UMMY Solok Juara Runner Up 3 Kompetisi Debat Kopertis Wilayah X

UMMY Solok Juara Runner Up 3 Kompetisi Debat Kopertis Wilayah X

EkspresNews.com – Setelah melalui peoses dan tahapan yang panjang akhirnya team Debbating Universitas Mahaputra Muhammad Yamin (UMMY) Solok berhasil keluar sebagai runner up pada Kompetisi Debat Bahasa Inggris antar PTN/PTS Se Kopertis Wilayah X yang diselenggarakan dari tanggal 4 – 6 April 2018 di Pekanbaru, Riau.

Tim debat Debbating Universitas Mahaputra Muhammad Yamin (UMMY) Solok yang diwakili oleh Muhammad Afdal, Salsalbila Zahra dan Fajrin Deswira yang berada di bawah besutan Wakik Rektor III UMMY Solok, Ir. Helmayuni, M.Si tersebut bahkan mampu menyingkirkan team debating dari Universitas Andalas Padang.

Di putaran Final kita berhadapan dengan team team yang sangat luar biasa hebat yaitu Tim dari UNRI, Politeknik Caltex & Politeknik Padang, ujar Afdal.

Pada awalnya kami sempat tidak percaya diri dengan kemampuan kami, karena dalam debat tersebut sangat banyak PTN dan PTS terkemuka yang berkompetisi. Namun berkat kerja keras dan dukungan yang tiada henti serta harapan masyarakat kampus UMMY yang tetumpang kami, akhirnya kami bisa mempersembahkan hasil yang maksimal.

Nantinya keberhasilan ini akan kami persembahkan untuk masyarakat kampus Kuning yang telah rindu akan goresan prestasi, dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kami, ujar Afdal.

Sementara itu, Wakil Rektor III UMMY Solok Ir. Helmayuni, mengatakan, ini sebuah prestasi yang sangat membanggakan Universitas Mahaputra Muhammad Yamin Solok, apalagi di perempat final dan semi final Team Debat UMMY menyingkirkan PTN besar di Sumbar yakni Team Unand dan Team UNP.

Mudah-mudahan prestasi yang telah diukir ini mampu merangsang mahasiswa UMMY yang lain untuk terus berkreativitas dan memberikan hasil yang membanggakan untuk UMMY Solok.

Lebih lanjut dijelaskanya, kita bidang kemahasiswaan akan terus mendukung mahasiswa maupun unit kegiatan mahasiswa yang mengikuti perlombaan yang bersifat lokal, nasional dan internasional.

“Kedepan kita akan terus mendukung mahasiswa untuk berkompetisi. Bagian kemahasiswaan akan fokus mendorong mahasiswa untuk mengikuti ivent-ivent perlombaan berskala nasional dan internasional. Hal ini tentu sangat bermanfaat bagi mahasiswa dalam mendorong jiwa kompetisi, sportivitas dan silaturahim. Selain itu juga menaikan skor penilaian prestasi mahasiswa yang digunakan dalam berbagai indikator pemeringkatan,” ujarnya. (Edrin)

Read more
Ketua, Sekretaris dan Bendahara Partai Nasdem Dicopot

Ketua, Sekretaris dan Bendahara Partai Nasdem Dicopot

EkspresNews.com – Walau gendrang pileg sudah semakin dekat, namun kancah politik semakin panas, hal itu terlihat pada Partai Nasdem DPD Kabupaten Solok. Tanpa menghiraukan dan konfirmasi terlebih dahulu kepada Dewan pengurus Daerah Kabupaten Solok oleh DPW atau DPP pusat. Ketua, Sekretari, dan Bendahara DPD Partai Nasdem Kabupaten Solok di Copot alias dilengserkan.

1503934806_demIronisnya, pencopotan Dewan Pengurus itu, bak “Ibarat Membelah Betung, Alias Balas Dendam” tanpa ada Musyawarah dari DPW dan DPP terlebih dahulu. Banyak pihak bertanya, berkata, dan berucap???? Ada apa dibalik semua ini, dan siapa dalang dibalik semua ini???..

