Panwaslu Bukittinggi Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Bersama

Panwaslu Bukittinggi Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Bersama

EkspresNews.com – Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kota Bukittinggi menggelar kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif pemilu bersama ormas dan media massa di Hotel Grand Royal Denai Bukittinggi, Kamis (30/11). Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak media massa, ormas-ormas, serta masyarakat untuk peran serta mengawasi pelaksanaan pemilu.

Ketua Panwaslu Kota Bukittinggi, Eri Vatria mengatakan, “Kita ingin mengajak partisipasi aktif masyarakat untuk sama sama mengawasi pemilu karena kita mempunyai tagline bersama rakyat awasi pemilu, bersama bawaslu tegakkan keadilan pemilu”

Dia menambahkan, sebelumnya waktu yang dihabiskan untuk pencoblosan hanya beberapa detik saja, untuk itu mulai dari pelaksanaan pemilu tidak hanya mencoblos saja, dan juga sama sama kita awasi pemilu sampai pelantikan nantinya. (Yasir)

Read more
Dispora Padang Sukses Gelar Maraton

Dispora Padang Sukses Gelar Maraton

Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) kota Padang kembali sukses dalam mengusung event keolahragaan. Setelah sukses dalam kegiatan gerak jalan tepat waktu beberapa bulan lalu, kali ini Dispora kembali sukses dalam melakukan event lomba Maraton.

EkspresNews.com – Kepala Bidang Olahraga Dispora Padang Yuherdi mengatakan, kegiatan tersebut sukses berkat bantuan semua pihak. Tidak kalah penting katanya, adalah peserta. Ia menyebutkan, peserta kali ini, tidak hanya untuk kota Padang, tapi juga daerah-daerah di Sumbar, Bandung, Nusa Tenggara Barat, dan yang lainnya. Peserta dalam mengukutinya sangat antusias. “Pesertanya luar biasa. Antusias mereka menjadi semangat bagi kami untuk mengadakan lagi di tahun depan,” katanya pada Sabtu (25/11) lalu.

Menurut Yuherdi, olahraga sangat penting. Tidak hanya untuk kesehatan, tapi juga bisa menghindari dari pengaruh narkoba atau pergaulan bebas. “Misalnya, daripada mereka berkumpul dengan orang yang tidak bermanfaat, memberikan pengaruh buruk, lebih baik mereka berolahraga,” katanya.

Ia menyebut,  lomba maraton tersebut juga kebanyakan berasal dari kalangan pelajar. Dengan begitu, katanya, ini merupakan satu wadah yang baik untuk mereka saling mengenal dan kemudian dilanjutkan dengan silaturahmi.

Lomba maraton tersebut diilepas oleh Kabid Olahraga Dispora Kota Padang Yuherdi. Diawali dari Gor H. Agus Salim dan kembali lagi atau finish di GOR tersebut. Kegiatan itu, diikuti oleh ratusan pelajar sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA) dan juga umum. Masing_ masing kategori punya jarak tempuh yang berbeda.

“Dengan jarak tempuh untuk tingkat SD 2,5 km/jam, tingkat SMP SMA sederajat dengan jarak tempuh 5 km/jam, dan berikutnya untuk tingkat umum dengan jarak tempuh 10 km/jam,” kata Yuherdi.

Yuherdi mengatakan, kegiatan tersebut berasal dari berbagai sekolah di Padang. “Untuk tingkat SD sebanyak 20 sekolah yang mewakili sekolah masing-masing di kota Padang dengan rincian putra 10 dan putri 10. Untuk tingkat SMP juga ada 20 sekolah dengan rincian 10 putra dan 10 putri,  begitu juga untuk SMA sederajat diikuti 20 sekolah dengan rincian 10 putra dan 10 putri,” katanya.

Ia lanjutkan, sedangkan untuk umum dengan jumlah peserta 20 dengan rincian 10 putra dan 10 putri, ada yang berasal dari NTB dan juga Bandung. Mengenai hadiahnya, Yuherdi mengatakan, totalnya adalah Rp.200 Juta.

Lomba maraton dimenangkan untuk tingkat SD Putri, juara pertama yaitu SD 03 Padang timur, juara kedua SD 25 Air Tawar, berikutnya untuk juara tiga SD 06 Pulau Air. Sedangkan untuk tingkat SD putra juara pertama yaitu SD 18 Air Tawar, juara kedua SD 38 Kuranji, berikutnya juara tiga SD 13 Surea. “Untuk tingkat SMP putra juara pertama yaitu SMP 23 Padang,  juara kedua SMP 27 Padang, berikutnya juara tiga SMP 33 Padang. Sedangkan untuk SMP putri juara pertama yaitu SMP 34 Padang,  juara dua SMP 37 Padang, berikutnya SMP 24 padang. Berikutnya untuk tingkat SMA sederajat putra juara pertama yaitu SMK 3 Padang,  juara dua SMA 4 Sumbar,  juara tiga SMA 5 Padang,” jelasnya.

