OSO Akan Kuliah Umum Sambut Mahasiswa Baru UNRI

OSO Akan Kuliah Umum Sambut Mahasiswa Baru UNRI

EkspresNews.com – Tahun ajaran baru akan segera dimulai. Mahasiswa baru tahun 2019 akan memasuki tahap Perkenalan Kegiatan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) di Universitas Riau. Kegiatan ini merupakan agenda rutin setiap tahun yang dilaksanakan oleh setiap fakultas yang bekerja sama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) fakultas masing-masing.

Seperti yang dilakukan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau (BEM FKIP Unri). BEM FKIP akan menghadirkan Dr Oesman Sapta Odang selaku Ketua DPD RI sekaligus Wakil Ketua MPR RI pada penyambutan Mahasiswa Baru Universitas Riau 2019.

Oesman Sapta Odang akan memberikan Kuliah Umum dengan tema “Pancasila dan Narasi Kebangsaan Kita” sekaligus memberikan sharing pengalaman kepada mahasiswa baru Universitas Riau agar bisa tekun dan sukses dalam dunia pendidikan dan yang lainnya.

Kegiatan yang akan menghadirkan salah satu ketua Lembaga Tinggi Negara ini rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 7 Agustus 2019 di Laman Seni FKIP Universitas Riau.

Gubernur Mahasiswa FKIP Universitas Riau Nofrian Fadhil Akbar mengatakan, pihaknya sangat antusias dengan rencana penyambutan mahasiswa baru yang akan dihadiri oleh Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang di Universitas Riau.

“Apalagi yang hadir Pak OSO, beliau salah satu tokoh bangsa yang memulai kesuksesannya dari bawah hingga berhasil memimpin Lembaga Tinggi Negara seperti sekarang ini,” jelasnya, Selasa (9/7/2019) dari riaumandiri.com.

Pihak panitia kegiatan ini juga akan menyediakan 3.000 kursi untuk 3.000 orang peserta. Penerimaan mahasiswa baru sendiri akan dilaksanakan pada tanggal 7-8 Agustus 2019 di lapangan FKIP Universitas Riau. (Red/DPD)

Read more
Satu-satunya Peserta Cilik, Oktovianus Saule Ikuti Lomba Selaju Layar

Satu-satunya Peserta Cilik, Oktovianus Saule Ikuti Lomba Selaju Layar

EkspresNews.com – Guna menyemarakkan ajang bergengsi di Bumi Sikerei yakni Festival Pesona Mentawai (FPM) 2019, Pemkab Mentawai melalui Dinas Perhubungan menggelar Lomba Perahu Layar berlokasi di Pantai Jati Desa Tuapeijat Kecamatan Sipora Utara.

Lomba perahu layar tradisional yang bertujuan melestarikan peradaban suku Mentawai itu tampak berbeda dibanding tahun sebelumnya. Karena kali ini lomba perahu layar tradisional yang biasanya didominasi orang dewasa, diikuti satu peserta cilik.

Hal itu menjadi daya tarik tersendiri bagi penonton dan peserta lomba perahu layar tradisional lain dengan keberanian sang bocah tersebut. Peserta cilik yang diketahui bernama Oktovianus Saule (11) saat diwawancara sebelum memulai lomba di Pantai Jati Desa Tuapeijat Sabtu, (29/6) mengatakan, dirinya sempat merasa minder dan ragu bersaing dengan peserta yang jauh lebih dewasa darinya.

“Saya tadi sempat ragu karena lawan yang saya hadapi itu seumur dengan ayah saya, besar-besar mereka. Tapi saya akan coba percaya diri” katanya penuh percaya diri.

Bocah yang akrab disapa Okto itu, saat dewasa nanti berkeinginan menjadi atlet selaju perahu layar yang bisa mengharumkan nama Mentawai dan mempromosikan keindahan wisata bahari yang dimiliki Mentawai. “saya ingin saat dewasa nanti menjadi atlet selaju perahu layar. Saya ingin mengharumkan nama Mentawai” ujarnya.

Decak kagum terhadap keberanian sang bocah itu tidak hanya ditunjukkan oleh penonton saja. Para peserta yang menjadi saingan Okto pun menunjukkan decak kagum kepada utusan tuan rumah tersebut.

