Sepi Dukungan, Kejurda Panjat Tebing Sawahlunto Dibanjiri peserta

0

EkspresNews.com – Setidaknya 250 orang Dari 13 Kota Dan Kabupaten se Sumatera Barat memadati Kawasan taman Silo tempat 3 unit Dinding buatan olah raga panjat tebing berdiri kokoh.

Perhelatan selama 2 hari kedepan 8 s/d 9 September 2018 ini menurut Kabid Bimpres dan Kompetisi Pengda FPTI Sumbar Serma Aspil merupakan bagian program kerja Pengda FPTI yaitu kejurda Panjat Tebing FPTI Sumbar 2018 sekaligus ajang seleksi untuk Kejurnas pada oktober 2018 mendatang.

Didampingi Staff Bimpres Pengda FPTI Gusrizal, Aspil mengaku saat ini pelaksanaan kejurda betul sebagai bagian tanggung jawab nmenjalankan program tahunan, Sementara dukungan dan respon Pemerintah Kota dalam hal ini KONI sebagai payung keolah ragaan di Kota wisata ini, sama sekali tidak Ada.

” Sangat minim dukungan, dan even serupa hampir setiap tahun kami Lakukan dengan membawa mama kota Sawahlunto “, kisah Aspil

Namun dengan tim yang solid, apapun kegiatan yang dilakukakan Alhamdulillah selalu sukses, ujar Aspil Lagi.

Kesuksesan Sawahlunto sebagai penyelenggara even panjat tebing ini diakui Oleh Ketua Pengcab FPTI Kota Pariaman Aldi.
Aldi yang kerap dipanggil ajo Toyib mengakui Selama ini Kota Sawahlunto mampu dan sukses sebagai pelaksana Even Panjat tebing Skala National , bahkan tidak menutup kemungkinan tingkat Asia Tenggara.

Kondisi minim dukungan ini kata Aspil lagi tidak membuat pengcab FPTI Sawahlunto tidak Surut. Hal ini dibuktikan dengan banyak prestasi yang diraih oleh anak anak Sawahlunto diberbagai even panjat tebing baik tingkat kejurda maupun Nasional.

Dari 18 peserta yang diturunkan pada kejurda kali ini, FPTI Sawahlunto Menargetkan 15 Atlet akan melaju ke Kejurnas pada Oktober 2018 mendatang, ungkap TNI yang masih aktif di Unit Intel Kodim 0310 Sawahlunto Sijunjung ini. (Ab1)

Comments

comments

About author

redaksi

Redaktur adalah orang yang betanggung jawab penuh terhadap berita yang disuguhkan kepada pembaca. Redaktur umumnya berasal dari reporter lapangan yang dalam kariernya kemudian naik menjadi redaktur muda, madya dan kemudian redaktur kepala atau redaktur bidang, yakni yang membawahi bidang tertentu.