam karena pelayanan berbasis aplikasi dan bisa diakses menggunakan smartphone,” kata Muqowam dalam sambutannya.

Di lokasi pembukaan Festival Smart Kampung ini para tamu disambut tari Gandrung Banyuwangi. Acara ini juga dihadiri bupati/walikota dari beberapa daerah dari Jawa dan Luar Jawa, misalnya Enrekang, Pandeglang, Kota Palangkaraya, dan Barito Kuala.

Festival Kampung Smart Banyuwangi ini digelar untuk memberikan apresiasi kepada kepala desa yang memiliki inovasi-inovasi dalam melayani warganya. Dalam pameran ditampilkan desa-desa unggulan yang telah mengimplementasikan pelayanan kepada masyarakat dengan berbasis internet.

Muqowam mengatakan nuansa kedaerahan dan modern bisa menyatu dengan harmonis dalam pameran di festival smart kampung ini. “Konsepnya sederhana dengan nuansa alami menggunakan hal-hal yang sifatnya kedaerahan dari musik, tarian dan stand-stand, namun tata kelola desainnya sudah berbasis teknologi internet,” ujar Muqowam.

Akhmad Muqowam juga mengapresiasi dan memuji Bupati Banyuwangi atas keberhasilannya membangun Banyuwangi, keberhasilan mensejahterakan Banyuwangi, keberhasilan peringkat prestasi Banyuwangi di tingkat nasional, khususnya menaikkan jumlah wisatawan, baik domestik dan utamanya dari luar negeri.

“Sedari awal Pak Abdullah Azwar Anas saat menjadi Anggota DPR RI, adalah orang yang berkinerja tinggi, kritis konstruktif, dan senantiasa berorientasi pada peningkatan kesejahteraan, dan terbuktilah dikemudian hari, ketika Pak Abdullah Azwar Anas mendapatkan amanah menjadi Bupati, hampir 10 tahun, selanjutnya berbagai ide dan pemikiran kritis tersebut terwujud dalam memimpin dan mensejahterakan masyarakat,” tutup Muqowam. (DPD/Abdi)

Read more
Wakil Gubernur Sumbar Sarankan Setiap Daerah Siapkan Jalur Evakuasi

Wakil Gubernur Sumbar Sarankan Setiap Daerah Siapkan Jalur Evakuasi

EkspresNews.com – Provinsi Sumatera Barat merupakan daerah yang menyimpan potensi bencana besar, maka diperlukan seluruh kabupaten/kota melakukan upaya preventif dengan mencari tahu tingkat risiko yang dapat ditoleransi dan menyediakan lokasi pengungsian yang memadai.

Hal ini ditegaskan Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit saat dimintai keterangan usai Rapat koordinasi pengurangan risiko bencana alam pada kegiatan Jambore Pengurangan Risiko Bencana (PRB) ke VI tingkat Provinsi Sumatera Barat di Pantai Mapaddegat Desa Tuapeijat kecamatan Sipora Utara, Selasa, (22/7/2019).

Nasrul mengatakan, ada beberapa hal dalam kebijakan dasar mitigasi bencana di kawasan yang memiliki kerawanan tinggi, yakni relokasi atau penghindaran. Apabila tingkat risiko bencana pada suatu wilayah masih dapat ditoleransi, maka struktur konstruksi di tempat tersebut dapat dibangun namun dengan beberapa syarat. Tetapi jika tingkat bahaya sudah tidak dapat ditoleransi, maka opsi relokasi dipilih untuk menghindarkan masyarakat dari bahaya.

Selain relokasi, juga perlu dilakukan proteksi melalui sistem infrastruktur mitigasi bencana, serta adaptasi melalui peraturan zonasi atau persyaratan membangun di kawasan bencana. Kemudian melakukan persiapan sistem evakuasi yang efektif serta efisien seperti jalur dan tempat evakuasi.

“Kita di Sumatera Barat ini merupakan daerah tingkat kerawanan bencananya tinggi. Maka perlu setiap Kabupaten/kota menyediakan lokasi pengungsian yang memadai, tak perlu bangun gedung mewah, cukup sediakan lahan perbukitan dan bangun jalur evakuasi,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, kebijakan ini juga dapat meningkatkan tingkat kapasitas kabupaten/ kota dalam menghadapi bencana. Hal ini dilakukan agar risiko bencana dapat ditekan serta dampak yang ditimbulkan dapat dikurangi.

“Jika dalam suatu wilayah memiliki potensi bencana yang cukup besar dan membahayakan warga yang tinggal, maka diperlukan rencana relokasi. Ini juga akan meningkatkan kapasitas suatu daerah,” tuturnya.

Ia juga berharap kepada seluruh peserta Jambore PRB, mampu mempelajari tingkat kerawanan bencana alam di daerah yang dijuluki Bumi Sikerei.

