Asyik Bermain Judi, Delapan Pemuda Asal Sirilogui Diamankan Polisi

Asyik Bermain Judi, Delapan Pemuda Asal Sirilogui Diamankan Polisi

EkspresNews.com – Polres Kepulauan Mentawai bersama Satreskrim Mentawai mengamankan delapan pemuda yang sedang asyik bermain judi. Hal itu dikatakan Kapolres Mentawai melalui Kaur Bin Ops (KBO) Reskrim Mentawai Ipda Donny Putra saat dimintai keterangan di ruang kerjanya Selasa, (23/7).

Lebih lanjut ia menjelaskan, ke delapan terduga pelaku yang diciduk Tim Satreskrim itu sedang asyik bermain judi jenis yang berbeda, diantaranya 5 orang bermain judi jenis song dan 3 orang lagi bermain judi Ludo dengan menggunakan Handphone di salah satu perumahan Dinas Pendidikan di dusun Turonia Km.4 Desa Tuapeijat, Kecamatan Sipora Utara, tepatnya dibelakang Dinas Kesehatan Mentawai pada Senin, (22/7) sekira pukul 21.45 WIB.

Ke delapan terduga pelaku judi tersebut diketahui berasal dari Desa Sirilogui Kecamatan Siberut Utara. Pelaku judi jenis song yakni RS (29), BS (29), JL (26), M (24) dan BR (28). Sementara pelaku judi ludo yakni GN (26), RM (27) dan TS (24).

Lebih lanjut Donny menjelaskan, awalnya Satreskrim Mentawai mendapatkan informasi dari masyarakat terkait aktivitas perjudian. Tim Satreskim pun bergerak cepat dan mendapati delapan pelaku sedang asyik bermain judi jenis song dan Ludo.

Dalam operasi penggrebekan sendiri, Tim mengamankan barang bukti untuk judi jenis song berupa uang tunai sebesar Rp 1.130.000, dua lakon kartu remi yang sudah dipakai, dua lakon kartu masih utuh dan satu lembar tikar, sedangkan judi ludo di amankan uang tunai sebanyak Rp 170.000 dan Hp merek Xiaomi warna putih. “Tersangka dikenakan pasal 303 KUHP. Mereka beserta barang bukti kita amankan ke Mapolres untuk proses lebih lanjut” pungkasnya. (Nbl)

Read more
PUPR Kembangkan Perumahan Berbasis Komunitas Bagi ASN dan TNI/Polri di Palembang

PUPR Kembangkan Perumahan Berbasis Komunitas Bagi ASN dan TNI/Polri di Palembang

EkspresNews.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendorong peningkatan kepemilikan rumah bagi semua kalangan terutama khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Salah satu upaya yang dilakukan adalah pembangunan perumahan berbasis komunitas yang diperuntukan bagi komunitas profesi tertentu, salah satunya bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI dan Polri.

Direktur Jenderal (Dirjen) Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi AH mengatakan pembangunan perumahan berbasis komunitas diperuntukan bagi komunitas profesi tertentu yang belum pernah mendapatkan program subsidi pembiayaan perumahan dari Pemerintah. Salah satu perumahan yang akan dibangun dan disiapkan untuk ASN, TNI dan Polri adalah Perumahan Bhayangkara Praja Sriwijaya (BPS) Land di Kota Palembang.

Direktur Rumah Umum dan Komersial (RUK) Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Yusuf Hariagung mengatakan perumahan BPS Land merupakan salah satu lokasi perumahan yang dipersiapkan oleh Pemerintah sebagai lokasi pembangunan rumah berbasis komunitas diantaranya ASN, dan anggota TNI/ Polri.

Dukungan Kementerian PUPR berupa fasilitasi bantuan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) seperti jalan lingkungan. “Skema pembangunan perumahan berbasis komunitas merupakan kolaborasi Kementerian PUPR, Pemerintah Daerah dan pengembang lokal serta perbankan,” kata Yusuf.

Yusuf menambahkan pembangunan rumah ini merupakan salah satu upaya mencapai target program Satu Juta Rumah sebanyak 1.250.000 di tahun 2019. Menurutnya berdasarkan data yang masuk, usulan bantuan pembangunan rumah berbasis komunitas di berbagai daerah seluruh Indonesia tahun 2020 yakni sebanyak 10.000 rumah.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Provinsi Sumatera Selatan Basyaruddin Akhmad mengatakan Pemerintah Provinsi Sumsel siap berkolaborasi dengan Kementerian PUPR untuk mengentaskan rumah tidak layak huni di Palembang.

“Kita sudah siapkan empat rumah contoh. Insya Allah, pada tahun 2020 akan kita buat drainase, serta jalan lingkungannya dibantu Kementerian PUPR. Pemerintah Daerah dan Kementerian PUPR bersemangat untuk membangun rumah layak huni dan terjangkau melalui di 3 skema, yakni skema FLPP, BP2BT, dan perumahan berbasis komunitas,” tutur Basyaruddin Akhmad. (Abdi)

Read more
Melaju Ke Tingkat Nasional, SSB PSKS Sawahlunto Kejar Target Spanyol

Melaju Ke Tingkat Nasional, SSB PSKS Sawahlunto Kejar Target Spanyol

EkspresNews.com – SSB PSKS Kota Sawahlunto Menjadi utusan Sumatera pada Kompetisi Piala Danone tahun 2019 setelah berhasil menang 1-0 di kompetisi final tingkat Sumatera atas lawannya Klub Primavera Sumatera Selatan, melaju ke kompetisi tingkat nasional di Jakarta.

