Pembunuh Pedagang Pakaian di Solok Selatan Mengakui Kesalahannya

Pembunuh Pedagang Pakaian di Solok Selatan Mengakui Kesalahannya

IMG-20171228-WA0028-520x390ok

EkspresNews.com – Akhirnya, tersangka pembunuhan seorang perempuan pedagang pakaian, Syafrianti (53) yang mayatnya dibuang di tepi jalan nasional, Jorong Ampalu, Nagari Pauh Duo menyerahkan diri di Mapolresta Solok Selatan, Rabu (27/12/2017).

Hal tersebut diungkap Kapolres Solok Selatan, AKBP. M Nurdin dalam pers rilis dengan awak media, Kamis (28/12/2017) di Padang Aro dihadiri juga oleh Wakapolres Solsel, Kompol Warman.

“Tersangka berinisial PR (42) berprofesi sebagai sopir travel datang ke Mapolres pada hari rabu (27/12/2017) pukul 09.15 WIB pagi untuk menyerahkan diri kepada polisi,” ujar Kapolres.

Setelah tersangka menyerahkan diri, penyidik melakukan interogasi terhadap tersangka, namun tersangka tidak mengakui perbuatannya dan setelah ditanya berulang kali akhirnya tersangka mengakui perbuatannya. “Dari hasil pengakuan tersangka, ia sempat kabur ke Solok tempat keluarga besarnya, lalu lari lagi ke Padang, hingga ia kabur juga ke Pekanbaru,” ujar Kapolres.

Kapolres menjelaskan berdasarkan bukti-bukti dan keterangan saksi penyelidikan oleh penyidik sat Reskrim Polres Solsel ditemukan petunjuk yang mengarah kepada tersangka. Sehingga pihaknya bekerjasama dengan Polres Kabupaten/Kota lainnya untuk melakukan pengejaran terhadap tersangka. “Dan diduga tersangka sudah merasa terdesak karena terus dipantau oleh Polisi akhirnya tersangka menyerahkan diri,” tuturnya.

Saat ini berdasarkan pengakuan tersangka motif pembunuhan dikarenakan dendam kepada korban. “Kami akan terus mendalami pengakuan tersangka apakah ada motif lainnya dibalik pembunuhan tersebut,” tukasnya.

Seperti diketahui pada tanggal 7 Desember 2017 pukul 09.00 WIB, Solok Selatan digegerkan dengan penemuan mayat seorang perempuan di pinggir sungai pulakek di tepi jalan nasional Muaralabuh, Padang Aro. (Zaki/Relis)

Read more
Delapan Walinagari Pemekaran Resmi Dilantik

Delapan Walinagari Pemekaran Resmi Dilantik

IMG-20171228-WA0027-640x480ok

EkspresNews.com – Bertempat di Aula Sarantau Sasurambi Kantor Bupati Solok Selatan, Bupati Solok Selatan yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Solok Selatan (solsel), Yulian Efi melantik delapan orang pejabatan wali nagari persiapan, Rabu (27/12/2017).

Berikut Nama-nama pejabat wali nagari yang dilantik, Berdasarkan keputusan Bupati No. 140.381-2017 Tertanggal 7 Desember 2017, tentang penunjukan pejabat wali nagari persiapan se-Kabupaten Solok Selatan

Doni Andriko Menjabat Wali Nagari Persiapan Pakan Rabaa Selatan
Suriyanto Menjabat Wali Nagari Persiapan Batang Lolo
Condra Lismen Menjabat Wali Nagari Persiapan Balun Pakan Rabaa Tengah
Depi Putra Hantoni Menjabat Wali Nagari Persiapan Pakan Rabaa Utara Duo
Syaiful Arpan Menjabat Wali Nagari Persiapan Pekonina Alam Pauh Duo
Syahril Menjabat Wali Nagari Persiapan Lubuk Gadang Tenggara
Syuhaimi Menjabat Wali Nagari Persiapan Lubuk Gadang Barat
Fitrizal Menjabat Wali Nagari Persiapan Lubuk Gadang Barat Daya
Dalam sambutannya Sekda mengatakan jabatan yang diberikan bukan merupakan suatu kebanggaan namun amanah yang harus diemban dan harus dijalani dengan sebaik-baiknya.

“Persiapkan nagari yang Saudara pimpin, hingga menjadi sebuah nagari yang lebih baik dan lebih maju,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan wali nagari yang dilantik tersebut bisa kapan saja di copot oleh Bupati apabila melakukan pelanggaran dan tidak menunjukkan kinerja yang memuaskan.

