7 Bendungan di NTT, Presiden Resmikan Bendungan Raknamo

7 Bendungan di NTT, Presiden Resmikan Bendungan Raknamo

RaknamoKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sepanjang tahun 2015-2019 telah membangun tujuh bendungan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang memiliki curah hujan rendah. Secara keseluruhan pembangunan ketujuh bendungan itu akan menampung 188 juta m3 volume air yang dapat dimanfaatkan untuk irigasi, sumber air baku, pembangkit listrik dan pariwisata.

EkspresNews.com – Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR Imam Santoso menjelaskan, ketujuh bendungan yang dibangun itu merupakan bagian dari 49 bendungan baru yang diprogramkan pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wapres Jusuf Kalla. “Biaya pembangunan tujuh bendungan tersebut Rp 5,9 triliun,” kata Imam Santoso, di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (8/1).




Menurut Dirjen Sumber Daya Air itu, empat bendungan nantinya akan berada di Pulau Timor yakni Bendungan Raknamo, Rotiklot, Manikin, dan Kolhua. Sedangkan tiga lainnya berada di Pulau Flores yakni Bendungan Napun Gete, Temef dan Mbay.

Dari tujuh bendungan, lanjut Imam, satu bendungan telah selesai yaitu Raknamo. Sedangkan, 3 bendungan dalam tahap konstruksi, yaitu Rotiklot, Napun Gete dan Temef, dan 3 bendungan lainnya dalam tahap perencanan dan persiapan yaitu Mbay, Manikin dan Kolhua.

Diresmikan Presiden Jokowi

Bendungan Raknamo yang dimulai pembangunannya (groundbreaking) oleh Presiden Jokowi pada tanggal 20 Desember 2014, akan diresmikan pengisiannya oleh Kepala Negara pada 9 Januari 2018. “Penyelesaian pembangunan bendungan ini lebih cepat 13 bulan dari target semula yakni Januari 2019,” ungkap Imam.

Proses yang cepat dimungkinkan, menurut Dirjen Sumber Daya Air Imam Santoso, karena pengadaan lahan berjalan lancar atas dukungan penuh dari masyarakat NTT, kondisi jalan akses yang baik, sehingga mobilisasi alat berat mudah dilakukan dan dapat bekerja hingga tiga shift sehari.

Setelah Raknamo, berikutnya akan selesai Bendungan Rotiklot dengan kapasitas 3,2 juta m3 pada Maret 2018 atau lebih cepat 8 bulan dari jadwal semula. “Bendungan Rotiklot berada di Atambua Kabupaten Belu. Daya tampungnya relatif kecil karena daerahnya sangat kering,” kata Imam Santoso. Lalu, Bendungan Napun Gete berkapasitas tampung 6,9 juta m3 ditargetkan selesai tahun 2020, sementara Bendungan Temef dengan kapasitas tampung56 juta m3 dengan target selesai tahun 2022.

Selain bendungan, Kementerian PUPR juga membangun embung di NTT. Dalam kurun waktu 2015-2017 telah dibangun embung di 288 lokasi dengan biaya Rp 665,2 miliar. Tahun 2015 dibangun di 136 lokasi dengan biaya Rp 245,6 miliar. Tahun 2016 sebanyak 101 lokasi dengan biaya Rp 257,8, 2017 di 27 lokasi dengan biaya Rp 129,5 miliar.

Tahun 2018 akan dilanjutkan pembangunan embung di 24 lokasi dengan biaya Rp 32,04 miliar. Kementerian PUPR juga merealisasikan program penyediaan dan pengelolaan air tanah dan air baku melalui pembangunan 278 sumur bor dengan biaya Rp 256,08 miliar.

