Tingkatkan SDM Siswa, Pemko Solok Canangkan Program PMT-AS

Tingkatkan SDM Siswa, Pemko Solok Canangkan Program PMT-AS





EkspresNews.com – Keinginan pemerintah Kota Solok untuk mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang handal di segala bidang bukan hanya isapan jempol belaka. Hal itu terbukti dengan dicanangkanya program pemberian makanan tambahan anak sekolah (PMT-AS) tahun 2018 oleh Pemerintah Kota Solok.

Untuk mewujudkan generasi masa depan yang lebih baik dan unggul di Kota Solok serambi madinah, kita perlu mencanangkan program PMT-AS di Kota Solok. Kata wakil walikota Solok Reiner, ST, MM, saat pencanangan program PMT-AS di SDN 18 Sinapa Piliang, selasa (17/4).

Dalam arahannya, Wakil Walikota Solok Reiner, menyampaikan program pemberian gizi yang cukup bagi anak kita sangat penting, karena mereka sebagai garda terdepan dalam meneruskan cita cita luhur bangsa ini, hal itu bertujuan agar terciptanya sumber daya manusia yang mumpuni di segala bidang.

Pada dasarnya, kegiatan pencanangan PMT-AS  ini sudah berjalan sejak beberapa tahun silam di Kota Solok, selama ini pemberian PMT-AS  terkendala karna keterbatasan dari segi anggaran. Jika sebelumnya anak anak kita yang menerima hanya anak anak yang kurang mampu perekonomiannya, oleh karnanya ia berkeinginan untuk kedepannya tidak beberapa anak lagi melainkan pemerataan bagi seluruh anak anak didik kita.

Kepada dinas terkait untuk dapat mengajukan anggaran untuk semua anak agar dalam penyelenggaraan program ini berjalan dengan serta tidak ada muncul kecemburuan sosial antara siswa, ujar Reiner.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga berencana Kota Solok M.Syafni  menyampaikan, program PMT-AS ini kita canangkan dalam rangka pemberian makanan tambahan pada anak anak sekolah yang kurang mampu, yang mana sama sama kita ketahui gizi adalah penentu untuk pertumbuhan anak dan untuk peningkatan SDMnya.

Dikatakan  M.Syafni, terselenggaranya Program PMT-AS ini merupakan kerjasama seluruh stekholder yakni seperti Dinas PENGDUKKB ,Dinas Kesehatan Dinas,TP-PKK dan Kelurahan kelurahan  dan yang pasti sasarannya adalah Dinas Pendidikan yakni pelajar pelajar di sekolah Dasar dan TK.

Sebagimana kita ketahui program PMT-AS ini telah lama di laksanakan di Kota Solok dan alhasil anak anak kita yang kurang mampu memiliki SDM yang tidak kalah jika dibandingkan. Diharapkannya, melalui progrm PMT-AS ini akan meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang handal, sehingga nantinya anak anak di kota Solok ini dapat bersaing dengan baik di era globalisasi ini. (Edrin)

Read more
Program Mabit di Kota Solok Kehilangan Rohnya

Program Mabit di Kota Solok Kehilangan Rohnya

EkspresNews.com – Program malam bina iman dan taqwa (Mbit) yang di cetuskan beberapa tahun silam oleh pemerintah daerah Kota Solok, yang digadang—gadang sebagi penunjang daerah tersebut sebagai daerah yang berlandaskan kepada nilai-nilai agama islam sesuai dengan sebutanya kota beras serambi madinah.

Namun, dalam perjalananya program tersebut terkesan kehilangan ruhnya, karena tidak didukung dengan konsep yang mumpuni. Demikian disampaikan oleh juru bicara DPRD Kota Solok Ilzan Sumarta, saat sidang paripurna istimewa DPRD Kota Solok dengan agenda penyampaian rekomendasi DPRD terhadap laporan keterangan pertanggungjawaban Walikota Solok tahun anggaran 2017, Selasa (17/4).

Disampaikan Ilzan Sumarta, utnuk penyelenggaraan malam bina iman dan taqwa perlu dilakukan evaluasi secara menyeluruh. Karena dinilai persentasenya saat ini jauh berkurang dari awal perencanaanya.

Kalau kita lihat, dalam kurun waktu satu tahun terakhir ini pelaksanaan mabit ini hanya sekedar saja tidak adanya keseriusan dari pemerintah daerah bersama dinas terkait untuk meningkatkan kulaitas dari program tersebut. Pada hal saat ini Kota Solok telah menyandang sebutan Kota Beras semabi madinah, yang artinya siap untuk menjadikan daerah ini sebagai penghasil generasi penerus bangsa yang berlandaskan kepada nilai-nilai agama Islam.

Kalau hal ini terus dibiarkan dan tidak adanya keinginan dari pemerintah Kota Solok untuk menciptakan inovasi baru dalam penyelenggaraanya, kita yakin dan percaya tujuan daerah ini untuk mewujudkan kota beras serambi madinah tidak akan terwujud. Karena untuk mewujudkan semua itu harus dimulai dari bawah terlebih dahulu, ujar iizan Sumarta.

Diharapkanya, kepada pemerintah daerah kedepanya agar dapat membuat konsep baru terhadap penyelenggaraan malam bina iman dan taqwa ini, kita akui untuk mencapai itu tidak semudah membalikan telapak tangan, pemerintah harus mengandeng seluruh unsur yang ada baik itu lembaga adat dan masyarakat. (edrin)

Read more