“Catatan Perjalanan” : Lebih Baik di Novotel Bukittinggi

0

Catatan Abdi Masa

EkspresNews.com – Disambut oleh staf yang hangat, kami menempati kamar 125 yang berada di Eksekutif Floor (Lantai Eksekutif). Ternyata Hotel Novotel yang dulu bermerk The Hills saat ini bergabung dalam konsorsium hotel besar “Le Club Accor Hotel”. “Terima kasih telah memilih Novotel Hotel sebagai tempat menginap bapak pada hari ini,” ujar salah seorang staf di resepsionis, Rabu malam (27/12/2017).

WhatsApp Image 2017-12-28 at 07.43.39

Hotel dengan bangunan klasik ini pada malam itu terlihat ramai, hingga pukul 21.00 WIB masih terlihat beberapa tamu yang berdatangan untuk menginap. Novotel dengan tagline “Lebih Baik di Novotel It’s a lot better” benar-benar memberikan pengalaman menginap yang terbaik di Kota Bukittinggi.




Kamar yang saya tempati sejatinya seharga 1.4 juta. Namun dengan adanya promo corporate kami mendapatkan diskon yang sangat besar. Novotel menggunakan pendekatan yang unik, dibangun dengan kesederhanaan dan kemegahan, disukai seluruh dunia. Dari gym hingga fasilitas kolam renang dan ruang pertemuan, selalu ada untuk semua orang.

Bahkan, Novotel sangat memerhatikan detil-detil yang sangat kecil untuk memberikan kesan dan pengalaman bagi setiap tamunya. Apalagi, hotel ini menggunakan konsep Green Marketing. Dimana Novotel berpartisipasi dalam program penghijauan Plant for The Planet. “Secara konsep ini yang membuat saya tertarik untuk menginap, bahkan sewaktu saya kuliah Magister Manajemen, dalam mata kuliah Marketing, ternyata konsep Green Marketing itu ada di hotel Novotel ini,” ujar salah seorang tamu hotel.

Yang menjadi pemandangan saya sewaktu berada di kamar adalah gunung Singgalang. Dengan hiasan lampu-lampu rumah warga. Semakin memberikan suasana eksekutif bagi saya. Perbandingan yang sangat menarik untuk hotel-hotel lainnya di kota Jam Gadang ini.

Bahkan, pada pagi harinya, seusai melaksanakan kewajiban Subuh, saya kembali menikmati suasana embun pagi. Keindahan dan pesona Gunung Singgalang yang kokoh, seperti diselimuti oleh dinginnya embun. Perlahan saya mengambil telepon genggam saya dan merekam dengan mode time lapse. Sungguh indah. Saya rasa harga yang dikeluarkan oleh pengunjung setiap kamar dengan view yang sama dengan saya, akan terbayar lunas.

Selanjutnya, setiap hotel memberikan sarapan pagi. Saya menuju Sianok Restoran. Lokasinya berada di lantai dasar, namun bersebelahan dengan Kolam Renang. Tentunya saya yang penyuka makan tidak menyia-nyiakan kesempatan ini.

Menu yang ditawarkan cukup banyak, hmm.. Bukan, tapi sangat banyak. Saya memilih menu sarapan yang pertama adalah Nasi Goreng plus Kwetiaw Goreng dengan segelas jus mangga. Sesampai di meja, seorang pelayan menawarkan Kopi dan Teh, tentu saja saya lebih memilih kopi.

Perlahan, tamu-tamu yang lain mulai berdatangan untuk mencicipi sarapan pagi. Saya, tentu juga tidak mau kalah. Menu selanjutnya, saya mencoba untuk menggugah selera dengan menu Lontong Sayur Cubadak dengan Rendang. Ya, rendang adalah masakan terbaik dan terlezat nomor satu di dunia. Dan yang paling penting, rendang itu punya Sumatera Barat!

Tidak cukup disana saja, saya kembali menggunakan kekuasaan untuk bersantap sarapan. Menu terakhir yang saya pilih adalah semangkuk sereal penuh dengan susu murni. Para tamu sudah seperti sibuk dengan rutinitas sarapan mereka masing-masing. Oke, semuanya kembali terlihat tenang saat bersantap.




Kegiatan satu hari ini, menjadi momen mengingat kembali saat saya mendapatkan Beasiswa Djarum. Waktu itu, kami mengikuti kegiatan Leadership Development. Lokasinya di Novotel ini juga. Perlahan saya kembali menuju kamar, perlahan saya kembali mengingat kegiatan dulu di tahun 2012 bersama Djarum Foundation.

Ini cara saya menikmati liburan sembari mengurus beberapa keperluan kantor Tabloid Indonesia Raya di Balaikota Bukittinggi dan DPRD Kota Bukittinggi. Terima kasih atas pelayanan Hotel Novotel. Jika ada kesempatan lain, saya akan kembali memilih hotel ini sebagai tempat beristirahat. (Abdi)

Comments

comments

About author

redaksi

Redaktur adalah orang yang betanggung jawab penuh terhadap berita yang disuguhkan kepada pembaca. Redaktur umumnya berasal dari reporter lapangan yang dalam kariernya kemudian naik menjadi redaktur muda, madya dan kemudian redaktur kepala atau redaktur bidang, yakni yang membawahi bidang tertentu.