Terkait Persoalan Irigasi Pjs Walikota Padang Terima Perwakilan Petani

Terkait Persoalan Irigasi Pjs Walikota Padang Terima Perwakilan Petani

28056734_1892207210789430_3711347873859101732_nEkspresNews.com – Pjs Walikota Padang Alwis menerima perwakilan petani dari beberapa Gapoktan yang berasal dari enam kelurahan se-Kecamatan Koto Tangah di ruangan Abu Bakar Jaar Balaikota Padang, Kamis (22/02/2018). Pertemuan tersebut untuk mendengarkan aspirasi dan menyelesaikan persoalan irigasi Batang Air Dingin yang tidak lagi mengairi sawah dan kolam ikan petani selama dua tahun kebelakang.

Dikesempatan itu, Alwis menjelaskan, persoalan rusaknya irigasi karena banjir bandang telah dicarikan solusinya oleh Pemko Padang. Dan di tahun ini, Kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera 5 telah menganggarkan 65 miliar untuk pengerjaan bendungan, termasuk sarana dan prasana pengendalian sendimen dengan sistem tahun jamak.

Pertemuan tersebut juga dihadiri Kepala SNVT PJPA WS IAKR BWS Sumatera 5 Ali Rahmat, Asisten III Setda Kota Padang, serta dinas terkait Pemko Padang.

“Hal yang sangat mendesak yang harus kita kerjakan saat ini, yaitu mengairi kembali sawah-sawah dan kolam ikan masyarakat dengan membuat aliran air sementara. Dan pihak BWS sudah menyepakati hal tersebut,” ungkap Alwis saat mengunjungi irigasi Koto Panjang bersama BWS Sumatera 5 setelah menggelar pertemuan dengan perwakilan petani.

“Dan dalam waktu dekat, kita juga akan menggelar pertemuan dengan petani dan masyarakat setempat untuk menyepakati pembuatan aliran air sementara,” tambahnya lagi.

Sementara itu, Ali Rahmat yang mewakili BWS Sumatera 5, mengatakan, proyek pengerjaan Batang Air Dingin telah dimulai sejak Desember tahun lalu di Kelurahan Koto Pulai dan di tahun ini juga akan dikerjakan pembuatan bendungan irigasi beserta sarana prasarana lainnya di Koto Tuo Kelurahan Koto Panjang.

“Kita akan memaksimalkan pengerjaan proyek irigasi ini. Dan di tahun 2019 sudah bisa diselesaikan,” ujar Ali.

Ketua LPM Kelurahan Koto Pulai, Joni Torang, menjelaskan, rusaknya irigasi Batang Air Dingin mengakibatkan lebih dari seribu hektar sawah tidak bisa diolah dan juga gagal panen. Begitu juga dengan sekitar 500 kolam budidaya ikan yang kekeringan. Kejadian tersebut melanda enam kelurahan di Kecamatan Koto Tangah, yaitu Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto, Bungo Pasang, Balai Gadang, Koto Pulai, Batang Kabung Ganting, dan Batipuh Panjang.

“Kita berharap dengan adanya pertemuan dengan pihak Pemko Padang dan BWS, masalah yang sudah dua tahun lebih ini bisa diselesaikan secepatnya. Apalagi, Bapak Walikota sudah melihat langsung kondisi irigasi kami,” terang Joni. (Agw)

Read more
Pemko Padang Optimalkan PAD dari Penerimaan Pajak

Pemko Padang Optimalkan PAD dari Penerimaan Pajak

EkspresNews.com – Pemerintah Kota Padang terus berupaya mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penerimaan pajak daerah. Pasalnya, lebih dari 72 persen penerimaan PAD berasal dari pajak daerah.

Penjabat Sem27972943_1889840034359481_111397595037788171_nentara (Pjs) Walikota Padang Drs. Alwis mengatakan, pajak merupakan sumber penerimaan PAD yang paling besar. Lebih kurang 72 persen dari PAD adalah dari pajak.

“Makanya masyarakat wajib pajak perlu terus diingatkan untuk kepatuhan membayar pajak. Kita selaku ASN harus menjadi teladan,” kata Alwis saat perdana memimpin upacara di lingkungan Pemko Padang selaku Pjs. walikota, kemarin.

Untuk itu, kata Alwis lagi, perangkat-perangkat daerah yang memberikan pemasukan PAD agar bekerja maksimal. Potensi-potensi PAD agar terus digali untuk bisa membangun kota lebih pesat untuk kesejahteraan warga.

“Maksimalkan pendapatan agar bisa membangun kota ini dengan lebih dan bisa mensejahterkan kota,” ujarnya.