Sementara Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mentawai Novriadi mengatakan, pihaknya akan menyesuaikan program-program dalam rangka pengurangan risiko bencana.

Kepulauan Mentawai sebagai daerah yang berada di zona rawan bencana, pemda Mentawai melalui BPBD Mentawai akan menitikberatkan pada penguatan kapasitas dan menambah pengetahuan tentang resiko bencana kepada masyarakat serta membangun jalur evakuasi di setiap desa yang berada di zona rawan bencana.

“Ini akan kita sesuaikan dengan kondisi alam dan keuangan daerah kita. Sesuai arahan pak Wagub tadi, kita lebih dalam penguatan kapasitas masyarakat dan pembangunan jalur-jalur evakuasi,” pungkasnya. (N)

Read more
Penetapan APBD-P 2019 Kabupaten Agam Tercepat Sepanjang Sejarah

Penetapan APBD-P 2019 Kabupaten Agam Tercepat Sepanjang Sejarah

EkspresNews.com – Prestasi terbaik yang di terohken oleh DPRD Kabupaten Agam. Dimasa akhir jabatan 2014-2019 DPRD Kabupaten Agam menjadi lembaga legeslatif Penetapan APBD-P 2019 Kabupaten Agam Tercepat sepanjang sejarah dalam melaksanakan ketok palu perubahan APBD Tahun 2019. Hal ini ditandai dengan disetujui oleh 7 fraksi yang ada di DPRD Agam pada saat sidang paripuran DPRD Agam Pada Jumat (26/7) yang di laksanakan di Aula utama DPRD Agam

Sidang Paripurna Perubahan APBD 2019 tersebut dipimpin Secara langsung oleh Ketua DPRD Agam Marga Indra putra dan didampingi wakil ketua Suharman dan Taslim, dan dihadiri secara langsung oleh Bupati Agam Indra catri,Wakil Bupati Trinda Farhan, Forkopimda, Sekda dan Kepala OPD dilingkungan Pemkab Agam serta unsur niniak mamak alim ulama dan rekan-rekan media

Dalam sidang paripurna Perubahan APBD 2019 tersebut Sekretaris Dprd Indra dalam pembacanaan Nota persetujuan bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Agam dan Pemerintah Kabupaten Agam Nomor 3 tahun 2019 dan nomor 9 tentang Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Agam tentang perubahan anggaran Pendapatan dan belanja Daerah Kabupaten Agam tahun Anggaran 2019 menuturkan bahwa “Pada hari ini jumat 26 Juli 2019 pada rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Agam yang bertempat di Aula DPRD Agam kami yang bertanda tangan di bawah ini

“Nama Marga Indra putra Jabatan Ketua DPRD Agam kemudian Suharman jabatan Wakil Ketua DPRD Agam dan Taslim Jabatan Wakil Ketua DPRD Agam dalam hal ini bertindak dalam jabatan tersebut atas dan karena itu sah untuk dan atas nama DPRD Agam nama Indra catri Jabaran Bupati Agam berdasarkan UU Nomor 12 tahun 1956 tentang Pembentukan Daerah otonomi Kabupaten Dalam Lingkungan Propinsi Sumatera Tengah (Lembaga Negara Republik Indonesia tahun 1956 No.25

Kemudian UU Nomor 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaga Negara Republik Indonesia tahun 2003 nomor 47,tambahan lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286 dan UU nomor 33 tahun 2004 tentang perimbangan keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah ( lembaga Negara Republik Indonesia tahun 2004 nomor 126 tambahan lembaran negara Republik Indonesia nomor 4438 serta UU Nomo 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah ( Lembaran negara Republik Indonesia tahun 2014 nomor 244 tambahan lembaran negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan UU nomor 9 tahun2015 tentang Perubahan kedua atas UU Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah daerah ( Lembaran negara Republik Indonesia tahun 2015 nomor 58,tambahan Lembaran negara Republik Indonesia nomor 5679 jelasnya

Disamping itu DPRD Kabupaten Agam dan Pemda Agam secara bersama telah melakukan Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Agam tahun 2019 tentang perubahan Anggaran Pendapatan dan belanja Daerah Kabupaten Agam tahun Anggaran 2019 yang telah dibahas melalui tingkatan Pembicaraan sesuai dengan Peraturan perundang-undangan

“Berdasarkan hasil Pembahasan tersebut kami setuju menetapakan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) dengan memperhatikan pendapat akhir fraksi yang telah disampaikan oleh masing masing fraksi yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari nota persetujuan ini.

Rapat paripurna kali ini kehadiran anggota dprd hampir mencapai seratus persen jumlah kehadiran ini menandakan keseriusan anggota dprd dalam mengikuti agenda dprd ,setelah selesai rapat paripurna dilanjutkan fhoto bersama seluruh anggota dprd dengan bupati dan wakil bupati. (Humas Dprd Agam)

Read more