Bupati Solok H. Gusmal Pembentukan Karakter Harus Menyeluruh

0

EkspresNews.com – Bila melihat perkembangan zaman yang serba mederb sekarang ini. pembinaan akhlak bagi anak sangat penting dan harus dilakukan secara menyeluruh, dan harus dilakukan sedini mungkin. Untuk membentuk karakter anak, memerlukan kerjasama dengan berbagai pihak, terutama peran orang tua, guru peran da,i dan mubalg, baik di tingkat pendidikan umum, maupun di lembaga pendidikan keagamaan.

PKarena untuk membangun generasi muda yang berkhlak baik/mulia, serta mengurangi kenakalan remaja diperlukan pembangunan akhlak yang menyeluruh. Hal ini disampaikan Bupati Solok saat mendatangi jamaah Masjid Hidayatul Iman, Jorong Tangah padang Nagari Cupak, Kecamatan Gunung Talang Senin (6/8) Subuh. Dalam rangka monitoring program subuh mengaji di Nagari Cupak Ia juga didampingi istrinya yang juga sebagai ketua TP-PKK Kabupaten Solok Ny Desnadevi Gusmal.

Bupati pun terpana melihat jumlah jamaah sholat subuh yang begitu ramai, padahal kehadirannya tidak ada satupun pengurus masjid yang tau, ditambah lagi suasana subuh diselimuti kabut beserta hujan gerimis, Ia tidak menyangka masyarakat terutama generasi muda meramaikan rumah ibadah ini. “Hal ini yang harus ditanamkan di seluruh masjid dan mushala didaerah ini, selalu ramai terutama generasi muda ,” jelas H. Gusmal

Dari pemikiran Bupati Solok Gusmal, bila kita berkaca terhadap perkambangan zaman sekarang ini. Yang seiring berjalanya waktu, apalagi sekarang ini marak berita-berita yang menjurus pada hal negatif serta budaya asing yang tidak sesuai dengan budaya kita, dari keinginan beliau. Dengan pembekalan aklaq yang dilakukan sedini mungkin bagi anak-anak, beliau meyakini nantinya mereka dapat menyaring sendiri berbagai kondisi yang ada dalam kehidupan.

“Apalagi kehidupan serta pengaruh dunia luar yang begitu dekat dengan kehidupan masyarakat akan membawa dampak buruk terhadap kepribadian anak-anak yang akan menyonsong remaja dan dewasa kelak,” paparnya.

Dihadapan ratusan jamaah masjid, Bupati Gusmal menekankan, banyak manfaat yang didapat ketika masyarakat mencintai program Gerakan Subuh Berjamaah dan Magrib Mengaji. Setidaknya dapat mendorong tertanamnya nilai-nilai keagamaan bagi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu sangat bermamfaat nantinya bagi perkembangan karakter dan aklag generasi muda kedepanya.

Menurut beliau, m asyarakat yang beriman dan bertaqwa memang menjadi harapan dalam membangun daerah kearah yang lebih baik. Dengan sendirinya gerakan subuh berjamaah dapat mendorong terujudnya harapan tersebut ditengah-tengah masyarakat daerah Kabupaten Solok.

Gusmal mengatakan, akhir-akhir ini begitu besar pengaruh buruk terhadap kepribadian anak-anak, di pemerintahan Kabupaten Solok menjadikan pembinaan aklaq bagi generasi muda ini, untuk menjadikan perhatian yang serius. Selain itu juga diharapkan dukungan seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung langkah Pemkab dalam menjaga mentalitas penerus bangsa kedepanya.

Maraknya kenakalan remaja yang terjadi di daerah kita, itu semua menjadi tantangan kita bersamabukan saja perang Pemerintah daetah, akan tetapi juga menjadi tanggungjawab peran pengurus Masjid, Guru, Da’i, orang tua, tokoh agama, dan semua aspek termasuk peran masyarakat luas, untuk mengatasinya. “Karena kenakalan remaja bukan hanya diakibatkan oleh generasi muda semata. Akan tetapi, orang tua dan lingkungan juga punya andil yang besar dalam membentuk akhlak anak-anaknya,”papar Gusmal.

“Saya berharap adanya kepedulian, lembaga Pendidikan, Masjid, peran masyarakat dan seluruh pihak dalam mewujudkan gerakan subuh berjamah dan magrib mengaji di Kabupaten Solok. Dan juga smdari lembaga keagamaan dalam mendukung program pemerintah. Gusmal meyakini, sehingga Solok lebih aman dan tentram sehingga pembangunan akan tercapai dengan baik,” ujarnya.

Memang dalam gerakan subuh berjamaah, Bupati Solok Gusmal akan mengunjungi rumah ibadah yang ada didaerah Kabupaten Solok secara acak dan terkesan mendadak. Seperti kunjungan ke Masjid Hidayatul Iman, Jorong Tangah Padang Nagari Cupak ini. Selain tidak akan membebani masyarakat ketika Bupati datang berkunjung, suasana pertemuan diyakini lebih beraroma kekeluargaan.

“Saya berharap melalui gerakan subuh berjamaah ini tidak ada sekat keraguan antara masyarakat yang sedang melakukan sholat subuh berjamaah di rumah ibadah saat berdialog gengan Bupati Solok,” tandas Bupati Solok Gusmal di hadapan jamaah Subuh berjamaah di Masjid Hidayatul Iman Tangah Padang Cupak.

Sementara H. Sakar Soeib, S.Pd Kepala SMPN 06 Gunung Talang Kabupaten Solok yang juga pengurus Masjid Hidayatul Iman Tangah Padang Nagari Cupak menyatakan. Terkait program subuh berjamaah dan magrib mengaji yang telah dicanangkan oleh pemerintah Kabupaten Solok, Sakar Soeib mengatakan, masyarakat yang terdiri dari gabungan masyarakat nagari cupak dan nagari jawi-jawi telah menerapkan di setiap mushala. Program menjurus kepada pembentukan karakter anak pun juga rutin digelar di SMPN 06 tiap harinya secara berkala, dan juga di Masjid dan mushalla yang ada di Nagari tersebut.

“Kita melakukan wirid dua kali seminggu dan anak-anak pun juga ramai sholat jamaah, karena kita juga menekankan kepada orangtua untuk membawa anaknya saat wirid gabungan tersebut,” urainya.

Selain itu, papar H. Sakar Soib yang juga Ustad di Kabupaten Solok, sebagai penunjang dalam pendidikan keagamaan, Masjid Hidayatul iman meliki Taman Pendidikan Quran (TPQ), seperti wirid mingguan, didikan subuh, tilawah quran, thafis al-quran, bimbingan khatib jumat, bimbingan penyelengaraan jenazah dan Pondok Alquran.

“Dalam didikan subuh selalu kita adakan lomba adzan dan mengaji, reward pemenang kita berikan saat wirid gabungan tersebut, agar bisa menarik minat anak-anak untuk datang saat wirid gabungan,” tutupnya..(Roni)

Comments

comments

About author