Pada upacara bulanan di GOR H. Agus Salim itu, Pjs. Walikota Padang juga menyerahkan penghargaan kepada sejumlah perusahaan, hotel dan perorangan yang taat membayar pajak. Penghargaan dari Pemerintah Kota Padang ini diberikan melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

Kepala Bapenda Adib Alfikri mengatakan, penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi wajib pajak, baik perusahaan maupun perorangan. Hal ini akan berdampak terhadap peningkatan penerimaan pendapatan daerah agar maksimal untuk pembabgunan.

“Penghargaan ini sebagai motivasi untuk menumbuhkan kepatuhan wajib pajak agar tepat waktu menunaikan kewajibannya,” ujarnya. (Agw)

Read more
Keterlambatan Proses Pengadaan Barang Berdampak Pada Serapan Anggaran

Keterlambatan Proses Pengadaan Barang Berdampak Pada Serapan Anggaran

28058406_1889793977697420_1639598765228620350_nEkspresNews.com – Berbagai persoalan dalam pengadaan barang dan jasa masih menjadi hambatan yang mempengaruhi serapan anggaran Pemerintah Kota Padang. Diantara persoalan itu termasuk keterlambatan penyampaian dokumen pengadaan ke Unit Layanan Pengadaan (ULP).

Hal itu disampaikan Walikota Padang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan Kesra Afrizal Khaidir saat membuka Bimtek Pengadaan Barang dan Jasa di Hotel Pangeran Beach, Selasa (20/2/2018).

“Kurangnya serapan anggaran karena dampak terlambatnya pelaksanaan kontrak pengadaan barang dan jasa masih menjadi persoalan krusial. Hal itu berdampak pula terhadap serapan anggaran,” kata Afrizal Khaidir.

Menurutnya, faktor itu disebabkan kurangnya pemahaman dari berapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terhadap tata cara penyusunan dokumen terkait pengadaan barang dan jasa. Itu berakibat terlambatnya proses entry Rencana Umum Pengadaan (RUP).

“Faktor – faktor ini sejokyanya dapat diatasi dengan peningkatan pemahaman dan pengetahuan dari SDM pada OPD,” ujar mantan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan ini.

Adapun bimbingan teknis pengadaan barang dan jasa yang diselenggarakan Bagian ULP Sekretariat Kota Padang ini merupakan upaya menambah pengetahuan pengelolaan pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemko Padang. Bimtek ini juga guna meningkatkan pemahaman tugas fungsi dan kewenangan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatatan (PPTK).

“Kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pedoman mengenai tata cara pengadaan barang dan jasa yang sederhana, jelas dan komprehensif,” tukas Aparatur Sipil Negara yang akan mengakhiri tugasnya April nanti.

Sementara itu, Kepala Bagian ULP Yoga Natasha Amin menyebutkan, bimtek ini diadakan guna peningkatan pelayanan publik dan pengembangan kompetensi dan kemampuan PPK dan PPTK.

Adapun pelaksanaan bimtek ini berlangsung selama tiga hari dengan menghadirkan nara sumber dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Pemerintahan (LKPP) RI, Kejaksaan Negeri Padang dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sumatera Barat.

“Peserta bimtek terdiri dari 56 orang yang terdiri atas pejabat yang ditunjuk sebagai PPK dan PPTK,” tambahnya.(Agw)

Read more
“Persiapkan Tim Saber Pungli”, untuk Awasi Lokasi Rawan Pemerasan

“Persiapkan Tim Saber Pungli”, untuk Awasi Lokasi Rawan Pemerasan

ilustrasi-pungliEkspresNews.com – Ketua Unit Pemberantasan Pungli yang juga Wakapolresta Padang Tommy Bambang Irawan, memimpin rapat persiapan pelaksanaan kegiatan Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) di Kota Padang pada tahun 2018.

Dalam rapat yang dihadiri oleh seluruh anggota Saber Pungli Kota Pdang tersebut, ada beberapa pokok pembahasan yang perlu dimatangkan agar kinerja dalam pemberantasan korupsi lebih tepat dan efektif. Diantaranya, penyusunan rencana kegiatan tahun 2018 dan penyempurnaan Tim Saber Pungli tahun 2018.

Sehubungan dengan itu, akan segera disiapkan Tim Saber Pungli yang langsung turun kelapangan untuk memantau lokasi-lokasi yang rawan pungli, sebab soal pungli kita tidak main-main harus di berantas, setiap anggota di bekali tanda pengenal agar nanti tidak terjadi kesalahpahaman, sebut Tommy.

Adapun yang menjadi fungsi utama dari Satgas Saber Pungli yaitu mengedepankan upaya pencegahan melalui upaya preventif dan sosialisasi , sehingga yang kita harapkan adalah terjadinya perubahan perilaku dan sikap mental aparat sebagai abdi negara dan abdi masyarakat dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan.