Mirisnya lagi, partai Basdem selama ini yang dianggap sebuah partai besar dan sangat solit. Kini menjadi tercoreng akibat pencopotan yang terjadi di tubuh Pengurus DPD Kabupaten Solok. Apakah ranjau- ranjau dan noda hitam itu akan mampu dijernihkan kembali, kita tunggu saja prosesnya….!!!.

Kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Solok di bawah komando Edyart dilengserkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem. Reposisi kepengurusan tersebut diantarkan langsung ke Sekretariat DPD Nasdem Kabupaten Solok, Jumat (6/4), oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem Sumbar Malkan Amin, Wakil Ketua Bidang Organisasi Kader dan Keanggotaan (OKK) Hilda Osmiati Ubani, Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Sumbar Risnaldi, Wakil Sekretaris Bidang OKK DPP Nasdem Hermawi Taslim.

Dengan Surat Keputusan (SK) No: 075-sk/DPP-NasDem/III/2018 tertanggal 20 Maret 2018, ditandatangani langsung oleh Ketua Umum DPP NasDem Surya Paloh dan Sekretaris Jendral DPP Johnny G Plate. Dalam SK tersebut, terjadi perombakan kepengurusan total, terutama di posisi pengurus inti. Dimana, Ketua DPD Edyart digantikan oleh Armen Plani, Sekretaris Doni Zulkifli digantikan Arief Rahman dan Bendahara Anthonius digantikan Welly Adetri.

Sementara Edyart digeser menjadi Anggota Dewan Pakar yang diketuai oleh M Hidayat. Sementara Doni Zulkifli direposisi menjadi anggota Dewan Pertimbangan di bawah komando Azwirman. Sedangkan Anthonius digeser menjadi Wakil Ketua Bidang Ekonomi.

Atas pergantian ini, semua kepengurusan lama termasuk kepengurusan 10 DPC, menyatakan menolak dan akan melakukan upaya perlawanan ke DPP Partai NasDem dan DPW Partai NasDem Sumbar.

Hal itu ditegaskan Edyart, Doni Zulkifli dan Anthonius dalam konferensi pers di Sekretariat DPD Partai NasDem Kabupaten Solok, Jumat malam (6/4). Dalam konferensi pers yang dihadiri oleh para pengurus DPD, Pengurus DPC, kader dan simpatisan Partai Nasdem itu,

Edyart menyatakan pencopotan dan pergantian yang dilakukan DPP tidak berdasar dan tidak sesuai dengan mekanisme dan AD/RT partai Nasdem. Edyart juga menuding, reposisi ini karena adanya tekanan dan intervensi dari pihak-pihak yang ingin melemahkan Partai NasDem di Kabupaten Solok. Karena rotasi yang dilakukan tidak musyawarah.

kini Kepengurusan DPD Partai Nasdem Kabupaten Solok tidak terima alias menolak reposisi yang dilakukan oleh DPW dan DPP pusat, yang juga didukung oleh 10 DPC Kecamatan, dari 14 DPC yang ada, kami akan melakukan banding ke DPP melalui Dewan penasehat Hukum DPW terhadap pencopotan tang terjadi, dan kami pengurus tidak terima perlakuan memalukan itu. Ungkap Edyart Ketua DPD Nasdem Kab Solok didampingi Sekretaris Doni Zulkifli, dan Bendahara Anthonius dalam Komprensi persnya.

Sementara Sekretaris DPD Partai Nasdem Kab Solok Doni Zulkifli, ST menyesalkan. Hari ini menjadi hari yang sangat memprihatinkan bagi kami di DPD Partai NasDem Kabupaten Solok. DPW Partai NasDem Sumbar mengusulkan ke DPP tanpa adanya klarifikasi, komunikasi, ataupun evaluasi terhadap kesalahan atau kinerja yang telah kami Lakukan di DPD atau pun di DPC Nasdem Kabupaten Solok.

