Pemkab Dharmasraya Jalin Kerjasama Pendidikan Dengan Kampus Unand

Pemkab Dharmasraya Jalin Kerjasama Pendidikan Dengan Kampus Unand

MoU Dharmasraya dan UnandEkspresNews.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Dharmasraya menandatangani kerjasama bidang pendidikan, pelatihan, dan pengembangan pengabdian masyarakat serta kuliah umum bersama Universitas Andalas (Unand). Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan bersama Rektor Unand Tafdil Husni menandatangani kerjasama tersebut dihadapan Ketua DPRD Dharmasraya, Rabu (28/2/2018) di Auditorium kantor Bupati Dharmasraya.

Pada agenda tersebut Rektor Unand didampingi oleh beberapa pejabat struktural dan Rektor Unand sebelumnya, Werry Darta Taifur, Musliar Kasim, Wakil Rektor IV Endri Martius, Dekan Fakultas Pertanian Munzir Busnia, Wakil Dekan I Fakultas Pertanian Irawati M.Nur, Wakil Dekan II Pertanian, Faidil Tanjung, Kepala Jurusan Kampus III Fakultas Pertanian Yaher Wandi dan staf dosen Kampus III.

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Dharmasraya telah berkomitmen untuk memperjuangkan eksistensi kampus III Unand di Dharmasraya. Karena sektor pendidikan menurutnya, adalah asset yang sangat penting bagi daerah, apalagi dengan kemajuan teknologi yang semakin maju. Maka, kata bupati, harus dipertahankan dan dikembangkan kembali sektor pendidikan di daerah ini. “Setelah penandatangan MoU ini diharapkan akan mempermudah akses pendidikan khususnya dibidang pertanian yang akan meningkatkan sumber daya manusia (S M) di Dharmasraya, ”ujar Bupati.




Pada kesempatan yang sama, Rektor Unand Tafdil Husni menyampaikan rasa terima kasih atas komitmen yang telah dibuat oleh Pemerintah Kabupaten Dharmasraya yang ingin memajukan kampus Unand di Dharmasraya. “Dengan terjalinnya kembali MoU yang kedua ini, hal-hal yang tertuang pada perjanjian ini akan terealisasi, dengan melihat komitmen bupati muda, Sutan Riska dengan tekad yang begitu kuat ingin memajukan sektor pendidikan didaerah Dharmasraya, dan semoga dengan adanya Mou akan meningkatkan kuantitas dan kualitas Kampus III Dharmasraya Fakultas Pertanian Unand akan meningkat sehingga bisa diterapkan pada masyarakat setempat,” ujar Tafdil Husni.

Setelah selesainya pertandanganan MoU, agenda dilanjutkan dengan Kuliah Umum dengan tema “Peranan Sektor Pertanian Untuk Masa Depan Bangsa Indonesia“ dan pemberian motivasi oleh mantan Wakil Menteri Pendidikan Musliar Kasim. Kuliah umum tersebut diikuti oleh ratusan mahasiswa dan siswa SLTA sederajat yang ada di Dharmasraya. (Kukuh)

Read more
Antara Karcis Parkir dan Pendapatan Daerah

Antara Karcis Parkir dan Pendapatan Daerah

Catatan Abdi Masa

IMG20180228113513-640x480EkspresNews.com – Persoalan yang banyak jadi pemikiran para pengendara adalah uang parkir. Pernahkah pengendara, baik roda dua maupun roda empat berpikir kalau setiap mereka dimintai uang parkir oleh petugas, turut meminta karcis parkir?

Problema ini juga sempat dibahas didalam sebuah pembicaraan bersama seorang kawan. Ia mengatakan, kewajiban kita membayar parkir. Tapi hak kita untuk mendapatkam tiket parkir. Sebab dengan adanya tiket itu, disinyalir uang parkir tersebut akan mengalir ke kas daerah sebagai retribusi resmi.