Meski tersingkir pada babak penyisihan, namun dirinya mengakui puas dan bangga bisa tampil pada lomba yang didominasi peserta dewasa. Menurut Okto, hal ini akan menjadi pengalaman berharga baginya.

Okto yang masih duduk di kelas 5 SD itu tampil menjadi peserta lomba didampingi satu rekan tim dewasanya, Parmen Sabaggalet, mewakili tuan rumah pelaksanaan lomba yakni mewakili Dusun Jati itu adu kemampuan menghadapi peserta dewasa dari Kecamatan Siberut Selatan. (Nbl)

Read more
Irigasi Tenaga Surya Aliri 50 Ha Tadah Hujan

Irigasi Tenaga Surya Aliri 50 Ha Tadah Hujan

EkspresNews.com – Diresmikan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno pada Senin 8 Juli 2019, Pompa irigasi energi surya di Desa Talawi Mudik Sawahlunto siap memperbaiki nasib 50 hektar lahan pertanian tadah hujan menjadi area persawahan irigasi yang lebih menjanjikan kesejahteraan.

Kepala Desa Talawi Mudik Erizal mengungkapkan panel surya dan sistem pompa yang dibangun dengan dana 1 milyar dari CSR PTBA ini mampu menghasilkan energi hingga 15 KVA. Dengan energi sebesar itu, mampu menggerakkan pompa air dan mengalirkan air dari batang Ombilin ke areal persawahan seluas 50 hektar.

Wakil Walikota Sawahlunto, Zohirin Sayuti.

“Didesa ini hanya terdapat 29 hektar sawah tadah hujan ditambah 1 hektar sawah irigasi. Artinya irigasi ini juga mampu mengairi hingga ke desa tetangga” ujarnya.

Ia optimis dengan sumber energi matahari biaya operasional pompa jauh lebih kecil namun produksi tani akan meningkat. Selama ini petani hanya bisa panen sekali setahun dengan produksi maksimal 5 ton pertahun karna hanya berharap dari curah hujan.

Dengan menjadi sawah irigasi, Kepala Desa optimis meningkatkan target produksi gabah15 ton perhektar pertahun.

Kepada Direksi PTBA dan Kepala Daerah yang hadir pada peresmian tersebut, Erizal berharap untuk diberikan pelatihan bagi petani desanya terkait teknis perawatan dan perbaikan mesin, sehingga mesin dapat bermanfaat optimal dan kerusakan mesin dapat diatasi secepatnya oleh petani.

Dalam kesempatan itu Zohirin Sayuti Wakil Walikota Sawahlunto mengucapkan terimakasihnya kepada PTBA yang telah memberi CSR dalam berbagai program bagi Sawahlunto.

Ia mengapresiasi perusahaan BUMN yang meski sudah tidak berproduksi di Sawahlunto, namun tetap memberikan bantuan pendidikan, bantuan 300 jt rupiah untuk renovasi lapangan roadrace, bantuan UKM bahkan dukungan pelestarian cagar budaya hingga Sawahlunto diakui UNESCO.

Zohirin menyebut Sawahlunto memiliki 762 ha sawah dengan irigasi sederhana dan 918 ha tadah hujan. Sawah tadah hujan ini 700 hektar diantaranya berpotensi irigasi.
Dengan bantuan PTBA, kini 50 ha sudah mendapat irigasi sistem tenaga surya, maka PR Sawahlunto masih 650 ha lagi.

Bagi Pemko ini bukan PR yang mudah mengingat terbatasnya dana APBD.
Wakil Walikota berharap akan ada lagi bantuan CSR untuk irigasi karena manfaatnya sangat besar dirasakan masyarakat.
Petani biasanya panen 1 kali setahun, kedepan bisa panen 5 kali dalam 2 tahun dan tentu ini akan mendongkrak pendapatan perkapita.

Direktur Utama PTBA Arviyan Arifin yang hadir pada peresmian tersebut tampak menyanggupi harapan yang disampaikan Wakil Walikota.
Ia menegaskan ini adalah wujud komitmen PTBA yakni tidak hanya menambang tapi juga peduli pada keberlanjutan ekonomi lingkungan. (Ab1)

Read more
Dorong Peningkatan Kualitas Haji, DPD RI Lakukan Pengawasan Haji di NTB

Dorong Peningkatan Kualitas Haji, DPD RI Lakukan Pengawasan Haji di NTB

EkspresNews.com – Komite III DPD RI melakukan pengawasan haji di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (8/7). Bertempat di Asrama Haji Provinsi NTB, para Anggota Komite III DPD RI melakukan pertemuan dengan para pemangku kepentingan penyelenggaraan haji di NTB.

