Ada Dugaan Indikasi Korupsi Pada Mega Proyek Tarok City

0

EkspresNews.com – Polda Sumbar sedang menelisik adanya indikasi korupsi pembangunan jalan di kawasan Tarok City. Polda kian serius melakukan upaya penegakan hukum dalam rangka pemberantasan tindak pidana korupsi ?

Berbagai komentar menggelinding bak bola salju api ketika Polda Sumbar melakukan penyelidikan terhadap adanya indikasi dugaan korupsi pembangunan jalan di kawasan Tarok City. Umumnya, mereka para Aktivis Anti Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) yang ada di daerah ini mengapresiasi upaya penegakan hukum dalam rangka pemberantasan tindak pidana korupsi pembangunan jalan di kawasan Tarok City yang sedang dilakukan oleh Polda Sumbar. “Kita mengapresiasi Polda Sumbar untuk mengungkap adanya indikasi dugaan korupsi pembangunan jalan di kawasan Tarok City yang menggunakan uang negara,” ujar Ady Surya SH MH yang juga tercatat dalam sejarah pemberantasan korupsi sebagai salah seorang pendiri Forum Peduli Sumatera Barat (FPSB) yang pertama mengungkap dugaan skandal korupsi berjemaah di Indonesia dalam sebuah pembicaraan telpon dengan EkspresNews, Kamis (6/3) siang.

Direktur LBH Padang Dua Periode, Vino Oktavia SH MH, mengatakan, berkaitan dengan penyelidikan yang dilakukan Polda Sumbar atas dugaan tindak pidana korupsi pembangunan jalan di kawasan Tarok City maka patut diberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Polda Sumbar untuk mengusut indikasi dugaan korupsi pembangunan jalan di kawasan Tarok City ini secara tuntas. Kita mengapresiasi Polda Sumbar untuk mengusut kasus ini secara tuntas dengan harapan Polda Sumbar melakukan proses penegakan hukum secara transparan dan tidak diskriminasi,” ujar Vino Oktavia SH MH dalam sebuah pembicaraan, Kamis (6/3) siang, di Padang.

Vino, begitu Direktur LBH-Padang Dua Periode Vino Oktavia SH MH acap disapa, mengharapkan masyarakat Sumbar terutama masyarakat Kenagarian Kapalo Hilalang memberikan dukungan kepada Polda Sumbar untuk mengusut indikasi dugaan korupsi pembangunan jalan di kawasan Tarok City. “ Kita mengharapkan masyarakat Sumbar mendukung upaya penegakan hukum dalam rangka pemberantasan korupsi pembangunan jalan di kawasan Tarok City,” papar Vino yang juga tercatat pernah menghadiri International Conference On Access To Legal Aid In Criminal Justice System di Johanes Burg South Africa 2014 lalu.

Berdasarkan pengamatan di lapangan, indikasi dugaan korupsi pembangunan jalan di kawasan Tarok City tersebut terungkap ketika Tim Polda Sumbar turun ke kawasan Tarok City, pada 3 Januari 2019, ditemukan sebuah spanduk informasi tentang pekerjaan pembangunan jalan lanjutan menuju kawasan Tarok City. Tertulis di papan pengumuman itu akan dibangun jalan lanjutan. Pertanyaannya sekarang, jika ada jalan lanjutan-berarti sebelumnya ada jalan yang sudah dibangun. Pertanyaannya lagi, sampai sejauhmana jalan yang telah dibangun itu-apakah sudah sesuai perencanaan dengan pelaksanaan atau tidak ? Dan, prosedur tendernya bagaimana-karena pembangunan jalan ini mengunakan uang negara.

Masih berdasarkan pengamatan EkspresNews di lapangan, ternyata, penyelidikan yang dilakukan Polda Sumbar terhadap pembukaan lahan Tarok City seluas 697 Ha di Kanagarian Kapalo Hilalang, Kecamatan 2×11 Kayutanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, tidak hanya sebatas dampak lingkungan yang ditimbulkan akibat pembangunan tersebut. Akan tetapi, Polda juga mengarah adanya indikasi dugaan korupsi-dengan melakukan penyelidikan terhadap adanya indikasi dugaan korupsi pembangunan jalan di Kawasan tarok City.

Kombes Pol Margiyanta, Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrim-sus) Polda Sumbar, mengatakan, dalam proses penyelidikan semua pihak yang terkait dengan Tarok City yang akan diperiksa diharapkan tidak mempersulit proses pemeriksaan. Sehingga pemeriksaan bisa berjalan dengan mudah dan lancar,tanpa adanya kendala. “Pemeriksaan juga akan dilakukan terhadap Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni, serta penyedia jasa atau kontraktor,” kata Margiyanta, Senin (6/3).

Nah…, bagaimana ending dari penyelidikan yang dilakukan Polda Sumbar terhadap adanya indikasi dugaan korupsi pembangunan jalan di kawasan Tarok City yang menggunakan uang negara-yang nota bene adalah uang rakyat sebagai pembayar pajak ini ? Wait And See ! (Abdi)

Comments

comments

About author

redaksi

Redaktur adalah orang yang betanggung jawab penuh terhadap berita yang disuguhkan kepada pembaca. Redaktur umumnya berasal dari reporter lapangan yang dalam kariernya kemudian naik menjadi redaktur muda, madya dan kemudian redaktur kepala atau redaktur bidang, yakni yang membawahi bidang tertentu.