Namun, menurut kawan yang saat ini memimpin sebuah perusahaan swasta itu kebanyakan pengendara tidak peduli dengan secarik kertas yang bertitik-titik timbul itu. Seakan-akan kertas kecil itu tidak bernilai guna. Padahal, menurutnya gara-gara secarik kertas bisa menambah retribusi atau pendapatan daerah.

Kalau kita boleh menceritakannya, kata dia, petugas parkir setiap pagi melapor ke instansi terkait untuk mendapatkan tiket, soal banyaknya entah berapa lembar. Namun dalam pencatatan instansi itu, tentunya sebanyak apa kertas itu keluar, sebanyak itulah data yang mereka punya untuk pemasukan resmi daerah dari pungutan parkir tadi. Akan tetapi, di lapangan punya cerita lain.

Ada pengendara yang membayar parkir, tapi tidak meminta karcis. Otomatis uang parkir tersebut tidak ada “kuitansi”. Lantas, tidak menjadi pemasukan daerah. Patut juga kita sayangkan bagaimana pola pikir pengendara yang tidak peduli hal kecil ini. Sudah sepatutnya pengendara peduli dengan meminta karcisnya, terlepas nanti diberikan atau tidak oleh petugas.

Sebab, persoalan parkir di daerah ini sudah sangat parah. Kadang petugas parkir sudah mengarahkan pengendara untuk parkir ditempatnya, namun tetap saja asal parkir. Selain itu, banyak toko, warung atau cafe dimana pengelolanya juga tidak sadar soal perparkiran ini. Contohnya? Banyak kok, cek sajalah di Kota Padang Tercinta Ku Jaga dan Ku Bela ini. (*)

Read more
Rotasi Jabatan Kembali Bergulir di Polres Solok Kota

Rotasi Jabatan Kembali Bergulir di Polres Solok Kota

EkspresNews.com – Rotasi jabatan di dalam tubuh polres Solok Kota kembali bergulir, setidaknya ada beberapa posisi strategis yang di ganti,  rotasi tersebut dalam rangka meningkatkan kinerja personil kepolisian diwilayah hukum Polres Solok Kota.

Rotasi tersebut ditandai dengan upacara serah terima jabatan yang dilaksanakan di di halaman Mapolres Solok Kota, Rabu, (28/2). Yang di hadiri Kapolres Solok Kota, Waka Polres Solok Kota, para Kabag,  Kasat,  dan Kasi Polres Solok Kota, Kapolsek sejajaran Polres Solok Kota, para Perwira dan Anggota Polres Solok Kota serta Ketua Bhayabgkari dan pengurus Bhayangkari cabang Solok Kota.

Adapun pergantian jabatan di Polres Solok Kota adalah Jabatan Kabag Sumda Polres Solok Kota dari AKBP Asli can kepada Kompol Irwan Zani SH dan Kapolsek Bukit  Sundi dari IPTU Nafris SH kepada IPTU Defrianto SH, sementara AKBP Asli Can selanjutnya memasuki usia pensiun (purna bhakti).

Kapolres Solok Kota, AKBP Dony Setiawan, mengucapkan terima kasih kepada pejabat yang pensiun dan pejabat yang melaksanakan mutasi ke Polres lain, selain itu ucapan selamat kepada pejabat yang dipercaya menjabat di jajaran Polres Solok Kota semoga amanah dalam pelaksanaan tugas dan segera menyesuaikan dengan kebijakan pimpinan dan dinamika tugas yang semakin kompleks.

Pada dasarnya mutasi dan rotasi dalam sebuah lembaga merupakan hal yang biasa begitu juga dengan Institusi Polri ini. Jadikanlah ini sebagai batu loncatan bagi kita semua untuk meningkatkan kinerja dan mengabdi dengan baik kepada negara dan masyarakat.

