Muhammad Fauzan, Anak Nagari Piaman, “Siap Membangun Nagari”

Muhammad Fauzan, Anak Nagari Piaman, “Siap Membangun Nagari”

EkspresNews.com – Sudah saatnya anak muda memasuki dunia politik untuk memberikan kontribusi kepada nagari. Tercatat sebagai Wakil Bendahara Umum Badan Perwakilan Daerah (BPD) Himpunan Pengusahan Muda Indonesia (Hipmi), Muhammad Fauzan fokus akan mewujudkan pembangunan nagari melalui jalur legislatif.

Muhammad Fauzan, pria muda kelahiran 18 Januari 1995 merupakan anak nagari Piaman yang bertekad membangun Sumatera Barat melalui jalur legislatif. Mahasiswa tahun akhir di Universitas Eka Sakti ini juga tengah menyelesaikan studinya di Fakultas Hukum.

Fauzan Oke“Sewaktu saya merantau di luar Sumbar, saya banyak belajar tentang kehidupan. Terlebih saya yang sudah lama menyukai politik, juga belajar politik. Saya rasa sudah saatnya anak muda terjun aktif dalam dunia politik. Salah satunya dengan menjadi wakil rakyat di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar,” ujar Muhammad Fauzan, Kamis (28/6/2018) di kantor redaksi Tabloid Indonesia Raya di Padang.

Dikatakan Fauzan bahwa dirinya terinspirasi dengan senior-seniornya. Seperti Erick Haryona yang saat ini menjabat sebagai ketua Pemuda Pancasila (PP), Iqra Cissa sebagai ketua umum BPD Hipmi Sumbar dan terlebih Zigo Rolanda yang pada usia 21 tahun bisa menjadi anggota legislatif dari daerah Solok Selatan. “Kalau orang saja bisa, mengapa kita tidak. Ini selalu menjadi motivasi saya untuk maju dan terus berkarya,” katanya.

Fauzan yang saat ini juga tengah mengelola usaha Tour and Travel “Lost In Paradise” menyampaikan bahwa semua kegiatan yang dilaksanakannya selalu dikordinasikan bersama keluarga. Menurutnya, keluarga merupakan tempat diskusi utama dalam mengambil keputusan. “Sejauh ini selalu diskusi dengan keluarga untuk skala kecil, jadi pengambilan keputusan secara bersama. Alhamdulillah kedua orang tua selalu support dengan niat baik saya, termasuk untuk maju sebagai bakal calon anggota legislatif ini,” ungkap Fauzan.

Apalagi, kata putra kedua dari empat bersaudara ini selalu memegang petuah dari sang ayah. Dirinya selalu diajarkan untuk mengingat bahwa apapun yang kita tanam, itulah yang akan kita tuai nantinya. “Jadi setiap langkah yang akan kita jalankan, punya konsekuensi nantinya. Baik itu positif atau negatif hasilnya, itu tergantung yang kita jalankan,” tambahnya yang saat ini juga tengah merintis perusahaan dibidang kontraktor.

Bahkan, lebih lanjut Fauzan menyebutkan jika nanti dirinya diberikan amanah oleh masyarakat Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman untuk menjadi wakil di DPRD Sumbar, tentu dirinya akan menjalankan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya. “Kita wajib dan perlu mendengarkan langsung dari masyarakat. Karena masyarakat adalah pemegang kekuasaan tertinggi, karena saya hanya wakil saja di DPRD nantinya,” terangnya.

Saat ditanya tentang program kedepan, Fauzan menceritakan dirinya sudah merancang program 1000 Surau. “Pariaman ini identik dengan pendidikan di Surau, sayapun dulu didik di Surau. Semua kegiatan positif ada disana, tapi, saat ini banyak Surau yang tidak layak lagi sehingga pemuda-pemudi malas datang ke Surau,” ungkap putra kedua Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Mentawai, Ir Elfi MM itu.

