Mentawai Wakili Sumbar Pada Pesparawi Tingkat Nasional

0

EkspresNews.com – Pelepasan sejumlah 135 orang kontingen Pesparawi asal Kepulauan Mentawai yang mewakili Provinsi Sumbar berlangsung hikmat.

Pelepasan kontingen Pesparawi Kepulauan Mentawai yang mewakili Sumbar tingkat Nasional digelar di Gedung GKPM Jemaat Mandiri Pniel Tuapejat Kamis, (26/7/2018).

Kontingen Pesparawi perwakilan Sumbar berjumlah 205 orang, dengan rincian 135 orang berasal dari Mentawai dan 70 orang dari Kota Padang.
Hal itu dijelaskan Ketua LPPD Mentawai Seminar Siritoitet saat memberikan laporan sekaligus sambutan pada pelepasan kontingen yang akan mengikuti Pesparawi tingkat Nasional pada tanggal 29 Juli – 4 Agustus 2018 di Tanah Khatulistiwa Pontianak Kalimantan Barat.
Kontingen Mentawai yang mewakili

Sumbar akan membawakan 10 kategori dari 12 kategori yang ditetapkan secara Nasional, yakni paduan suara dewasa campuran (PSDC), paduan suara pria (PSP), paduan suara wanita (PSW), paduan suara remaja pemuda campuran (PSRPC), vocal group, solo remaja putra, solo remaja putri, solo anak usia 10-13 tahun, solo anak usia 7-9 tahun dan musik etnik.

Dari 10 kategori enam diantaranya dibawakan kontingen dari Kepulauan Mentawai yakni PSP, PSW, PSRPC, Solo remaja putri, solo anak putri dan musik etnik sementara empat kategori dibawakan kontingen Kota Padang yakni PSDC, solo remaja putra, solo anak usia 7-9 tahun dan vocal group.
Dalam kesempatan itu Seminar mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung kegiatan tersebut dan kepada Pemkab Mentawai yang senantiasa mendorong dan mendukung setiap aktivitas keagamaan yang bertujuan meningkatkan keimanan.

Ia berpesan kepada kontingen agar selalu membulatkan tekad untuk bersungguh-sungguh berkompetisi sehingga mampu berprestasi dan mengharumkan nama Sumbar terkhusus Kepulauan Mentawai. (Nbl)

Comments

comments

About author

redaksi

Redaktur adalah orang yang betanggung jawab penuh terhadap berita yang disuguhkan kepada pembaca. Redaktur umumnya berasal dari reporter lapangan yang dalam kariernya kemudian naik menjadi redaktur muda, madya dan kemudian redaktur kepala atau redaktur bidang, yakni yang membawahi bidang tertentu.