Diimbaunya, kepada seluruh seluruh personil Polres Solok Kota agar mempedomani program Nawacita Presiden RI, yaitu selalu hadir ditengah Masyarakat, Respon dengan cepat tanggap terhadap laporan masyarakat, dan bertindak secara profesional.

Kepada seluruh personel Polres Solok Kota agar tetap meningkatkan kinerja dan pelayanan terhadap masyarakat. Karena kita hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, ujar Dony Setiawan. (Edrin )

Read more
Dandim 0309/Solok Letkol Arh Priyo Iswahyudi : Hadapi Pemilu, Netralitas TNI Harga Mati

Dandim 0309/Solok Letkol Arh Priyo Iswahyudi : Hadapi Pemilu, Netralitas TNI Harga Mati

EkspresNews.com – Mengingat tahun 2019 mendatang pesta demokrasi di negeri ini akan dihelat, berbagai persiapan terus dilakukan oleh semua pihak, begitu juga dengan Institusi TNI sebagai abdi negara seluruh prajurit TNI dilarang terlibat politik praktis.

Demikian disampaikan Dandim 0309/solok Letkol Arh Priyo Iswahyudi, saat memberikan pengarahan kepada seluruh Prajurit Kodim 0309/Solok terkait dengan Netralitas TNI dalam pemimu,  di Aula Makodim 0309/Solok. Rabu, (28/2).

Selain Dandim kegiatan sosialisasi Netralitas TNI tersebut juga dihadiri Kasdim, seluruh Danramil dan Staf Kodim, Ketua KPU Solok dan Ketua Bawaslu Solok.

Dalam arahannya, Priyo Iswahyudi, menyampaikan. Netralitas dalam pemilu/pilkada bagi TNI adalah harga mati yang  tidak bisa ditawar tawar lagi. Dan ini harus di tatati oleh seluruh prajurit TNI karena sesuai dengan amanat undang undang bahwasanya anggota TNI dilarang terlibat politik praktis.

Pada dasarnya, Pemilu/Pemilukada mempunyai  nilai  yang sangat strategis bagi perjalanan dan keberlangsungan pembangunan daerah dan bangsa Indonesia ke depan, hal ini tentu sejalan dengan UU No 34 tahun 2004 tentang TNI, pada pasal 2 ditegaskan bahwa Tentara Profesional ialah Tentara yang tidak berpolitik praktis.

Tidak berpolitik praktis dimaknai dengan konsistensi netralitas TNI yang merupakan bagian dari komitmen TNI dalam rangka ikut serta mensukseskan Pemilu/Pemilukada, dimana TNI lebih mengedepankan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan pribadi, kepentingan kelompok dan atau kepentingan golongan, ujarnya.

Terkait dengan netralitas ini Dandim lebih lanjut menyampaikan walaupun di tiga wilayah teritorial tanggung jawab Kodim 0309/Solok pada 2018 tidak melaksanakan pilkada namun dihadapkan dengan semua tahapan pemilu 2019. Kita telah menjalin kerja sama dengan KPU dan Bawaslu untuk memberikan penjelasan tentang tahapan pemilu kepada seluruh Prajurit, sehingga seluruh Prajurit Kodim 0309/Solok jelas dan paham sekaligus bisa memantau dilapangan. Selain itu Dandim juga berupaya dengan membekali seluruh Prajurit dengan buku saku tentang netralitas TNI.

Lebih lanjut dikatakan dia, terkait dengan kemungkinan adanya Prajurit Kodim 0309/Solok yang ingin mencalonkan diri sebagai Kepala/wakil kepala daerah dan atau ingin mencalonkan diri sebagai anggota legislatif harus mengikuti aturan yang berlaku  tentang ketentuan anggota TNI yang ikut  mencalokan sebagai Kepala Daerah, sesuai atuaran undang-undang PKPU Pasal 7 Ayat 2 secara tegas diatur, bahwa anggota TNI, harus menyatakan secara tertulis untuk mengundurkaan diri sebagai Tentara Nasional Indonesia. (Edrin)

Read more