“Karena itu, kami menolak tegas SK baru yang dikeluarkan DPP, dan kami pengurus lama akan melakukan upaya-upaya untuk meluruskan hal ini. Dalam politik, pergantian adalah hal yang wajar, namun harus melalui prosedur dan mekanisme yang jelas. ” Atau apakah Ada individu-individu yang ingin melemahkan Partai NasDem di Kabupaten Solok,?? Atau ada apa dibalik semua ini,” tegas Doni.

Doni Zulkifli juga menegaskan, selama ini kinerja DPD Partai NasDem Kabupaten Solok telah berjalan dengan baik tanpa ada kendala. Mulai dari verifikasi faktual hingga pencalegan telah berjalan dengan baik. Pada Pileg 2014 lalu, seluruh posisi caleg sudah 100 persen. Dari empat daerah pemilihan (Dapil) di Kabupaten Solok, Partai NasDem berhasil meraih tiga kursi.

Yang sangat kami sesalkan, dalam SK tersebut, kami dari Pengurus tidak diberi ruang untuk berdiskusi terhadap SK yang diterbitkan itu. “Kami menolak terhadap SK itu, Penolakan ini juga diikuti oleh 10 DPC dari 14 DPC Partai NasDem se-Kabupaten Solok,”tegas Sekretaris Doni.

Saat SK dibacakan, kami walk out dan kami akan menempuh upaya sesuai mekanisme di Partai NasDem. Kita akan menuntut pengembalian hak SK DPD yang telah diganti. Yakni ke Badan Advokasi Hukum (Bahu) Partai NasDem Sumbar,” tambah sekretaris Doni Zulkifli.

Yang lebih mirisnya kata Doni, Saat SK dibacakan di Kantor DPD Nasdem Kabupaten Solok. Masyarakat banyak berdatangan dengan menggunakan mobil dan motor, hal kebanyakan dari darah dapil satu. Pada hal mereka bukan pengurus dan simpatisan Nasdem. Seolah-olah itu semua sudah diseting oleh pengurus baru. (Roni)

Read more
Letjen Arh. Priyo Iswahyudi Hadiri Tabliq Akbar HUT Ke- 105 Kab Solok

Letjen Arh. Priyo Iswahyudi Hadiri Tabliq Akbar HUT Ke- 105 Kab Solok

EkspresNews.com – Walau Kabut mendung menyelimuti komplek perkantoran Bupati Solok Arosuka Jumat (06/04). Namun semangat dan antosias ASN dan masyarakat di daerah itu tetap menggebu menghadiri acara Tabliq Akbar yang dipusatkan di Lapangan Apel Halaman Kantor Bupati Arosuka. Acara bernuansa Islami itu digagas dalam rangka memeriahkan HUT ke-105 Kabupaten Solok.

IMG_1523005451832Juga tidak ketinggalan hadir dalam acara itu, Bupati Solok H. Gusmal, SE.MM, Kapolres Solok Kota diwakili Kompol Yus Eri, Kapolres Arosuka diwakili, dan juga tampak hadir Dandim 0309 Solok Letjen. Arh. Priyo Iswahyudi. OPD di jajaran Pemkab Solok, dan ribuan warga masyarakat kabupaten Solok.

Tabliq Akbar dengan mengambil tema ” BERTAUBATLAH ” dengan penceramah ustadz ternama Syahril Ramdhan dari Kota Padang Panjang dan Syahrial Saher Kota Padang. Walau diselimuti awan mendung, namun tidak menyurutkan semangat warga untuk mengikutinya. Termasuk Dandim 0309 Solok Priyo Iswahyudi.

Acara diawali dengan sambutan Bupati Solok Gusmal yang menyatakan. Penghargaan yang sangat tinggi disampaikan kepada masyarakat Kabupaten Solok. Yang telah berbondong- bondong mengikuti acara tabliq Akbar ini. Gusmal menyatakan, dioilihnya acara tabliq akbar ini sebagai bagian acara memperingati HUT Kabupaten Solok ke- 105. Karena acara ini akan mampu mereda segala sesuatu mempertebal iman kita terutama iman masyarakat yang menghadiri.