Kunjungan kerja Komite III DPD RI dipimpin oleh ketua delegasi Dr. Abdul Aziz Khafia, senator asal DKI Jakarta yang juga merupakan Wakil Ketua Komite III DPD RI. Didampingi oleh Senator tuan rumah dari NTB, yaitu Drs. H. Lalu Suhaimi Ismy.

Dalam sambutannya, Abdul Aziz Khafia menyatakan kami hadir untuk melakukan pengawasan atas penyelenggaraan ibadah haji sesuai amanat UU Nomor 8 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah.

“Kami berharap agar setiap tahun jamaah haji dapat dilayani dengan lebih baik”, tutur Abdul Aziz Khafia.

Dari pihak tuan rumah, senator asal NTB, Drs H Lalu Suhaimi Ismy turut menyatakan: “Kehadiran kami untuk memastikan kelancaran keberangkatan jamaah haji. Dan menyerap aspirasi dan permasalahan yang timbul di lapangan.”

Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTB dalam sambutannya memaparkan “Kuota haji NTB berjumlah 4.514 orang, dengan alokasi jemaah reguler 4.476 orang dan TPHD (Tim Pemandu Haji Daerah) 38 orang, 1 kloter terdiri dari 3 orang TPHD. Kuota tambahan 398 orang, petugas kloter 55 orang. Total Kuota haji NTB berjumlah 4.967 orang jemaah.”

Hadir pada pertemuan tersebut, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTB, H. Nasruddin Islah, Perwakilan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Provinsi NTB, Perwakilan Kantor Angkasa Pura Provinsi NTB, Kepala Imigrasi NTB, Perwakilan Maskapai Garuda, Kepala Kantor Kementerian Agama Lombok Barat, perwakilan dari KBIH dan Kepala Asrama Haji NTB.

Sementara dari pihak anggota Komite III DPD RI, selain Ketua Delegasi, Abdul Aziz Khafia (DKI Jakarta) dan pihak tuan rumah Lalu Suhaimi Ismy (NTB) juga diikuti oleh: Oni Suwarman (Jabar), GKR Ayu Koes Indriyah (Jateng), Ahmad Sadeli Karim (Banten), Gede Pasek Suardika (Bali), Habib Abdurrahman Bahasyim (Kalsel), Muslihuddin Abdurrasyid (Kaltim), Stefanus BAN Liow (Sulut), Iqbal Parewangi (Sulsel), A. Abubakar Bahmid (Gorontalo), dan M. Syibli Sahabuddin (Sulbar).

Sementara pada hari sebelumnya, Minggu (7/7), bertempat di Asrama Haji NTB, para anggota Komite III DPD RI juga ikut melepas keberangkatan jemaah haji Kloter 2 asal Lombok Tengah NTB.

Abdul Aziz Khafia, dalam sambutannya menyatakan bahwa: “Orang yang pergi haji adalah orang yang terpilih untuk menjadi tamu Allah. Maka bersyukurlah menjadi jamaah haji. Karena balasan menjadi haji yang mabrur adalah surga”.

“Komite III DPD RI mendapat amanah untuk melakukan pengawasan atas penyelenggaraan Ibadah Haji. Kami berharap agar kualitas penyelenggaraan haji setiap tahunnya semakin meningkat” pungkas Abdul Aziz.

Hadir pada acara pelepasan tersebut selain ketua delegasi, Dr. Abdul Aziz Khafia (DKI Jakarta), juga pihak tuan rumah, Drs. H. Lalu Suhaimi Ismy (NTB), KH. Ahmad Sadeli Karim (Banten), dan KH. Muslihuddin Abdurrasyid (Kaltim).

Pada acara pelepasan tersebut dihadiri pula oleh Anggota DPR Komite VIII asal NTB, Ir. Nanang Samodra, M.Sc., dan Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTB, H. Nasruddin Islah. Dengan disaksikan oleh para jamaah haji asal Lombok Tengah dan para petugas haji NTB. (DPD/Abdi)

Read more