Berikutnya untuk tingkat umum putra juara pertama yaitu Ridwan dari NTB,  juara dua Hamdan Syayuti dari Sijunjung, berikutnya juara tiga Jauhari Johandari Sumatera Selatan. Sedangkan untuk tingkat umum putri juara pertama yaitu Odekta Naibaha dari DKI jakarta, juara dua yaitu Yulianti Utari 50 kota,  berikutnya juara tiga yaitu Bayu trianata sari dari kota Solok. (Asra)

Read more
Penghargaan Kota Sehat 2017, Padang Raih “Swasti Saba Wistara”

Penghargaan Kota Sehat 2017, Padang Raih “Swasti Saba Wistara”

23915897_1790015987675220_5869313400562164252_n (1)

EkspresNews.com – Kota Padang kembali mempertahankan predikat Kota Sehat dengan penghargaan “Swasti Saba Wistara”. Ini adalah kategori tertinggi untuk kabupaten/kota yang memenuhi kriteria 9 tatanan sesuai potensi di daerahnya. Penghargaan tersebut diterima Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah pada ajang Penganugerahan Swastisaba Kabupaten/Kota Sehat 2017, di Ruang Sasana Bhakti Praja Kementerian Dalam Negeri, Selasa (28/11/2017).

Penyerahan sertifikat dan tropi bagi 104 kabupaten/kota dan provinsi yang menerima penghargaan Swasti Saba 2017 ini dilakukan Menteri Kesehatan dr. Nila Djuwita F. Moeloek dan Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Diah Indrajati serta Staf Ahli Bidang Desentralisasi Kesehatan Kementerian Kesehatan dr. Pattiselanno Roberth Johan, MARS.




Menkes mengajak kepala daerah untuk bersinergi dengan semua elemen dalam mewujudkan kualitas lingkungan yang sehat serta taraf kesehatan masyarakat. Ini karena indeks pembangunan manusia dimulai dari kesehatan. “Kita melihat indeks pembangunan manusia dimulai dari kesehatan. Dengan kesehatan kita bisa beraktifitas, bisa berpendidikan dan sejahtera,” kata Menkes dalam sambutannya.

Sementara itu Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah mengucapkan terimakasih kepada seluruh warga, terutama Dinas Kesehatan dan Forum Kota Sehat serta anggota DPRD yang telah mendukung upaya-upaya dalam mewujudkan kota sehat. “Terimakasih kepada warga, Dinas Kesehatan, Forum Kota Sehat dan anggota DPRD yang mendukung upaya peningkatan kesehatan sehingga meraih kembali penghargaan Kota Sehat,” ucap Mahyeldi.
Walikota berharap predikat Kota Sehat terus dipertahankan dan ditingkatkan lagi untuk masa yang akan datang.
“Sebagai tanda kebanggaan masyarakat Kota Padang, saya berharap piala Swasti Saba Wistara dapat terus dipertahankan,” imbuhnya.

Sedangkan Ketua Forum Kota Sehat Rukayah Anwar menjelaskan, sejak 2003 Kota Padang sudah meraih predikat Kota Sehat dengan penghargaan Swasti Saba Padapa untuk 3 tatanan. Pada 2005 meraih Swasti Saba Wiwerda dengan 5 tatanan, tahun 2007 meraih Swasti Saba Wistara dengan 7 tatanan, tahun 2011 mendapatkan Swasti Saba Wiwerda dengan 4 tatanan, 2013 meraih Swasti Saba Wistara dengan 8 tatanan, kembali mendapatkan yang sama pada 2015 dengan 9 tatanan. “Tahun 2017 ini Kota Padang meraih kembali Swasti Saba Wistara dengan sembilan tatanan,” tukas Rukayah. (Agw)

Read more
Kejari Padang dan BNK Musnahkan Barang Bukti Tindak Pidana

Kejari Padang dan BNK Musnahkan Barang Bukti Tindak Pidana

24059567_1791732957503523_8411552653948391850_o

EkspresNews.com – Ketua Badan Narkotika Kota (BNK) Padang Ir. H. Emzalmi, M.Si ikut memusnahkan barang bukti tindak pidana bersama Kejaksaan Negeri Kota Padang. Pemusnahan barang bukti tindak pidana oleh Kejaksaan Negeri Padang tersebut dilaksanakan di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Padang Jalan Gajah Mada No. 22 Padang, Rabu (29/11/2017).