“Kami berharap saudara yang dilantik mampu berkontribusi pada perkembangan Nagari yang dipimpin,” harapnya. (Zaki)

Read more
Gangguan Kamtibmas di Solok Selatan Menurun Sepanjang 2017

Gangguan Kamtibmas di Solok Selatan Menurun Sepanjang 2017

IMG-20171228-WA0026-520x390ok

EkspresNews.com – Gelar Konference Pers Akhir Tahun Kapolres Solok Selatan ungkapkan angka gangguan KAMTIBMAS menurun di 2017
Konference pers yang dibuka oleh Kapolres Solok Selatan AKBP Mochamad Nurdin, S.Ik, dengan dihadiri oleh Wakapolres Solok Selatan Kompol Warman, pejabat utama Polres Solok Selatan, Ketua PWI Solok Selatan Hendrivon dan awak media cetak maupun elektronik di ruang Base Camp Bharadaksa Polres Solok Selatan, Rabu (27/12)

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Solok Selatan AKBP Mochamad Nurdin menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh awak media yang telah hadir untuk bersilaturahmi bersama Polres Solok Selatan. Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) mengatakan laporan kasus tindak pidana terkait Kamtibmas di wilayah hukum Polres Solsel sepanjang 2017 mengalami penurunan dibandingkan 2016. Hal itu dikatakan M.Nurdin ketika konferensi pers dengan awak media, Rabu (27/12) di Mapolres setempat.

“Jika dibandingkan 2015 terdapat 647 laporan tindak pidana, 2016 sebanyak 518 kasus dan di 2017 menurun menjadi 479 kasus,” katanya.

Tindak pidana yang dilaporkan paling banyak adalah tindak pidana konvensional, yaitu lebih banyak didominasi oleh kejadian-kejadian seperti pengrusakan, penganiyaan yang tidak disengaja ataupun hanya dikarenakan kesalahpahaman. Bukan tindak pidana yang terstruktur atau sudah direncanakan terlebih dahulu. Untuk penyelesaiannya pun lebih banyak secara kekeluargaan dan adat dengan menerima masukan-masukan dari tokoh-tokoh adat seperti LKAAM dan lainnya sehingga dalam kasus ini, peran lembaga adat, ninik mamak dan pemerintahan nagari cukup diharapkan.
Untuk tindak pidana yang telah terselesaikan sebanyak 221 tindak pidana atau 46 persen dari total laporan, lanjutnya.

Kemudian, terkait narkoba di Solsel cukup mengkhawatirkan. Sebab, jumlah yang masuk sudah semakin besar. “Terungkap selama 2017 ada 11 kasus dengan jumlah tersangka 13 orang. Kita punya target di 2018 untuk pengungkapan gembong kasus narkoba. Untuk daerah Solok Selatan di akui belum ada lembaga/Badan Narkotika seperti wilayah lain ini juga menjadi perhatian kita untuk saat ini. Di samping itu Perlu juga adanya pemahaman dari orangtua dan keluarga sebab, tren pelaku lebih mengincar anak dibawah umur dikarenakan lebih mudah diperdaya untuk mengkomsumsi barang haram yang dapat merusak generasi daerah ini,” tandasnya.

Untuk Lakalantas juga mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. Korban meninggal di tahun 2016 9 orang, 2017 6 0rang, luka ringan 2016 50 korban 2017 56 korban, kerugian materil 2017 sebanyak 187.800.000,-

Tentang Ormas-ormas Radikal pemantauan terus dilakukan, sampai saat ini belum ada satupun yang terdata di wilayah Solok Selatan.

Kapolres juga mengakui bahwa dengan luasnya wilayah/kawasan Solok Selatan dengan 7 kecamatan dan 39 Nagari ditambah pula nagari baru pemekaran 8 nagari, personil babinkantibmas yang telah ditempatkan baru 31 orang. Berkaitan juga dengan kesepakatan bersama antara Kapolri dengan kemendagri dan Kemendesa tentang pengawasan dana desa sehingga memang idealnya 1 babinkantibmas untuk 1 nagari. Mencermati kondisi tersebut untuk 2018 kita akan upayakan untuk penambahan personil apalagi tahun 2018 akan lebih intens lagi dalam melakukan langkah-langkah gakkum dan juga pencegahannya. karena juga berbarengan dengan dimulainya tahun politik.