Untuk mencapai hal tersebut, maka diperlukan kerjasama yang solid dengan seluruh tim yang tergabung dalam Tim Saber Pungli untuk selalu berkomunikasi dan berkoordinasi satu dengan lainnya.

Pada kesempatan itu, Kepala Inpektorat Kota Padang Corry Saidan sebagai Wakil Ketua Saber Pungli Kota Padang, turut menambahkan, bahwa untuk tahun 2018, pihaknya akan memfokuskan diri pada pelaksanaan sosialisasi, baik pada Kepala sekolah, OPD dan tokoh masyarakat.

Selain sosialisasi yang bersentuhan langsung diatas, pihaknya juga bakal mempergunakan Baliho, media Massa serta pasangan Banner disetiap instansi pelayanan publik yang ada di Kota Padang.

Mudah-mudahan melalui upaya-upaya yang telah dimatangkan ini, diharapkan tujuan pemerintah dalam memperkecil tingkat pungli di Kota Padang dapat terealisasi dengan baik kedepannya. (Agw)

Read more
Duta GenRe Padang 2018 Siap Membawa Perubahan

Duta GenRe Padang 2018 Siap Membawa Perubahan

EkspresNews.com – Pemilihan Duta Generasi Berencana (Genre) Kota Padang kembali digelar di tahun 2018 dan telah memasuki babak grand final. Sebanyak 50 finalis yang berasal dari tingkat SLTA dan perguruan tinggi pun bersaing memperebutkan titel Duta GenRe di tahun ini.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang, Asnel menyampaikan, pemilihan Duta Genre di 2018 ini bukan sekedar gebyar tahunan belaka saja.

“Karena yang terpenting adalah bagaimana Duta GenRe betul-betul menjadi motivator dan panutan yang memiliki karakter, integritas dan berjiwa semangat kebersamaan,” imbau Asnel sewaktu membuka Malam Grand Final Pemilihan Duta Genre Kota Padang 2018 di salah satu hotel di Padang beberapa waktu lalu.

Asnel mengatakan, remaja atau generasi muda merupakan aset daerah yang harus senantiasa dijaga dan dikelola secara serius. Baik oleh pemerintah, pihak terkait terutama lingkungan keluarga.

“Maka itu generasi muda kita di Padang harus sama-sama kita jaga dan dikuatkan ke arah yang positif. Sehingga mereka terhindar dari berbagai pengaruh negatif seperti terlibat penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, tawuran dan kasus penyimpangan lainnya,” imbuh Asnel.

Beberapa upaya telah dilakukan pemerintah maupun pihak terkait lainnya yang peduli dengan remaja. Hal itu tak lain demi mencegah maupun membantu remaja keluar dari berbagai permasalahan yang dialami.

Menyikapi itu, Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) telah melakukan upaya salah satunya melalui Program GenRe dengan menghadirkan Duta Genre tiap tahunnya.

“Kita menyadari, tantangan yang sangat besar dialami oleh para remaja kita saat ini terutama terjadinya kemerosotan moral di segala bidang kehidupan. Karena itu, Pemko Padang mengatasinya dengan pelaksanaan Pesantren Ramadan, kegiatan olahraga, seni dan budaya serta lainnya. Program GenRe ini sudah menjadi bahagian dalam berbagai aktifitas tersebut, semoga ke depan lebih meningkat lagi,” harap Sekda.

Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Heryanto Rustam menyebut, pemilihan Duta GenRe merupakan event yang bertujuan melahirkan Duta GenRe setiap tahunnya. Dimana Program GenRe adalah program yang mengedepankan pembentukan karakter bangsa di kalangan generasi muda. Karena mengajarkan remaja untuk menjauhi pernikahan dini, seks pranikah, narkoba serta lainnya.

“Kita tentu berharap, pemilihan Duta GenRe terus mengembangkan citra positif program GenRe dengan menyiapkan figure Duta GenRe yang beretos kerja, berintegritas dan menjadi teladan bagi kalangan remaja di lingkungan sekolah ataupun perguruan tinggi,” harapnya.

Dijelaskannya, dalam pemilihan Duta GenRe 2018 tersebut dimulai dari tahap awal seleksi sebanyak 215 orang terbagi 148 perempuan dan 69 laki-laki dari 81 perguruan tinggi negeri/swasta dan 134 tingkat SLTA sederajat. Sementara peserta yang lolos ke grand final sebanyak 50 orang atau 25 pasang berasal dari 27 tingkat SLTA dan 23 perguruan tinggi.

“Sebelum sampai di grand final, para finalis sudah melalui proses yang dimulai dari tahap pendaftaran, tes tertulis, wawancara, penampilan bakat dan masa karantina. Berbagai ilmu dan keterampilan sudah mereka tampilkan, semoga nantinya bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari,” tukasnya. (Agw)

Read more