Dikesempatan itu Emzalmi mengatakan, pemusnahan barang bukti tindak pidana perlu dilakukan agar masyarakat mengetahui bahwa setiap barang bukti tindak pidana yang telah memiliki keputusan yang berkekuatan hukum tetap harus dimusnahkan. “Menyimpan barang bukti itu tidak mudah. Dengan dimusnahkannya, kekuatiran penyalahgunaan barang bukti tidak ada lagi,” ujar Wakil Walikota Padang itu.

Ditambahkannya, selaku Ketua BNK Padang, Emzalmi mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan peduli terhadap lingkungan atas terjadinya tindak pidana di lingkungan masing-masing. Terutama, penyalahgunaan dan peredaran Narkoba. “Mari kita buladkan tekad untuk memerangi Narkoba secara bersama. Demi menyelamatkan masa depan generasi muda kita,” tutur Emzalmi.




Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Padang, Syamsul Bahri, menjelaskan, pemusnahan barang bukti tindak pidana merupakan rangkaian proses penegakkan hukum, mulai dari penyidikan di Kepolisian hingga memiliki kekuatan hukum tetap dari pengadilan. “Jaksa merupakan eksekutor dalam pemusnahan barang bukti. Kalau tidak dimusnahkan, barang bukti akan menumpuk. Dengan pemusnahan, barang bukti jadi jelas kemana perginya,” ungkap Syamsul.

Pemusnahan barang bukti tindak pidana oleh Kejaksaan Negeri Padang tersebut berupa, Narkotika dan Psikotropika, terdiri dari Shabu-shabu seberat 300,93 gram, Ganja seberat 11,325,55 gram, Pil Extacy seberat 18,67 gram, dengan jumlah perkara sebanyak 203 perkara. Judi jenis mesin Jackpot sebanyak 19 unit dengan 9 perkara. Obat-obatan tanpa izin edar 115 macam, kosmetik dan makanan tanpa izin edar 89 macam, makanan tanpa izin edar 4 macam, dengan total perkara sebanyak 7 perkara.

Selanjutnya, 3 perkara uang palsu dengan pecahan 50.000 sebanyak 430 lembar dan pecahan 100.000 sebanyak 14 lembar. Senjata api rakitan 2 unit (2 perkara), dan rokok tanpa dilekati pita cukai sebanyak 1.724 slop dengan merek Redblack, Coffee Stick, Luffman, RMX, Bro Mild, Harmoni dan H Mild. Pemusnahan barang bukti tindak pidana juga diikuti oleh Kalapas II Padang, Kasat Narkoba dan Kasat Reskrim Polresta Padang, perwakilan Pengadilan Negeri Padang dan Dinas Kesehatan Kota Padang. (Agw)

Read more
Wako Solok Apresiasi Fakultas Hukum UMMY Solok

Wako Solok Apresiasi Fakultas Hukum UMMY Solok

EkspresNews.com – Walikota Solok, H. Zul Elfian, SH, M.S.i, sangat mengapresiasi atas terobosan yang dilakukan oleh fakultas hukum Universitas Mahaputra Muhammad Yamin Solok yang telah melakukan MOU dengan Komisi pemilihan umum daerah (KPUD) kota Solok tentang penempatan mahasiswa magang, penelitian dan untuk mendukung terselenggaranya pemilu yang berintegritas di Kota Solok tahun 2019 mendatang.

Ini merupakan sebuah terobosan yang sangat bagus, tentu dengan adanya penandatanganan nota kesepahaman tersebut akan memberikan dampak positif bagi kedua lembaga itu, ujar Zul Elfian, Rabu (29/11/2017).




Bagi fakultas hukum UMMY Solok ini akan membantu segala kegiatan dosen terutama sekali bagi mahasiswa/i yang akan melakukan magang dan penelitian untuk pembuatan skripsinya, sedangkan bagi KPUD sendiri melalui MOU tersebut bisa melibatkan peranan mahasiswa dalam mewujudkan sistem demokrasi yang berintegritas di Kota Solok ini.

“Pada dasarnya untuk membangun suatu daerah tidak hanya terlihat dari sejauh mana suatu lembaga pemerintahan dapat merealisasikan programnya akan tetapi dukungan dari semua elemen sangat dibutuhkan demi tercapainya cita-cita daerah,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, melalui MOU tersebut Komisi pemilihan umum daerah (KPUD) Kota solok dapat merangsang peran mahasiswa dalam mewujudkan sistem demokrasi yang bermartabat karena mahasiswa merupakan ujung tombak kemajuan bangsa ini.

Diharapkanya, apa yang telah disepakati dalam naskah MOU itu agar benar-benar ditaati oleh kedua belah pihak jangan nantinya hanya sekedar melakukan penandatanganan diatas kertas saja. Namun, benar direalisasikan apa yang telah disepakati tersebut. (Edrin)

Read more