Sekcam dan Seknag Se-Dharmasraya Dibekali Ilmu Jurnalistik

Sekcam dan Seknag Se-Dharmasraya Dibekali Ilmu Jurnalistik

EkspresNews.com – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya melalui Bagian Humas menggelar kegiatan Pembinaan Kompetensi SDM Jurnalistik bagi Sekretaris Camat (Sekcam) dan Sekretaris Nagari (Seknag) se Kabupaten Dharmasraya, Selasa (10/07). Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel HW Padang itu dibuka secara resmi oleh Kepala Bagian Humas Sekretariat Daerah Kabupaten Dharmasraya, Arwinta. Serta menghadirkan Kepala Biro Humas, Jasman, dan Komisioner Informasi Provinsi Sumatera Barat, Yurnaldi, sebagai narasumber.



Dalam sambutannya, Arwinta menyampaikan, tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan jurnalistik bagi para Sekcam dan Seknag agar mempunyai keterampilan dalam menyajikan informasi dalam mendukung implementasi keterbukaan informasi di instansi pemerintahan.

“Dengan diadakannya kegiatan ini, kita berharap ke depan pemerintah kecamatan dan juga pemerintah nagari memiliki SDM yang terampil dalam menyajikan informasi yang dibutuhkan oleh publik,” ujar Arwinta.

Di era sekarang, sambung Arwinta, informasi dan transparansi kinerja pemerintah menjadi sesuatu yang dibutuhkan oleh masyarakat. Dan masyarakat memang mempunyai hak akan hal itu, dengan lahirnya Undang-undang Keterbukan Informasi Publik.

“Itulah kenapa, untuk memenuhi hak masyarakat sebagaimana yang diamanatkan dalam undang-undang KIP, perlu kita barengi dengan peningkatan pengetahuan dan keterampilan SDM pemerintahan agar bagaimana setiap informasi publik tersampaikan secara baik dan benar,” tandas Arwinta. Di akhir sambutannya Arwinta berharap, setiap peserta dapat mengikuti dengan baik kegiatan ini. Sehingga apa yang menjadi tujuan dari dilaksanakannya kegiatan ini dapat terwujud sebagaimana mestinya. (Kukuh)

Read more
Pesona Lima Danau Ajang Promosi Daerah Kabupaten Solok

Pesona Lima Danau Ajang Promosi Daerah Kabupaten Solok

EkspersNews.com – Untuk lebih memperkenalkan keindahan dan pesona objek pariwisata di Kabupaten Solok, pada lebaran tahun ini. memperlihatkan suasana yang berbeda. Dimana keindahan alami danau dipadukan dengan atraksi tradisional masyarakat, serta dilengkapi UMKM yang menawarkan produk khas Kabupaten Solok yang khas terkenal dimana-mana. Tak hanya itu, tarian tradisional, UMKM dengan produk khas Solok, serta wahana pendukung seperti speedboat, Motor trail, Mobil Off Road dan kuda dihadirkan sebagai penarik minat para pengunjung.

Pesta pesona lima danau dipusatkan di Danau Diatas, Terlihat pengunjung masih terlihat ramai memadati panorama Danau Kembar, jalanan masih pada merayap, disekitar kebun teh juga masih banyak mobil yang singgah sebentar untuk menikmati hawa sejuk.




Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Solok, Yandra Prasat mengatakan,  iven pesta Pesona Lima Danau ini digagas bersama Tim gabungan Lebaran Sumbar 2018. Iven itu dilaksanakan di danau Diatas dan dibawah, Danau Singkarak yang menjadi objek wusata handal  sebagai pusat Wisata Kabupaten Solok.

Hal itu bertujuan kata Yandra,  adalah sebagai upaya kita untuk mempromosikan kawasan wisata yang ada di Kabupaten Solok yang terkenal dengan keindahan Danaunya, melalui Lima Danau ini munculkan berbagai  iven-iven yang memberikan pengalaman berbeda kepada pengunjung.

Dikatakanya, Pesta Pesona Lima Danau tersebut dibuka pada Jumat (15/6) malam hingga Sabtu (30/6) mendatang. Dimana Pesta Lima Danau tersebut merupakan iven kolaborasi antara wisata, kuliner, tradisi, UKM, kesenian, expo dan hiburan masyarakat yang didukung oleh Magical Mistery Tour sebagai iven spesial.