Pada waktu yang sama Kapolres Solok Selatan AKBP. Mochamad Nurdin, Sik. Juga memberikan bantuan baju untuk wartawan Solok Selatan sebagai mitrapol yang diserahkan secara simbolis kepada ketua panitia pelaksana pelantikan ketua PWI. Sebab baju yang di sumbangkan akan dikenakan pada acara pelantikan ketua PWI nantinya.

Sementara, Ketua PWI Solsel, Hendrivon berharap sinergi dan kerjasama antara lembaga kepolisian dan awak media semakin meningkat di Solsel. “Semoga menjadi berkelanjutan dalam sinergi pemberitaan yang berimbang, terpercaya dan sebagai kontrol sosial ditengah masyarakat,” ujarnya. (Zaki)

Read more
Menkeu Sri Mulyani : Format Dana Pendidikan Segera Diubah

Menkeu Sri Mulyani : Format Dana Pendidikan Segera Diubah

EkspresNews.com – Pemerintah berencana akan mengubah LPDP (Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan) menjadi Dana Abadi Pendidikan. Dua minggu lagi, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati akan mempresentasikan rancangan yang lebih jelas dan lebih matang kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), diantaranya terkait fokus arahan, bidang studi yang akan dikirim, kriteria penerima, tujuan universitas dan lain-lain.

“Bapak Presiden meminta diberikan lagi dua minggu lagi, termasuk berapa anggarannya yang nanti akan diakumulasi dalam dana abadi, bagaimana pengelolaannya, kemudian bagaimana untuk tata kelolanya, struktur organisasinya, dan kemudian policy-policy mengenai pengiriman untuk beasiswa maupun yang untuk bidang riset,” kata Sri Mulyani usai mengikuti Ratas tentang Tindak Lanjut dari Program Dana Abadi Pendidikan, di Istana Kepresidenan Bogor, Rabu (27/12) malam.




Diakui Menkeu, jika sekarang ini sudah ada pemikiran mengenai berapa jumlah yang akan dikelola sebagai dana abadi dengan suatu policy khusus, penganggarannya perlu dibuat lebih jelas lagi. Presiden juga meminta agar masalah vokasi menjadi fokus yang perlu diperhatikan, dari sisi bidang studi yang sangat fokus juga harus menjadi perhatian. “Seperti menunjang pertanian, ketahanan pangan, kemudian pariwisata dan bidang-bidang teknologi yang memang dibutuhkan Indonesia sekarang dan ke depan,” tambah Menkeu.

Terkait komposisi universitas yang selama ini didominasi oleh Eropa, seperti Inggris dan Belanda, Australia, Jepang dan Amerika, pemerintah akan melakukan diversifikasi termasuk ke negara-negara yang selama ini belum secara tradisional menjadi tempat belajar.

Cerminan Kemajemukan

Dalam kesempatan berbeda, Menteri Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Menristek dan Dikti) Muhammad Nasir juga menyampaikan fokus pembahasan dalam ratas, diantaranya pendanaan, cara pengelolaan dan bidang studi apa yang menjadi fokus, negara-negara mana yang dituju, dan bidang ilmu apa yang diinginkan.

Dalam kesempatan ini, Menristek dan Dikti juga menyampaikan arahan Presiden agar penerima beasiswa mencerminkan kemajemukan Indonesia. “Kemajemukan itu adalah karena Indonesia itu sangat heterogen. Indonesia dari barat sampai timur. Maka kalau kita hanya berdasarkan pada kualitas saja kita akan problem pada anak-anak Indonesia yang secara umum mungkin yang tidak masuk dalam hal ini,” jelas Menristek dan Dikti.

Ke depan, diakui Muhammad Nasir, perlu dilakukan afirmasi agar lebih menyebar dan diharapkan juga bisa mengakomodasi penerima beasiswa dari daerah-daerah timur. (RMI/AGG)

Read more
“Catatan Perjalanan” : Lebih Baik di Novotel Bukittinggi

“Catatan Perjalanan” : Lebih Baik di Novotel Bukittinggi

Catatan Abdi Masa

EkspresNews.com – Disambut oleh staf yang hangat, kami menempati kamar 125 yang berada di Eksekutif Floor (Lantai Eksekutif). Ternyata Hotel Novotel yang dulu bermerk The Hills saat ini bergabung dalam konsorsium hotel besar “Le Club Accor Hotel”. “Terima kasih telah memilih Novotel Hotel sebagai tempat menginap bapak pada hari ini,” ujar salah seorang staf di resepsionis, Rabu malam (27/12/2017).