Tahun 2015 dibangun 52 sumur bor dengan biaya Rp 34,1 miliar. Tahun 2016 sebanyak 81 sumur bor dengan biaya Rp 45,3 miliar. Tahun 2017 dibangun 75 sumur bor dengan biaya Rp 97,6 miliar. Tahun 2018 diprogramkan 70 sumur bor, biaya Rp 78,6 miliar. (Rel/Erazmuz)

Read more
SMK Negeri I Talamau Berangkatkan Siswa PKL

SMK Negeri I Talamau Berangkatkan Siswa PKL

Sebanyak 170 orang siswa kelas XI SMK Negeri I Talamau diberangkatkan Praktek Kerja Lapangan (PKL) ke berbagai daerah selama lebih kurang 3 bulan dari bulan Januari s/d awal April 2018.

EkspresNews.com – Camat Talamau Ahmad Hanif, S. IP, mewakili Pemda Pasbar memimpin upacara melepas keberangkatan siswa yang akan melaksanakan PKL di halaman SMK Negeri I Talamau, Kamis (04/01). Dalam sambutannya, Ahmad Hanif mengatakan bahwa PKL yang dilaksanakan meningkatkan kualitas dan menjadikan siswa siap terjun ke lapangan kerja dunia industri, selain itu diharapkan agar siswa bekerja secara professional di perusahaan tempat PKL dengan menjaga nama baik orang tua dan nama sekolah.

camat Talamau pada acara pemberangkatan PKL SMK NI TalamauCamat juga menyampaikan pesan agar siswa memperhatikan beberapa hal tentang pentingnya keseriusan, menumbuhkan rasa ingin tahu, menjaga etika, berkepribadian yang menyenangkan dan pribadi yang sopan serta mampu bekerja sama. “Kita berharap, SMK Negeri I Talamau ini menjadi sekolah percontohan bukan hanya di Pasbar, tetapi juga di tingkat Provinsi,” ujar Ahmad Hanif.

Sebelum melaksanakan PKL, siswa yang akan berangkat diberi pembekalan selama tiga hari (18 s/d 20 Desember 2017) yang nantinya setelah PKL diharapkan mampu melahirkan calon tenaga kerja yang yang siap kerja nyata, cerdas, kompetitif dan berakhlak mulia.

Kepala SMK Negeri I talamau, Heliswan, S.P,.M. Si Melalui Waka Humas Dudi, Refinal, S.Ag mengatakan PKL merupakan bagian dari pendidikan ganda (dual System) dengan pelaksanaan praktek kerja industri dan lapangan, siswa secara aktif mendapatkan kesempatan mengembangkan ketrampilan kejuruan dengan kompetensi keahlian yang dimiliki masing – masing.

PKL merupakan upaya mensingkronkan teori kerja dengan praktek kerja di Dunia Usaha dan Dunia Industri. Siswa juga diharapkan mampu memiliki profesionalisme mengenal etos kerja, disiplin kerja, etika dan budaya yang menjadi bekal bagi siswa untuk terjun ke dunia kerja yang sebenarnya.

Dikatakannya, SMK dengan dunia kerja bagaikan dua sisi mata uang yang saling melengkapi. Disatu sisi, SMK sebagai pencetak tenaga kerja, disisi lain dunia kerja sebagai pemakai. “Diharapkan Pemerintah berperan aktif untuk mempersaudarakan antara SMK dengan pemakai tenaga kerja atau dunia usaha. Kita juga berharap Dunia Usaha dan Dunia Industri member peluang sekaligus memberikan koreksi, baik sebagai tempat praktek maupun rekruitmen dan lelang tenaga kerja,” ujar Refinal.




Penempatan siswa praktek kerja lapangan SMK Negeri I Talamau Tahun Pembelajaran 2017/2018 Kompetensi keahlian Teknik Sepeda Motor yang ditempatkan di Bukittinggi guru pembimbingnya Leni Sanrina, S.Pd dengan 11 orang siswa yaitu M. Rafi, Febi Prima di Mantari Motor. Jhorgi Haviz di Gio Motor, Arif Ramadoni di Felix Motor, Sugito, Ramadani Fadil Aulia di Surya Prima Motor, Sanyus Meidi di Taruna Motor, Darul Ihsan, Rido di Suzuki Motor.

