Reinier : PDIP Berperan Dalam Kemajuan Daerah

Reinier : PDIP Berperan Dalam Kemajuan Daerah

WhatsApp Image 2018-01-10 at 11.42.01

EkspresNews.com – Pada dasarnya untuk membangun suatu daerah yang maju tidak hanya terlihat sejauh mana daerah itu mampu menjalankan programnya akan tetapi untuk memajukan suatu daerah butuh dukungan dan kerjasama dari semua lini dan salah satunya adalah partai politik.




 Demikian disampaikan oleh wakil walikota Solok, Reinier, ST, MM, sesaat menghadiri upaca bendera memperingati hari jadi partai demokrasi indonesia perjuangan (PDIP) dewan pimpinan cabang Kota Solok di rumah kebangsaan DPC PDIP Kota Solok, Rabu, (10/1).

Dalam arahannya Reinier mengucapkan selamat hari jadi partai demokrasi indonesia perjuangan (PDIP) ke 45 tahun 2018, semoga kedepan PDIP lebih jaya lagi dan dapat berkontribusi untuk membangun daerah ini.

Di kota Solok sendiri PDIP dalam kiprahnya untuk memajukan daerah penghasil beras ternama ini sudah tidak diragukan lagi, karena partai berlambang kepala banteng tersebut telah memberikan dampak yang nyata seperti di bidang pendidikan dan pertanian.

Sebagaimana kita ketahui pada akhir tahun 2017 lalu PDIP melalui DPC Kota Solok telah membawa program pendidikan yakni dengan memberikan beasiswa bagi siswa/i di Kota solok, selain itu dibidang pertanian PDIP juga memberikan bantaun peralatan pertanian bagi kelompok tani yang ada di daerah ini.

Ini merupakan bentuk kerja nyata dan kontribusi dari DPC PDIP Kota Solok untuk berbuat demi kemajuan daerah, kita dari pemerintah daerah sangat berterima kasih kepada DPC PDIP kota solok yang telah berusaha keras membawa segala bentuk dana aspirasi yang ada di pusat, jelas Reinier.

Sementara itu, ketua DPC PDIP Kota Solok Andri Marant, Dt. Pito Rajo, menyatakan siap mendukung segala kebijakan dan program yang di cetuskan oleh pemerintah daerah Kota Solok sepanjang hal itu positif dan berpihak kepada kepentingan masyarakat. “Ya, Partai demokrasi indonesia perjuangan cabang kota Solok akan terus bergerak untuk masyarakat karna moto kita maju bersama berjuang untuk kepentingan masyarakat,” ujar Andri Marant. (Edrin)

Read more
Warga Padang Panjang Mendapatkan Jaminan Kesehatan

Warga Padang Panjang Mendapatkan Jaminan Kesehatan

EkspresNews.com – Dengan ditandatangani Perjanjian Kerjasama antara Pemerintah Kota Padang Panjang dengan BPJS Kesehatan sejak 1 November 2017 yang lalu, maka Kota Padang Panjang ditetapkan oleh BPJS kesehatan sebagai satu-satunya Kota di Provinsi Sumatera Barat bahkan di wilayah Sumatera yang sudah termasuk kategori Universal Health Coverage (UHC) dalam artian cakupan kesehatan menyeluruh bagi seluruh penduduk.

Daerah yang dikategorikan UHC ini apabila kepesertaan pada Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dari penduduknya lebih 95%. Di Kota Padang Panjang kepesertaan JKN-KIS mencapai 98% dari 53.094 jiwa penduduk, artinya 52.032 jiwa penduduk di Kota Padang Panjang sudah dijamin kesehatannya.




Walikota Padang Panjang H. Hendri Arnis, BSBA diruang kerjanya melalui Kepala Dinas Kesehatan Drs. H. Nuryanuwar, Apt, MM, M.Kes atau yang biasa dikenal dengan “ujang” mengungkapkan “Sudah menjadi kewajiban kita selaku pemerintah memberikan kehidupan yang sehat dan sejahtera bagi seluruh masyarakat Kota Padang Panjang, dimana kategori UHC akan tetap dilanjutkan dan ditingkatkan pada tahun 2018 ini,” tegas ujang.

Beliau juga menambahkan, dalam mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas, salah satu indikatornya adalah kualitas kesehatan, yang tentunya berkorelasi dengan jaminan kehatan dari pemerintah. Untuk itu Pemerintah Kota Padang Panjang telah mengeluarkan Peraturan Daerah Kota Padang Panjang tentang Jaminan Kesehatan Masyarakat Padang Panjang (JKMPP) dan Peraturan Walikota sebagai petunjuk pelaksanaan perda dimakud.