Iven seperti jelajah tiga danau, yang diseleggarakan sendiri oleh dinas Pariwisata Kabupaten Solok, konsepnya menjelalah ketiga danau (danau Talang, Danau Diatas dan Dibawah) dengan menggunakan mobil off road, apalagi kawasan itu juga terkenal dengan keasrian hutannya yang terletak di perut Gunung Talang,

“ehingga nantinya ini bisa menjadi daya tarik lain bagi wisatawan yang ingin bertualang. Kemudian di tempat yang sama juga ada disediakan perahu boat untuk mengelilingi danau diatas dan dibawah. Kemudian di Danau Singkarak, juga ada wahana menarik lainnya yakni berkuda, kuda disewakan kepada pengunjung terutama anak-anak. Kemudian di nagari Saniangbaka, Kecamatan Junjung Sirih, sebuah nagari yang terletak di Barat Danau Singkarak, pemuda setempat juga berinisiatif menyediakan iven yakni jelajah nagari Saniangbaka, ada pun hal yang ditawarkan adalah melihat pemandangan singkarak dari sudut lain.

Sementara Bupati Solok, Gusmal mengatakan,  seperti kita ketahui, Kabupaten Solok mempunyai banyak wisata alam yang indah dan yaman. Nah kalau itu kita kesampingkan, tentunya daerah kita akan rugi, pada hal sangat lunya potensi.

Untuk itu kata Gusmal, untuk menggenjot  pariwisata, sangat dibutuhkan peran aktif kita semua bukan saja lemerintah, tetapi juga peram masyarakat. Dari potensi-potensi yang ada agar mempunyai daya tarik tersendiri dimata pengunjung, tertunya ke semua itu harus kembangkan. “Jika pariwisata terus berkembang, kita yakin akan berdampak baik bagi pertumbuhan perekonomian masyarakat, terutama masyarakat Kabupaten Solok,” papar Gusmal. (Roni)

Read more
Jokowi Minta Kajian Mandatori Campuran B-30 untuk BBM

Jokowi Minta Kajian Mandatori Campuran B-30 untuk BBM

EkspresNews.com – Presiden Joko Widodo meminta jajarannya untuk mengkaji kemungkinan percepatan mandatori pencampuran biodiesel sebesar 30 persen (B-30) di dalam Bahan Bakar Minyak (BBM). Kajian diyakini akan meningkatkan utilisasi produksi dan konsumsi biodiesel.

3fe327b2-d5fc-4eff-919b-800388fc0513_169“Presiden Joko Widodo sampaikan terkait biodiesel, dimana penggunaan B-20 sekaligus dikaji penggunaan biodiesel ke B-30 karena itu akan meningkatkan konsumsi dari biodesel sebesar 500 ribu ton per tahun. Ini yang diminta Bapak Presiden (Jokowi) dibuatkan kajiannya,” terang Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Senin (9/7) yang dilansir CNNIndonesia.com.

Seharusnya, mandatori B-30 ini sudah bisa berjalan pada 2020 sesuai Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 12 tahun 2015. Menurut beleid itu, mandatori B15 harus dimulai pada April 2015, B-20 pada 2016, dan B-30 pada Januari 2020.

Namun, mandatori biodiesel ke tingkatan lebih tinggi saat ini diperlukan demi menekan impor migas, yang ternyata membebani defisit neraca perdagangan Indonesia.


Data Badan Pusat Statistik (BPS) juga menunjukkan impor migas sepanjang Januari hingga Mei tercatat US$11,88 miliar atau naik dibanding tahun sebelumnya US$10,02 miliar. Ini lantaran harga minyak yang naik serta depresiasi rupiah yang makin dalam. Walhasil, neraca perdagangan harus mencatat defisit US$2,83 miliar.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan impor migas perlu diperlambat supaya defisit neraca perdagangan tak semakin parah. Salah satu antisipasinya adalah dengan menggiatkan penggunaan biodiesel.

“Migas ini yang bikin negatif neraca perdagangan. Lalu bagaimana caranya diperlambat? Ya bisa mcam-macam, mungkin dari (campuran) biodiesel dinaikkan,” jelasnya.

Data Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia menunjukkan produksi biodiesel sepanjang lima bulan pertama tahun ini ada di angka 3,46 juta kilo liter (kl). Dari angka itu, sebanyak 2,57 juta kl dipasarkan di dalam negeri dan 187.349 kl sisanya dialokasikan untuk ekspor. (Tik)

Read more