Sehingga, terang Fauzan, dengan adanya program 1000 Surau ini diharapkan pendidikan yang lama itu bisa kembali digalakkan dan pemuda-pemudi bisa kembali memanfaatkan Surau untuk kegiatan-kegiatan positif. “Ini salah satu yang dilupakan oleh pemuda-pemudi saat ini,” kata Fauzan.

Saat ini, dirinya tercatat sebagai bakal calon legislative Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar daerah pemilihan (Dapil) 2 Kabupaten Padang Pariaman dan Pariaman. “Alhamdulillah untuk partai, saya saat ini bersama Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dibawah komando Ketua DPW PPP Sumbar, H Hariadi, yang selalu membimbing terkait dunia perpolitikan,” katanya. (Abdi)

Read more
FLS2N 2018 Ajang Menjaring Generasi Mentawai Berjiwa Seni

FLS2N 2018 Ajang Menjaring Generasi Mentawai Berjiwa Seni

EkspresNews.com – Masa depan suatu bangsa sangat ditentukan oleh generasi muda yang saat ini sedang tumbuh.Generasi muda yang saat ini masih berusia remaja banyak menyerap berbagai  ilmu yang diperoleh dari mana saja termasuk dari pendidikan formal, pendidikan informal, maupun teknologi informasi komunikasi  yang semakin maju.

Oleh karena itu agar suatu bangsa mempunyai karakter yang utama maka generasi muda perlu mendapat arahan dan bimbingan dari semua pihak agar mampu mempunyai filter diri yang kuat agar generasi muda tidak salah arah yang nantinya dapat mempengaruhi karakter suatu bangsa.

Menyadari begitu pentingnya kedudukan dan peranan pemuda, Pemkab Mentawai membekali generasinya dengan kemampuan  seni budaya.



Wakil Bupati Kepulauan Mentawai Kortanius Sabeleake mengatakan, bahwa upaya peningkatan mutu pendidikan di sekolah tidak hanya terfokus pada pencapaian kualitas akademik, akan tetapi juga menyangkut aspek non akademik, sehingga dengan begitu siswa diharapkan memperoleh pengalaman belajar yang utuh dan sesuai dengan karakteristik kebutuhan dan perkembangannya.

Hal ini dikatakannya saat membuka acara  Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N)  ke-5 tingkat SMP  Kabupaten Kepulauan Mentawai Tahun 2018 di Kecamatan Sikakap Minggu, (24/6/2018).

“Penyelenggaraan FLS2N  ini merupakan salah satu wadah guna mengapresiasi kebutuhan non akademis siswa yang memiliki bakat dan minat khususnya dibidang seni, yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan jiwa seni siswa sehingga dapat menunjang peningkatan kualitas akademis di sekolah, juga bertujuan meningkatkan prestasi siswa dibidang seni,” katanya.

Kortanius juga mengatakan, dalam konteks yang lebih makro lagi, kegiatan FLS2N   ini sebagai bagian dari sistem pembinaan kesenian yang bertujuan untuk menjaring bibit-bibit jiwa seni berbakat dalam bidang kesenian, untuk dibina dan dikembangkan lebih terarah dan berkelanjutan menjadi seniman daerah, sehingga nantinya diproyeksikan untuk mengikuti ajang-ajang seni baik di tingkat lokal, regional maupun internasional.

“Berkaitan dengan itu, melalui penyelenggaraan FLS2N   Tingkat Kabupaten Kepulauan Mentawai ini, diharapkan dapat diperoleh hasil yang menunjang peningkatan kualitas akademis serta terjaringnya bibit-bibit seni   berbakat  untuk dibina dan dikembangkan lebih terarah dan berkelanjutan,” tuturnya.

