Pendamping Desa Dinilai Belum Bekerja Maksimal

Pendamping Desa Dinilai Belum Bekerja Maksimal

EkspresNews.com – Camat Sipora Utara menjelaskan peran dari pendamping desa sangat penting bagi tata kelola administrasi dan penggunaan dana desa. Pendamping desa menurutnya harus bekerja maksimal dan profesional serta harus memahami aturan-aturan yang ada, sehingga bisa di terapkan di desa.
Ia menilai peran para pendamping desa dilapangan belum begitu maksimal.

Pasalnya, masih banyak persoalan yang terjadi di desa dalam administrasi dan penggunaan dana desa serta cukup banyak aturan yang harus dipelajari dan diselesiakan supaya tidak ada permasalahan dikemudian hari.

“Dari hasil monitoring kami di enam desa ditemui di lapangan penggunaan dana desa dan tata kelola administrasi nya tidak maksimal. Karena pendamping desa itu tidak bekerja dan hanya ditempat saja” kata Camat Sipora Utara Marsen Taileleu saat dihubungi beberapa waktu lalu di ruangan kerjanya.

Marsen berharap pendamping desa harus betul-betul bekerja dan memberikan pendampingan kepada desa dalam mencapai pengelolaan administrasi dan penggunaan dana desa secara maksimal. “Pendamping desa seharusnya memberikan pendampingan dan harus memberikan pemahaman kepada kawan-kawan di lapangan” pungkasnya. (N)

Read more
Anggota DPRD Agam Arman J Piliang Turun Langsung Temui Warga Canduang

Anggota DPRD Agam Arman J Piliang Turun Langsung Temui Warga Canduang

EkspresNews.com – Arman J Piliang bersama Camat,Walinagari dan warga pada Minggu tanggal 19 Agustus 2018 memperbaiki saluran irigasi di Jorong lubuak aua Nagari Canduang Koto Laweh yang amblas diterjang air sewaktu musim hujan yang lalu.

Putusnya saluran irigasi atau Banda Parik Baringin ini sangat mengkhawatirkan Masyarakat mengingat saluran irigasi ini adalah merupakan urat nadi dari masyarakat yang mengandalkan sawah sebagai tempat bertani.

Saluran ini tidak hanya mengari Canduang, namun sampai ke Ampek Angkek dan Kamang Magek dan Baso, walaupun sudah dilaksanakan goro oleh masyarakat namun upaya tersebut belum dapat menjawab atau mengatasi persoalan yang sebenarnya karena membutuhkan biaya untuk perbaikan, maka masyarakat berharap bantuan dari pemerintah daerah melalui dana tanggap darurat sehingga dapat secepatnya ditanggulangi baik melalui BPBD kabupaten Agam maupun Dinas PU dan Tata ruang kabupaten Agam.

Arman J Piliang yang akrap disapa AJP bersama Camat Canduang Fauzi merespon persoalan tersebut dengan langsung hadir bergoro dilokasi dan akan membawa persoalan ini ke pemerintah kabupaten sesegera mungkin, menurut Camat Canduang beliau sudah melaporkan kepada BPBD melalui ponsel dan fihak BPBD segera akan melihat atau meninjau lokasi.

AJP berharap agar pemerintah Kabupaten Agam segera dapat menyelesaikan persoalan ini dengan memperbaiki jaringan yang amblas serta mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jaringan irigasi ini dalam APBD kabupaten agam tahun anggaran 2019 yang sedang dalam pembahasan.

(Humas DPRD Agam)

Read more