Membangun Asa di Tapal Batas Korem 161 Wirasakti Bersinergi dengan PLN

Membangun Asa di Tapal Batas Korem 161 Wirasakti Bersinergi dengan PLN

EkspresNews.com – Dalam rangka meningkatkan rasa cinta tanah air dan kebangsaan, masyarakat di sekitar perbatasan mendapat bantuan dari PLN dalam rangka Program Operasi Teritorial TNI 2018 berupa pembangunan Los Pasar 20 Unit dan pembangunan Stasiun Penyediaan Listrik Umum (SPLU) yang dapat menunjang kebutuhan listrik masyarakat di Desa Netamnanu Utara dan Selatan, Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang, yang berbatasan langsung dengan negara RDTL (Republik Demokratis Timor Leste).

IMG-20180727-WA0057 OkPenyerahan bantuan ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Komandan Korem 161/Wira Sakti, Brigadir Jenderal TNI Teguh Muji Angkasa. S.E., M.M dan General Manager PT PLN (Persero) Wilayah NTT, Christyono di Markas Komando Resort Militer Wira Sakti, (27/7)

Bantuan Pembangunan 20 Los Pasar senilai Rp 350.000.000,- ini diberikan guna meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat di Perbatasan. General Manajer PT PLN (Persero) Wilayah NTT, Christyono mengatakan ini bukti turut serta PLN hadir di perbatasan dan sebagai wujud partisipasi yang baik dengan kerjasama BUMN dan Korem 161/Wira Sakti. “Ini dalam menyatukan langkah guna mewujudkan kesejahteraan Masyarakat NTT di perbatasan,” ungkap Chris.

Lanjutnya, tidak hanya bantuan Los Pasar dengan keberadaan SPLU juga dapat meningkatkan aktivitas pasar yang dilakukan saat malam hari. “Dengan motto BUMN yaitu, BUMN Hadir untuk Negeri dan bersinergi dengan Korem, sehingga keberadaan PLN dirasakan kehadirannya oleh masyarakat NTT dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus,” sebut Chris.

Senada dengan hal tersebut, Komandan Korem 161/Wira Sakti, Brigadir Jenderal TNI Teguh Muji Angkasa. S.E., M.M mengatakan, ini sesuai dengan program Pak Presiden membangun dari pinggiran, dan dengan operasi teritorial kami memilih Oepoli Karena akan di bangun Pos Lintas Batas Negara (PLBN),” ungkap Dandrem.

Semua intinya untuk meningkatkan kesejahteraan dan dengan sendirinya konfilik akan turun dengan motto “membangun Asa di tapal batas”. Pada kesempatan tersebut Korem juga berterima kasih atas kerjasama TNI bersama BUMN dan adanya pasar ini bisa menjadi pasar perdagangan baik disana dan kami siap melindungi WNI disana,” tegas Danrem.

Saat Ini daya mampu Kecamatan Oepoli Sebesar 200 kW dengan beban puncak 59 kW dan cadangan daya 141 kW. Sudah memiliki 429 Pelanggan.IMG-20180727-WA0059-1 okes

Adapun bantuan lainnya, seperti Rehab Pastori Gereja Paulus, MCK, Sumur dan Pagar di Desa Netamnanu Utara dan lainnya segera terlaksana. Sementara itu tokoh masyarakat asal kecamatan Oepoli ketika diminta tanggapannya mengaku atas nama masyarakat Oepoli sangat senang dan bangga akan perhatian dari pemerintah melalui Korem dan PLN.

“Beta (saya) atas nama seluruh masyarakat merasa bersyukur kepada Tuhan dan pemerintah yang senantiasa memberikan perhatian kepada kami masyarakat di daerah kami, kami bangga dan berterima kasih kepada pemerintah yang membuat kami semakin merasa keadilan di negeri ini, terima kasih juga kami sampaikan kepada Bapak Presiden Joko Widodo, atas perhatian besarnya kepada kami di daerah perbatasan dan terisolir ini, yang jelas ini akan merubah perkembangan ekonomi yang berdampak pula bagi segala aspek kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Program Operasi Teritorial TNI 2018 ini turut dihadiri oleh perwakilan BUMN lainnya seperti Pegadaian, Jamkrindo, Bulog, BNI, BRI, dan lainnya. (Erasmus Nagi Noi – Wartawan Madya)

Read more
Mentawai Wakili Sumbar Pada Pesparawi Tingkat Nasional

Mentawai Wakili Sumbar Pada Pesparawi Tingkat Nasional

EkspresNews.com – Pelepasan sejumlah 135 orang kontingen Pesparawi asal Kepulauan Mentawai yang mewakili Provinsi Sumbar berlangsung hikmat.

Pelepasan kontingen Pesparawi Kepulauan Mentawai yang mewakili Sumbar tingkat Nasional digelar di Gedung GKPM Jemaat Mandiri Pniel Tuapejat Kamis, (26/7/2018).

Kontingen Pesparawi perwakilan Sumbar berjumlah 205 orang, dengan rincian 135 orang berasal dari Mentawai dan 70 orang dari Kota Padang.
Hal itu dijelaskan Ketua LPPD Mentawai Seminar Siritoitet saat memberikan laporan sekaligus sambutan pada pelepasan kontingen yang akan mengikuti Pesparawi tingkat Nasional pada tanggal 29 Juli – 4 Agustus 2018 di Tanah Khatulistiwa Pontianak Kalimantan Barat.
Kontingen Mentawai yang mewakili

Sumbar akan membawakan 10 kategori dari 12 kategori yang ditetapkan secara Nasional, yakni paduan suara dewasa campuran (PSDC), paduan suara pria (PSP), paduan suara wanita (PSW), paduan suara remaja pemuda campuran (PSRPC), vocal group, solo remaja putra, solo remaja putri, solo anak usia 10-13 tahun, solo anak usia 7-9 tahun dan musik etnik.

Dari 10 kategori enam diantaranya dibawakan kontingen dari Kepulauan Mentawai yakni PSP, PSW, PSRPC, Solo remaja putri, solo anak putri dan musik etnik sementara empat kategori dibawakan kontingen Kota Padang yakni PSDC, solo remaja putra, solo anak usia 7-9 tahun dan vocal group.
Dalam kesempatan itu Seminar mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung kegiatan tersebut dan kepada Pemkab Mentawai yang senantiasa mendorong dan mendukung setiap aktivitas keagamaan yang bertujuan meningkatkan keimanan.

Ia berpesan kepada kontingen agar selalu membulatkan tekad untuk bersungguh-sungguh berkompetisi sehingga mampu berprestasi dan mengharumkan nama Sumbar terkhusus Kepulauan Mentawai. (Nbl)

Read more