Terima Serangan Finah, Weldison Ketua Demokrat Sawahlunto Jawab Dengan Senyuman

Terima Serangan Finah, Weldison Ketua Demokrat Sawahlunto Jawab Dengan Senyuman

EkspresNews.com – Memasuki detik detik pemilihan serentak pilpres dan pileg 2019 , suasana semakin alot dan panas. Dimulai dari adu kekuatan jaringan oleh tim dari setiap kontestan, sampai trik trik yang diluar kewajaran pun dilakukan. Semua demi perolehan suara dicapai pada tingkat aman. Apalagi penghitungan dengan metode Lague cukup membuat caleg diambang pesimistis.

WhatsApp Image 2019-04-16 at 22.49.50Akibatnya Beberapa Caleg pun diterjang badai fitnah. Salah satunya Weldison Caleg Partai Demokrat Dapil Lembah Segar Silungkang yang mengaku gerah dengan pola yang sangat tidak etis. Kepada ekspresnews saat ditemui di posko relawan, Weldison mengaku gerah dan menyayangkan sikap dari pihak yang tak bertanggung jawab melancarkan serangan fitnah ini. Tidak tanggung tanggung mulai dari beberapa Tim tertangkap dibeberapa daerah dalam satu dapil, sampai posisi dirinyapun diisukan tertangkap di wilayah Kubang, padahal dirinya tengah bersama keluarga di rumahnya Muaro Kalaban.

Namun saat ditanya apakah dalam kasus ini akan mengambil upaya hukum, Selasa (16/4/2019), Weldison menjawab pihaknya tidak berniat melaporkan ke pihak keamanan ataupun Bawaslu. “Semakin tinggi pohon maka akan semakin kuat angin yang menghantam,” ujar ketua Partai Demokrat ini tersenyum.

“Kepercayaan masyarakat yang tinggi terhadap partai Demokrat dan saya secara pribadi nerupakan indikator mengapa fitnah fitnah murahan ini bergulir,” ujar Weldison lagi.

Senentara dihubungi via seluler Ketua Bawaslu Kota Sawahlunto Dwi Murini menjawab setidaknya memang ada laporan yang masuk ke Bawaslu kota Sawahlunto, namun masih sebatas indikasi dan tidak terbukti. Sesuai dengan sosialisasi yang kerap dilakukan dimana money politik adalah Pelanggaran Pidana Pemilu.

“Dan alhamdulillah dari indikator hasil pemantauan dan laporan di Panwas sepertinya kontestan menyadari resiko yang akan mereka terima,” kata Dwi Murini.

Jadi para caleg, kata Dwi, yang berkompetisi sadar bahwa dampak dari pidana pemilu ini adalah pembatalan keputusan penghitungan seandainya yang bersangkutan menang namun terhalang karena keputusan pidana pemilu. (Ab1)

Read more
BPSDM Dukung Pengembangan Kompetensi Pegawai Balai-Balai Baru

BPSDM Dukung Pengembangan Kompetensi Pegawai Balai-Balai Baru

Kompetensi BalaiEkspresNews.com – Sesuai dengan instruksi dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono yang akan melakukan reformasi pelaksanaan barang dan jasa (PBJ) di Kementerian PUPR dengan membentuk Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) yang tersebar di 34 Provinsi di Indonesia Pembentukan Balai P2JK bertujuan untuk meningkatkan disiplin dan kualitas PBJ menjadi lebih transparan, bersaing dan akuntabel. Selain BP2JK, juga dibentuk balai lainnya di Ditjen Cipta Karya.

Salah satu upaya BPSDM dalam rangka meningkatkan kompetensi SDM balai-balai bentukan baru tersebut diantaranya pelatihan dan uji sertifikasi Pengadaan Barang dan Jasa. Pelatihan dan Uji Sertifikasi itu merupakan sarana yang tepat untuk dapat memberikan pemahaman terkait ketentuan-ketentuan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah yang telah mengalami beberapa perubahan, sebagaimana saat ini pengadaan barang dan jasa pemerintah diatur melalui Peraturan Presiden No.16 tahun 2018.