“Semoga acara tabluq akbar ini akan memperdalam iman kita semua, dan akan mampu kita jadikan sebagai wadah evaluasi diri kita masing- masing,” tegas Gusmal. Dari pantauan media ini dil apangan. Saat al Ustadz memaparkan ceramahnya. Semua tampak tapakur seraya seakan mengenang masa yang telah dilalui selama ini. Apakah diri kita sudah bertaubat atau setengah-setengah.

Dandim 0309 Solok Priyo Iswahyudi, yang duduk sejajar dengan barisan Bupati Solok Gusmal, serta Kapolres Solok dan Kapolres Solok Kota. Juga terlihat sangat tapakur mengikuti acara itu. Tetesan hujan di arena itu tidak menyurutkan niat dari semua yang menghadiri acara itu dari awal sampai selesai. (Roni Natase)

Read more
Pemuda Tewas Tenggelam di Danau Singkarak

Pemuda Tewas Tenggelam di Danau Singkarak

EkspresNews.com – Danau Singkarak kembali menelan korban jiwa. Kali ini pria tanpa indentitas ditemukan tewas tenggelam sekitar kawasan Pasie Udang Nagari Saniang Baka Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok Kamis sekira pukul 14.30 WIB.

Dari informasi yang dirangkum media ini, Dari keterangan saksi yang tengah memancing di pinggiran danau Singkarak menyebut korban awalnya berenang dari pinggir danau sekitar Pukul 14.00 Wib, korban berenang sendirian menyusuri pinggiran danau Pasie Udang.

Awalnya saksi sudah memperingatkan korban, supaya berhati-hati mandi dan berenang ketengah danau. Namun, korban tetap saja berenang tanpa mengindahkan perkataannya. Pada saat berada ditengah danau saksi melihat korban sudah mulai tenggelam.

“Saya dari pinggir danau berupaya untuk membantu korban ketengah danau, tapi saya belum sempat berenang ketengah danau, korban sudah tenggelam dan hilang,” kata Yandri (33 ) warga Padang Galundi kelurahan TanahGaram, Kota Solok.

Setelah melihat korban tengelam, Ia bergegas memberitahukan kejadian orang tenggelam tersebut kepada masyarakat yang berada di sekitar TKP, kemudian pencarian korban didalam danau dilakukan dgn sarana perahu dan menggunakan jaring ikan, pada saat ditemukan korban dalam keadaan tanpa busana dan sudah meninggal dunia. “Saya langsung memberitahu masyarakat dan masyarakat langsung memberi tahu Polsek setempat, kemudian kita berusaha mencarinya, kurang lebih sekitar setengah jam, korban ditemukan tidak bernyawa,” ungkapnya.

Kapolres Solok Kota AKBP, Dony Setiawan, SIK.MH menyebutkan. Bahwa korban tanpa identitas tersebut memiliki ciri-ciri seperti Kulit sawo matang, rambut Panjang/lurus, Perawakan Sedang, tinggi kurang lebih 170 Cm, terdapat luka pada bagian pipi sebelah kiri, kemudian ada tahi lalat pada leher bagian depan, paha kiri bagian dalam ada bekas luka gores, Kuku jempol tangan kiri rusak, juga memakai gelang tali 7 warna. diperkirakan korban berusia 17-20 tahun.

“Setelah selesai dilakukan proses Evakuasi, korban langsung dibawa ke RSUD Kota Solok. Korban dipastikan meninggal dunia. Keterangan warga setempat korban tenggelam bukan orang Nagari Saniangbaka. Karena warga Saniangbaka tidak mengenal korban. Korban ditemukan tanpa identitas diri,”jelasnya.