Untuk Kota Padang, guru pembimbingnya Rusyidi, S.Pd dengan 10 siswa yaitu Febi Devara, Rivaldo di AW Motor. Sapriadi, Dafi Yunarto di MR Motor. Zulkifli, Ferry Alendri di GM Motor, Abdul Hamid, Yogi Regia di Amanah Global Motor. Rinaldi Aprianto, Andika Restu Perdana di Andalas Motor. Dan guru pembimbing Ahmad Fikri, S.Pd dengan 10 siswa yaitu Ulil ambri Siddik di Magnet Motor, Dendi Andika di Mitra Motor, Jaka Wiranda di Tunas Motor, Zufri Wahyudi, Ahmad Adrizal di Teqleck Motor. Galih Setiawan, Andrian Gulvino, Ferdian Utama di BilBoy Motor. Andiki Wahyudi, Alex Perdana di Sunrice Motor.

Di Simpang Empat Pasbar dua orang yaitu Defa Setiawan di Raja Motor dan M. Andika di Millenium Motor serta satu orang di Pekan Baru yaitu Okky Jaya Saputra di Aspacindo Servis.

Kompetensi Keahlian Teknik Komputer Jaringan yang ditempatkan di Padang guru pembimbingnya Despira Suspa, S.Pd dengan 6 siswa yaitu Indah Gusti ayu, Efrina Lestari di Milinium Komputer. Fitri Hasni, Arzikko Duranda di HC Komputer. Yanzil Fajri, Nitria Ernanda di Mulia Komputer.

Pembimbing Erik Nofika, S.Pd dengan 8 siswa yaitu Amru Hamdi, Yoan Yuranda di Molek Komputer. Afrisa Yenita, Aknes Lisma, Irna Yoriyani di Double Komputer. Ramjhane Vinolia, Annisak, Maitika Safitri di HC Komputer. Pembimbing Lili Safitri, S.Pd dengan 9 siswa. Rahma Deni, S.Pd dengan 13 siswa. Alrozika dengan 9 siswa. Pembimbing TSM dengan 1 siswa dan di Bukittinggi 4 siswa serta di Pasbar 2 siswa.

Kompetensi Keahlian Agribisnis Pengelolaan Hasil Pertanian dengan guru pembimbing Wetri Yanti dengan 9 siswa di Ummi Aufa Hakim 4 orang, Elna Bakeri 3 orang, Varien Cake 3 Orang dan Yuliani, S.TP dengan 7 siswa di Usaha Kue Bunda 3 orang, Henny Bakeri 2 orang, RS Bread Bakery 2 orang. Kompetensi Keahlian AgribisnisTernak Ruminansia guru pembimbingnya Neta Etriza dengan 12 siswa di Keltan Harimau Agam.




Kompetensi Keahlian Agribisnis Tanaman Pangan dan Holtikultura Guru pembimbing Wiskatriana, SK. S.Pd dengan 6 siswa di Kelta Iklas Biara BKT. Nella Farida, S.P dengan 5 siswa di BBI- Kinali. Wismelli, S.K S.Pd dengan 6 siswa di PT Mutiara Agam-Tiku. Zukiman, S.P,.M.Si dengan 5 siswa di PT. Anam Koto. Ir. Detra Amar dengan 6 siswa di PT. INKUD. Susi Erawati, S.Pd di PT. Bakri. Haflinda Malai, S.Pd dengan 4 siswa di PT. Bakri. Eliyanafri, S.P dengan 5 siswa di PT. Garsindo. Kompetensi Keahlian Agri Bisnis Ternak Unggas guru Pembimbingnya Aida Yustiti, S.Pd dengan 6 siswa di Nurisfa Farm. (Adv/Buana)

Read more