Lebih lanjut Kortanius menyebutkan,  selaku pribadi dan atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai, dengan penuh optimis menyambut baik penyelenggaraan FLS2N Tingkat Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Kegiatan ini diharapkan Kortanius dapat dijadikan sebagai momen yang tepat dan sangat berharga bagi siswa untuk dapat berkreasi, berinovasi, berprestasi dan berkompetisi secara sehat sekaligus dapat memberikan pengalaman belajar yang baik, belajar bekerja sama, mematuhi aturan, mengakui kelemahan diri sendiri dan belajar menghargai kekuatan lawan.

“Saya berharap kepada siswa yang ikut lomba ini,  nantinya mampu berprestasi pada ajang FLS2N  yang lebih tinggi lagi baik pada Tingkat Provinsi maupun Tingkat Nasional. Dan bertandinglah dengan penuh semangat serta selalu junjung sportivitas untuk menunjukkan prestasi terbaik,” harapnya.



Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sermon Sakerebau menerangkan FLS2N merupakan pertandingan lomba seni yang dilaksanakan tingkat kabupaten yang bertujuan untuk menggali potensi budaya, karena budaya merupakan identitas suatu daerah terkhusus Mentawai.

“Kegiatan ini bertujuan kembangkan bakat seorang anak dan membina siswa dalam bidang kesenian agar jadi anak berprestasi di mulai sejak usia dini,” tuturnya. Lomba ini juga memberi motivasi siswa gemari seni sejak usia dini, kembangkan sikap fairplay serta ciptakan pembinaan karakter terbaik bagi siswa yang dapat kedepankan seni secara optimal.

FLS2N yang bertemakan “Terbentuknya insan serta ekosistem pendidikan dan kebudayaan yang berkarakter dengan berlandaskan gotong royong” dilaksanakan selama empat hari mulai tanggal 24-27 Juni 2018. Sementara yang diperlombakan diantaranya seni tari, solo song, musik daerah, story telling, cipta baca puisi dan gitar solo.

Sementara yang menjadi juara dalam cabang lomba tari kreasi yakni, Kecamatan Siberut Utara sebagai juara I, Kecamatan Sipora Utara juara II, Kecamatan Sikakap juara III. Lomba musik tradisional, juara I Kecamatan Sipora utara, juara II Kecamatan Sikakap, juara III Kecamatan Sipora Selatan.

Lomba solo song Kecamatan Siberut Utara sebagai juara I, Kecamatan Sipora Utara juara II, Kecamatan Sikakap juara III. Lomba story telling juara I Kecamatan Sipora Utara, juara II Kecamatan Siberut Utara, juara III Kecamatan Sikakap.

Lomba cipta baca puisi Kecamatan Sikakap juara I, Kecamatan Sipora Utara juara II, Kecamatan Siberut Utara juara III. Lomba gitar solo Kecamatan Siberut Utara sebagai juara I, Kecamatan Sipora Utara juara II, Kecamatan sipora selatan juara III.

Turut hadir dalam pembukaan FLS2N ke-5 tingkat SMP Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kabid Kebudayaan  Disdikbud Kabupaten Kepulauan Mentawai Mateus Lajo,  Unsur muspika kecamatan Sikakap, kepala Desa Sikakap dan tokoh masyarakat. (Adv/Nobel)

Read more
KPU Umumkan Ketentuan Pengajuan Bakal Calon Anggota DPRD Kota Payakumbuh Pemilu 2019

KPU Umumkan Ketentuan Pengajuan Bakal Calon Anggota DPRD Kota Payakumbuh Pemilu 2019

KPU UMUMKAN KETENTUAN PENGAJUAN BAKAL CALON ANGGOTA DPRD KOTA PAYAKUMBUH PADA PEMILU 2019.

KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA PAYAKUMBUH

PENGUMUMAN

NOMOR: 153/PL.01.4-PU/1376/KPU-kota/VII/2018

TENTANG

PENGAJUAN BAKAL CALON ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH (DPRD) KOTA PAYAKUMBUH DALAM PEMILU TAHUN 2019

Berdasarkan   ketentuan   Undang-Undang  7   Tahun    2017    tentang  Pemilihan   Umum   serta  memperhatikan Peraturan KPU Nomor 5 Tahun  2018  tentang Perubahan Peraturan KPU Nomor 7 Tahun  2017  tentang Tahapan, Program, dan  Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Umum Tahun  2019  serta Peraturan KPU Nomor 20 Tahun  2018 tentang  Pencalonan   Anggota   DPR,   DPRD   Provinsi,   dan   DPRD   Kabupaten/Kota,  bersama   ini  diumumkan hal-hal sebagai berikut :

Waktu dan Tempat Pengajuan Bakal Calon

Pengajuan Bakal Calon dilaksanakan selama 14 (empat belas) hari dengan rincian :

Tanggal : 4 s.d. 17 Juli 2018

Waktu     : 1) Hari pertama s.d. hari ke tiga belas dilakukan pada pukul 08.00  s.d. 16.00  WIB

2) Hari terakhir dilakukan pada pukul 08.00  s.d. 24.00  WIB

Tempat  : Kantor KPU Kota Payakumbuh yang  beralamat di Jl. Rky. Rasuna Said

(Komplek GOR M. Yamin) Kel. Tiakar Kec. Payakumbuh Timur

Ketentuan Pengajuan Bakal Calon

  1. Pengajuan bakal calon oleh Partai Politik hanya dilakukan 1 (satu) kali pada masa pengajuan.
  2. Partai  Politik    wajib    memasukkan   data     pengajuan    bakal   calon   dan    data     bakal   calon   serta
  3. mengunggah dokumen  persyaratan   pengajuan   bakal   calon   dan   dokumen  bakal   calon   ke   dalam
  4. Sistem Informasi Pencalonan (SILON)

Syarat Pengajuan Bakal Calon

Diajukan oleh Pimpinan Partai Politik dari kepengurusan yang sah sesuai tingkatannya.

  1. Jumlah bakal  calon  paling  banyak 100%  (seratus persen) dari  jumlah  kursi  yang  ditetapkan  pada setiap Dapil.
  2. Disusun  dalam   daftar   bakal   calon   yang   wajib   memuat  keterwakilan   perempuan  paling   sedikit   30% (tiga puluh persen) di setiap Dapil.
  3. Di setiap 3 (tiga) orang bakal calon pada susunan daftar calon sebagaimana dimaksud pada huruf c, wajib terdapat paling sedikit 1 (satu) orang  bakal calon perempua

Syarat Bakal Calon

Bakal   calon   anggota  DPRD   Kota   Payakumbuh  adalah   Warga   Negara  Indonesia   dan   harus  memenuhi persyaratan:

  1. telah berumur 21 (dua puluh satu) tahun  atau  lebih terhitung sejak penetapan DCT.
  2. bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  3. bertempat tinggal di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  4. dapat berbicara, membaca, dan/atau menulis dalam bahasa Indonesia.
  5. berpendidikan paling rendah tamat sekolah menengah atas, madrasah aliyah, sekolah menengah kejuruan, madrasah aliyah kejuruan, atau  sekolah lain yang  sederajat.
  6. setia kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945,  Negara Kesatuan
  7. Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika.
  8. tidak pernah sebagai terpidana berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap  yang  diancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun  atau  lebih berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.
  9. bukan mantan terpidana bandar narkoba, kejahatan seksual terhadap anak,  atau  korupsi.
  10. sehat jasmani, rohani, dan bebas penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan zat adiktif.
  11. terdaftar sebagai pemilih.
  12. bersedia bekerja penuh waktu.
  13. mengundurkan diri sebagai:
    • gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, wali kota atau wakil wali kota;
    • kepala desa;
    • perangkat desa yang mencakup unsur  staf yang  membantu Kepala Desa dalam penyusunan kebijakan dan  koordinasi yang  diwadahi dalam Sekretariat Desa, dan  unsur pendukung tugas Kepala Desa dalam pelaksanaan kebijakan yang diwadahi dalam bentuk  pelaksana teknis dan unsur kewilayahan;
    • Aparatur Sipil Negara;
    • anggota Tentara Nasional Indonesia;
    • anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia;
    • direksi, komisaris,  dewan pengawas  dan/atau  karyawan pada  Badan Usaha  Milik  Negara,  Badan Usaha Milik  Daerah, Badan Usaha Milik  Desa, atau   badan lain yang  anggarannya bersumber dari keuangan negara;