Walikota Deri Asta mengatakan ini adalah prestasi luar biasa yang diukir anak-anak Sawahlunto. Saat melepas keberangkatan tim PSKS ke Jakarta, ia mendoakan agar tim ini menjadi juara dan bisa berlaga mewakili Indonesia ke turnamen Internasional Piala Danone tahun ini di Spanyol.

Walikota juga meminta masyarakat ikut mendoakan, dan menginstruksikan kepada OPD yang berkegiatan ke jakarta harus menyediakan waktu untuk mengunjungi anak-anak PSKS yang sedang berkompetisi pada 27 dan 28 Juli di stadion Kuningan Jakarta.

KONI juga diinstruksikan oleh Deri Asta untuk membentuk tim guna menggembleng secara berkelanjutan anak-anak PSKS yang telah memasuki usia 13 hingga 17 tahun. “Banyak anak berbakat yang ketika memasuki usia 13, mereka berhenti berprestasi, karena minimnya saluran pembinaan di kota ini” ujar Deri.

Karena itu ia menegaskan harus dibentuk pembinaan sepakbola untuk jenjang usia 13-17 tahun. Kepada ekspresnews.com Miko Suhendro pelatih PSKS menargetkan kemenangan timnya di tingkat Nasional dan meraih mimpi melaju ke Piala Dunia tingkat Anak di Spanyol.

Masuk nominasi 16 besar Nasional, PSKS U-12 juga akan berlaga di kompetisi Garuda Super Cup Internasional di Bogor pada Agustus mendatang.Berhadapan dengan tim dari negara-negara Asia, PSKS terpilih sebagai 1 dari 5 klub yang mewakili Indonesia di laga Internasional ini.

Di tahun 2017, SSB PSKS juga tercatat pernah menjuarai runner up Piala Danone tingkat Sumatera. Juara tingkat Sumbar di berbagai kompetisi pada tahun 2009, 2010, 2012 dan 2015. Bahkan salah satu atletnya Caca Ariwibowo terpanggil memperkuat Tim Nasional. (Ab1)

Read more
Donny Moenek : Sehebat-hebatnya Suami ada Seorang Istri yang Lebih Hebat di Sampingnya

Donny Moenek : Sehebat-hebatnya Suami ada Seorang Istri yang Lebih Hebat di Sampingnya

EkspresNews.com – Sekretaris Jenderal Dewan Perwakilan Daerah RI DR. Reydonnyzar Moenek, M.Devt.M. yang populer dipanggil Donny menghadiri Pengukuhan Pengurus Dharma Wanita Persatuan Sekretariat Jenderal DPD RI Masa Bhakti Periode 2014-2019, Rabu 24 Juli 2019. Turut hadir pada acara tersebut, Ketua Umum Dharma Wanita Persatuan Pusat Wien Ritola Tasmaya, Penasehat DW Ibu Nono Sampono.

Ketua DW Setjen DPR RI Ibu Marni Reydonnyzar Moenek dalam pidatonya setelah dikukuhkan mengajak seluruh anggota DW untuk bersama-sama mengembangkan sinergitas, “tentunya dengan partisipasi dan dukungan ibu-ibu semua kita mampu mengembangkan organisasi serta semakin baik untuk mendampingi dan menyemangati para suami dalam bekerja.”

Ketua Umum DW Persatuan Pusat Wien Ritola Tasmaya dalam sambutannya memberikan apresiasi pada Sekjen Donny Moenek, “ibu-ibu DW DPD RI beruntung, punya penasehat Pak Sekjen Donny yang orangnya enerjik saya dengar dia dielu-elukan orang Padang jadi Gubernur, bisa bangun kampung, kita doakan yang terbaik buat Pak Donny.”

Lebih jauh, istri mantan Sekda DKI Jakarta Ritola Tasmaya ini mengatakan bahwa DW DPD RI cukup lama mati suri, “Nah, inilah yang membanggakan kami. Sejarah akan mencatat ini. Peran Pak Sekjen luar biasa menghidupkan kembali DW DPD RI. Ini Pengukuhan DW Instansi Pusat yang ke 68.”

Selanjutnya Wien Tasmaya menyebutkan bahwa indikator keberhasilan dharma wanita tergantung perhatian dari penasihatnya, “Jadi Pak Donny dimohonkan juga memberikan perhatian lebih agar ibu-ibu ini mampu menyokong dan memberikan energi bagi DW DPD RI. Anggota DW hendaknya menjadi Center of Exellent untuk mendidik para anggotanya, agar menjadi pendamping yang baik bagi suaminya yang menjadi PNS di DPD RI ini. Yang paling penting agar DW menjadi Public Relationship dari DPD RI. Performance harus bagus sehingga juga dapat mengangkat nama DPD RI.”

Donny Moenek dalam pidatonya mengaku memandang Dharma Wanita memiliki peran penting. “Itulah makanya kami sangat mendorong agar DW yang selama ini mati suri untuk dapat aktif kembali dalam mendukung aktifitas DPD RI serta menjadi pendamping yang baik bagi para suami. Meningkatkan sumber daya anggotanya.”

Menurut Pria yang pernah mengenyam pendidikan di Philipina ini, sebuah organisasi yang sukses bukan karena peran satu orang, tapi karena kebersamaan seluruh anggotanya. “Sukses suami juga sukses istri, sukses istri ya juga sukses suami. Sehebat-hebatnya suami pasti ada istri yang hebat di sampingnya.” Tegas Donny disambut tepuk tangan meriah dari ibu-ibu.

Acara dilanjutkan dengan penampilan tim kesenian angklung dari P3DI pimpinan Dr Sri Sundari yang membuat Donny Moenek tampil menyumbangkan suara emasnya. Lagu “I Can’t Stop Loving You” pun berhasil membuat ruangan acara pecah dengan suasana penuh keakraban. (DPD/Abdi)

Read more