WhatsApp Image 2017-12-28 at 07.43.39

Hotel dengan bangunan klasik ini pada malam itu terlihat ramai, hingga pukul 21.00 WIB masih terlihat beberapa tamu yang berdatangan untuk menginap. Novotel dengan tagline “Lebih Baik di Novotel It’s a lot better” benar-benar memberikan pengalaman menginap yang terbaik di Kota Bukittinggi.




Kamar yang saya tempati sejatinya seharga 1.4 juta. Namun dengan adanya promo corporate kami mendapatkan diskon yang sangat besar. Novotel menggunakan pendekatan yang unik, dibangun dengan kesederhanaan dan kemegahan, disukai seluruh dunia. Dari gym hingga fasilitas kolam renang dan ruang pertemuan, selalu ada untuk semua orang.

Bahkan, Novotel sangat memerhatikan detil-detil yang sangat kecil untuk memberikan kesan dan pengalaman bagi setiap tamunya. Apalagi, hotel ini menggunakan konsep Green Marketing. Dimana Novotel berpartisipasi dalam program penghijauan Plant for The Planet. “Secara konsep ini yang membuat saya tertarik untuk menginap, bahkan sewaktu saya kuliah Magister Manajemen, dalam mata kuliah Marketing, ternyata konsep Green Marketing itu ada di hotel Novotel ini,” ujar salah seorang tamu hotel.

Yang menjadi pemandangan saya sewaktu berada di kamar adalah gunung Singgalang. Dengan hiasan lampu-lampu rumah warga. Semakin memberikan suasana eksekutif bagi saya. Perbandingan yang sangat menarik untuk hotel-hotel lainnya di kota Jam Gadang ini.

Bahkan, pada pagi harinya, seusai melaksanakan kewajiban Subuh, saya kembali menikmati suasana embun pagi. Keindahan dan pesona Gunung Singgalang yang kokoh, seperti diselimuti oleh dinginnya embun. Perlahan saya mengambil telepon genggam saya dan merekam dengan mode time lapse. Sungguh indah. Saya rasa harga yang dikeluarkan oleh pengunjung setiap kamar dengan view yang sama dengan saya, akan terbayar lunas.

Selanjutnya, setiap hotel memberikan sarapan pagi. Saya menuju Sianok Restoran. Lokasinya berada di lantai dasar, namun bersebelahan dengan Kolam Renang. Tentunya saya yang penyuka makan tidak menyia-nyiakan kesempatan ini.

Menu yang ditawarkan cukup banyak, hmm.. Bukan, tapi sangat banyak. Saya memilih menu sarapan yang pertama adalah Nasi Goreng plus Kwetiaw Goreng dengan segelas jus mangga. Sesampai di meja, seorang pelayan menawarkan Kopi dan Teh, tentu saja saya lebih memilih kopi.

Perlahan, tamu-tamu yang lain mulai berdatangan untuk mencicipi sarapan pagi. Saya, tentu juga tidak mau kalah. Menu selanjutnya, saya mencoba untuk menggugah selera dengan menu Lontong Sayur Cubadak dengan Rendang. Ya, rendang adalah masakan terbaik dan terlezat nomor satu di dunia. Dan yang paling penting, rendang itu punya Sumatera Barat!

Tidak cukup disana saja, saya kembali menggunakan kekuasaan untuk bersantap sarapan. Menu terakhir yang saya pilih adalah semangkuk sereal penuh dengan susu murni. Para tamu sudah seperti sibuk dengan rutinitas sarapan mereka masing-masing. Oke, semuanya kembali terlihat tenang saat bersantap.




Kegiatan satu hari ini, menjadi momen mengingat kembali saat saya mendapatkan Beasiswa Djarum. Waktu itu, kami mengikuti kegiatan Leadership Development. Lokasinya di Novotel ini juga. Perlahan saya kembali menuju kamar, perlahan saya kembali mengingat kegiatan dulu di tahun 2012 bersama Djarum Foundation.

Ini cara saya menikmati liburan sembari mengurus beberapa keperluan kantor Tabloid Indonesia Raya di Balaikota Bukittinggi dan DPRD Kota Bukittinggi. Terima kasih atas pelayanan Hotel Novotel. Jika ada kesempatan lain, saya akan kembali memilih hotel ini sebagai tempat beristirahat. (Abdi)

Read more