Wagub Sumbar Nasrul Abit : Monitoring PSU di Padang dan Solok

Wagub Sumbar Nasrul Abit : Monitoring PSU di Padang dan Solok

EkspresNews.com – Pelaksanaan Pemilihan Umum Serentak di Sumatera Barat berjalan damai, aman dan tertib, hampir tidak ada kejadian membuat keributan. Jikapun ada pemilihan ulang di 100 Tempat Pemunggutan Suara (TPS) hari ini merupakan keputusan Bawaslu dari beberapa laporan ada kacurangan.

Wakil Gubernur Sumbar memantau pelaksanaan PSU dibeberapa titik di Kota Padang dan Solok.

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit disela-sela kegiatan pemantau Pemilu Serentak Ulang 2019 di Sumatera Barat, Sabtu (27/4/2019).

Lebih lanjut Wagub Nasrul Abit menyampaikan, tidak akan ada keributan di masyarakat, jika pelaksanaan pemilu berjalan baik tanpa ada kecurangan. Tidak benar kondisi pasca pemilu serentak Sumatera Barat panas, bisa dilihat hari ini sudah berjalan seperti biasa.

Masyarakat Sumatera Barat merupakan masyarakat yang dalam kehidupan sehari-hari sangat demokratis dan sangat mudah menerima perbedaan pendapat. Saling menghargai pendapat satu sama lainnya merupakan sesuatu kekuatan yang baik dalam memajukan pembangunan di Sumatera Barat, ujar Nasrul Abit

Pelaksanaan pemilu serentak ulang (PSU) 2019 Wakil Gubernur Nasrul Abit anat khawatir partisipasi masyarakat akan menurun tidak tercapai sebagaimana yang diharapkan.

Kekhwatiran tersebut setelah Wagub melihat secara langsung bagaiman minat masyarakat yang datang ke TPS dinilai kurang antusias. “Hingga jam 12:00 wib, masyarakat yang datang ke TPS 01 Kelurahan Banda Buek Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang baru 159 orang dari 292 Daftar Pemilih Tetap (DPT),” kata Nasrul Abit

Bahkan di TPS 29 Kurao Pagang, Kecamatan Nanggalo partisipasi masyarakat baru mencapai 50 persen dari 277 dpt di TPS ini. Nasrul Abit sengaja datang siang hari ini untuk melihat langsung bagaimana partisipasi masyarakat mencoblos ulang akan tetapi hasilnya tidak sesuai harapan yang diinginkan.

“Tentu hasil hari ini akan mengurangi jumlah tingkat partisipasi pemilihan umum serentak di Sumbar”, terangnya.

Wagub Sumbar Nasrul Abit juga berkesempatan memantau pelaksanaan PSU di Kota Padang dan Kota Solok. PSU di Kota Solok terdapat di TPS 15 Simpang Rumbio, Kecamatan Lubuk Sikarah.

Sementara itu, berdasarkan rekomendasi Bawaslu ke KPU, pelaksanaan PSU di Sumbar terdapat di 12 kabupaten dan kota yaitu Kota Padang, Kota Bukittinggi, Kota Payakumbuh, Kota Sawahlunto dan Kota Solok.

Kemudian kabupaten Solok Selatan, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Pasaman, Kabupaten 50 Kota, Kabupaten Agam, Kabupaten Kepulauan Mentawai dan Kabupaten Padang Pariaman.

Dari 12 kabupaten kota di Sumbar yang melaksanakan PSU, pencoblosan ulang terbanyak di kota Padang. Berdasar rekomendasi Panwaslu kota Padang, PSU di kota Padang sebanyak 46 TPS yang tersebar di enam kecamatan yaitu
Kecamatan Nanggalo, Kuranji, Padang Timur, Koto Tangah, Lubuk Begalung dan Lubuk Kilangan.

PSU di Kecamatan Nanggalo digelar di tiga kelurahan pada 7 TPS, Lubuk Kilangan digelar di enam kelurahan pada 28 TPS. Kemudian, Kuranji digelar di tiga kelurahan pada 3 TPS, Padang Timur di dua kelurahan pada 5 TPS. Kecamatan Koto Tangah di dua kelurahan pada 2 TPS dan Lubuk Begalung terdapat satu TPS pada satu Kelurahan. (Abdi)

Read more

SD Dan TK IT Juara Laksanakan Wisuda dan Perpisahan

EkspresNews.com – Sebanyak 39 orang anak SD IT dan TK IT Juara Padang Panjang ikuti wisuda dan perpisahan di Gedung M.Syafe’i, Sabtu (27/4). Turut dihadiri Walikota Padang Panjang Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano, Dr. Novi Hendri, SE, M.Si Datuak Bagindo Saidi, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Asrul serta Orang Tua dan Wali Murid.

Fadly Amran sangat mengapresiasi atas diselenggarakan kegiatan wisuda ini, karena sekolah SD IT ini merupakan sekolah yang berbasis islami. “Dengan melihat kegiatan-kegiatan yang ada di sekolah ini, dimana anak-anak didik di SD IT diwajibkan untuk sholat berjamaah, mengikuti sholat duha dan juga tahfidz Al-Qur’an,” kata Fadly.

Sedikit tambahan dari Novi Hendri, beliau mengingatkan untuk anak SD IT yang perpisahan hari ini, diharapkan nanti di sekolah yang baru terus meningkatkan pembelajaran dan jangan hanya disaat belajar di SD IT Juara saja.

Sedangkan Kepala Sekolah SD IT Juara Dalvi, M.Pd menyebutkan wisuda ini merupakan yang ke tiga kalinya untuk anak tingkat SD, dan yang keempat kalinya untuk tingkat TK.

“Kita berharap SD IT ini terus dapat melahirkan generasi islami sesuai dengan julukan Kota Padang Panjang, yakni Kota Serambi Mekah yang merupakan pusat pendidikan islami,” ungkapnya. Dalvi menambahkan siswa yang wisuda dan perpisahan tersebut terdiri dari 13 orang siswa SD dan 26 orang dari TK. (Abdi)

Read more