Dari regulasi yang ada tersebut apabila warga atau masyarakat Padang Panjang membutuhkan pelayanan kesehatan dari Puskesmas maupun Rumah Sakit yang ditunjuk dan telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, masyarakat cukup memperlihatkan Kartu Tanda Penduduk ( KTP) atau Kartu Keluarga maka seluruh pelayanan kesehatan yang diterima dari Puskesmas dan Rumah Sakit tersebut tidak dipungut biaya alias GRATIS. “Cukup bawa KTP atau KK saja, maka seluruh pelayanan kesehatan akan gratis,” tegas Ujang.

Ujang juga menambahkan, untuk memenuhi kepuasan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan peningkatan mutu dalam menunjang program jaminan kesehatan ini sesuai dengan amanat Instruksi Presiden N0. 8 Tahun 2017 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional Pemerintah Kota Padang Panjang juga sudah membenahi berbagai fasilitas kesehatan yang ada seperti Puskesmas dan jaringannya serta Rumah Sakit sudah mendapatkan Akreditasi kategori terbaik.

Namun bagi masyarakat yang tidak puas terhadap pelayanan Puskesmas atau Rumah Sakit tersebut dapat menyampaikan keluhan kepada Walikota No. HP. 0811 6666 656, Dinas Kesehatan No.HP. 0813 7427 9116, RSUD No. HP. 0811 6661 414 dan BPJS Kesehatan No. HP. 0813 6321 6416.

“Kita sudah mendapatkan Akreditasi terbaik, fasilitas dirumah sakit atau puskesmas juga sudah bagus dan sekarang kita harus berikan pelayanan yang terbaik juga untuk masyarakat Kota Padang Panjang ini,” tutup Ujang. (Rel/Cg)

Read more
FPL Kota Padang Panjang Kejar Gelar Kota Literasi

FPL Kota Padang Panjang Kejar Gelar Kota Literasi

26198508_948762101945228_5254571308223556287_o

EkspresNews.com – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dengan Forum Pegiat Literasi (FPL) adakan Kegiatan lapak baca di MAN Gunung Kota Padang Panjang, Selasa, (9/1). Kegiatan ini merupakan kali pertama yang dilakukan diawal Tahun 2018.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan melalui Kepala Bidang Perpustakaan dan Kearsipan Joni Aldo, A.Md mengatakan Kegiatan lapak baca ini diusut untuk menumbuhkan minat baca Siswa-Siswi di Sekolah terutama Sekolah yang ada di Kota Padang Panjang.




”Tidak hanya untuk Siswa-Siswi di Sekolah saja kita adakan Lapak Baca ini, tetapi kita juga mengadakan untuk tingkat Kelurahan yang kita adakan pada hari Sabtu dan Minggu dan ini telah kita laksanakan dari Tahun kemarin, sekarang untuk tingkat Sekolah baru kita laksanakan,” jelas Joni Aldo.

Sementara itu Ketua Forum Pegiat Literasi Muhammad Subhan menambahkan kegiatan ini dilakukan dalam rangka untuk mendukung Kota Padang Panjang sebagai Kota Literasi. Dimana untuk mendapatka gelar Literasi ini FPL dan Pemko akan melaksanakan kegiatan lapak baca ditingkat kelurahan dan di tingkat sekolah. “Kita akan mengejar gelar Kota Literasi yang ke dua, dimana sebelumnya hanya Kota Surabaya yang berani mencanangkan bahwa mereka Kota Literasi,” ungkap Subhan.

Subhan mengatakan untuk FPL sendiri sudah melaksanakan kegiatan pra pencanangan Kota Padang Panjang sebagai Kota Literasi di bulan Desember kemarin. “Untuk pencanangannya sendiri kita akan lakukan pada bulan Mei Tahun 2018 bersamaan dengan Temu Panyair se-Asia Tenggara di Kota Padang Panjang yang akan dihadiri oleh 300 penyair,” tutur nya.

Lain hal dengan Guru Mata Pelajaran Akidah Laina mengatakan beliau sangat bangga dan senang sekali dengan adanya lapak baca ini, terlebih lagi lapak baca ini membawa anggota FPL yang memiliki kehebatan dalam bidang sastra. “Dengan adanya FPL ini otomatis mereka dapat memberikan motivasi dan semangat kepada siswa siswi dalam menambah ilmu pengetahuan, tidak hanya dalam membaca saja melainkan masih banyak yang dapat mereka pelajari dari anggota FPL,” ungkap Laina.

Laina menambahkan jangan sekali ini saja diadakan Lapak Baca ini, adakan lagi acara seperti ini disini. “Kami sangat berterimakasih pada Dinas Perpustakaan dan Kearsiapan serta FPL dengan adanya lapak baca ini kami berharap untuk kedepannya lapak baca ini diadakan tidak hanya hari ini saja, kalau bisa diadakan minimal tiga kali seminggu disini,” harap Laina. (Rel/Ci)

Read more