Dony menjelaskan, Barang Bukti Milik Korban, Kaos oblong warna merah, Celana Jeans pendek Warna biru. Korban Tanpa identitas, usia 17-20 Tahun. SukuMinang, Pekerjaan Swasta, dan alamat Belum diketahui. Ciri-Ciri Fisik Korban Kulit Sawo Matang, Rambut Panjang/lurus.Perawakan Sedang, Tinggi 170 Cm, Luka pada bagian pipi sebelah kiri, Tahi lalat pada bagian leher depan. Paha kiri bagian dalam ada bekas luka gores. Kuku jempol tangan kiri rusak dan Gelang tali 7 warna.

“Kronologis Kejadian, Pada hari dan tgl tersebut diatas, korban awalnya berenang dari pinggir danau Mushala Pasie Udang, korban berenang sendirian menyusuri pinggiran danau Pasie Udang.Sebelumnya saksi sudah memperingatkan korban supaya berhati-hati mandi dan berenang ketengah danau, setelah diperingati oleh saksi, korban tetap saja berenang tanpa mengindahkan himbauan saksi,”ujarnya.

Dia menyebutkan, pada saat berada ditengah danau saksi melihat korban sudah mulai kelelap kedalam air, saksi dari pinggir danau berupaya untuk membantu korban ketengah danau, belum sempat saksi berenang ketengah danau, korban sudah tenggelam dan hilang.

Kemudian saksi selanjutnya memberitahukan kejadian orang tenggelam tersebut kepada masyarakat yg berada di sekitar lokasi TKP. Lebih lanjut di ungkapkan dia, setelah itu saksi secara bersama-sama dibantu warga lain serta Personil Polsek X Koto Dibawah dan Polres Solok Kota melakukan proses pencarian dan evakuasi terhadap orang tenggelam.

Dony menyatakan, proses pencarian korban didalam danau dilakukan dengan sarana perahu dan menggunakan jaring ikan, pada saat ditemukan korban dalam keadaan tanpa busana dan sudah meninggal dunia.

“Setelah selesai dilakukan proses evakuasi terhadap orang tenggelam, korban langsung dibawa ke rumah Sakit dengan menggunakan mobil ambulance ke RSU Kota Solok. Keterangan warga setempat, korban tenggelam bukan merupakan orang Nagari Saniangbaka.
Warga Saniangbaka tidak mengenal Korban, Korban ditemukan tanpa identitas Diri,”Terang Kapolres Solok Kota Dony. (Roni Natase)

Read more
Kapolres Solok Beri Pelatihan Penanggulangan Hoax

Kapolres Solok Beri Pelatihan Penanggulangan Hoax

EkspresNews.com – Satgatres Nusantara Polres Solok Kota gelar pelatihan tentang Literasi bijak bermedia sosial, cara mendeteksi konten dan foto hoax, penanggulangan hoax dan penggunaan medsos untuk mendukung tugas kepolisian. Kegiatan itu dilaksanakan sesuai Hasil Vicon Anev Satgas Nusantara, Rabu, 28 Maret 2018, 09.00 WIB. Terkiat pelatihan literasi bijak bermedia sosial dan cara mendeteksi dan penanggulangan Hoax untuk personil dan Bhabinkamtibmas. Sabtu 31/03 bertempat di Aula Polres Solok Kota.

IMG-20180405-WA0040Kegiatan itu dilaksanakan dengan mengusung Tema “Penanggulangan Hoax dan Penggunaan Medsos Untuk Mendukung Tugas Kepolisian”. Dengan peserta, Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan, SIK, MH, Wakapolres Solok Kota Kompol Sumintak, SH. Para Kabag, Para Kasat, Para Kapolsek, Para Perwira . Para Bhabinkamtibmas Polres Solok Kota, Para Kanit Intelkam Polres Solok Kota dan Polsek Jajaran. Operator medsos Bag, Sat dan Sie.