14.  mengundurkan diri sebagai Penyelenggara Pemilu, Panitia Pemilu, atau Panitia Pengawas

15. bersedia untuk tidak berpraktik sebagai akuntan publik, advokat, notaris, pejabat pembuat akta tanah, atau tidak melakukan pekerjaan penyedia barang dan  jasa yang  berhubungan dengan keuangan negara serta pekerjaan lain yang  dapat menimbulkan konflik kepentingan dengan tugas, wewenang, dan  hak  sebagai anggota DPR, DPRD Provinsi, dan  DPRD Kabupaten/Kota sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan.

16 bersedia untuk   tidak  merangkap  jabatan  sebagai  pejabat  negara  lainnya,  direksi,  komisaris,  dewan  pengawas dan/atau karyawan pada Badan Usaha Milik Negara, Badan Usaha Milik Daerah, Badan Usaha Milik Desa, atau  badan lain yang anggarannya bersumber dari keuangan negara;

17. menjadi anggota Partai Politik;

18. dicalonkan hanya di 1 (satu) lembaga perwakilan;

19. dicalonkan hanya oleh 1 (satu) Partai Politik;

20. calonkan hanya di 1 (satu) Dapil; dan

21 mengundurkan diri sebagai anggota DPR, DPRD Provinsi, atau  DPRD Kabupaten/Kota bagi calon anggota DPR,  DPRD  Provinsi,  atau   DPRD  Kabupaten/Kota  yang   dicalonkan  oleh  Partai  Politik  yang   berbeda dengan Partai Politik yang  diwakili pada Pemilu Terakhir.

Dokumen Pengajuan Bakal Calon dan Dokumen Bakal Calon

  1. memedomani ketentuan Pasal  8, Pasal  11,  dan  Pasal  12  Peraturan KPU Nomor  20  Tahun  2018  tentang Pencalonan Anggota  DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota.
  2. formulir pengajuan  bakal  calon  dan   formulir  bakal  calon  dapat diunduh  dari  aplikasi  Sistem  Informasi Pencalonan (SILON).
  3. seluruh dokumen dibuat dalam 2 (dua) rangkap 1 (satu) asli dan 1 (satu) fotocopy.
  4. dokumen sebagaimana dimaksud pada huruf c dimasukkan dalam map terpisah dengan menuliskan nama Partai Politik dan  Dapil dengan huruf kapital pada bagian luar map.
  5. Dokumen surat keterangan sehat jasmani, rohani, dan  bebas penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat   adiktif  sebagai  pemenuhan  syarat  sebagaimana  dimaksud  pada  angka  4  huruf  i   diperoleh  dari Puskesmas atau  Rumah Sakit Pemerintah serta BNN Kabupaten/Kota, BNN Provinsi, atau  BNN Pusat yang memenuhi syarat.

Data dan Informasi Tahapan Pencalonan

Informasi  lebih  lanjut  tentang  ketentuan  Pengajuan  Bakal  Calon  Anggota   DPR D  Kota  Payakumbuh  dapat diperoleh melalui Helpdesk KPU Kota Payakumbuh di Kantor KPU Kota Payakumbuh atau  menghubungi nomor telepon (0752) 796501.

KPU Payakumbuh

Read more