Kapolres Solok Beri Pelatihan Penanggulangan Hoax

0

EkspresNews.com – Satgatres Nusantara Polres Solok Kota gelar pelatihan tentang Literasi bijak bermedia sosial, cara mendeteksi konten dan foto hoax, penanggulangan hoax dan penggunaan medsos untuk mendukung tugas kepolisian. Kegiatan itu dilaksanakan sesuai Hasil Vicon Anev Satgas Nusantara, Rabu, 28 Maret 2018, 09.00 WIB. Terkiat pelatihan literasi bijak bermedia sosial dan cara mendeteksi dan penanggulangan Hoax untuk personil dan Bhabinkamtibmas. Sabtu 31/03 bertempat di Aula Polres Solok Kota.

IMG-20180405-WA0040Kegiatan itu dilaksanakan dengan mengusung Tema “Penanggulangan Hoax dan Penggunaan Medsos Untuk Mendukung Tugas Kepolisian”. Dengan peserta, Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan, SIK, MH, Wakapolres Solok Kota Kompol Sumintak, SH. Para Kabag, Para Kasat, Para Kapolsek, Para Perwira . Para Bhabinkamtibmas Polres Solok Kota, Para Kanit Intelkam Polres Solok Kota dan Polsek Jajaran. Operator medsos Bag, Sat dan Sie.

Kapolres Solok Kota AKBP, Dony Setiawan, SIK.MH memaparkan. Rangkaian Kegiatan, Penyampaian materi oleh Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan, SIK, MH, dengan sesi pertama penanggulangan hoax, cara mendeteksi konten dan gambar hoax, praktik. Contoh 4 orang Bhabinkamtibmas yang sudah memanfaatkan medsos pribadinya untuk mendukung tugas menjalin komunikasi dan kemitraan dengan warga binaan. Penghargaan Untuk 4 orang Bhabinkamtibmas. Bhabinkamtibmas Kel PPA Bripka Wendy Jatmiko. Bhabinkamtibmas Kel Sinapa Piliang Bripka Ronny Rolies, SH, Bhabinkamtibmas Kel Kampung Jawa Aiptu Ardhy, Bhabibkamtibmas Bripka Andre Hariyanto. Diskusi dan pembulatan.

Dony mengatakan, disaat pesatnya per kemvabfan zaman sekarang ini. Disitu Trend permasalahan yang terjadi sekarang ini. Berita Hoax menjadi bisnis, senjata politik, strategi menyebarkan sentimen kebencian untuk menyerang pemerintah dengan menggunakan simbol agama Islam. Sebanyak 43.000 situs ada lebih kurang 300 yang sudah di verifikasi oleh dewan pers. Tahun 2016 sebanyak 773.000 situs yang berisi konten negatif telah diblokir. Tahun 2008 sebanyak 144 tersangka UU ITE yang mengirimkan ujaran kebencian dan berita palsu telah diamankan.

“Langkah Penanggulangan, Edukasi Literasi cerdas bermedia Sosial, Kemampuan menganalisa konten di media Sosial tentang kebenarannya. Hati-hati dengan judul provokatif, cermati alamat situs, cek silang, periksa fakta, cek keaslian foto melalui google images, ikut grup anti hoax,” ujarnya.

Dia menejankan, Hoax di Medsos dilawan dengan medsos, Hoax di media Mainstream dilawan dengan Konferensi pers. Cepat klarifikasi dengan tidak hanya berbentuk teks tapi juga tampilkan grafis video, manfaatkan akun-akun berpengaruh. Libatkan masyarakat untuk membentuk komunitas anti hoax.

Penegakan hukum harus adil. MOU Bawaslu, KPU RI & Kemenkominfo untuk melawan Hoax dan ujaran kebencian dalam Pilkada 2018. Melawan pikiran dengan pikiran, tidak dengan emosi, pembelajaran kepada masyarakat agar menjadi manusia suprarasional, berlatih mencari kebenaran matang dan tahan uji.

Kegiatan itu dilaksanakan agar Masyarakat terbiasa melihat suatu organisasi dari medsosnya, perbanyak follower, utamakan warga Kota Solok, dan akun yang jelas. Memposting topik yang berbeda-beda, simpel, informatif dan berguna/ kita memahami apa kehendak audiens. Postingan video atau foto kegiatan kepolisian oleh masyarakat. Komunikasi dua arah. Akun usahakan tetap aktif. Pergunakan kata-kata hormat dan santun. Twitter : retweet (memposting ulang) informasi atau berita yg telah posting akun polres solok kota. Comunity Policing > Sosial Media Policing (offline sekaligus online),

media sosial memberikan peluang besar bagi comunity policing, identifikasi kejahatan dengan bantuan masyarakat, mengurangi gap komunikasi, meningkatkan koordinasi antara polisi dan masyarakat. Membuat brand harus mampu dipertahankan. Polisi di negara lain sudah gunakan medsos untuk dukung tugas sehari-hari, memanage medsos untuk meningkatikan kepercayaan masyarakat dengan pemahaman, bahwa kehadiran secara online sama pentingnya dengan metode kepolisian tradisional secara offline. Kegiatan yang dapat mengangkat citra Polri khususnya Polres Solok Kota, diposting (social media is an amplifier). “Rencana kedepan, kegiatan bakal dilaksanakan, Bersamaa Dinas Kominfo Pemkot Solok laksanakan seminar untuk wartawan dan mahasiswa dan launching gerakan masyarakat anti Hoax,”jelasnya. (Roni Natase)

Comments

comments

About author

redaksi

Redaktur adalah orang yang betanggung jawab penuh terhadap berita yang disuguhkan kepada pembaca. Redaktur umumnya berasal dari reporter lapangan yang dalam kariernya kemudian naik menjadi redaktur muda, madya dan kemudian redaktur kepala atau redaktur bidang, yakni yang membawahi bidang tertentu.