Kapolres Solok Kota AKBP, Dony Setiawan, SIK.MH memaparkan. Rangkaian Kegiatan, Penyampaian materi oleh Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan, SIK, MH, dengan sesi pertama penanggulangan hoax, cara mendeteksi konten dan gambar hoax, praktik. Contoh 4 orang Bhabinkamtibmas yang sudah memanfaatkan medsos pribadinya untuk mendukung tugas menjalin komunikasi dan kemitraan dengan warga binaan. Penghargaan Untuk 4 orang Bhabinkamtibmas. Bhabinkamtibmas Kel PPA Bripka Wendy Jatmiko. Bhabinkamtibmas Kel Sinapa Piliang Bripka Ronny Rolies, SH, Bhabinkamtibmas Kel Kampung Jawa Aiptu Ardhy, Bhabibkamtibmas Bripka Andre Hariyanto. Diskusi dan pembulatan.

Dony mengatakan, disaat pesatnya per kemvabfan zaman sekarang ini. Disitu Trend permasalahan yang terjadi sekarang ini. Berita Hoax menjadi bisnis, senjata politik, strategi menyebarkan sentimen kebencian untuk menyerang pemerintah dengan menggunakan simbol agama Islam. Sebanyak 43.000 situs ada lebih kurang 300 yang sudah di verifikasi oleh dewan pers. Tahun 2016 sebanyak 773.000 situs yang berisi konten negatif telah diblokir. Tahun 2008 sebanyak 144 tersangka UU ITE yang mengirimkan ujaran kebencian dan berita palsu telah diamankan.

“Langkah Penanggulangan, Edukasi Literasi cerdas bermedia Sosial, Kemampuan menganalisa konten di media Sosial tentang kebenarannya. Hati-hati dengan judul provokatif, cermati alamat situs, cek silang, periksa fakta, cek keaslian foto melalui google images, ikut grup anti hoax,” ujarnya.

Dia menejankan, Hoax di Medsos dilawan dengan medsos, Hoax di media Mainstream dilawan dengan Konferensi pers. Cepat klarifikasi dengan tidak hanya berbentuk teks tapi juga tampilkan grafis video, manfaatkan akun-akun berpengaruh. Libatkan masyarakat untuk membentuk komunitas anti hoax.

Penegakan hukum harus adil. MOU Bawaslu, KPU RI & Kemenkominfo untuk melawan Hoax dan ujaran kebencian dalam Pilkada 2018. Melawan pikiran dengan pikiran, tidak dengan emosi, pembelajaran kepada masyarakat agar menjadi manusia suprarasional, berlatih mencari kebenaran matang dan tahan uji.

Kegiatan itu dilaksanakan agar Masyarakat terbiasa melihat suatu organisasi dari medsosnya, perbanyak follower, utamakan warga Kota Solok, dan akun yang jelas. Memposting topik yang berbeda-beda, simpel, informatif dan berguna/ kita memahami apa kehendak audiens. Postingan video atau foto kegiatan kepolisian oleh masyarakat. Komunikasi dua arah. Akun usahakan tetap aktif. Pergunakan kata-kata hormat dan santun. Twitter : retweet (memposting ulang) informasi atau berita yg telah posting akun polres solok kota. Comunity Policing > Sosial Media Policing (offline sekaligus online),

media sosial memberikan peluang besar bagi comunity policing, identifikasi kejahatan dengan bantuan masyarakat, mengurangi gap komunikasi, meningkatkan koordinasi antara polisi dan masyarakat. Membuat brand harus mampu dipertahankan. Polisi di negara lain sudah gunakan medsos untuk dukung tugas sehari-hari, memanage medsos untuk meningkatikan kepercayaan masyarakat dengan pemahaman, bahwa kehadiran secara online sama pentingnya dengan metode kepolisian tradisional secara offline. Kegiatan yang dapat mengangkat citra Polri khususnya Polres Solok Kota, diposting (social media is an amplifier). “Rencana kedepan, kegiatan bakal dilaksanakan, Bersamaa Dinas Kominfo Pemkot Solok laksanakan seminar untuk wartawan dan mahasiswa dan launching gerakan masyarakat anti Hoax,”jelasnya. (Roni Natase)

Read more