Sejalan dengan hal tersebut, pelatihan yang diadakan BPSDM melalui Balai Diklat Wilayah III Jakarta terkait pembentukan balai baru seperti Pelatihan Peningkatan Kompetensi Kepala Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (P2JK) dan Kasubdit telah dilaksanakan pada tanggal 11-13 Februari 2019 dengan total peserta 39 orang. Dan Pelatihan Pelatihan Barang/Jasa Pemerintah bagi pejabat pengawas di Balai P2JK pada tanggal 4-9 Maret 2019 dengan total 46 peserta.

Selain itu, melalui Pusdiklat SDA dan Konstruksi telah melaksanakan pelatihan terkait PBJ pada tanggal 9-13 April 2019 di Balai Diklat PUPR Bandung juga telah dilakukan ujian sertifikasi oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP), sebanyak 34 orang dari kelas yang keseluruhannya dari Balai P2JK berhasil lulus 100%. Pencapaian tersebut merupakan prestasi, sebab disampaikan oleh pihak LKPP sampai saat ini belum pernah ada satu kelas pelatihan PBJ yang 100 % pesertanya lulus. Sebagai informasi, sertifikat yang diterbitkan oleh LKPP berlaku seumur hidup.

Seluruh peserta yang berhasil lulus tersebut akan segera ditempatkan di BP2JK dan diharapkan melaksanakan tugasnya dengan penuh integritas. Terkait peningkatan kompetensi Balai P2JK, Pusdiklat Manajemen dan Jabatan Fungsional juga mencanangkan program pelatihan terkait pembentukan Jabatan Fungsional di Balai P2JK sebanyak 700 orang. (Abdi)

Read more
Dorong Generasi Milenial Miliki Rumah Layak Huni

Dorong Generasi Milenial Miliki Rumah Layak Huni

Rumah MilenialEkspresNews.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan terus mendorong generasi milenial untuk dapat memiliki rumah yang layak huni. Adanya berbagai pilihan tempat tinggal seperti rumah tapak maupun rumah susun serta bantuan KPR bersubsidi dapat membantu generasi milenial dalam menentukan tempat tinggal yang mereka inginkan.

“Kementerian PUPR memiliki berbagai program perumahan bagi para generasi milenial yang memiliki karakteristik beragam. Salah satunya adalah hunian bagi para generasi milenial,” ujar Sekretaris Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Dadang Rukmana dalam acara Diskusi Abipraya Properti Vaganza di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (15/4/2019).

Menurut Dadang, berdasarkan riset yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, rumah generasi milenial sekarang ini bukanlah menjadi tujuan akhir setelah melaksanakan kegiatan sehari-hari. Akan tetapi, rumah merupakan tempat transit sementara.

Meskipun demikian, Kementerian PUPR juga harus tetap mendorong program satu juta rumah dengan menyasar generasi milenial yang jumlahnya diperkirakan mencapai angka lebih dari 81 juta jiwa di masa mendatang.

“Generasi milenial itu memiliki karakteristik yang beragam. Mobilitas mereka yang tinggi tentunya harus disesuaikan dengan tempat tinggal yang dekat dengan moda transportasi salah satunya dengan membangun hunian berkonsep transit oriented development (TOD),” terangnya.

Adanya sinergi antara Kementerian PUPR dengan Kementerian BUMN dalam mewujudkan Transit Oriented Development (TOD) membuat generasi muda memiliki pilihan tempat tinggal yang layak. Keberadaan TOD yang dekat dengan moda transportasi seperti KRL akan semakin mempermudah mobilitas para generasi milenial dalam beraktifitas.

“Bangunan TOD itu juga ada yang bersubsidi namun jumlahnya terbatas. Bagi mereka yang ingin tinggal di TOD maupun rumah bersubsidi dapat memanfaatkan KPR bersubsidi dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan,” terangnya.

Sementara itu, salah seorang pegawai generasi milenial Kementerian BUMN, Erwin menyatakan, salah satu hal yang menjadi kesulitan generasi milenial dalam memiliki rumah adalah tingginya uang muka KPR. Terkadang generasi milenial lebih memilih membeli barang-barang konsumtif seperti handphone dan laptop untuk mendukung gaya hidup.

“Kami sebenarnya juga ingin tinggal di hunian yang dekat dengan kantor sehingga lebih hemat ongkos transportasi. Tapi jika memang pemerintah punya program rumah untuk milenial tentunya kami juga senang karena rumah bisa menjadi aset kami di masa depan,” katanya. (Abdi)

Read more